Jilid 6
Daftar isi
Ilustrasi Novel
Ini adalah gambar Ilustrasi yang disertakan dalam "High
School DxD Jilid 6".
Cover
Halaman 061
Halaman 083
Halaman 111
Halaman 137
Halaman 179
Halaman 225
Halaman 279
Life.0
Bagian 1
Aku terbangun di ruangan bergaya Jepang yang elegan. Lantai
tatami yang tertata rapi, vas vas kelas tinggi, dan bahkan ada taman diluar
dengan bambu penangkap air kecil yang berbunyi ‘klak’.
“Ise-san.” Asia duduk di depanku mengenakan kimono
pernikahan putih bersih, duduk dengan elegan sambil membungkukkan kepalanya.
Si cantik luar negeri Asia, berambut pirang, bermata hijau,
semakin sempurna saat mengenakan dandanan pernikahan.
Dengan mata berair, Asia menatap mataku dan berkata “Terima
kasih sudah memperhatikanku selama ini. Hari ini, aku akan menikah.”
...!!
Apa yang terjadi!?
Orangtuaku tengah menangis bahagia. ”Asia, kamu sangat
elegan.”
“Dan cantik!”
Buchou juga nampak menangis. ”Asia, jangan lupa kalau kami
akan selalu menerimamu.”
“Asia-chan, jangan khawatir tentang kami.” Ujar Akeno-san.
Apa yang sebenarnya terjadi!? Asia!?
Kemudian Ibu menoleh ke arahku. ”Oke, Ise.Sebaiknya kamu
mengatakan sesuatu pada Asia. Dia sudah seperti adik perempuanmu,kan?”
Apa yang harus kukatakan di saat seperti ini? Apa Asia benar
benar akan menikah!?
Siapa!? Siapa yang mencuri Asia ku........!?
Pintu ruangan terbuka dan seorang pria tampan muncul.
“Kakak ipar, senang bertemu denganmu. Aku Diodora Astaroth.
Iblis yang SANGAT elit dan SANGAT elegan! Ha ha ha, mohon serahkan Asia padaku.
Aku akan memberinya kebahagiaan!”
Pria ini adalah Iblis kelas tinggi!
Kalau kuingat baik baik, dia adalah pewaris Astaroth. Bagian
dari cabang keluarga Maou Beelzebub saat ini.
Sekarang aku ingat. Di akhir musim panas, di hari kami
kembali dari Dunia Bawah, Diodora melamar Asia.
“Begitu tampan! Terima kasih Tuhan!”
“Ah, asal kamu kaya maka tak ada masalah lagi. Kamu akan
mampu hidup sejahtera sampai tua.”
Aku tak bisa mempercayai ucapan kedua orangtuaku.
“Kalau dia Diodora, aku bisa percayakan Asia padanya.”
“Aku setuju.”
Buchou dan Akeno-san menganggukkan kepala mereka.
“Mari, Asia. Mari kita mulai upacara pernikahannya. Menuju
masa depan bahagia kita.”
Pewaris muda Astaroth menggendong Asia di lengannya dan
bersiap siap pergi.
“Hei! Tunggu! Aku tak bisa menerima ini!”
Aku mencoba mengejar mereka, namun Asia melambai tanda
perpisahan.
“Ise-san! Terima kasih untuk semuanya! Aku sangat bahagia
sekarang!”
Eh!? Tunggu aku!
“Asia! Sebagai kakakmu aku tak bisa menerima pernikahan
ini!”
Aku mengejar mereka sambil menangis, namun tetap tak
terkejar.
Kenapa, kenapa..........Asia.........
Asia, Asia kecilku tersayang, menikahi orang lain.......
Bagian 2
“Ise-san, apa kamu tak apa apa?”
Aku tiba tiba bangun dan mendapati Asia dalam piyamanya.
“Asia!”
“Ya. Aku ada disini. Kamu terus memanggilku dalam tidur.”
Begitu, aku hanya bermimpi buruk.
Saat aku duduk, tanpa kusadari air mata jatuh mengalir di
pipiku.
“Aku bermimpi kalau kamu menikahi seseorang. Mimpi yang
sangat buruk.”
Dengan wajah cemas, Asia tertawa terpaksa dan berkata
“Jangan khawatir, Ise-san. Tidak masalah. Aku tak ingin menikahi siapa siapa
kok.”
“Sungguh? Aku tak akan mati kesepian?”
“Ya. Kalau Ise-san sampai mati kesepian itu akan jadi
masalah besar.”
Asia menjawab dengan senyuman tulus. Oh, Asia yang manis!
“.....meow?”
Aku merasakan sesuatu di tubuh bawahku.......Koneko-chan!?
Kapan dia naik ke ranjangku?
Koneko menyeka matanya dan tertidur lagi, sambil memeluk
dadaku.
Tubuh kecil Koneko-chan sangat lembut! Apa yang harus
kulakukan dalam situasi ini!?
Koneko-chan hanya mengenakan kemeja putih, dan aku bisa
merasa kalau dia tak mengenakan apa apa di bawahnya.
“......meow.”
Telinga kucing Koneko-chan bergoyang, dan ekor putih dengan
lembut berayun ayun. Sejak aku mengetahui jati dirinya, dia terlihat begitu
manis sampai terasa membunuhku!
Kalau aku bisa melihat ekornya apa yang terjadi pada celana
dalamnya? Tidak, aku tak boleh memikirkannya lebih jauh lagi.
Setelah piknik, Koneko-chan sudah tinggal bersama kami.
Kapanpun dia punya kesempatan, dia duduk di pangkuanku, atau
naik ke ranjang bersamaku.
Dia memang Koneko-chan berlidah tajam yang sama, namun apa
dia akhirnya sudah melunak padaku?
Meski tak ada perubahan pada sikap Koneko-chan yang
biasanya, namun aku penasaran apa aku harus memanjakannya sampai seperti ini.
Bukan karena itu membuatku tidak senang sih.....
Aku menghela nafas sambil mengelus kepala Koneko-chan.
“Itu hanya mimpi.” Buchou yang sudah bangun lebih awal
tengah membawa sebundel surat.
Buchou mendesah dan menjelaskan kalau Diodora terus menerus
mengirimkan surat cinta dengan tiket bioskop, undangan makan malam, dan voucher
belanja.
Bahkan ada beberapa hadiah mahal yang ditinggalkan di depan
pintu rumah.
Pikiranku mengingat kembali wajah putih pucat Diodora.
Si brengsek itu! Orang yang mengajukan lamaran pada Asia di
hari pertama kembali dari piknik!
Asia merasa sedikit canggung, dan dia meminta maaf padaku
setiap kali dia menerima sesuatu darinya.
Asia, itu bukan salahmu! Bagaimana mungkin itu salahmu!
Dua minggu berlalu, liburan musim panas berakhir, dan
semester baru telah dimulai.
Aku merasa diriku semakin kesal hari demi hari karena semua
hal ini.
Aku bangun dari ranjang dengan mata berair, dan berteriak
“Takkan kuberikan Asiaku tersayang padamu!”
Life 1 : Semester kedua dimulai!
Bagian 1
Musim panas telah berakhir, dan saat ini semester baru.
Semester kedua.
Upacara pembukaan telah berakhir dan Akademi Kuou tengah
memasuki event September, persiapan untuk Festival Olahraga. Pada saat di tahun
ini, sesuatu yang sangat membuatku jengkel terjadi. Penyebabnya adalah orang
orang yang sudah “menghitamkan kulit mereka” meningkat. Itu sesuatu yang
disebut “Debut Musim Panas”. Orang orang memakai Musim Panas sebagai kesempatan
bagi mereka untuk melalui perubahan image besar. Namun dibandingkan saat kami
masih kelas satu jumlah mereka sudah berkurang, tapi masih banyak orang orang
semacam itu yang bermunculan. Kalau itu laki laki maka rambut mereka ditata
oleh ahli kecantikan, dan kalau itu wanita maka mereka mengubah gaya-fashion
mereka ke fashion populer saat ini! Jadi orang orang yang kelihatan biasa biasa
saja sebelum musim panas memulai semester kedua dengan penampilan baru! Tahun
lalu aku ditunjukkan kalau banyak dari mereka yang membuatku benci dan menutup
mulutku. Jadi aku merasa iri!
-Aku juga ingin mengubah diriku! Aku juga siswa laki laki
SMA! Aku mau mengecat rambutku, aku tertarik dengan pakaian laki laki yang
keren, dan sesekali ingin mencoba semuanya! Dan nampaknya itu bisa membuatmu
populer dengan wanita! Para cowok yang mengubah diri mereka sepanjang musim
panas juga memakai hal itu sebagai motif mereka! –Mengubah dirimu sepanjang
musim panas dan mendapatkan pacar!
“Kalau begitu luluslah dari status perjaka. Musim panas
seperti rintangan bagi laki laki SMA.”
Si pria berkacamata, Motohama, mengatakan itu sambil
mengangguk. Salah satu rekan jahatku.
“Oh Motohama, apa kamu mendapatkan informasi mengenai
“itu”?”
Dia mengangguk oleh pertanyaanku.
“Yeah, Matsuda pergi untuk mencari informasi aktual saat
ini.”
“Heeeeei! Ise! Motohama! Aku dapat informasi!”
Seorang yang datang ke kelas kami adalah Matsuda. Sepertinya
dia sudah mendapat informasi mengenai “itu”.
“Seperti dugaan kita Yoshida dari kelas sebelah melakukannya
sepanjang musim panas! Dan sepertinya dia melakukannya dengan Onee-sama dari
kelas tiga!”
“Keparat itu!” “Keparat itu!”
Motohama dan aku mengatakannya dengan kebencian!
Seperti dugaan kami! Si keparat Yoshida itu! Bukan hanya dia
menjadi lebih tampil bergaya, namun dia juga nampak lebih sok dan sekarang kami
tahu alasannya kenapa!
“Sudah dirumorkan kalau Ooba dari kelas kita juga sudah
melakukannya dengan siswi kelas satu!”
“Apa kamu serius? Ooba melakukannya?”
Saat kami menoleh, Ooba yang memasang senyum menyegarkan
melambaikan tangannya pada kami! Brengseeeeeek! Si non-perjaka itu! Tak apa
apakah kehilangan keperjakaanmu semudah itu!? Aku juga mau kehilangan
keperjakaanku! Kita sudah melakukannya hal ini sejak tahun lalu dan yang
terkumpul dari awal semester kedua adalah pengalaman musim panas dari orang
orang yang kami kenal. Memang benar kalau laki laki harus kehilangan
keperjakaan mereka sepanjang musim panas, dan bagi kami perjaka informasi
semacam itu adalah sesuatu yang mati matian harus kami ketahui! Itu karena hal
itu membuatmu bertanya tanya siapa yang masih perjaka dan siapa yang tidak!
Dari informasi yang kami kumpulkan, perbandingan laki laki yang kehilangan
keperjakaan mereka semakin meningkat sejak tahun lalu! Jadi kebanyakan laki
laki di angkatan kami sudah berhubungan seks! Entah kalian sudah berhubungan
seks atau belum akan memberi efek besar pada statusmu sebagai lelaki SMA
sejati! Semua mata non-perjaka yang menatapku itu membuatku terisi oleh
kebencian. Mata mereka seolah berkata “Aah, orang orang ini tak tahu apa apa
soal wanita” dan itu membuatku kesal!
Aku berbaring di atas mejaku sambil memegangi kepalaku!
Sial! Seharusnya tak seperti ini jadinya! Aku juga berniat mengubah diriku dan
kehilangan keperjakaanku selama musim panas! Tapi aku malah pergi ke Dunia
Bawah! Mana ada laki laki SMA yang pergi ke Neraka selama musim panas!? Ada!
Dan itu adalah aku!
Makin parahnya lagi aku dikejar kejar Naga di pegunungan!
Bisakah kalian mempercayai kekonyolan itu!? Tak seorangpun akan percaya kalau
aku menghabiskan masa tahun kedua sekolah yang sangat berharga dengan melalui
situasi hidup mati dengan monster dan aku juga tak mau menceritakan itu pada
siapapun!
Apalagi satu satunya peristiwa erotis yang kualami sepanjang
musim panas adalah pemandian panas namun selain itu tak ada apa apa terjadi!
Tak ada apapun terjadi! Membandingkannya dengan masa lalu memang seperti
membandingkan Surga dan Neraka, namun aku masih mau lebih! Pengalaman pertamaku
dengan Buchou! Melakukannya di atas ranjang dengan Akeno-san! Membuat bayi
dengan Xenovia! Tak satupun dari hal hal itu terjadi sepanjang waktuku di Dunia
Bawah!
Aku cukup beruntung karena Matsuda dan Motohama juga tak
mendapat pengalaman apa apa. Kalau mereka menjadi lelaki sejati sebelum aku,
aku pasti akan segera bunuh diri!
“Aroma perjaka.”
Seorang yang muncul sambil tertawa adalah si gadis
berkacamata, Kiryuu. Mulutnya menyeringai dan dia tertawa dengan hidungnya.
“Kiryuu! Apa kamu datang untuk mentertawakan kami!?”
Dia mengangguk oleh pertanyaan Motohama.
“Fufufu karena itu kalian, aku yakin kalian menghabiskan
masa musim panas dengan tak berguna.”
“Diam!”
“Ngomong ngomong Hyodou. Belakangan Asia bertindak agak aneh
jadi apa kamu tahu alasannya kenapa?”
Kiryuu bertanya padaku. Aku tahu alasannya. Itu pasti
tentang Diodora. Aku juga menyadari itu. Asia panik ketika Guru mengajukan
pertanyaan padanya dan dia bahkan membaca buku terbalik kebawah.
Meski Asia tengah mengobrol akrab dengan gadis gadis lain
saat ini.......Asia sangat populer di kelas kami. Dia populer di kalangan pria
dan wanita. Dia memang gadis cantik namun kalian akan merasa tersembuhkan hanya
dengan berbicara dengannya. Diantara laki laki ada juga yang mengobrol
dengannya untuk merasakan kesembuhan ketimbang merasakan cinta terhadapnya.
Ketimbang menatapnya dengan mata mesum, mereka lebih suka mendekatinya agar
merasa disembuhkan. Aku tak menyalahkan mereka. Memang benar kalau aku sangat
rileks saat bersama Asia. Asia menyadari kalau aku menatapnya dan melambaikan
tangannya padaku. Asia tersenyum namun nampak kaku.......Hmmm, dia memang
merasa tak enak hati. Sekarang apa yang harus kita lakukan soal lamaran itu?
Selagi aku memikirkan itu, Kiryuu menatapku dengan mata kecurigaan.
“Ada apa?”
“Bukan, hanya saja sejak memasuki semester kedua
popularitasmu dengan wanita sudah meningkat banyak.”
-! Apa kamu serius!? Tapi kenapa!?
“Wajahmu jadi kelihatan lebih serius, dan bahkan dari mataku
aku bisa tahu kalau tubuhmu menjadi lebih berotot. Ada banyak gadis yang
berkata kalau penampilanmu nampak lebih “liar”.”
Hmmm, begitu. Aku mengeceknya dengan menyentuh wajahku. Aku
tahu kalau tubuhku berotot. Namun itu akan terjadi secara alami kalau kalian
hidup bersama Naga di pegunungan. Aku juga menghabiskan hidupku disana seperti
hewan liar. Namun aku menjadi liar? Begitu, fufufu. Orang orang yang menyadari
mulai menatapku dengan serius. Apa pesonaku yang meningkat sepanjang musim
panas mulai memikat para gadis?
“Fufufu. Soalnya aku berusaha keras. Itu berarti aku sudah
tumbuh pesat sepanjang musim panas.”
Aku meletakkan tanganku dibawah daguku dan membuat seringai
lebar, kemudian Kiryuu merasa down.
“........Kalau saja kamu tidak terlalu pede seperti itu.”
A-Ada apa dengan kamu merasa down begitu.........aku tak
paham dia sama sekali.
“H-Hei! Ini darurat!”
Tiba tiba salah satu laki laki di kelasku masuk terburu
buru. Apa yang terjadi? Dia meneguk air mineral yang diberi oleh temannya, dan
berbicara dengan keras hingga kami semua bisa mendengarnya.
“Ada siswa pindahan datang! Dan dia perempuan!”
Setelah jeda.
[Eeeeeeeeeeeeeeeeeh!?]
Seluruh kelas berteriak dengan terkejut.
“Um, ini mungkin agak tak biasa sepanjang waktu tahun ini, namun ada siswa baru akan bergabung.”
Semua orang nampak heboh oleh ucapan Guru! Para lelaki
nampak tegang! Itu karena itu wanita! Sudah jelas kalau kami akan heboh!
Biarpun para gadis dibuat tercengang oleh reaksi para lelaki, mereka juga sama
hebohnya dengan kami!
“Masuk.”
Seorang yang masuk setelah ucapan Guru adalah..........
[OOOOOOOOOOOOO!]
Teriakan kehebohan muncul dari para laki laki. Seorang yang
muncul adalah gadis berambut warna kastanye yang dikuncir dua, dan para lelaki
bersikap seperti itu karena dia sangat cantik. Namun kalau aku ketimbang senang
aku justru kaget sampai mataku hampir copot dari kepalaku. Saat aku melihat,
Asia juga bersikap sama denganku dan Xenovia juga memasang tatapan kaget dan
tak bisa percaya apa yang dia tengah lihat. Tentu saja kami akan bersikap
seperti ini! Kalau “dia” mendadak muncul seperti ini, maka orang orang yang
mengenalnya akan kaget! Si siswa pindahan membungkukkan kepalanya dan
memperkenalkan dirinya dengan senyum lebar. Salib yang menggantung di lehernya
berkilau. Dia mengubah gaya rambutnya menjadi kuncir dua namun tak ada keraguan
tentang itu!
“Namaku adalah Shidou Irina. Semuanya, mohon kerjasamanya.”
Ya, dia tiada lain adalah Shidou Irina yang datang untuk
merebut Excalibur yang dicuri sebelum musim panas bersama Xenovia!
Bagian 2
“Ikut aku sebentar.”
Sepanjang jam istirahat Irina mendapat banyak pertanyaan
dari para siswa dan siswi, dan aku memegang tangannya dengan cepat ke tempat
dimana tak ada siapa siapa selain Asia dan Xenovia.
Shidou Irina. Teman masa kecilku. Dia pindah ke negara lain
saat masih kecil, dan menerima berkah dari Gereja dan menjadi pengguna Pedang
Suci dibawah Gereja Protestan.
Sebelum ini terjadi insiden dimana Excalibur yang berada
dibawah Gereja dicuri oleh salah satu pemimpin Malaikat Jatuh. Karena insiden
itu Irina dan Xenovia datang ke kota ini. Xenovia mengetahui kebenaran tentang
ketiadaan Tuhan dan tetap berada di Jepang dengan menjadi Iblis tanpa berpikir
baik baik. Irina di sisi lain kembali ke tempatnya berasal. Kami tak melihatnya
sejak saat itu........Namun aku tak pernah menduga kami akan berkumpul kembali
seperti ini.......Waw, aku sangat kaget. Hal itu terjadi begitu tiba tiba. Dia
bukan musuh kami kan? Tiga kekuatan besar sudah membuat aliansi. La-Lantas
alasan Irina datang kemari adalah........
“Lama tak jumpa Ise-kun, dan juga Xenovia!”
HUG!
Irina memeluk Xenovia!
“Xenovia! Aku senang kamu baik baik saja! Mungkin terasa
canggung karena perbedaan posisi kita tapi aku tetap merasa senang!”
“Ya, lama tak jumpa Irina. Aku senang kamu sendiri baik baik
saja. Apa ini hukuman karena salib yang kamu kenakan hanya memberi kerusakan
kecil padaku........”
Reuni dari duo pengguna Pedang Suci. Xenovia juga
menunjukkan senyum. Jadi jadi, apa yang harus aku tanyakan. Selagi aku tengah
berpikir Xenovia memulai diskusi.
“Apa yang membawamu kemari?”
Ya, pertanyaan simpel namun langsung.
“Aku pindah kemari atas perintah Michael-sama. Akan
kuberikan rincian sisanya setelah pelajaran nanti.—aku akan berada di gedung
sekolah lama, oke?”
Irina mengatakan itu sambil membuat kedipan imut. Aku
mengirim SMS pada Buchou dengan ponselku dan menulis “Shidou Irina datang tapi
apa kamu tahu soal itu?”. Dia membalas “Ya, tiba tiba ditentukan seperti itu.
Aku akan memperkenalkan dia pada kalian baik baik setelah pelajaran nanti, jadi
tolong uruslah dia sampai saat itu. Apalagi dia adalah siswa pindahan.” Ah,
jadi Buchou tahu soal dia. Sudah jelas. Ini adalah wilayah Buchou jadi Irina
tak akan bisa mendaftar kemari kecuali telah didiskusikan dengan Buchou
sebelumnya. Ya, aku akan menunggu sampai sepulang sekolah.
Di ruang klub sepulang sekolah.
“Shidou Irina. Aku menyambutmu ke sekolah kami.”
Semua anggota klub Penelitian Ilmu Gaib, Azazel-sensei, dan
Sona-Kaichou berkumpul untuk menyambut Irina. Ngomong ngomong seorang di
pangkuanku adalah Koneko-chan. Pangkuanku sudah jadi kursi pribadinya.
“Ya! Semuanya! Memang ada orang orang yang baru kutemui
untuk yang pertamakali, namun hampir semua dari kalian pernah kutemui. Namaku
adalah Shidou Irina! Gereja........bukan, aku datang kemari ke Akademi Kuou
sebagai pembawa pesan para Malaikat!”
CLAP CLAP CLAP.
Semua orang memberinya tepuk tangan. Aku memang dengar kalau
dia menjadi anggota pendukung dari pihak Surga. Kalau kupikir pikir lagi, Iblis
dan Malaikat Jatuh sudah ada disini, namun Malaikat tidak. Meski pihak Surga
juga memberi kami sokongan. Irina memulai pidatonya tentang “Puji syukur
terhadap Tuhan” dan “Michael-sama sungguh hebat”. Semua orang memasang senyum
pahit namun tetap mendengarkannya. Dia memiliki iman kuat dalam ajarannya
seperti biasa......ada sesuatu yang ingin kutanyakan pada Xenovia jadi aku
berbisik ke telinganya.
(H-Hei, Xenovia.)
(Kenapa kamu berbicara dengan bisik bisik?)
(Irina belum tahu tentang ketiadaan Tuhan kan?)
(Setidaknya dia belum tahu soal itu ketika berpisah
denganku.)
Itu benar. Apa itu tak apa apa? Kita semua tahu soal
ketiadaan Tuhan. Kalau gadis ini menyadarinya, dia akan menjadi shock sampai
hal serius akan terjadi? Aku khawatir tentang itu namun Sensei memberinya
pertanyaan tanpa pikir panjang.
“Kamu tahu tentang kematian “Tuhan dalam Injil” kan?”
“Se-senseiiiiiiiii! Anda tak boleh menanyakan hal itu secara
tiba tiba!”
Aku mengatakannya pada Sensei namun Sensei hanya menghela
nafas.
“Bego. Kalau dia disini berarti dia sudah menerima misi
dengan mengetahui hal itu. Dengar, tempat ini adalah salah satu lokasi
terpenting diantara wilayah aliansi tiga kekuatan besar. Kalau seseorang yang
ada hubungannya datang kemari, maka itu artinya mereka menginjakkan kaki sambil
mengetahui pengetahuan dasar tentang itu.”
Irina mengangguk oleh ucapan Sensei.
“Tentu saja Gubernur-sama dari Malaikat Jatuh. Jangan cemas
Ise-kun. Aku sudah tahu tentang ketiadaan Tuhan.”
Serius? Kami terlihat bodoh karena sudah mencemaskannya!
“Kamu kuat juga. Aku tak pernah menduga kalau Irina yang
memiliki iman kuat dalam ajarannya akan datang kemari tanpa terkejut sama
sekali.”
Setelah jeda oleh ucapan Xenovia, banyak air mata mulai
mengalir dari kedua mata Irina! Dia berteriak sambil mendekati Xenovia!
“Tentu saja aku shock! Dukungan spiritualku! Pusat dunia!
Bapak dari segala penciptaan matiiiiiii! Aku terus hidup dengan mempercayai
ajaranku itu jadi aku menghabiskan 7 hari dan 7 malam tertidur ketika aku
mendengar kebenaran itu dari Michael-sama! Aaaaaaaaah, Tuhan!”
Aaah dia mulai menangis sambil memeluk meja. Y-Ya, untuk
umat yang kuat sepertinya, kematian Tuhan akan sangat mengejutkan. Keluargaku
bukan tipe-religius jadi aku tak tahu bagaimana rasanya namun Asia bahkan
pingsan ketika menyadari tentang kebenaran itu.
“Aku paham perasaanmu.”
“Aku tahu.”
Asia dan Xenovia dengan lembut mengatakan itu pada Irina.
Mereka bertiga saling berpelukan. Asia dan Xenovia terus berdoa pada Tuhan
sampai hari ini. Kupikir mereka masih memiliki kepercayaan kuat pada Tuhan.
“Asia-san! Maafkan aku karena menyebutmu penyihir
sebelumnya! Aku bahkan mengatakan hal hal kejam pada Xenovia saat kita
berpisah! Maafkan aku!”
Asia dan Xenovia tersenyum oleh permintaan maaf Irina.
“Tak apa apa. Kuharap kita bisa akrab kembali karena kita
mempercayai Tuhan yang sama.”
“Sama denganku. Itu juga salahku karena bertindak tanpa
berpikir baik baik. Apalagi aku juga berubah menjadi Iblis setelah itu. Tapi
aku senang kita bisa berkumpul kembali seperti ini.”
[Ah, Tuhan!]
Mereka bertiga mulai berdoa........bisakah aku menganggap
kalau mereka saling memahami sekarang? Banyak hal telah terjadi tapi aku senang
karena ketegangan aneh ini mulai lenyap. Mungkin ini adalah kelahiran dari
trio-Gereja. Tersenyum bersama semua orang adalah yang terbaik. Meski dua dari
mereka adalah Iblis.......
“Bisakah aku menganggapmu sebagai pembawa pesan Michael?”
Irina mengangguk oleh konfirmasi Sensei.
“Ya Azazel-sama. Michael-sama merasa tak enak karena tak ada
satupun dari pihak Surga berada disini. Beliau berkata akan ada masalah kalau
tak ada staf di area ini.”
“Oh iya, Michael mengatakan hal seperti itu. Lokasi ini
aktif dengan kekuatan mereka yang berasal dari Surga dan Dunia Bawah, namun
orang orang yang bekerja secara aktif disini adalah kelompok Rias dan Sona
Sitri, dan sejumlah kecil orang orang termasuk aku. Sebenarnya sudah berfungsi
cukup dengan kami, namun Michael mengatakan hal yang begitu serius sampai dia
berpikir kalau staf dari Surga juga harus bekerja disini dan berkata kalau dia
akan mengirim seseorang. Pihak Surga sudah memberi cukup banyak dukungan yang
lebih dari yang kita bisa minta. Aku bilang kami tak butuh siapa siapa lagi
tapi dia berkata kalau dia tak bisa menerima hal itu dan seorang yang dia
putuskan untuk datang kemari adalah Irina.”
Sensei mengatakan itu sambil menghela nafas. Oh jadi itu
yang terjadi. Yeah, tempat ini hanya berisi Iblis dan Malaikat Jatuh. Jadi
takkan aneh kalau satu atau dua Malaikat dikirim. Namun markas Buchou menjadi
lebih ramai. Pada awalnya hanya ada beberapa Iblis. Sekarang Malaikat Jatuh dan
orang orang dari Gereja datang dan mulai tertawa dengan alami. Kami sama sekali
tak tahu apa yang akan terjadi dalam hidup. Buchou juga nampaknya merasa
kebingungan di saat awal namun dia akhirnya mulai bersedia menerima tanggung
jawab setelah diminta oleh Maou-sama secara pribadi karena alasan seperti
“mungkin berguna dalam banyak hal” dan “Itu sesuatu yang sangat terhormat”.
Irina mendadak bangkit dan mulai berdoa. Kemudian tubuhnya
mulai bersinar dan sayap putih muncul dari punggungnya! Oooohhh! Dia terlihat
seperti Malaikat! Tunggu, apa dia menjadi malaikat!? Semua orang nampak
terkejut namun Sensei bertanya pada Irina sambil meletakkan tangannya di
dagunya.
“-Namamu adalah Shidou Irina, benar? Apa kamu sudah melalui
transformasi Malaikat?”
“Transformasi Malaikat? Ada fenomena semacam itu!?”
Saat aku bertanya pada Sensei, Sensei mengangkat bahunya.
“Bukan, sebenarnya hal semacam itu tak ada sampai saat ini.
Meski teori yang tepat telah didiskusikan diantara para ilmuwan dari Surga dan
Dunia Bawah.........”
Irina mengangguk pada Sensei yang menajamkan matanya dan
tengah berpikir.
“Ya. Aku menerima berkah dari Michael-sama dan bereinkarnasi
menjadi Malaikat. Kudengar Seraph menggunakan teknologi dari Iblis dan Malaikat
Jatuh dan menjadikan hal itu mungkin terjadi.”
Hal semacam itu bisa terjadi!? Jadi aliansi dari ketiga
kekuatan besar sudah berkembang sejauh itu. Aku dengar kalau Malaikat baru tak
bisa tercipta karena kematian Tuhan, namun dengan Malaikat tereinkarnasi
seperti ini maka jumlah Malaikat bisa meningkat. Namun Irina adalah Malaikat
huh. Iblis, Malaikat Jatuh, dan Malaikat. Ketiganya tengah berkumpul disini. Irina
melanjutkan.
“Empat Seraph Agung dan Seraph yang lain. Totalnya terdapat
sepuluh Seraph yang memutuskan untuk memiliki dua belas bawahan bernama [Brave
Saints] masing masing dengan posisi dari “As” sampai “Ratu” dari permainan
kartu. Kartu Raja adalah posisi dari Malaikat-sama yang menjadi majikan.”
Sensei nampak tertarik dengan diskusi Irina. Orang ini
memang suka berbincang soal teknologi.
“Begitu. Teknologi evil piece. Jadi mereka memakai teknologi
evil piece dan Sacred Gear buatan dari Malaikat Jatuh huh. Astaga, Surga
sungguh menciptakan hal yang menarik setelah kami meminjamkan teknologi kami
pada mereka. Kalau para Iblis adalah bidak catur, maka Malaikat adalah kartu.
Juga kartu memiliki makna “Kartu truf” pada mereka. Setelah kematian Tuhan, peningkatan
jumlah Malaikat murni menjadi mustahil. Jadi meningkatkan jumlah Malaikat
tereinkarnasi akan bisa memperkuat kekuatan mereka.”
Jadi mereka mengubah “evil piece” menjadi versi Malaikat.
Jadi hal semacam itu bisa juga dilakukan.
“Kalau kalian menggunakan sistem semacam itu sepertinya akan
ada orang kuat bernama “Joker” yang bersembunyi. Kedua belas anggota juga
melambangkan kedua belas apostle. Dia sungguh pandai menghiburku, para sesepuh
Malaikat-sama itu.”
Sensei mulai tertawa dengan kegirangan. Gubernur Malaikat
Jatuh-sama ini memang suka membaca semua hal!
“Jadi kartu apa kamu Irina?”
Aku bertanya padanya karena aku ingin tahu, Irina
mengatakannya dengan penuh percaya diri.
“Aku adalah [As]! Fufufu, sebagai [As] Michael-sama, aku
menerima posisi terhormat! Aku bahkan bisa mati! Biarpun Tuhan sudah tiada, aku
bisa terus hidup selama aku adalah [As] Michael-sama!”
Oh, matanya nampak berbinar binar! Ah, ada simbol [As] di
tangannya!
“Jadi pendukung untuk kehidupan barumu adalah Michael-san
huh.”
Saat aku mengatakan itu sambil menghela nafas, Xenovia yang
berada di sampingku merespon.
“Ya. Itu lebih baik daripada kehilangan dirimu.”
Itu memang benar. Ketimbang kehilangan dirimu oleh kematian
Tuhan, sepertinya kamu bisa terus berjalan ke depan dengan bekerja dibawah
majikan baru. Irina mengatakannya pada kami dengan riang gembira.
“Juga Michael-sama berkata kalau beliau bisa melihat Rating
Game spesial diantara evil piece dan Brave Saint terjadi di masa depan! Beliau
juga berkata kalau saat ini hanya para Malaikat dari Seraph yang memiliki
[Brave Saints] namun di masa depan para Malaikat Kelas Tinggi selain Seraph
juga akan diberi sistem ini dan berharap mereka bisa saling bertarung seperti
Rating Game yang dilakukan Iblis!”
Game!? Melawan Malaikat!? Pertandingan diantara evil piece
dan Brave Saint!? Kami terkejut namun Sensei justru nampak terkesan.
“Ada juga mereka dari pihak Iblis dan Malaikat yang melawan
keputusan yang dibuat para golongan atas. Kita memiliki hubungan dimana kita
sudah sangat lama saling bertarung, jadi akan ada mereka yang merasa tak nyaman
kalau kita tiba tiba mengajak mereka akrab. Namun Michael nampaknya sudah
memikirkan itu. Seperti itu, dia mempersiapkan para perwakilan perang dan
membuat argumen mereka menjadi teknik pertarungan dimana mereka bisa
melepaskannya. Itu tak jauh beda dengan Piala Dunia atau Olimpiade di dunia
manusia.”
Jadi itu untuk membuat orang orang yang merasa tak nyaman
bisa melepaskan stress mereka? Hmm, jadi tiap tiap golongan mulai memiliki
tindakan politik dengan aliansi.......hal hal itu terdengar sulit bagiku.
“Maka mungkinkah bagi kita, kelompok Gremory, dan sistem
Game yang dipakai para Malaikat untuk saling bertarung?”
Sensei memiringkan lehernya.
“Mungkin bisa di masa depan. Biarpun aku mengatakan itu,
namun tidak dalam waktu cepat. Mungkin sepuluh tahun........atau mungkin dua
puluh tahun. Kira kira pada waktu itu akan jadi waktu yang bagus bagi kalian
para Iblis pemula dan kalian akan bisa menikmatinya.”
D-Dua puluh tahun.......itu sangat lama sekali. Iblis dan
Malaikat memang memiliki rentang usia yang panjang.
“Sepertinya kita akan bisa menikmatinya.”
Kiba juga nampak tertarik. Ace-sama dari kelompok kami
sepertinya tertarik.
“G-Gereja itu menyeramkan..........”
Gasper kelihatan tidak nyaman. Yeah, aku dengar kalau Gereja
masih terus memburu para Vampir. Kami masih belum membuat negosiasi dengan para
Vampir. Tiap tiap Gereja terus melanjutkan dengan ajaran sama setelah aliansi
terbentuk, namun kenyataannya mereka juga bekerjasama dengan Iblis dan Malaikat
Jatuh. Kudengar mereka membuat tim investigasi baru untuk memastikan kalau tipe
kejahatan baru tak akan terlahir. Kami dan kelompok Sitri menerima informasi
itu. Dengan kata lain kita bisa menjatuhkan siapapun yang membuat langkah
mencurigakan di dalam aliansi tiga kekuatan dengan keputusan kami sendiri.
Kuharap kami tak menemui hal semacam itu sebisa mungkin. Apalagi kami mencoba
bisa akrab dengan semua orang............
Kedamaian yang terbaik! Biarpun hal bernama Brave Saint
muncul, aku senang hal itu tak mempengaruhi Rating Game untuk sementara waktu.
Saat ini tanganku sudah penuh dengan berkompetisi melawan para pemuda Iblis
Kelas Tinggi.
“Mari hentikan tipe diskusi ini disini dan memulai pesta
penyambutan untuk Shidou Irina-san hari ini.”
Sona-Kaichou mengatakan itu dengan tersenyum. Irina juga
mengatakan itu sambil melihat semua orang.
“Semua Iblis! Aku terus memandang kalian sebagai musuh dan
telah melenyapkan beberapa dari kalian! Tapi Michael-sama mengatakan “Kita
harus mengakrabkan diri dengan mereka, oke?”, jadi aku juga berharap kita bisa
akrab dengan semua orang! Sebenarnya aku sendiri juga ingin akrab dengan semua
orang! Aku ingin berusaha keras sebagai perwakilan Gereja! Mohon kerjasamanya!”
Memang ada masalah masalah rumit, namun dengan ini Irina
kelihatannya akan bergabung dengan kami sebagai kawan dari Akademi Kuou.
Setelah itu para anggota OSIS juga bergabung dengan kami dan pesta penyambutan
Irina bermulai.
Bagian 3
Beberapa hari telah berlalu sejak Irina pindah kemari.......
“Ya! Ya! Aku akan lakukan “Balap meminjam item”!”
Irina mengangkat tangannya tinggi tinggi. Dia sudah kerasan
di dalam kelas. Karena sikapnya yang enerjik dia jadi populer di kalangan pria
dan wanita. Saat ini jam homeroom. Kami memutuskan orang mana yang akan
berpartisipasi dalam event tertentu untuk Festival Olahraga.
.......Haa. Aku hanya berbaring di mejaku dan membuat
desahan. Sudah diputuskan kalau Irina juga akan tinggal bersama kami. Sepanjang
musim panas kediaman Hyodou menjadi heboh karena mendadak menjadi bangunan enam
lantai dan memiliki tiga lantai bawah tanah. Hampir semua anggota Klub
Penelitian Ilmu Gaib sudah pindah dan mulai tinggal di rumahku, dan sekarang
bahkan Irina sudah mulai tinggal disana. Memang ada banyak ruangan jadi tak ada
bedanya biarpun satu atau dua orang lagi tinggal bersama kami. Saat jumlah
gadis gadis meningkat, aku entah kenapa jadi makin merasa tak nyaman. Selain
ibuku, mereka semua gadis cantik! Itu tempat tinggal ideal untuk setiap laki
laki SMA! Itulah yang awalnya kupikirkan, namun realita tidaklah semudah itu.
memang benar kalau “Tiga wanita membuat pasar” dan tak ada ruang untukku
masuk.......
Misalnya ketika Asia, Xenovia, dan Irina berkumpul dan mulai
mengobrol ala cewek, sangat sulit untuk memasuki percakapan mereka! Saat
Koneko-chan mengikuti percakapan, tak ada ruang bagiku untuk masuk! Aku satu
satunya laki laki tahu? Aku harus apa? Bermain Game? Membaca manga? Sejak awal
tak mungkin bisa mengobrol dengan gadis gadis bagi pria erotis macam diriku!
Saat aku menjadi kesepian dan pergi ke “Onee-sama”ku, Buchou dan Akeno-san
mulai mengobrol ala cewek namun versi “Onee-sama” dan kalau aku begitu saja
mendekati mereka dan berkata “Buchou~” atau “Akeno-san~” itu hanya akan
membuatku nampak menyedihkan!
Uoooooooooooooooooooooooooo!
Aku terkejut! Aku pria tak bernyali yang bahkan tak bisa
menangani itu! Tak bisa kupercaya aku bermimpi menjadi Raja Harem dalam situasi
seperti ini! Aku menyadarinya sekali lagi. Yakni ketiadaan semangatku! Harem
mengharuskanmu mengambil beberapa gadis sekaligus! Kenapa aku justru tak bisa
melakukan hal itu sama sekali! Tapi aku tak tahu harus berbuat apa! Haruskah
aku meneliti tentang merk pakaian wanita dan mengobrol tentang itu!? Atau
haruskah aku mencari toko pakaian bergaya dan mengobrol tentang itu!? aku tak
tahuuuuuuuu! Aku tak tahu harus berbicara apa saat aku mengikuti diskusi para
gadis! Sepertinya alasan kenapa aku tak bisa populer adalah karena semua itu
dan sekarang aku terkejut!
......Yah, bukan hanya itu saja yang terjadi di rumahku jadi
tak apa apa. Biasanya aku menghabiskan waktu di rumah dengan akrab bersama
semua orang. Namun ada gaya hidup bagi para wanita juga. Aku tak seharusnya
kebanyakan mikir soal itu......meski kadang ada juga situasi erotis. Namun jadi
menyeramkan saat pertaru ngan para gadis dimulai......Hah? Itu aneh. Apa aku
mendapat masalah ketika aku mendapat gaya hidup ideal!?........Apa harem adalah
hal yang sulit.......?
Hiks.......Paman Tannin. Aku mendapat banyak masalah di masa
mudaku.
“Hyodou.”
Aku mendadak dipanggil oleh Kiryuu. Saat ini dia tengah
berdiri di depan papan tulis dan tengah menulis tentang kegiatan Festival
Olahraga.
“Ada air mata di bawah ketiakmu.”
“Eh? Masa sih?”
Aku melihat ke bawa ketiakku seperti ucapan
Kiryuu......namun sudah terlambat saat aku menyadarinya. Itu karena aku
mengangkat satu lenganku untuk mengecek ketiakku! Sudah jelas tak ada air mata
di bawahnya!
“Ya! Sudah diputuskan!”
Namaku ditulis di papan tulis dengan kapur.
“Uwa! Kau menipuku Kiryuu!”
Aku ditipu! Aku tengah merenung sehingga aku jadi lengah!
Aku membuat protes namun dia hanya memasang senyum cabul!
“Kamu akan melakukan balap tiga kaki. Dan partnermu
adalah.......”
Kapur Kiryuu menunjuk ke arah gadis tertentu. Dan seorang di
arah itu adalah.......Asia mengangkat tangannya dan gugup dan malu malu.
“Kami akan meminta kamu dan Asia mengikuti balap tiga kaki.”
Seperti ini telah diputuskan kalau Asia dan aku akan
mengikuti balap tiga kaki oleh tipuan Kiryuu.
Bagian 4
Esok hari, seluruh Akademi tengah berlatih untuk Festival
Olahraga. Kelasku juga berganti ke seragam olahraga dan tengah berlatih di
lapangan sekolah dengan campuran siswa dan siswi.
“Aku menantangmu Irina!”
“Boleh boleh saja Xenovia!”
Irina dan Xenovia tengah berlari di lapangan; teman teman
kelasku juga tengah menyoraki keduanya. Astaga, apa yang mereka
lakukan........lebih tepatnya mereka berdua cepat! Mereka melaju dengan kencang
sepanjang lapangan! Seperti yang diduga dari Iblis dan Malaikat. Man, kalau
gadis gadis itu saja maka kelasku pasti akan menang. Satu satunya pesaing berat
yang kami miliki hanyalah OSIS........beberapa gadis di kelompok Sitri yang
satu angkatan dengan kami.
“.......Tapi kalau mereka bergerak secepat itu, jadi susah
untuk melihat pergerakan oppai mereka.”
“Ya.”
“Seperti dugaanku kalau kecepatan yang tepat adalah yang
diperlukan agar mereka bisa memantul mantul.”
Tiga pria erotis idiot yakni aku, Matsuda, dan Motohama
tengah mengobservasi pergerakan oppai para gadis. Entah besar atau kecil akan
sulit untuk dilewatkan oleh mata kalian saat mereka tengah berlari! Hore untuk
seragam olahraga!
Irina berbadan langsing namun dia punya ukuran yang pas.
Kalau kuingat ingat, bagian tubuhnya nampak lebih berkembang saat dia
mengenakan baju tempur gaya bondage. Memoriku sudah merekam itu baik baik.
Kemudian ada seseorang yang berbicara padaku.
“Oh, Hyodou.”
“Ah, Saji.”
Itu Saji. Dia membawa beberapa alat pengukur dan semacamnya.
“Apa yang kamu lakukan?”
“Mengobservasi pantulan oppai.”
“K-Kamu sungguh tidak berubah.”
Saji menghela nafas. Hmm? Lengan kanan Saji dibalut oleh
perban. Luka?
“Ada apa dengan perban itu?”
“Hmm? Oh ini.”
Dia sedikit membuka perban. Kemudian ada beberapa tanda yang
nampak seperti ular hitam.
“........Apa itu?”
Aku bertanya dengan curiga dan Saji menjawab.
“Saat aku bertanya pada Azazel-sensei, dia memberitahuku
penyebab ini terjadi saat aku bertarung denganmu di Game terakhir. Nampaknya
menghubungkan diriku denganmu, Sekiryuutei, yang mencapai Balance Breaker dan
mengambil darahmu memberi efek pada tubuhku. Sepertinya sambungan yang terputus
dari tubuhku juga mencerminkan informasi dari Sekiryuutei yang sudah diambil
datanya.”
“Kamu serius? Apa itu buruk?”
“Tidak, nampaknya tak memberi pengaruh buruk. Hanya saja ini
mulai muncul di tubuhku. Seperti ini contohnya.”
Yang Saji tunjukkan padaku adalah berlian kecil yang muncul
di satu bagian lengannya.......kupikir itu berlian, tapi bukan kan? Itu nampak
identik dengan berlianku, Vali, dan Sacred Gear tipe-Naga Sensei.
“.......Mungkin kamu dikutuk?”
Saat aku mengatakan itu, dia memasang wajah tak nyaman.
“Uwaa.......jangan katakan apa apa yang membuatku terus
kepikiran........apa kamu tahu kalau Vritra tak meninggalkan banyak legenda
bagus?”
Saji mengubah subjek dan kemudian bertanya padaku.
“Jadi aktivitas apa yang akan kamu lakukan, Hyodou?”
“Aku mengikuti balap tiga kaki. Sudah diputuskan kalau aku akan
melakukannya dengan Asia.”
“Ku! Kamu benar benar si brengsek yang beruntung! Aku
mengikuti balap makan-roti.”
Hmm, Balap makan roti. Itu juga asyik, tapi aku hanya perlu
menikmati lariku dengan Asia-chan.
Saji nampaknya iri padaku, dan dua gadis yang mengenakan
kacamata muncul.
“Saji sedang apa kamu? Kita akan mengecek lokasi untuk tiap
tiap tenda, jadi lekas ikuti kami.”
“Kita, OSIS, sedang kekurangan tenaga orang jadi tolong
lekaslah bekerja.”
Itu Sona-Kaichou dan FukuKaichou, Shinra Tsubaki-senpai.
Mereka berdua memanggil Saji. Oh, kedua kacamata mereka berkilau.
“Y-Ya! Kaichou! FukuKaichou!”
Saji terburu buru menuju ke arah mereka.
Kaichou dan FukuKaichou sungguh nampak tegas.......bicara
soal kacamata, aku ingat pewaris selanjutnya dari Agares. Orang itu juga cool
dan........mengenakan kacamata. Apa kebanyakan orang diantara Iblis yang
mengenakan kacamata adalah tipe yang cool dan serius? Saji melambaikan tangan
padaku dan bergerak ke tengah lapangan dengan FukuKaichou.
[-Vritra aye.]
Hmm? Ddraig, apa maksudmu?
[Tidak. Jangan kuatir soal itu. namun nampaknya kontak
langsung denganku sudah memberi efek besar padanya. Tak peduli berapapun rohnya
dipotong, akan lain ceritanya kalau ia memiliki “awal”]
Aku bahkan tak paham apa yang kau ucapkan.
[Dekat denganmu, ada Vritra dan Fafnir. Dan kau juga sudah
menemui Tannin. Sepertinya pemilikku saat ini memiliki ikatan dekat dengan tiap
tiap Dragon-King.]
Hmm. Nampaknya Ddraig-san sedang tenggelam dalam dunianya
sendiri.
“Asia! Apa oppaimu tumbuh sepanjang liburan musim panas?”
“Kyaa! Kiryuu-san! Tolong jangan meraba raba!”
.......Ah. Si cewek berkacamata tengah melecehkan seksual
Asia. Man, saat aku lengah sedikit dia akan selalu mengganggu Asia.......Aku
harus memperingatkannya setelah ini. Kalau tidak Asia akan berubah jadi erotis!
Dia sudah mulai tertarik dengan hal hal itu karena pengaruh Buchou dan
Akeno-san.......
Sekarang, aku harus memulai latihanku dengan Asia. Dari alat
alat yang digunakan untuk aktivitas, aku mengambil tali untuk lari tiga kaki.
“Asia! Mari berlatih!”
“Y-Ya!”
Dia membungkukkan kepalanya ke bawah pada Kiryuu yang masih
mempermainkannya, dan segera datang berlari ke arahku. Siswa dan siswi lain di
kelasku sudah mulai berlatih. Ah, ada juga mereka yang cukup ahli namun ritme
mereka payah. Mereka juga nampak kikuk karena mereka terikat satu sama lain.
Asia dan aku juga mendekat dan mengikatkan tali ke kaki kami.
“Oke, mari kita lakukan segera, Asia!”
Walaupun dia kelihatannya malu, dia meletakkan tangannya di
sekitar pinggangku dan sekarang kami sudah siap.
Hmmmm, rambut Asia berbau harum......itu karena tubuhnya
tengah menyentuhku, namun aku bisa merasakan sesuatu yang lembut......
Tidak tidak! Aku harus membuang semua pikiran buruk!
Partnerku adalah Asia! Tahan dirimu! Tahan dirimu! Setelah mengambil nafas, kami
mengangguk satu sama lain dan mengambil langkah maju.
“Sekarang, satu, dua.......”
Kami bergerak sambil membuat suara namun.......
SLIP!
Kaki kami saling bertautan dan kami menjadi tak seimbang.
“Uoo!”
“Kyaaa!”
Aku memegang Asia yang hampir jatuh dengan cepat dan
memperbaiki keseimbangan kami!
“......H-Hmm......nampaknya aku harus menjaga ritmeku agar
sesuai dengan Asia.......”
Itulah yang aku pikirkan. Saat aku melihat Asia, wajahnya
memerah dan sepertinya dia tengah menahan sesuatu. Hah? Hmm? Sepertinya tangan
kananku sedang memegang sesuatu yang empuk......
Hei, aku sedang memegangi oppai Asia!
Aku paham.......jadi tempat yang kupegang pada Asia yang
hampir jatuh adalah oppainya!
Hmm, kupikir ukurannya sudah bertambah! Tidak, aku tak
seharusnya menyentuh dia lebih lama dari ini! Aku segera melepaksan tanganku
dari oppai Asia!
“M-Maaf! Itu tidak sengaja!”
Aku meminta maaf! Apa yang sudah kulakukan! Biarpun aku
berkata kalau Asia itu penting bagiku, aku justru memegangi oppainya! Namun
oppai Asia juga memiliki sensasi yang bagus!
“.......T-tidak apa apa. Aku baik baik saja. Namun tolong
beritahu dulu kalau kamu mau menyentuhnya........aku juga harus mempersiapkan
diri.......”
Berarti tak apa apa kalau aku memintamu lebih dulu? Tidak,
itu salah! Itu tidak sengaja!
Aku mulai merasa tak nyaman dengan kebencian diri dan hasrat
untuk berhubungan seks, namun aku takkan bertahan lama kalau terus begini. Aku
mengatakannya setelah mengambil nafas.
“M-Mari lanjutkan lagi latihan kita.”
“Y-Ya. Tapi maaf, aku tidak terlalu bagus dalam olahraga.”
Asia nampak down.
“Jangan khawatir. Kita hanya perlu menyamakan ritme kita.
Itu kerja tim!”
“K-Kerja tim?”
Asia memiringkan lehernya dengan imut. Ya, kenapa reaksi
apapun dari gadis ini selalu nampak imut?
“Ya, kerja tim. Mari biarkan suara kita bersama sama, dan
bergerak langkah demi langkah. Kita akan berlari setelah terbiasa dengan itu.”
“Ya.”
Ya. Itu sama seperti latihanku. Kita bisa membiasakan diri,
satu demi satu. itu pasti akan menjadi kunci untuk kesuksesan. Itulah yang
diriku yang tak memiliki apa apa pelajari.
“Mari lakukan ini sekali lagi!”
“Ya!”
Seperti ini, kami memulai dengan menyamakan ritme kami.
Bagian 5
Sepulang sekolah hari itu.
Aku tengah berjalan menuju ruang klub bersama Asia, Xenovia,
dan Irina. Para anggota lain termasuk Buchou yang datang sebelum kami tengah
memasang ekspresi serius. Hah? Apa ada sesuatu terjadi?
“Apa sesuatu terjadi?”
Saat aku bertanya, Buchou menjawab.
“Ya. Lawan kita selanjutnya untuk Rating Game para Iblis
muda telah ditentukan.”
Hee. Jadi sudah ditentukan. Mulai dari pertandingan Gremory
vs Sitri, ada Game diantara enam keluarga. Jadi kelompok Gremory juga harus
menghadapi semua keluarga selain kelompok Sitri. Aku tak terlalu terkejut soal
itu, namun aku memahami reaksi aneh semua orang setelah mendengar kata kata
Buchou setelah ini.
“Lawan kita berikutnya adalah.........Diodora Astaroth.”
-!
Aku dibuat diam membisu oleh sesuatu yang hanya bisa
kuanggap sebagai lelucon buruk.
Life 2 : Kekhawatiran Asia-chan
Bagian 1
“Satu, dua, tiga, empat. Satu, dua, tiga, empat.”
Asia dan aku tengah berlatih untuk balap tiga kaki hari ini
juga. Xenovia juga tengah membantu kami. Belakangan kami terus berlatih setiap
pagi. Kami berlatih di belakang ruang olahraga. Dibandingkan dengan hari
pertama kami mulai berlatih, gerakan kami jadi semakin membaik!
“Auu! Satu, dua! Auu, satu dua!”
Asia mati matian berusaha mengikutiku. Latihan harian adalah
keharusan. Dengan berusaha keras sedikit demi sedikit kami bisa terus melangkah
ke depan. Fufufu. Aku menyadari hal itu melalui latihan oleh Buchou, Sensei,
dan Naga.
“Ya. Kalian sudah memiliki ritme yang bagus sekarang.
Sekarang mari membuat kalian berlari seperti di pertandingan sungguhan.”
Xenovia mengatakan itu sambil membetulkan tali kami. Saat
aku melihat Asia, dia nampak agak murung.
“..............”
Huh? Apa Asia mengkhawatirkan sesuatu?.........Yah, soalnya
lawan kami selanjutnya adalah Diodora Astaroth. Asia jadi semakin nampak
kepikiran sejak pertandingan kami selanjutnya diumumkan.
“Asia, beritahu aku apa yang membuatmu kepikiran.”
Asia memasang wajah kebingungan oleh saranku, dan kemudian
memberitahuku setelah berpikir sejenak.
“.......Aku tak menyesal karena sudah menolong orang itu
pada saat itu.”
Asia menolong Iblis yang terluka saat dia masih menjadi
bagian Gereja. Karena hal itu dia diperlakukan sebagai orang sesat dan
kehilangan tempatnya, dan kemudian dia merasakan memori menyakitkan. Iblis yang
dia selamatkan tiada lain adalah.—Diodora. Aku tak tahu kenapa dia ada disana
dan menemui Asia. Namun alasan Asia menolongnya adalah karena ia gadis yang
baik. Aku tak menyalahkan dia karena sudah melakukan itu. Tak mungkin aku bisa.
Bagaimanapun juga Asia adalah gadis yang baik hati.
Hidup Asia berputar 180 derajat setelah menyelamatkan
Diodora, namun sudah pasti kalau dia mendapat kehidupan yang bagus dengan kami
disini. Namun aku memikirkan hal itu lagi. Akankah Asia mendapat kehidupan yang
lebih baik kalau dia masih seorang Holy-Maiden? Apa dia merasa lebih bahagia
bersama kami ketimbang saat masih menjadi Holy-Maiden?
Jadi terkadang aku memikirkan hal itu. Sesuatu yang mungkin
kalau saat ini. Bahwa mungkin masih bisa bagi Asia untuk kembali ke tempatnya
sebagai holy maiden sekali lagi kalau aku meminta Michael-san? Tidak, karena
kemungkinan bahwa sistem yang ditinggalkan oleh Tuhan akan terpengaruh oleh
kekuatan Asia, dia takkan bisa kembali ke markas pusat Gereja, institut yang
berhubungan dengan itu, atau tempat tempat yang berada di bawah pengawasan
Malaikat. Namun dia mungkin bisa mendapat gaya hidupnya yang sebelumnya. Mana
yang akan dia pilih kalau aku menanyakan itu padanya? aku begitu takut sampai
tak bisa menanyainya. Itu karena aku tak mau kehilangan Asia.......itu adalah
keegoisanku. Kalau aku meminta Buchou, itu mungkin bisa terjadi. Kalau itu demi
yang terbaik maka.......itu artinya aku adalah si brengsek egois. Aku tak ingin
membayangkan Asia lenyap dari gaya hidupku saat ini..........
“........Ise-san?”
Asia menatap wajahku.
“Kamu memasang wajah serius sejak tadi........kamu juga
kelihatan sedih......”
“......Hei, Asia, kalau seandainya kamu bisa mendapat gaya
hidup yang dulu, apa yang akan kamu lakukan?”
“.........”
Asia terkejut dan membuka lebar lebar matanya.
.....Aku ini bodoh jadi aku akhirnya bertanya juga. Biarpun
aku mungkin akan kehilangan dia. Namun aku berharap yang terbaik demi Asia,
jadi aku.......
Aku sudah siap pada jawabannya dengan jantung berdegup
kencang. Tanganku yang menggenggam tangannya mulai jadi berkeringat. Namun
jawaban yang Asia berikan padaku adalah.......
“Aku tak akan kembali.”
Dia tersenyum. Dia bahkan tak memiliki sedikitpun keraguan.
“Aku sudah bertanya pada Ise-san sebelumnya. Aku bertanya
padamu “Bisakah aku berada di sisi Ise-san selamanya?”. Ise-san, kamu menjawab
“Ya” padaku.”
Ah. Sebelum pertarungan melawan Phenex. Aku memang
mengatakan itu.
“Aku menyukai tempat ini. Aku juga menyukai Akademi dan Klub
Penelitian Ilmu Gaib. Aku juga menyukai Buchou-san, Akeno-san, Sensei,
Kiba-san, Xenovia-san, Koneko-chan, Gasper-kun, Irina-san, dan Kiryuu-san. Aku
juga menyayangi.......Ise-san dan orang tua Ise-san. Kehidupan baru yang
kumulai di kota ini adalah hal yang sangat penting, dan sesuatu yang sangat
kusayangi yang terasa sangat membahagiakan.”
Asia............
Aku benar benar idiot........aku seharusnya paham kalau
gadis ini bahagia dengan gaya hidupnya saat ini. Namun kenapa
aku.......menanyakan alasan bego itu! Aku kemudian mengatakannya sambil
memegangi bahunya.
“Yeah, Asia dan aku akan bersama selamanya! Aku juga takkan
membiarkanmu menikah! Asia, jangan terlalu memikirkan Diodora! Tak peduli
apapun yang terjadi, kamu tahu kalau kamu bisa mengatakan tidak kalau kamu tak
menyukainya, kan?”
Asia menatapku dengan kebingungan, namun segera tersenyum.
“Ya.”
Xenovia kemudian mengatakannya dengan ekspresi dimana dia
nampak sangat meminta maaf.
“......Asia. Aku ingin minta maaf padamu sekali lagi.
Pertama kali aku menemuimu, aku sudah mengatakan hal jahat padamu. Aku masih
menyesalinya bahkan sekarang........Asia, kamu memperlakukan aku dengan baik. Kamu
bilang aku adalah te-temanmu......”
Oh, wajah Xenovia memerah dan jarang aku melihatnya seperti
itu. Asia mengambil tangan Xenovia dan mengatakannya dengan senyuman lebar.
“Ya. Xenovia dan aku adalah teman.”
Kata kata tulus yang diucapkan secara langsung tanpa ada
kecemasan. Ada sedikit air mata di mata Xenovia.
“Terima kasih. Terima kasih, Asia.”
Ya. Aku bahkan mulai jadi emosional sampai mau menangis. Ya,
Asia memang gadis yang baik hati. Dialah yang sangat kubanggakan!
“Uuuuuu! Benar benar menyentuh.......”
Aku mendengar suara tangisan sepanjang adegan emosional ini.
Saat aku melihat ke arah datangnya suara, itu adalah Irina.
“Irina. Kamu juga datang?”
“Uuu, ya. Xenovia mengundangku......dia bilang “Pagi hari di
Akademi Kuou sangat bagus”. Dan saat aku tiba, aku melihat persahabatan indah
ini. Ini pasti adalah bimbingan dari Tuhan dan Michael-sama.......”
Irina yang nampak sangat tersentuh mulai berdoa ke arah
langit.
“Kalau kuingat ingat, kamu belum bergabung ke Klub
Penelitian Ilmu Gaib kan?”
“Ya. Aku memutuskan ikut klub yang lain. Lebih tepatnya, aku
memutuskan untuk membuatnya secara pribadi!”
“Hmm, jadi kamu akan memulai klub baru huh. Jadi apa nama
dan deskripsi klub itu?”
Irina membusungkan dadanya dan mengatakannya dengan keras.
“Ufufu kagetlah dengan mendengar nama itu! Nama klub itu
adalah “Klub penyelamatan dari cinta Shidou Irina”! Penjelasannya simpel! Kami
akan membantu mereka yang membutuhkan tanpa menarik bayaran! Aaah, aku akan
menyebarkan cintaku pada para pendosa untuk Tuhan dan Michael-sama karena aku
memiliki kepercayaan kuat dalam ajaran kami!”
Dia mulai berdoa ke langit sambil memasang pose aneh. Man,
matanya sangat berbinar binar. Namun mendengarkan selera buruknya dalam memberi
nama klubnya, itu kedengaran seperti klub dimana kalian tak perlu meminta
bantuan.
“.........Umm, yeah. Semoga berhasil.”
Aku mengatakan itu dengan sembarangan. Irina kemudian
mengatakannya setelah memukul dadanya.
“Serahkan padaku! Tentu saja aku akan membantu Klub
Penelitian Ilmu Gaib kalau memerlukan bantuanku! Kali ini aku akan membantu
Klub Penelitian Ilmu Gaib untuk balap diantara klub karena permintaan
Rias-san!”
Haa, jadi itu artinya dia akan bergabung dengan kami untuk
Festival Olahraga.
“Aku mau tanya buat jaga jaga, tapi ada berapa anggota dalam
klubmu?”
“Baru aku seorang! Berkat itulah klubku hanya dianggap
sebagai asosiasi orang kurang kerjaan, jadi ada pembatasan pada aktivitas dan
dana yang diberikan. Aku akan memulai dengan membujuk Sona-kaichou terlebih
dulu.”
Itu akan sangat susah. Kaichou itu sangat tegas. Fuku
Kaichou juga sama sama tegas. Akan perlu waktu sampai klubmu bisa diakui.
“Jadi sudah diputuskan kalau aku akan diletakkan dalam Klub
Penelitian Ilmu Gaib untuk saat ini.”
Berarti pada dasarnya dia memang anggota dari Klub
Penelitian Ilmu Gaib! Bukan, aku tak seharusnya mengatakan itu. Aku menyegarkan
pikiranku kemudian mengatakannya.
“Kesampingkan itu, mari lanjutkan latihan kita.”
Xenovia dan Irina juga mengikuti latihan kami untuk balap
tiga-kaki, dan latihan dilanjutkan kembali.
“Fuu, aku agak lelah.”
Asia mengatakan itu sambil menarik seragam olahraganya. Kami
memang banyak berlari sejak pagi ini.
Kami berada di gudang penyimpanan olahraga yang terletak di
sudut bangunan sekolah. Kami masuk ke sana untuk meletakkan benda benda seperti
tali yang dipakai berlatih. Mungkin karena aku terbiasa dengan berlari jadi aku
tak ada masalah dengan latihan ini, namun aku melakukannya sambil mencemaskan
partnerku Asia jadi ada bagian dariku yang menjadi lelah secara mental; ini
masih terlalu pagi untuk datang ke sekolah jadi aku akan pergi ke ruang kelas
setelah beristirahat di ruang klub. Hal itu kemudian terjadi tepat saat aku
hendak keluar dari gudang setelah meletakkan tali.
CKLAK!
Suara pintu yang ditutup!.......Saat aku melihat, aku
melihat Xenovia menutup pintu dengan punggungnya menghadap pintu. A-Apa yang
terjadi....? Asia juga nampaknya kebingungan oleh tindakan Xenovia.
“Ada apa? Xenovia-san?”
Asia bertanya. Xenovia kemudian mengatakannya dengan wajah
serius.
“Asia, aku dengar tentang sesuatu. Kalau gadis gadis seusia
kita mulai bercinta satu sama lain sepanjang periode ini.”
..............
.......Eh? Apa yang kamu katakan? Aku menjadi curiga pada
telingaku sendiri oleh apa yang baru saja kudengar.
“B-Bercinta?”
Asia bertanya dengan kecurigaan. Xenovia kemudian
mengatakannya dengan jelas.
“Itu artinya membuat dadamu dimainkan oleh seorang laki
laki.”
-! G-Gadis ini! Dia mengatakan hal semacam itu di tempat
seperti ini? Dan mendadak!? Sambil menutup pintu!? Dan Asia juga berada disini!
Mou! Aku sama sekali tak bisa memahaminya! Selain itu makna “bercinta” itu
sangat berbeda!
“D-D-Dada........!”
Wajah Asia menjadi sangat merah, dan nada bicaranya juga
sangat tinggi!
“Xenovia! Jangan memulai percakapan seperti itu tiba tiba!”
“Ise, tenanglah dulu. Aku akan bicara pada Asia dulu.
Peranmu akan datang setelah itu. Maaf tapi kamu bisa memulai pemanasan di sudut
ruangan. Dari sini akan jadi lebih menegangkan.”
Peranku dan akan menjadi menegangkan!? Apa maksudmu dengan
pemanasan!? Haruskah aku tinggal berlatih dengan membuka dan menutup telapak
tanganku!? Pembicaraan Xenovia tak berakhir disana.
“Ada gadis di kelas kita yang meminta dadanya dipijak setiap
hari oleh kekasihnya. Aku cukup banyak meneliti soal itu.”
Kenapa kamu meneliti dan menanyakan hal hal itu dengan
seriussssss!?
“Asia. Tidakkah menurutmu ini waktu yang bagus bagi kita
untuk mengalaminya?”
Xenovia meletakkan tangannya di bahu Asia dan mengatakannya
dengan wajah serius. Apa ini!? Bukankah ini mendadak berubah menjadi percakapan
serius!?
“A-Auuuu.......! B-Biarpun kamu tiba tiba mengatakan hal
itu.......”
Asia juga nampak tak nyaman! Itu reaksi yang benar!
“Tak apa apa. Awalnya mungkin terasa geli, tapi kudengar
akan terasa nyaman setelah itu. kalau kamu lakukan itu, maka kalian akan bisa
tampil lebih baik dalam balap tiga kaki.”
Kamu bahkan membawa percakapan sampai sejauh itu!?
Eeeeeeeeh!?
“.......Apa ‘kombinasi’ terbentuk dengan melakukan
itu.........”
Apa Asia-chan tengah dikelabui!? Tak mungkin! Apa kamu tak
keberatan dengan itu, Asia!? Xenovia tersenyum pada Asia yang masih
kebingungan.
“Asia, kita adalah teman.”
“Ya.”
“Kalau begitu mari kita “bercinta” bersama. Tak akan
menakutkan kalau kita melakukannya bersama.”
“......Y-Ya? B-Begitukah.......?”
Diskusi mereka kelihatannya sudah selesai! Tolong jangan
cemari Asia dengan diskusi semacam ituuuuuuuuuuu!
Xenovia kemudian melihatku.
“Mari kita lakukan. Aku juga akan berlatih membuat bayi
disini.”
“Tunggu dulu! Maksudmu tiba tiba di tempat seperti
ini........! Meski aku faktanya terus mengagumi atmosfir dan lokasi dari gudang
penyimpanan untuk melakukannya sih.”
Mengabaikanku yang tengah panik, Xenovia mulai melepas
pakaiannya.
PURUN.
Itu penampilan oppai besar Xenovia yang tertahan oleh bra!
MIMISAN!
Hidungku mulai menyemburkan darah oleh cara telanjangnya
yang menakjubkan! Memang tak sebesar Buchou atau Akeno-san, tapi oppai Xenovia
lumayan besar! Aku bahkan tak punya waktu untuk membuat komentar seperti itu
karena Xenovia mulai melepas kait di bra-nya.
PURU!
Karena benda yang menahannya sudah tidak ada lagi, payudara
mengagumkannya muncul di hadapan matakuuuuuuuuuu! Kenapa gadis gadis di
sekelilingku begitu agresif dan memiliki cara menelanjangi diri yang
menakjubkan!? Namun putingnya nampak pink dan indah seperti biasanya!
“Ini payudara yang belum disentuh oleh siapapun selain Ise.
Apa kamu masih ingat bagaimana rasanya?”
Ya! Aku menyimpan itu baik baik dalam memoriku! Aku tak
meremasnya dengan tanganku, tapi mereka benar benar empuk! Ia adalah pendekar
pedang yang memiliki tubuh kaku dan kupikir itu juga berlaku untuk oppainya,
namun aku salah besar! Kulitnya sangat indah dan licin! Sensasinya terasa
seperti marshmallow[1]!
Insiden di ruang ganti kolam renang! Waktu itu dia juga
datang padaku sambil berkata “Mari membuat bayi!” Apa gadis ini menyukai ruang
penyimpanan dan semacamnya!? Bukankah seharusnya kamar tidur!? Bukan, dalam banyak
hal ini justru menggairahkan bagiku! Tapi ini tetap saja tak normal!
“Kamu juga Asia.”
Xenovia bergerak ke arah Asia. Heeeeeeeei! Apa yang kamu
lakukan dengan memegang seragam olahraga Asia dan mencoba untuk
menelanjanginya!?
“T-tapi......hatiku masih belum siap.......”
Xenovia melepas pakaian Asia saat Asia masih malu malu. Dan
kemudian Asia hanya mengenakan bra-nya! Aku menjadi emosional melihat bra
imutnya!
“Tak apa apa Asia. Kalau kamu gugup, haruskah aku lakukan
dengan Ise lebih dulu? Kamu akan paham cara melakukannya dengan melihat aku dan
Ise, dan kalian berdua akan siap dan mampu melakukannya sendiri.”
“Eh!.....U-Umm.......”
“Fufufu, bercanda kok. Aku tahu kamu tak mau didahului oleh
orang yang datang setelah kamu.”
“M-maksudku bukan seperti itu..........”
“Hari ini adalah kesempatan. Buchou dan Akeno-fukubuchou tak
ada disini. Sekarang mungkin satu satunya waktu dimana kita punya kesempatan
untuk “bercinta” dengan Ise.”
“--!”
Asia menjadi terdiam oleh kalimat itu! Uuu. Bagiku, diskusi
ini menuju ke arah yang salah, jadi aku tak bisa mengikutinya sama sekali.
Selain itu tatapan mataku sudah tercuri oleh payudara telanjang Xenovia.
LEPAS!
Tangan Xenovia bergerak perlahan dan dia melepas kait pada
bra Asiaaaaaaaaaaaaa!
“—AH.”
Asia menyembunyikan dada tereksposnya dengan wajah sangat
merah! Ya! Gadis normal akan bertindak seperti itu! Xenovia-san! Sikapmu
terlalu blak blakan! Bukan, sebenarnya aku sangat berterima kasih padamu!
Terima kasih banyak!
Xenovia kemudian mengambil tanganku........dan kemudian
menekan tubuhku dengan bang!
“Owaa!”
Aku didorong ke bawah. Di dalam debu yang beterbangan, aku
menyadari kalau aku sedang didorong ke bawah ke kasur yang digunakan untuk
olahraga!
GAPA!
Sesuatu menutupiku! Guncang-guncang! Oppai yang berguncang
di hadapan mataku! Xenovia berada di atasku! Xenovia mengambil tangan kiriku
dan meletakkannya di payudaranya!
MIMISAN!
Hidungku tak tahu kapan harus berhenti menumpahkan darah!
Kelembutan mematikan terasa jelas dari tanganku! Kelima
jemariku terkubur di dalamnya! Puting runcingnya menyentuh tepat di telapak
tanganku, dan itu memberiku kegairahan luar biasa! Hei hei hei hei! Aku akan
mencapai Balance Breaker sekali lagiiiiiiiiiiiiii!
“Ise-san........aku tak ingin kalah dari
Buchou-san..........”
Asia yang duduk di sebelahku mengambil tangan kananku dan
meletakkannya di payudaranya.......
SENTUH!
Memang tak sebesar Xenovia, tapi aku bisa dengan jelas
merasakan oppai Asia dengan kelima jariku!
Asiaaaaaaaaaaa! Aku senang kamu sudah tumbuh dewasa seperti
ini! Bukan, bukan itu maksudku!
“.............Nn............”
Suara manis datang dari mulut Xenovia. Otakku entah kenapa
terbius oleh itu!
“Seperti dugaanku, memang berbeda saat kamu menyentuhnya
sendiri dan saat disentuh oleh laki laki. Sekarang Ise. Baik Asia dan aku sudah
siap. Kamu sekarang bisa mulai meremasnya.”
Xenovia mengatakan itu, tapi Asia adalah seseorang yang
harus kulindungi! Namun insting lelakilah yang membuatku meremas oppai Asia
tanpa bisa kusadari! Apa boleh buat kalau kamu harus meremas saat kamu adalah
lelaki! Kalau ada oppai, maka remaslah!
Kemudian Buchou masuk dalam pikiranku! Buchoooooooooou! Aku
juga ingin melakukan ini dengan Buchou, namun kalau dia menyambutku dalam
situasi seperti ini.......maka aku..........aku........
BUKA PINTU!
Pintu yang tiba tiba dibuka.
“.......Aku datang kesini karena tak ada dari kalian yang
keluar dan.........A-A-A-A-Apa yang sedang terjadi disini!?”
Seorang yang masuk kemari adalah Irina! Sial! Dua wanita
setengah telanjang dan seorang laki laki! Situasi dimana aku takkan bisa
membuat alasan! Ini Irina yang kita bicarakan jadi dia akan mengatakan sesuatu
yang sangat Kristen seperti “Menjijikkan!”.......
“Lakukan di r-ranjang! Tempat ini kotor dan tidak bagus!”
Hal yang dia sebut kotor adalah hal yang sama sekali
berbeda.
Bagian 2
Hari yang sama sepulang sekolah. Saat ini waktu kegiatan
klub.
Aku ingin melakukan sesuatu dengan wajah menyeringaiku ini,
namun karena itu terjadi di pagi hari, aku terus mengingat sensasi payudara
Asia dan Xenovia sepanjang hari. Asia dan Xenovia tengah bermain Othello. Aku
tak bisa mengajak mereka bicara sama sekali sepanjang hari. Itu karena aku
masih memiliki sensasi payudara mereka di tanganku! Tak mungkin aku bisa
berfokus pada kehidupan sekolahku! Aku terus memikirkan oppai sepanjang jam
pelajaran! Oppai Xenovia sungguh hebat. Namun miliknya Asia juga........tidak
tidak! Aku menggeleng kepalaku untuk menyingkirkan pikiran jahat! Asia adalah
eksistensi penting! Aku tak seharusnya memiliki perasaan mesum terhadap dia!
Ta-Tapi aku memang berpikir kalau tubuhnya sudah lebih dewasa.......kalau terus
begini, maka oppai Asia mungkin akan tumbuh sebesar oppai Buchou atau Akeno-san?
Aku pernah dengar sebelumnya. Kalau Iblis bisa memakai kekuatan Iblis untuk
mengubah penampilan mereka sampai derajat tertentu. Apa Asia membuat tubuhnya
tumbuh tanpa menyadari......? Bukan, bukan, ini hanya imajinasiku.........tapi
itu akan sangat manis.......
“........Wajah mesum.”
SQUEEZE
Koneko-chan mencubit pipiku.
“Ovch (Ouch), itu chakit (sakit) Koneko-chan........”
Rasanya belakangan ini Koneko-chan menjadi tegas seperti
Buchou......tidak, pada dasarnya dia hanya menunjuk sikap mesumku, namun dia
juga menjadi tak nyaman saat aku akrab dengan anggota wanita klub yang lain.
Apa itu hanya imajinasiku katamu? Kupikir mungkin begitu.......
“Sepertinya semua orang sudah berkumpul.”
Setelah mengkonfirmasi kalau semua orang berada disini,
Buchou mengeluarkan sesuatu yang nampak seperti video.
“Ini rekaman video yang berisi pertandingan para Iblis muda.
Pertandingan kita melawan kelompok Sitri juga ada di dalamnya.”
Rekaman dari pertandingan. Ya, sudah ditentukan kalau kami
akan menonton rekaman dari pertandingan hari ini. Jadi monitor besar sudah
disiapkan. Sensei kemudian mengatakannya sambil berdiri di depan monitor.
“Bukan hanya kalian, namun para Iblis muda lain juga
mengikuti Game. Keluarga dari Great-King Bael dan keluarga Maou Asmodeus Glasya
Labolas, keluarga dari Arch-Duke Agares, dan keluarga Maou Beelzebub Astaroth.
Tiap tiap dari mereka bertanding setelah kalian. Ini adalah rekaman dari semua
pertandingan itu. ini video para pesaing kalian jadi tontonlah dengan teliti.”
[YA!]
Semua orang mengangguk dengan serius oleh ucapan Sensei.
Hal itu membuatku cemas. Pertandingan macam apa yang dialami
orang orang selain kami? Mereka semua Iblis yang sebaya dengan kami kan? Aku
jadi cemas, aku ingin tahu bagaimana mereka bertanding.
Semua orang juga merasakan hal yang sama dan semua mata
mereka diarahkan pada monitor. Koneko-chan yang duduk di pangkuanku juga
berfokus ke arahnya.
“Pertama, adalah pertandingan diantara
Sairaorg.......keluarga Bael melawan keluarga Glasya Labolas.”
Pertandingan antara Sairaorg-san dan si Yankee! Video
dimulai dan beberapa jam telah berlalu. Rasa senang menonton pertandingan dari
mereka selain kami lenyap segera setelah kami menontonnya. Wajah dari setiap
anggota berubah serius dan mata mereka juga nampak serius. Yang kami saksikan
adalah “kekuatan” yang sangat luar biasa.
Pertandingan satu lawan satu antara Sairaorg-san vs si
Yankee. Si Yankee terpukul mundur satu sisi. Pertarungan diantara para budak
mereka hampir selesai. Kedua pihak memiliki budak budak kuat, dan selesai dalam
klimaks. Namun masalahnya adalah pertandingan diantara kedua [Raja].
Si Yankee, Zefardoll yang kehilangan semua bidak[2]nya
memprovokasi Sairaorg-san. Dia memintanya bertarung satu lawan satu.
Sairaorg-san menerimanya tanpa ragu ragu. Semua tipe serangan yang diciptakan
oleh si Yankee dipukul balik oleh Sairaorg-san. Biarpun kena, Sairaorg-san
terus bertarung seolah tak ada apapun terjadi. Setelah menyadari kalau
serangannya tak bekerja, si Yankee mulai nampak tak sabaran dan kehilangan
ketenangannya. Dan kemudian tinju Sairaorg-san diluncurkan!
Sejumlah besar teknik pertahanan dihancurkan dengan sangat
mudah seperti lembaran kertas, dan tinju Sairaorg-san menghantam dalam dalam ke
perut si Yankee. Aku bahkan tahu dari monitor kalau satu pukulannya itu berisi
kekuatan sangat besar yang bahkan membuat sekelilingnya berguncang. Si Yankee
jatuh di tempatnya, dan pingsan dalam kesakitan sambil memegangi
perutnya.—Sairaorg-san hanya memakai tinju dan tendangannya! Namun kekuatan
serangannya berada pada level yang sangat berbeda. Saat si Yankee mengelak
darinya, serangan Sairaorg-san menembus bangunan dan menghancurkan seluruh bangunan
itu, dan sekelilingnya hancur berantakan. Hal semacam itu.......sudah jelas
kalau kalian akan menerima kerusakan fatal kalau sampai kena meski hanya satu
pukulan!
“.........Seorang yang disebut sebagai si anak nakal.
Pewaris baru dari Glasya Labolas yang dibenci bahkan tak bisa melawannya sama
sekali. Dia adalah orang sekaliber sangat tinggi, pria Sairaorg Bael itu.”
Kiba juga menyipitkan matanya pada yang dia baru lihat.
Ekspresinya juga serius. Dia adalah as kelompok kami. Pasti ada banyak hal di dalam
pikirannya saat ini. Kecepatan Sairaorg-san juga tidak main main. Aku bahkan
tak bisa melihat apa apa saat dia bergerak, dan Kiba bahkan tercengang oleh
kecepatannya. Bisakah Kiba mengikuti kecepatannya hanya dari video?
Dia memiliki kekuatan sebesar ini meski tak ada apa apa di
tangannya.........Gasper mulai gemetar dan bergelayut di tanganku. Jangan takut
Gasper.......
“Rias dan Sairaorg. Kalian berdua memiliki terlalu banyak
pertandingan satu lawan satu saat kalian adalah [Raja]. Pada dasarnya [Raja]
hanya perlu memerintahkan “bidak” mereka untuk maju dimana [Raja] tidak perlu
bergerak. Kalian tahu kalau Game akan berakhir kalau [Raja] sampai dijatuhkan
kan? Mungkin orang orang yang memiliki darah Bael adalah tipe yang berdarah
panas.”
Sensei mengatakannya sambil mendesah. Buchou membuat
wajahnya merah karena rasa malu. M-Memang, Buchou adalah tipe yang suka
bergerak maju........
“Ngomong ngomong, berapa kuatkah si Iblis Yankee itu?”
Buchou kemudian menjawab pertanyaanku.
“Kalau kita tak membatasinya pada enam keluarga saat ini,
maka dia tidaklah lemah. Namun karena mantan pewaris mereka meninggal dalam
kecelakaan, dialah yang ikut serta sebagai perwakilan pengganti.......”
Akeno-san melanjutkan.
“Dalam peringkat yang dibuat oleh Komite Penggemar Game,
Bael peringkat pertama, Agares peringkat kedua, Gremory peringkat ketiga,
Astaroth peringkat keempat, Sitri peringkat kelima, dan Glasya Labolas
peringkat keenam. Itu membandingkan peringkat rata rata dari kekuatan mereka,
dengan menyertakan Raja dan para budak mereka. Meski tiap tiap dari mereka
mengubah hasil yang ada setelah pertandingan.”
“Namun hanya Sairaorg Bael ini yang unggul........maksudnya
begitu kan, Buchou.”
Buchou mengangguk oleh ucapanku.
“Ya. Dia adalah monster. Dikatakan kalau “Mungkin dia akan
terus melesat dalam waktu singkat saat dia ikut serta dalam Game official.”.
Dengan kata lain anggap saja kalau popularitas kita akan meningkat kalau kita
bisa mengalahkannya.”
Begitu. Dia dianggap sebagai peringkat terkuat, jadi
popularitas kita memang akan meningkat kalau bisa mengalahkan orang sekaliber
itu.......
“Apa dia lebih kuat dari Raiser?”
Aku bertanya pada Buchou dengan kikuk. Raiser memang abadi,
namun bukan berarti tak bisa dikalahkan. Namun tidak salah untuk menganggapnya
lawan yang kuat.
“Aku takkan tahu kecuali mereka berdua saling bertarung,
namun dari pandanganku pribadi, aku merasa kalau Sairaorg yang lebih kuat.”
Uheeeeeeee! Sampai seperti itu!? Ada seseorang yang sekuat
itu bahkan sebelum berpartisipasi dalam Game official!?
“Oke, akan kutunjukkan grafiknya pada kalian. Ini juga
disebarkan ke tiap tiap golongan.”
Sensei mengaktifkan tekniknya, dan pandangan holografik
tentang sebuah grafik muncul di udara. Pada grafik terdapat wajah Buchou,
Kaichou, Sairaorg-san, dan tiga Iblis muda yang lain. Dibawahnya, sesuatu yang
nampak seperti parameter bergerak dan menjadi semakin panjang ke atas. Itu
tertulis dalam bahasa Jepang. Grafik itu menunjukkan kategori Kekuatan, Teknik,
Support, dan Wizard. Jadi ini tipe yang diberikan sepanjang Game. Yang lainnya,
kategori “Raja” juga muncul. Mungkin itu adalah kualitas sebagai [Raja].
Buchou, Kaichou, dan Onee-san dari keluarga Agares sangat tinggi. Pada poin
saat ini, Kaichou lebih tinggi dari Buchou. Sairaorg-san di sisi lain memiliki
posisi tertinggi. Si Yankee di posisi terendah.
Pada parameter Buchou di kategori Wizard, kekuatan Iblis,
meningkat paling besar dan kategori kekuatan juga meningkat cukup tinggi.
Kategori lain dari Teknik dan Support sedikit di atas poin tengah, dan
terposisi di level rata rata.
Dan Sairaorg-san........dari semua Iblis muda, dia memiliki
kategori Support dan Wizard terendah. Namun masalahnya terletak pada
Kekuatannya. Grafik meningkat pesat dan terus naik semakin tinggi sampai
mencapai langit langit! Sungguh peningkatan abnormal! Itu terlalu ekstrim,
namun seperti itulah betapa luar biasanya kekuatan yang dia miliki! Dari kelima
Iblis muda, tidak termasuk Sairaorg-san, Zefardoll memiliki yang tertinggi namun
Sairaorg-san memiliki kekuatan beberapa kali lipat melebihi dirinya.
“Sairaorg bahkan tak bertarung dengan serius sepanjang
pertarungan satu lawan satu dengan Zefardoll.”
Sensei mengatakan itu. Dia tak bertarung dengan
serius.......bahkan hanya dengan melihat kekuatannya, bukankah itu lebih tinggi
dari kekuatanku pada kondisi Balance Breaker? Apakah mungkin mencapai kekuatan
sebesar itu bahkan tanpa bantuan dari Naga Legendaris!?
“Jadi orang ini, Sairaorg-san, pasti juga adalah orang
jenius.”
Tak peduli bagaimana kalian melihatnya, dia sangat handal
dalam pertarungan tangan kosong. Namun Sensei menggeleng kepalanya ke sisi
seolah menolak opiniku.
“Tidak, Sairaorg adalah Iblis murni pertama dari keluarga
Bael yang tak memiliki bakat apa apa. Dia juga tak mewarisi salah satu ciri
yang diwariskan dari keluarga Bael, yakni [Power of Destruction]. Orang orang
yang mewarisi [Power of Destruction] justru adalah sepupunya, yakni Gremory
bersaudara.”
-!
Hal semacam itu terjadi.......Ibu Buchou berasal dari keluarga
Bael. Jadi [Power of Destruction] diwariskan kepada Buchou dan Sirzechs-sama,
dan kekuatan itu justru tak diwariskan pada darah murni yakni Sairaorg-san!
Sungguh ironis!
“Namun dia yang terkuat diantara para Iblis muda kan?”
“Dengan melakukan sesuatu yang normalnya Iblis murni yang
mewarisi kemampuan unik dari klan mereka takkan lakukan, dia berhasil melampaui
para jenius.”
“Normalnya tak akan lakukan?”
Sensei mengatakannya dengan wajah serius padaku.
“-Yakni latihan yang amat sangat keras. Sairaorg adalah
Iblis murni langka yang memperoleh kekuatan dengan melakukan latihan dalam
jumlah abnormal. Dia hanya memiliki tubuhnya sendiri. Jadi dia melatihnya
sampai ekstrim.”
Yang Azazel katakan padaku adalah sesuatu yang
mencengangkan. Itu karena aku berpikir kalau Iblis Kelas Tinggi dan Iblis murni
adalah sekelompok orang dengan bakat segunung. Buchou diberkahi oleh bakat.
Namun Sairaorg-san tidak. Buchou yang menatap pertandingan Sairaorg-san
memasang wajah rumit. Sensei melanjutkan seolah sedang menceritakan dongeng
pada kami.
“Dia terus diecehkan dan terus menerus dilecehkan sejak dia
terlahir dan terus dikalahkan. Diantara para Iblis Kelas Tinggi dan Iblis murni
yang diberkahi oleh lingkungan brilian, dia adalah satu satunya yang berjalan
di atas jalur berlumpur dan penuh darah.”
Jadi begitu rupanya. Karena itu aku merasakan tekanan dan
kepercayaan diri berbeda datang darinya yang berbeda dari Buchou dan Kaichou.
“Orang tanpa bakat untuk menjadi dipilih sebagai pewaris
selanjutnya. Apa kalian tahu sekeras apa usaha yang dia lakukan? Dialah orang
itu karena dia memahami perbedaan besar dari penghinaan oleh kekalahan dan
kebahagiaan dari kemenangan. Yah, dalam kasus Sairaorg kekuatannya juga datang
dari sesuatu yang merupakan rahasia.”
Video pertandingan berakhir. Itu adalah kemenangan
Sairaorg-san........kemenangan Bael. Pada akhirnya, si Yankee dari Glasya
Labolas menyembunyikan dirinya dibalik bayangan, dan pertandingan berakhir
ketika dia menyatakan kekalahannya sambil ketakutan atau semacamnya. Si Yankee
menjadi ketakutan dan jatuh sambil menangis. Sairaorg-san meninggalkan
tempatnya sambil tak meresponnya sama sekali.
“Si Yankee itu menyedihkan!”. Tidak, aku bahkan tak bisa
mengatakan itu. Bahkan kami tertekan oleh perasaan kekuatan luar biasa dari
layar monitor. Aku merasakan sesuatu yang kuat darinya yang membawanya dalam
kemenangan. Ekspresi Sairaorg-san sama sekali tak bergeming pada apapun dan
hanya terus berjalan lurus pada jalannya. Video selesai, dan Sensei kemudian
mengatakannya di ruangan yang menjadi sunyi.
“Akan kuberitahu kalian sebelumnya, namun setelah
pertandingan dengan Diodora, lawan kalian berikutnya adalah Sairaorg.”
“--! Apa anda serius!?”
Aku bertanya padanya sambil terkejut, dan Sensei hanya
mengangguk. Buchou juga dengan ragu bertanya pada Sensei.
“Apa itu tidak terlalu awal? Kupikir kita akan menghadapi
Glasya Labolas sebelum dia?”
“Dia sudah tak bisa apa apa sekarang.”
Buchou dan yang lainnya memasang ekspresi terkejut oleh
ucapan Sensei.
“Zefardoll dihancurkan dalam pertandingan melawan Sairaorg.
Jiwanya terukir dengan rasa takut dalam pertandingannya melawan Sairaorg. Dia
takkan bisa bertarung sekarang. Sairaorg sudah menghancurkan jiwanya.
Pikirannya. Karena itu sisa pertandingan akan dilakukan oleh para peserta yang
tersisa. Keluarga Glasya Labolas berakhir disini untuk pertandingan diantara
Iblis muda.”
--! Dalam mataku, Zefardoll yang masih bergetar ketakutan
bahkan setelah pertandingan muncul. Kalau sudah begini, si Yankee itu
sudah......
Menghancurkan pikiran mereka.......begitu. Jadi itukah
maksud Buchou bahwa dia jauh lebih kuat dari Raiser. Biarpun dia adalah Phoenix
yang abadi, dia takkan bisa bangkit kembali kalau pikirannya dihancurkan.
“Kalian juga harus hati hati. Dia akan datang pada kalian
dengan semangat tinggi sambil menghancurkan semangat bertarung dari lawannya.
Dia sangat serius untuk menjadi Maou. Bahkan tak ada sedikitpun keraguan atau
kehendak untuk menyerah terdapat pada dirinya.”
Peringatan Sensei sungguh kena telak kedalam diriku. Ya,
kami pokoknya tak boleh sampai lengah! Apalagi aku sudah mencapai Balance
Breaker! Aku akan bekerjasama dengan semua orang dan mengalahkan Sairaorg-san!
Buchou kemudian mengatakannya sambil menghela nafas panjang.
“Pertama, kita harus fokus pada pertandingan berikutnya.
Kita juga akan menonton video Astaroth yang akan jadi lawan kita
berikutnya.—Kudengar kalau mereka mengalahkan lawan mereka, pewaris selanjutnya
dari Arch-Duke, Seekvaira Agares.”
“Arch-Duke kalah!?”
Jadi onee-san dengan kacamata yang melawan si Yankee itu
kalah. Budak budaknya padahal nampak kuat.......pria itu Diodora yang sudah
mengalahkannya, kekuatan macam apa yang dia punya......
“Sona yang membuat kita kelimpungan menerima tanda bintang
emas, dan seperti yang Akeno katakan tadi kalau Astaroth yang mengalahkan
peringkat kedua Agares menerima tanda bintang besar. Itu memang disesalkan,
namun itu adalah peringkat yang diberikan sebelum pertandingan dimulai dan
semua itu tak lebih dari prediksi. Jadi tak ada siapapun yang bisa menebak apa
yang akan terjadi saat pertandingan sudah dimulai. Itulah Rating Game.”
Buchou mengatakan itu. Jadi orang orang selain kami juga
kerepotan. Aku memikirkannya sepanjang musim panas, tapi kami tak akan tahu apa
yang terjadi sepanjang Game.
“Namun aku tak pernah menduga kalau Agares akan kalah.”
Buchou mengatakan itu sambil mencoba memainkan video
berikutnya. Dan kemudian itu terjadi.
FLASH!
Di sudut ruangan, sebuah lingkaran sihir transportasi untuk
satu orang muncul! Eh! Apa yang terjadi!? Apa seseorang datang? Itu simbol yang
tak kukenal!
“-Astaroth!”
Akeno-san mengatakan itu. Dan setelah sebuah kilatan,
seorang yang muncul di sudut ruangan adalah pria berwajah lemah lembut dengan
senyum menyegarkan. Dan hal pertama yang dia katakan adalah..........
“Bagaimana kabar kalian? Ini aku, Diodora Astaroth. Aku
datang untuk menemui Asia.”
Orang orang yang duduk disekitar meja adalah Buchou, Diodora, dan Azazel-sensei yang duduk disana sebagai Pembina.
Setelah menuangkan teh hijau untuk Diodora, Akeno-san duduk
di samping Buchou. Kami, para budak yang lain, tengah melihat mereka dari sudut
ruangan. Ini agak mengingatkanku dengan insiden Raiser. Saat itu juga seperti
ini. Yakni perbedaan antara Iblis Kelas Tinggi dan Iblis Kelas Rendah. Yang
berbeda dengan insiden Raiser adalah kali ini bukan tentang Buchou tapi
mengenai Asia. Asia yang duduk di sampingku memasang ekspresi tak nyaman. Aku
memegang Asia yang gugup dan dia juga menggenggam erat tanganku. Kegugupannya
bahkan mencapaiku.
Buchou tahu apa yang dia lakukan. Dan Asia........Tak peduli
apapun yang terjadi, aku akan melindungimu jadi jangan cemas.
-Aku bahkan akan berubah menjadi Balance Breaker untuk bisa
menolaknya.
.......Meski kalau aku sampai melakukan itu pada Iblis Kelas
Tinggi, maka akan menimbulkan masalah. Aku sudah merusak pertunangan Buchou
dengan melakukan itu sekali. –aku bahkan bisa melakukannya lagi!
Diodora yang bahkan tak tahu kalau aku punya keyakinan
mengatakannya pada Buchou sembari memasang senyum lembut.
“Rias-san, akan kukatakan terus terang saja. Aku ingin
melakukan “pertukaran” [Peluncur].”
[Pertukaran].—Sistem Rating Game dimana sang [Raja] bisa
menukar budak yang merupakan [Bidak] mereka. Kudengar hal itu bisa dilakukan
diantara tipe bidak yang sama menurut Ravel.
Kalau itu [Peluncur].......berarti antara Asia atau Gasper!
“Iyan! Apa dia membicarakan soal aku!?”
Gasper mencoba melindungi tubuhnya sendiri, tapi aku menepuk
kepalanya.
“Tentu saja tidak.”
Orang ini memang jadi lebih kuat. Sampai baru baru ini dia
akan berteriak “Heeeeee! A-Apa dia membicarakan soal akuuuu!?” dan mungkin
menyembunyikan dirinya ke dalam kotak. Jadi ada hasil dari latihan di Dunia
Bawah bahkan bagi Gasper. Selain itu latihannya dalam melawan bawang putih juga
tengah dalam proses. Kadang kadang dia berbau seperti bawang putih, dan
sekarang sudah seperti aroma sehari harinya.
.......Tapi pasti [Peluncur] yang Diodora inginkan adalah
Asia. Momen Asia mendengarnya berkata [Peluncur], dia menggenggam tanganku erat
erat.—seolah dia berkata “Aku tidak mau”.
“Budak yang aku inginkan dari Rias-san
adalah.........[Peluncur] Rias Argento.”
Diodora mengatakan itu tanpa keraguan dan memandang Asia.
Senyumnya nampak menyegarkan.
Sial! Seperti dugaanku, dia mengincar Asia! Bukan hanya itu!
Bukankah kejam kalau dia mencoba mendapatkan Asia melalui pertukaran!? Asia-lah
yang sudah dia lamar!
“Dan seorang yang ingin aku tukar adalah...........”
Diodora mencoba mengeluarkan katalog yang mungkin berisi
para budaknya, namun Buchou mengatakannya tanpa jeda.
“Kupikir begitu. Tapi maafkan aku. Kupikir aku harus
mengatakannya sebelum kamu menunjukkan katalog berisi para budakmu, jadi biar
kukatakan lebih dulu. Aku tak punya niat melakukan pertukaran. Bukan karena
[Peluncur]mu tak sebanding dengan [Peluncur]ku, tapi aku hanya tak ingin
kehilangan Asia.—Dia adalah budak Iblisku yang berharga.”
Buchou mengatakannya tanpa keraguan!
Uooooooooooo! Buchooooooooooooou! Aku menjadi emosional!
Alasan dia tak melihat katalog itu adalah karena dia tak ingin menunjukkan pada
kami kalau dia akan membanding bandingkan kami!
“Apa karena kemampuannya? Atau karena dia memiliki pesona
secara individual?”
Namun Diodora bertanya dengan normal. S-Si brengsek ini!
Buchou sudah bilang tidak, jadi menyerah dan pergi sana! Buchou kemudian
memberikan jawaban terbaik padanya.
“Dua duanya. Aku sudah menganggapnya seperti adik perempuanku
sendiri.”
“-Buchou-san.”
Asia meletakkan tangannya di mulutnya, dan mata hijaunya
berair. Kupikir dia pasti merasa senang karena Buchou menganggapnya seperti
adik perempuannya sendiri.
“Kami tinggal bersama. Kami memiliki hubungan dekat dan tak
ingin melepasnya bukankah itu alasan yang bagus? Kupikir itu alasan yang paling
tepat. Aku tak bisa memahami kamu yang ingin mendapat Asia dariku dengan metode
semacam itu, Diodora. Apa kamu paham makna dari lamaran?”
Buchou mengatakan itu dengan senyum berisi ketegangan. Dia
mengatakannya dengan cara terbaik yang dia bisa, namun semua orang bisa tahu
kalau dia sangat kesal!
Diodora masih tersenyum. Itu saja sudah membuatku jijik.
“-Aku paham. Aku akan kembali untuk hari ini, tapi aku tak
akan menyerah.”
Diodora bangkit dan berjalan ke arah kami.......ke arah
Asia. Dia berdiri di depan Asia yang memasang wajah bingung. Dia kemudian
berlutut dan mencoba mengambil tangan Asia.
“Asia. Aku mencintaimu. Tak apa apa, takdir takkan
mengkhianati kita. Biarpun semua di dunia ini menolak kita, aku akan melampaui
mereka semua apapun yang terjadi.”
Dia mengatakan sesuatu yang sama sekali tak kupahami dan
mencoba mengecup tangan Asia!
SNAP!
Sesuatu terasa menyentak dalam diriku!
GRAB!
Saat aku menyadarinya, aku menggenggam bahu Diodora dan
menghentikan ciumannya. Diodora lalu mengatakannya dengan senyum menyegarkan.
“Bisa tolong lepaskan aku? Aku merasa muak disentuh oleh
Naga kotor sepertimu.”
-S-Si brengsek ini! Dia mengatakannya sambil tersenyum! Jadi
itu wajah sejatimu! Aku hampir kehabisan kesabaran namun........
SLAP!
Tamparan Asia mengenai wajah Diodora. Asia memelukku dan
mengatakannya setengah berteriak.
“Tolong jangan katakan itu!”
......Aku tak pernah menduga Asia akan menamparnya. Tapi aku
merasa lega! Pipi Diodora menjadi merah karena tamparan itu. Namun, senyumnya
belum pudar. Dia masih bisa menjaga senyumnya, dan itu sangat menjijikkan
sampai membuatku mual......
“Begitu. Aku paham.—Bagaimana kalau begini saja. Dalam
pertandingan berikutnya, aku akan mengalahkan Hyodou Issei sang Sekiryuutei.
Lalu aku ingin kamu, Asia, untuk menjawab cintaku.....”
“Tak mungkin aku akan kalah denganmu!”
Aku akhirnya mengatakan itu dengan tegas. Bukan. Itu karena
dia memutuskan hal itu seenaknya sendiri!
Tapi ini tak apa apa. Mudah untuk dipahami. Aku hanya perlu
mengalahkannya. Orang sialan ini!
“Sekiryuutei.........Hyodou Issei. Dalam pertandingan
berikutnya, aku akan mengalahkanmu.”
“Diodora Astaroth. Akan kutunjukkan padamu kekuatan Naga
yang kau sebut kotor sampai ekstrim!”
Diodora dan aku saling tatap. Takkan kuserahkan Asia
padanya! kemudian, telepon sensei berdering. Setelah bercakap cakap sejenak,
sensei memberitahu kami.
“Rias. Diodora. Waktu yang tepat. Tanggal untuk Game sudah
ditentukan.—Lima hari lagi.”
Hari ini berakhir disitu, dan Diodora pulang. Jangan pernah
datang ke ruang klub ini lagi! Dengan keyakinan baru, aku merasa bersemangat
untuk Game berikutnya. Informasi resmi tentang Game yang datang dari Maou
mencapai kami beberapa hari kemudian.
Bagian 3
“Iblis Kelas Tinggi huh........”
Para Iblis bekerja di larut malam.
Aku telah menyelesaikan satu permintaan dan aku tengah
mengayuh sepedaku karena aku tengah di jalan pulang ke rumah. Berkat latihan di
Dunia Bawah, aku bisa berpindah memakai lingkaran sihir. Tapi pelanggan setiaku
berpikir kalau “Aku=naik sepeda”, jadi saat aku muncul dari lingkaran sihir,
mereka akan protes. Karena itu, aku kembali ke kebiasaan lama dengan mengayuh
sepeda. Biarpun aku bisa berpindah memakai lingkaran sihir, akhirnya percuma
juga. Tapi aku tak boleh mengkhianati harapan pelanggan setiaku. Dan kupikir
jumlah permintaanku akan meningkat kalau aku menjadi “Iblis bersepeda”. Aku
juga harus katakan kalau mengendara sepeda adalah latihan yang bagus.
.......Berlatih dengan keras telah menempa tubuhku lebih
kuat saat ini.......itulah yang kupikirkan selagi mengayuh. Ini soal Iblis
Kelas Tinggi. Aku mengalaminya di Dunia Bawah, bahwa Iblis bangsawan cenderung
memandang rendah Iblis lain dibawah mereka. Buchou dan orangtuanya tak
melakukan itu. Tapi seperti insiden dengan Raiser dan Diodora, pada dasarnya
Iblis Kelas Tinggi dari keluarga lama tak memiliki opini bagus terhadap Iblis
tereinkarnasi dan Iblis Kelas Rendah.
Itu tidak adil! Mudah berpikir seperti itu, tapi kalau
kupikir baik baik mereka adalah Iblis dengan sejarah panjang jadi mereka takkan
berpikir baik pada mereka yang muncul tiba tiba dan mengacaukan kekuasaan
mereka. Hal hal semacam itu dibenci oleh orang orang yang sudah ada sejak zaman
dulu sekali. Aku sama sekali tak memahami apa apa soal mereka. Aku adalah Iblis
tereinkarnasi dan Kelas Rendah. Jadi aku mati matian bekerja keras supaya aku
bisa diakui.
“Buha! Sport drink terasa enak sekali!”
Sepanjang jalan, aku beristirahat di depan mesin penjual
minuman. Tapi aku melangkah mundur oleh hawa kehadiran tiba tiba--! Siapa itu!?
Seorang yang muncul dari dalam kegelapan
adalah.........seorang pria berpakaian kasual.
“Lama tak jumpa, Sekiryuutei.”
“Bikou! Kenapa kau ada disini!?”
Ya, itu adalah Sun Wukong dengan senyum menyegarkannya! Kali
ini dia tak mengenakan armor China, dan dia berdandan seperti pemuda penuh
gaya. Maksudku, kenapa orang ini ada disini!?
“Yah, aku datang untuk menemani partnerku.”
Bikou melihat ke belakangnya.
-Jangan jangan itu........
Dan seorang yang muncul adalah.......
“Sudah dua bulan ya, Hyodou Issei.”
Vali muncul dengan mengenakan kaos putih!
“Vali!”
Aku memasang kesiagaan maksimum dan membuat posisi bertarung
di tempatku berdiri!
Sial! Kenapa orang orang ini ada disini!?
“Kudengar kau mencapai Balance Breaker sempurna? Itu
membuatku senang.”
Aku merasa tersentak oleh senyumannya. Dia sungguh suka
memandang rendah aku seperti biasanya.
“Yo, sang jenius Hakuryuukou. Apa kau mau melanjutkan urusan
kita yang sebelumnya?”
Aku mencoba mengaktifkan Boosted Gear, tapi dia hanya
tertawa.
“Kau cukup agresif hari ini, Hyodou Issei.”
“Bagiku, kau adalah rintangan terbesar untuk rencana masa
depanku.”
“Untuk menjadi Iblis Kelas Tinggi?—Biarpun kau tak
mencemaskan soal itu, kupikir kau akan menjadi Iblis Kelas Tinggi dalam waktu
beberapa tahun saja.”
Sampai dikritik oleh Hakuryuukou tentu membuat hal itu
terasa bisa diandalkan. Dalam kasusku, kupikir tak semudah itu jadi aku mati
matian mencapai posisi lebih tinggi lagi.
“Aku tak datang kemari untuk mengatakan itu hari ini.”
“Lantas kenapa kau datang kemari?”
“Kudengar kau akan mengikuti Rating Game? Dan lawanmu adalah
pewaris berikutnya dari keluarga Astaroth?”
Darimana dia dengar soal itu? tapi pria ini adalah boss dari
tim spesial para teroris. Dia mungkin punya banyak koneksi pribadi.....
“Memangnya kenapa?”
“Kau harus lebih hati hati.”
Sembari tak kehilangan posisi bertarungku, aku menanyai Vali
dengan ragu.
“......Apa maksudmu!?”
Tapi Vali hanya mengangkat bahunya.
“Kau melihat rekaman videonya kan? Pertandingan diantara
keluarga Astaroth dan Tuan Putri dari Arch-Duke.”
Seperti ucapan Vali, setelah Diodora kembali kami, kelompok
Gremory, menyaksikan rekaman pertandingan diantara Diodora dan onee-san dari
keluarga Agares.
Pertandingan itu diakhiri oleh kemenangan Diodora.......tapi
kekuatan Diodora sungguh luar biasa. Hanya dia yang menunjukkan kekuatan
abnormal sepanjang Game, dan dia mengalahkan onee-san Agares beserta semua
budaknya. Para budak Diodora hanya mendukungnya dari belakang, dan sang [Raja]
bertarung seorang diri dan menunjukkan kekuatan ikkitousen[3].
Diodora adalah tipe-wizard yang terspesialisasi dalam kekuatan Iblis. Dia menghabisi
Agares dengan menunjukkan kekuatan Iblis luar biasa yang bahkan melampaui
Buchou.
Dan kami semua merasa curiga setelah menyaksikan semua itu.
kami tak memperhatikan Game, tapi Diodora sendiri. Itu karena dia tiba tiba
menjadi kuat secara aneh. Sebelum itu, onee-san dari Agares nampak lebih
unggul. Apa dia menyembunyikan kekuatannya sampai saat terakhir? Sensei
menonton pertandingan itu secara langsung, dan dia juga merasa ragu. Karena
perbedaan kekuatan Diodora dibandingkan data yang disajikan sebelum
pertandingan terlalu aneh. Buchou juga memiliki opini sama. “Diodora bukan
Iblis yang sekuat itu”. Kedua opini mereka sama. Diodora sudah cukup kuat
sebelum peningkatan kekuatan itu. Ia adalah Iblis Kelas Tinggi yang memiliki
kekuatan Iblis lebih rendah dari Buchou. Namun sepanjang pertandingan, Diodora
menunjukkan kekuatan yang membuat semua orang tercengang.
Semua orang merasa. “Bisakah kau menjadi sekuat itu dalam
waktu singkat?”. Namun pertandingan ini juga menjadi pertandingan antara [Raja]
di tengah tengahnya. Apa semua Iblis muda memiliki ide berbahaya bahwa awal dan
pertengahan Game difokuskan pada strategi dan akhir Game harus dilakukan dengan
pertarungan langsung?
Tiap tiap VIP dari semua golongan yang menyaksikan
pertandingan nampak sangat senang karena melihat pertandingan tipe
baru.......khususnya pertandingan diantara kedua [Raja] yang sangat panas.
“Yah, itu takkan mungkin mencapai telinga para Iblis Kelas
Tinggi kalau itu keluar dari mulutku. Tapi kupikir tak masalah selama kau
mengetahuinya.”
........Haruskah aku ucapkan terima kasih atau apa? Dan itu
terjadi saat pikiranku tengah campur aduk. Sebuah bayangan muncul. Vali dan
Bikou tak mengantisipasinya sehingga mereka juga melihat ke arah itu. Siapa
itu!?
Nuu.......
Seorang yang muncul dari kegelapan adalah.........”Putri
terlahir dari laki laki” berbadan kekar yang memiliki jumlah otot sangat banyak
dan mengenakan pakaian gothic lolita.......! Dan dia mengenakan telinga kucing
di kepalanya seperti biasa!
-Mil-tan!?
Pelanggan setiaku!? Apa dia kebetulan sedang lewat!? Tapi
sampai dia bisa datang tanpa disadari di depanku yang seorang Iblis, pasti ada
kekuatan misterius dibalik Mil-tan ini! Momen dia muncul, Vali melihatnya dua
kali. Dia mungkin tak percaya apa yang dia lihat.
“Nyo.”
Dia mengangkat tangannya dan menyapaku dan berjalan
melewatiku. Aku juga mengangkat tanganku dan menyapanya dengan senyum
terpaksa.......
“Menilai dari telinganya, apa dia Nekomata? Bahkan aku tak
merasakan kehadirannya sampai dia mendekat. Apa itu senjutsu?”
Vali bertanya pada Bikou dengan wajah serius. Bukan itu! aku
membuat komentar pada Vali di dalam kepalaku.
“Bukan, itu.........apa itu semacam tipe
Troll?.........Troll-kucing?”
Bikou juga memiringkan lehernya dan bingung bagaimana harus
menjawab. Aku juga bingung bagaimana harus menjawab, jadi jangan tanya aku!
Tapi karena kemunculan Mil-tan, ketegangan disini menghilang. Rasanya Vali juga
melunakkan hasrat bertarungnya. Kau sungguh hebat, Mil-tan!
“Yah, siapa peduli. Ayo kembali Bikou.”
Setelah hanya mengatakan itu, Vali mencoba kembali dengan
Bikou.
“Tunggu. Kau datang menemuiku hanya untuk memberitahu hal
itu?”
Vali tertawa kecil oleh pertanyaanku.
“Aku kebetulan lewat, jadi aku memutuskan memperingatkan
rival-dono masa depanku.”
“Sampai jumpa Sekiryuutei. Hei, Vali, mari pergi ke toko
ramen dalam rumor itu sepanjang jalan~”
Setelah mengatakan itu, Vali menghilang kedalam kegelapan
sambil membawa Bikou bersamanya. Astaga! Aku tak paham! Aku tak paham apa yang
terjadi! Bagaimana bisa dia muncul di depanku dengan senyum menyegarkan setelah
membuat masalah sebanyak itu? Dan dia muncul seolah baru berjalan jalan!
[Rivalmu sungguh aneh.]
Ddraig juga mengatakan itu. Benar! Aku juga berpikir begitu!
[Tapi, kau sendiri juga aneh.]
Itu tak sopan, hei!
[-Tapi aku cukup senang.]
Ada apa, begitu tiba tiba!?
[Rasanya kau yang paling banyak berbicara denganku dibanding
para pemilik sebelumnya. Kau adalah pemilik pertama yang membuatku nyaman saat
mengobrol.]
Itu karena aku bodoh dan aku harus menanyakan banyak hal,
kalau tidak akan ada banyak hal yang tak kuketahui!
[........Mungkin itu hal bagus. Kau tak memperlakukanku
sebagai alat, namun sebagai makhluk.]
......Kau adalah makhluk!? Aku justru kaget oleh informasi
itu! Ddraig, kau adalah Sekiryuutei kan? a-apa aku salah?
[Kukuku. Kau memang aneh.]
.......Hmm. Aku sama sekali tak memahami cara berpikir Naga
Langit.
Bagian 4
“Begitu. Jadi itu yang Vali katakan padamu.”
Saat aku kembali ke ruang klub setelah menyelesaikan
pekerjaanku, aku menceritakan pada Buchou apa yang sudah terjadi. Buchou
meletakkan tangannya di dagunya seolah sedang berpikir rumit.
“.......Kalau dia memasuki kota, maka seharusnya kita sudah
mengetahuinya.........tapi kita tak bisa menemukan mereka sama sekali. Teknik
untuk melenyapkan hawa kehadiran seseorang? Penerapan senjutsu tertentu? Atau
mereka memakai perisai ruang Kuroka?”
Buchou mengaktifkan lingkaran sihir kecil, dan sepertinya
dia sedang menghubungi seseorang.
“Aku akan laporkan ini pada Onii-sama dan Azazel buat jaga
jaga.”
Buchou kemudian membuat senyum kecil setelah selesai
melaporkan hal itu.
“Kita juga harus waspada dengan Diodora. Bukannya aku
percaya kata kata Vali, tapi kita memang harus waspada padanya. Sekarang,
bisakah kita pulang ke rumah?”
“Ya.”
Seperti itu, Buchou dan aku pulang ke rumah.
Aku mengayuh sepeda dan Buchou duduk di belakangku. Saat
Buchou melingkarkan lengannya disekitarku, itulah yang terbaik karena oppainya
tertekan ke punggungku! Semuanya pasti sedang beristirahat di rumah sekarang.
Para anggota selain Kiba dan Gasper tinggal di rumahku. Kudengar Kiba dan
Gasper tinggal bersama di mansion dekat rumahku. Gasper-kun sudah bisa
meninggalkan gedung sekolah lama sekarang[4].
Dia sungguh cepat tumbuh. Rumah Kiba terletak di dekat rumahku, jadi kalau
sesuatu terjadi dia bisa segera datang. Saat Buchou dan aku sampai, kami
langsung menuju ke kamarku. Saat kami membuka pintu.......
“Ara ara. Ise-kun, selamat datang.”
Orang yang berdiri disana adalah Akeno-san yang mengenakan
kostum erotis!
“A-Akeno-san! Kostum itu!”
Kostum karakter dari Game tertentu yang bagian terbukanya
banyak sekali! Miko[5]........itu
seperti kostum shaman dan memperlihatkan seluruh pahanya, dan juga hampir
seluruh payudaranya kelihatan dimana hanya menutupi bagian bagian penting.
Hebat! Erotis! Kamu nampak ecchi Akeno-san! Kalau kamu melompat sambil mengenakan
itu, oppaimu akan tumpah! Itu kostum yang tak memiliki cara untuk mengenakan
pakaian dalam, jadi aku yakin kalau dia tak mengenakan bra! Akeno-san kemudian
tersenyum padaku.
“Ufufu. Ingat yang kamu katakan padaku terakhir kali? Kalau
aku boleh mengenakannya, maka aku akan mengenakan ini untukmu..........apa kamu
tak menyukai ini?”
AH! Kami memang berdiskusi seperti itu sebelum pertandingan
melawan Sona-Kaichou di toko buku! Aku tak pernah menduga kalau Akeno-san akan
mengingatnya!
“T-Tidak! Itu yang terbaik!”
Aku memasang senyum cabul dan membuat balasan kebahagiaan.
Itu memang yang terbaik!
“Aku senang. Ufufu. Kita harus apa sekarang? Haruskah kita
adakan pesta observasi? Atau.......”
Akeno-san memberi tatapan erotis padaku sambil memeluk
payudaranya!
“Apa kamu ingin lakukan pesta pribadi di atas ranjang dengan
sentuh menyentuh denganku!?”
MIMISAN!
Darah mengucur dari hidungku oleh kata katanya yang
mengguncang pikiranku! Ya!
-Aku hendak mengatakan itu, tapi tubuhku membeku oleh hasrat
membunuh yang terasa di belakangku! Saat aku menoleh, itu adalah Buchou yang
memasang senyum berbahaya dan dia kemudian mengatakannya pada Akeno-san.
“........Akeno? Apa yang kamu lakukan?”
“Ara, Rias. Jadi kamu ada disini?”
Akeno-san mengatakan itu dengan sengaja. Akeno-san memang
memanggil Buchou “Rias” di rumah. Di sekolah dan saat kami sedang melakukan
pekerjaan, ia memanggilnya “Buchou”.
“Aku disini, karena ini adalah kamarku dan Ise, sudah jelas
aku ada disini.”
“Begitu. Kalau begitu tunggulah sebentar. Aku sedang ingin
memberi Ise-kun hiburan.—Kamu menghalangiku.”
Buchou membeku sembari tersenyum oleh kata kata Akeno-san,
dan dia mengatakannya dengan suara bergetar.
“.....Mengha.....langi......”
Uwaaaaaaaaaaaaaaah! Aura merah memancar dari tubuhnya! Ini
gawat! Pertandingan akan dimulai! Aku merasakan bahaya, namun beberapa gadis
muncul dari sudut kamar.—Itu Asia, Xenovia, dan Koneko-chan! Apa yang kalian
semua kenakan!?
Desainnya sedikit berbeda, tapi Asia dan Xenovia tengah
mengenakan kostum shaman yang mirip dengan Akeno-san! Berarti tentu saja tubuh
mereka banyak yang terekspos! Uwaah......Asia menunjukkan pahanya sebanyak itu!
dia punya kaki bagus, tapi Onii-san jadi merasa kacau! Nampak sangat bagus
karena kaki putih dan langsingnya.
“Ya. Ini mudah untuk bergerak. Tapi aku tak bisa mengenakan
pakaian dalamku, tapi cukup bagus karena jadinya lebih mudah untuk bergerak.”
Xenovia mengatakan sesuatu yang seorang prajurit akan
katakan! Apa, no bra!? Kamu juga tak mengenakan pakaian dalam!?
“T-Tapi kalau kita tak mengenakan bra, nanti.........bisa
kelihatan........”
Asia mengatakannya dengan malu sambil menyembunyikan dadanya.
Seperti ucapannya aku bisa melihat benda pink saat kulihat dengan
teliti.........tidak tidak! Tak peduli betapa indahnya benda pink Asia, aku tak
boleh melihat!
LANGKAH KAKI.
Selagi aku tengah kegirangan, seorang yang mendekatiku
adalah Koneko-chan yang mengenakan kostum cosplay hewan! Dibandingkan gadis
gadis lain dia hampir tak mengekspos tubuhnya, tapi telinga dan ekor kucingnya
nampak sangat indah!
“........Apa aku terlihat bagus? Nyan.”
Pose barusan saat dia mengatakan “nyan” membawa dampak luar
biasa padaku! Imut! Loli-loli Koneko-sama ini terlalu imut! Para gadis tengah
bercosplayyyyyy! Mimpi luar biasa macam apa ini!?
“........Aku juga akan mengenakannya!”
Buchou dengan mata berair tak mau kalah begitu saja, jadi
dia pergi ke sudut ruangan untuk melihat lihat tumpukan kostum cosplay.
“T-Tapi kenapa bisa jadi begini?”
Tentang turnamen cosplay tiba tiba ini. Jadi aku bertanya
pada Akeno-san.
“Soalnya saat aku memberitahu mereka semua kalau aku ingin
menepati janjiku denganmu, mereka bilang mereka juga mau mengenakannya. Jadi
beginilah hasilnya.”
Begitu. Mereka semua pasti mengenakannya karena penasaran.
Tapi semua orang punya bentuk tubuh yang bagus jadi cosplay mereka nampak
hebat! Hmmm, mungkin aku harus merekam mereka dengan kamera video. Bisakah aku
menggunakannya sebagai “Generator tenaga pribadiku”[6]!?
BUKA!
Seorang yang keluar dari ruang ganti adalah Buchou, yang
mengenakan kostum Iblis erotiiiiiiiiiiiis! Dia mengepakkan sayap Iblis aslinya
dengan gaya menggoda!
“Sekarang, Ise. Aku terlihat lebih bagus, kan? Aku tahu
kostum seperti apa yang Ise sukai.”
Buchou membuat pose dengan seksi! Oppainya berguncang!
“Ya! Kamu terlihat bagus dengan itu!”
Tapi Buchou sungguh memiliki rasa persaingan kuat dengan
Akeno-san.
“.....................”
Akeno-san berjalan ke ruang ganti setelah melihat itu! saat
dia keluar dengan cepat, saat ini dia mengenakan kostum yang pada dasarnya
hanya seutas tali!
MIMISAN!
Mimisanku tak mau berhenti! Dia sama saja telanjang!
P-Putingnya bisa kelihatan kalau dia bergerak sedikit!
“Ise-kun, kostum yang lebih banyak mengekspos itu yang
terbaik, kan?”
Hebat..........di hadapan mataku sesuatu yang sulit
dipercaya tengah berlangsung!
“Ise-kun. Angkat tanganmu ke atas dan acungkan jarimu ke
atas juga.”
Hah? Seperti yang Akeno-san minta, aku mengacungkan jari
telunjukku ke atas. Kemudian Akeno-san menggenggam tanganku dan membuatnya
melaju ke payudaranya......ZOOM! Munyuuuuuuu!
Jari telunjukku terhisap ke dalam payudara Akeno-san!
MIMISAN!
Mimisanku semakin mengalir deras!
Kelembutan sukar dipercaya yang melampaui marshmallow bisa
terasa di jari telunjukkuuuuuuuu!
“Aaaan..........ini.........h-hebat.........jari
Ise-kun..........saat aku melihat Ise-kun memelototi Diodora Astaroth,
jantungku berdegup kencang........Ise-kun menunjukkan sisi kejantanannya,
jadi.........aku tak bisa menahan diriku........”
Akeno-san mengatakannya dengan suara nafas seksi! Listrik
tak diketahui mengalir sepanjang tubuhku! Kenapa Onee-sama ini sangat erotis!?
Ini gawat! Aku akan mencapai Balance Breaker sekali lagi! Rasanya aku akan
mencapainya lagi! Rasanya aku terus menerus menyentuh payudara wanita!
“...........................”
Buchou mengambil tangan kiriku dengan tenang! Dia kemudian
mengarahkannya ke payudaranya.....
Munyuuuuuuuuu!
Seluruh tangan kiriku menyentuh payudara Buchoooooooooooou!
Uwaaaa! Saat ini aku tengah menyentuh payudara dari dua Onee-sama terhebat di
saat yang sama!
“.........Nuuuu........sudah kuduga, dadaku terasa
panas.........saat aku disentuh oleh Ise.........perasaan nyaman apa
ini.........terus meningkat seiring aku disentuh oleh Ise........jadi aku semakin
tak tahan..........Aaaan........”
Hidungku mulai mengucurkan darah seperti air terjun dengan
suara seksi Buchou! Aku akan mati oleh kehabisan darah! Tapi tak peduli berapa
kalipun aku menyentuh oppai Buchou, aku tak pernah merasa bosan! Kulit lembutnya
yang seperti sutra dan elastis terasa begitu lembut sampai bisa memantul dan
memantul terus! Lebih dari itu, payudaranya yang tak bisa kupegang dengan penuh
terasa jelas diantara kelima jariku dan terasa menakjubkan! Dan saat aku
menutup jemariku, sensasi payudara luar biasanya semakin dahsyat!
Aku akan mencapainya! Aku pasti akan mencapainya! Sepertinya
aku akan mencapai kekuatan baru! Tangan kiriku yang menyentuh payudara
Akeno-san saat ini sedang meremasnya tanpa kusadari! Aku memfokuskan
konsentrasiku di kedua tanganku jadi aku bisa menikmati puding kenyal ini! Aku
tak tahu apa aku bisa mendeskripsikannya sebagai liat, tapi ini pada dasarnya
menunjukkan kelembutan dari tubuh wanita!
Aaah, saat aku membandingkannya seperti ini, oppai Buchou
dan Akeno-san memang berbeda! Payudara Akeno-san sedikit lembut? Tapi oppai
Buchou lebih elastis! Biarpun mereka membuatku menyentuh payudara mereka, ada
percikan percikan api diantara mata mereka! Buchou kemudian berteriak dengan
mata berair!
“Aku takkan kalah pada Akeno!”
Kali ini Buchou pergi ke ruang ganti!? Ah, Akeno-san juga
ikut ke dalamnya!
“Tidak, aku pasti bisa menunjukkan postur lebih baik pada
Ise-kun daripada Rias!”
“Ise bilang aku yang lebih atraktif!”
“Itu tidak benar! Terakhir kali Ise bilang tubuhku terasa
lebih nyaman!”
“Kamu pasti membuat dia mengatakan itu dengan paksa! Tunggu,
apa kamu memanggil Iseku secara kasual dengan namanya!?”
“Kenapa tidak boleh!? Ise! Ise! Ise! Ise! Rias, kamu bodoh!”
“Akeno, dasar kamu keras kepala! Hari ini aku takkan
mengampunimu!”
Kedua Onee-sama mulai berantem di dalam ruang ganti! Apa
mereka sedang rukun atau cekcok........? Aku mulai berpikir kalau mereka memang
teman baik.
“........Ise-senpai. Ini tissunya. Kamu harus hentikan
mimisanmu.”
Koneko-chan, terima kasih. Ah sial, aku tak punya darah
tersisa lagi.......
“Ini gawat. Kalau mereka berdua mulai cekcok, kita tak bisa
menghentikan mereka. Ayo ganti tempat. Kita pergi saja Asia.”
“Y-Ya!”
Aku begitu pusing oleh kekurangan darah jadi Asia dan
Xenovia mengambil tanganku. Buchou dan Akeno-san mulai berteriak dengan
mengatakan hal hal seperti “Waa!” dan “Kyaa!” di dalam ruang ganti, jadi kami
berpindah ke kamar sebelah.
“Jadi pertandingan diadakan dalam lima hari. Cepat sekali.”
Xenovia mengatakannya sambil memindahkan bidaknya untuk
“Game of Life”[7]
gaya Iblis. Di kamar sebelah kami berempat, Asia, Xenovia, Koneko-chan, dan aku
mulai memainkan “Game of Life”. “Game of Life” gaya Iblis adalah versi Dunia
Bawah dari “Game of Life”. Kami memulai sebagai Iblis Kelas Rendah dan
menaikkan peringkat kami ke Kelas Menengah, Kelas Tinggi, dan kemudian Kelas
Tertinggi. Kalian menang kalau berhasil menjadi Maou. Dunia Bawah yang
sebenarnya tidaklah sesederhana ini, tapi seperti di dunia manusia, Game ini
sangat populer di Dunia bawah.
Kami duduk mengelilingi meja. Koneko-chan duduk di
pangkuanku. Aku kadang kadang kehilangan diriku saat aku bisa merasakan pantat
lembutnya tapi aku harus tetap tenang.
Karena aku menyentuh payudara Xenovia, Asia, Buchou, dan
Akeno-san berulang ulang otakku serasa mau meleleh.......kupikir aku bisa
bermasturbasi berulang ulang dengan sensasi yang masih bisa kurasakan di tangan
kiriku. Kalau itu diantara kekasih maka kalian bisa mengalami hal itu 24 jam
sehari dan 7 hari seminggu.......aku ingin membuat harem dengan cepat jadi aku
bisa mendapatkan lingkungan dimana aku bisa meremas payudara sepuas puasku!
Karena aku kehilangan banyak darah, kesadaranku nyaris
terpotong........Apa aku kehilangan terlalu banyak darah dalam kehidupan sehari
hari dan sepanjang pertarungan? Ya ampun........
“~!”
“~!”
Aku bisa mendengar suara kedua Onee-sama dari balik dinding.
Mereka kadang kadang bertarung secara serius. Akulah penyebabnya tapi
Koneko-chan memberiku saran “.......Kalau mereka mulai berantem, daripada
menghentikan mereka, lebih baik biarkan saja mereka, menurutku.”. Menurut
Koneko-chan “........Ise-senpai harus lebih memahami perasaan wanita.”.
Perasaan wanita. Akankah aku menjadi populer kalau aku lebih memahami mereka?
Haaa, aku ingin populer dengan wanita. Kemudian seseorang mengetuk pintu dan
masuk kamar. Itu Irina.
“Waa, saat aku pulang ke rumah Rias-san dan Akeno-san
bertengkar seru sekali. Aku kaget sekali. Ah! Apa itu “Game of Life”? Aku mau
ikut juga.”
Irina yang tadi pergi ke Gereja telah menyelesaikan tugasnya
dan nampak antusias dengan Game of Life.
“Yang gaya Iblis? Waa, aku jadi tertarik! Untuk Malaikat
tereinkarnasi sepertiku, kupikir aku bisa menikmatinya dengan perasaan campur
aduk karena aku bisa mengalami kehidupan palsu seorang Iblis!”
Gadis ini nampaknya bisa bersenang senang dalam segala hal.
Hihi.
Asia membuat tawa kecil.
“Hmm? Ada apa, Asia?”
Saat aku bertanya, Asia mengatakannya sambil tersenyum.
“Ya. Kupikir ini sangat menyenangkan.”
“Iya, ini menyenangkan. Tapi kenapa tiba tiba mengatakan
itu?”
“Ise-san. Aku menyukai gaya hidupku yang saat ini. Dan aku
juga menyayangi semua orang.”
“Aku tahu. Jangan cemas soal Rating Game berikutnya. Kita
hanya perlu melakukan peran kita secara normal.”
Saat aku menghiburnya, Xenovia mengangguk.
“Itu benar, Asia. Asia dan aku adalah teman. Aku akan
menjadi pedangmu dan menghajar siapapun yang berani melukaimu.”
Dia sungguh bisa diandalkan. Itu pasti cara Xenovia sendiri
dalam menghibur Asia.
“Asia, mari selesaikan Game dengan cepat jadi kita bisa
mendapat posisi pertama di balap tiga kaki!”
“Ya.”
Asia tersenyum lebar. Ya. Aku......aku akan melindungi Asia!
Aku takkan membiarkannya pergi ke sisi Diodora!
Kemudian pintu terbuka dan Buchou masuk. Dia mengenakan
busana kelinci. Apa mereka mengadakan pertarungan kostum atau apa........? Ku,
rasanya makin banyak darah yang mengucur dari hidungku........
“Maaf sudah tiba tiba. Tapi.”
“?”
Saat Buchou melihat kami semua, dia memasang ekspresi ragu.
“Kita akan diwawancara. Kita semua akan muncul di program
televisi di Dunia Bawah. Kita akan muncul sebagai Iblis muda dan menerima
wawancara.”
“.............”
Termasuk aku, semua orang terbengong bengong. Kemudian......
“““Program Televisi!?”””
Asia
Aku, Asia Argento, menjadi sangat terkejut. Kami akan muncul
di Televisi. Kehidupan sehari hari dengan Ise-san memiliki banyak kejadian
mengejutkan setiap hari. Beberapa bulan telah berlalu sejak aku mulai tinggal
bersama Ise-san. Aku bisa belajar di sekolah dan aku mulai bisa berteman dengan
Kiryuu-san, Matsuda-san, Motohama-san, dan semua orang dalam kelas.
Buchou-san, Akeno-san, Kiba-san, Koneko-chan, dan Gasper-kun
juga sangat baik padaku. Xenovia-san adalah temanku yang sebaya denganku. Aku
juga berteman dengan Irina-san. Otou-sama dan Oka-sama Ise-san juga sangat baik
hati, dan kehidupan di Jepang sangat baru dan menyenangkan.
Hal hal yang tak bisa kulakukan semasa aku berada di Gereja
saat ini telah terpenuhi.
Lamaran tiba tiba dari Diodora-san.......Aku sangat
terkejut. Itu pertamakalinya ada lelaki melakukan hal seperti itu jadi aku tak
tahu harus berbuat apa.
Namun Ise-san berkata “Tetaplah di sisiku” padaku. Itu saja
sudah cukup bagiku. Asal aku bisa tetap bersama Ise-san, maka itu sudah cukup bagiku.
Aku senang asal bisa hidup dan tertawa bersama orang itu.
Tuhan. Tolong izinkan aku tetap bersama Ise-san selamanya.
Biarkan aku tetap di sisinya selamanya.
Dan mohon dengarkanlah salah satu permohonanku. K-Kalau aku
bisa mengharapkannya, kalau ada seseorang yang melamarku selanjutnya,
jadikanlah orang itu........
Aku tahu kalau aku sudah serakah. Namun aku mencintainya,
jadi aku sedikit memimpikannya. Aku merasa sangat senang saat aku memeluk
impian itu bersamaku.
Tuhan, mohon tataplah aku dengan mata hangat sembari aku
melalui hidupku dengan orang itu yang sangat kucintai.
BossXBoss
“Maaf karena sudah melaporkan ini melalui sistem komunikasi,
Sirzechs. Ini tentang kematian misterius dari pewaris dari Glasya Labolas dan
peningkatan kekuatan Iblis dari Diodora Astaroth......”
[Jadi hal itu ada kaitannya seperti dugaanku.—Para Iblis
masih punya banyak masalah bahkan saat ini.]
“Aku masih tak punya bukti, namun kalau kita mempercayai
peringatan Vali, maka Diodora adalah.......nampaknya kita harus melakukan
rencana itu yang sudah kita diskusikan sebelumnya........Astaga, aku sudah
merasa tak enak karena salah satu orang orang yang bersamaku terlibat dalam
“peristiwa” tertentu.......”
[Aku sudah dengar soal itu. Nampaknya salah satu pemimpin
dari Grigori telah menikah.]
“.......Astaga, semua orang suka terburu buru. Bukan hanya
itu, namun mereka juga “main main(seks)” dengan wanita dari golongan berbeda di
belakang punggungku.......Sial! Apa hanya aku pria kesepian yang tersisa
disini!?”
[Fufufu. Bagaimana kalau kau mulai menjalin hubungan saat
ini, Azazel?]
“Tak sudi. Aku lelaki yang hidup dengan
hobinya........se-selain itu ada banyak wanita dimana mana!”
[Ya. Kuanggap seperti itu saja.—yang jelas rencana itu. Aku
mempercayakanmu di dalamnya.]
“Yeah, serahkan padaku. Meski mungkin kita harus menaruh
mereka dalam hal hal menyulitkan sih.......”
Bab 3 : Pertarungan Besar!
Bagian 1
“Ah~. Ah~. A-Aku~. Bukan. Aku dari kelompok Gremory......!”
Aku tengah duduk di depan cermin di kamarku untuk berlatih
berbicara. Juga latiha untuk tersenyum! Aku ingin membuat senyum lebar, tapi
bahkan berlatih saja sudah membuatku gugup.
Itu karena kami akan muncul di televisi! Tidak heran kalau
kalian harus berlatih berbicara.
Malam itu, Buchou menerima panggilan dari Grayfia-san.
Urusan yang dia miliki dengan kami adalah “Stasiun Televisi menawarkan untuk
tampil di program mereka”. Dan tak berakhir disana saja karena itu adalah
tawaran untuk seluruh kelompok Gremory untuk muncul!
Rating Game untuk para Iblis muda termasuk Buchou telah
disiarkan ke penjuru Dunia Bawah. Buchou dan para Iblis muda lainnya sudah
terkenal karena menjadi anggota keluarga Maou dan semacamnya, dan sepertinya
popularitas mereka bahkan semakin meningkat setelah Game itu.
Bahkan di Dunia Bawah terdapat artikel majalah yang
bertuliskan “Spesial Tuan Putri Rias Gremory”. Aku mengetahui kalau Buchou
populer saat liburan musim panas, tapi itu artinya dia jadi semakin populer.
Dari para Iblis wanita muda seragam wanita dari Akademi Kuou
juga populer, dan kudengar seragam itu akan diluncurkan untuk penjualan di
Dunia Bawah tak lama lagi.
Munyuuu.
Ada seseorang yang memelukku dari belakang! Aku mengingat
sensasi Oppai ini! Saat aku melihat ke arah cermin, itu Buchou seperti
dugaanku!
“Sedang apa kamu Ise?”
“Y-Ya. Aku sedang berlatih karena kita akan muncul di
program Televisi.”
“Ufufu. Jangan khawatir. Kamu bisa menjawab dengan normal
kalau diberi pertanyaan. Seorang yang paling banyak diberi pertanyaan
kemungkinan adalah aku.”
Buchou mulai menepuk nepuk kepalaku untuk membuatku merasa
nyaman! Aaah, Buchou! Onee-sama ku! Caramu dalam memperlakukan para budakmu
sungguh sempurna!
“Hei, Ise. Apa kamu tahu kamu tak perlu membebani dirimu
sebanyak itu demi Asia?”
Buchou melanjutkan dengan nada lembut.
“Belakangan, kamu terus memikirkan tentang Diodora melebihi
Asia. Ya, aku juga terus memikirkannya, tapi sepertinya kamu bahkan lebih
mencemaskan Asia.—Apa menurutmu itu salahmu yang sudah membawa Asia ke sisi
dunia ini?”
........Buchou sungguh hebat. Aku menganggukkan kepalaku
sambil menunduk.
“.....Ya. Tapi Asia bilang dia menikmati kehidupannya yang
saat ini. Aku juga berpikir kalau itulah yang terbaik...........Tapi,
aku........”
PELUK.
Buchou memelukku dengan lembut. Dia kemudian mengatakannya
di telingaku.
“Ise dan aku. Mari kita buat gadis itu bahagia dengan semua
orang dalam kelompok kita. Tapi kamu dan yang lain juga harus meraih
kebahagiaan, oke? Kalau tidak, nanti aku bisa sedih.”
“........Buchou.........”
Aku mulai menangis jantan oleh ucapan Buchou! Hiks! Itu
karena Buchou terlalu baik hati! Wanita yang kucintai adalah wanita hebat! Aku
akan terus mengikutimu sampai ke ujung Dunia! Ya! Buchou, aku, dan para anggota
yang lain akan menjalani hidup bahagia bersama Asia! Meluangkan waktu kami
dengan senyum! Itu pasti kebahagiaan! Buchou kemudian tersenyum melihat
keyakinan diriku.
“Ya, aku tahu. Iseku tercinta.”
Bagian 2
Tak lama kemudian, saat ini akhirnya hari kemunculan di
Televisi.
Kami berpindah ke Dunia Bawah memakai lingkaran sihir secara
pribadi untuk kami! Aku baru datang kemari baru baru ini jadi aku tak pernah
mengira kalau aku akan kembali kemari secepat ini! Tempat kami sampai adalah
basemen dari bangunan besar yang dibangun di dalam kota. Di tempat untuk area
kedatangan lingkaran sihir transportasi, kami disambut dengan tangan tangan
hangat para staf.
“Kami senang kalian datang kemari. Rias Gremory-sama. Dan
para budak-sama. Mohon lewat sini.”
Kami dipandu oleh seseorang yang nampaknya adalah produser,
dan kami bergerak ke lantai teratas menggunakan elevator.
Interior bangunan ini tak terlihat jauh berbeda dengan yang
ada di dunia manusia, namun mereka berbeda pada hal yang paling sederhana. Ada
banyak perangkat yang bekerja memakai kekuatan Iblis di dalam bangunan.
Dan pada poster yang diletakkan di koridor.......itu Buchou!
Gambar tersenyum seorang wanita cantik berambut crimson seperti seorang idola!
Kemudian dari akhir koridor, seorang yang familiar datang sambil membawa 10
orang bersamanya.
“Sairaorg. Jadi kamu ada disini juga.”
Ya, seorang yang Buchou ajak bicara adalah pewaris
selanjutnya dari keluarga Bael, Sairaorg-san. Dia mengenakan jaket bangsawan di
bahunya, dan dia kelihatan liar seperti biasanya. Bahkan dari mata pemula, dia
kelihatan tak punya celah. Jadi dia selalu siap untuk beraksi ya? Wanita pirang
dengan rambut kuncir kuda di belakangnya adalah [Ratu]nya. Dan dia sangat
cantik.
“Rias. Apa kamu juga diwawancara?”
“Ya. Apa kamu sudah selesai, Sairaorg?”
“Aku baru akan diwawancara sekarang. Mungkin di studio
berbeda dari kalian.—Aku melihat pertandingan kalian.”
Buchou sedikit mengangkat alisnya.
“Tak peduli sebesar apapun kekuatan yang kau miliki, kau
akan kalah kalau terjebak. Mereka akan mengincar bahkan celah terkecil
sekalipun dengan kekuatan penuh. Di atas semua itu, ada banyak hal tak
diketahui tentang Sacred Gear. Kita takkan tahu apa yang terjadi.
Kompatibilitas juga penting di dalam Game. Aku sudah mempelajari banyak hal
dalam pertandingan diantara kau dan Sona Sitri.—Namun.......”
Sairaorg-san kemudian menepuk nepuk bahuku.
“Aku berharap untuk menghadapimu dengan kekuatan murni.”
-- !
Sairaorg-san pergi setelah mengatakan itu. ......bahuku yang
ditepuk dengan ringan. Dia hanya melakukan itu, namun terasa sangat berat. Apa
aku punya sejumlah harapan dari si Iblis muda nomor 1 itu? Astaga, itu
membuatku grogi! Setelah sapaan dengan Sairaorg-san kami menuju ke ruang ganti,
dan meninggalkan tas kami disana. Azazel-sensei tak datang bersama kami karena
dia akan muncul di program berbeda. Irina tengah berada di rumah. Hari ini,
event ini hanya untuk kami, kelompok Gremory. Setelah itu kami dibawa ke tempat
yang nampaknya adalah studio, dan kami masuk ke dalam. Mereka masih bersiap
siap, dan para staf tengah sibuk bekerja. Wanita pewawancara yang berada di
sini sebelum kami datang untuk menyapa Buchou.
“Hallo, ini kali pertama saya menemuimu. Saya adalah peliput
untuk studio penyiaran Dunia Bawah 1.”
“Sama juga untuk anda. Hallo.”
Buchou juga merespon dengan senyum, dan menjabat tangannya.
“Maaf sudah tiba tiba, tapi untuk wawancaranya......”
Buchou, para staf, dan wanita pewawancara mulai berdiskusi
tentang wawancara. Juga ada banyak kursi untuk penonton di dalam studio!
Waa.......Jadi ini akan disiarkan selagi banyak orang menyaksikan kami secara
langsung........
Sial. Aku jadi semakin gugup! Biarpun Buchou yang utama,
kami juga akan berdiri disana untuk ikut diwawancara......
“.....Aku......aku........aku......aku......aku mau
pulaaaaaaaang.....!”
Gasper, seorang yang bergetar di belakangku. Pasti kejam
untuk membuat hikikomori muncul di televisi. Tapi aku juga gugup. Gasper,
tahanlah sedikit lagi.
“Akan ada juga pertanyaan untuk anggota yang lain, tapi
tolong jangan terlalu gugup tentang itu.”
Para staf mengatakan itu pada kami.
“Ummm, apa Kiba Yuuto dan Himejima Akeno ada disini?”
“Ah, itu saya. Saya Kiba Yuuto.”
“Dan saya Himejima Akeno.”
Kiba dan Akeno-san mengangkat tangan mereka.
“Kupikir akan ada banyak pertanyaan yang diajukan pada
kalian sepanjang wawancara. Kalian berdua memiliki popularitas sangat bagus.”
“Apa anda serius!”
Saat aku membuat suara kaget, staff itu mengangguk.
“Ya. Kiba-san mendapat banyak penggemar wanita, dimana
Akeno-san mendapat banyak penggemar laki laki.”
Oh. Mereka memang cantik dan tampan. Maka takkan aneh kalau
mereka jadi populer!
Begitu. Sejak pertandingan melawan Sitri disiarkan sepanjang
Dunia Bawah, popularitas Kiba dan Akeno-san meningkat. Sialan kau, Kiba!
Akeno-san.........aku merasa agak rumit. Dia adalah Onee-samaku yang
lain.........aku tak tahu apakah aku harus senang atau tidak, dan Akeno-san
kemudian tersenyum padaku.
“Kamu tak harus cemas. Mataku hanya tertuju pada Ise-kun.
Jadi aku tak akan mencari orang lain.”
Dia kemudian memegang tanganku dengan lembut! Uooooo!
Akeno-san! Dia sungguh Onee-sama yang sangat mempedulikan sesama anggota
kelompoknya! Hah! Aku kemudian merasakan tatapan tajam! Saat aku
menoleh.......Buchou tengah memelototi aku dan Akeno-san! Majikanku sungguh
tegas dalam mengawasi para budaknya!
“Dan siapa orang lain itu, Hyodou Issei-san?”
“Ah, itu saya.”
Aku juga populer!? Aku sedikit........tidak, aku merasa
sangat senang! Namun staff itu memasang tanda tanya besar di atas kepalanya.
“.......Umm, anda........?”
Sepertinya dia tak mengenalku! Eeeeeeeh!?
“Uh, saya adalah [Pion], Hyodou Issei, dan seorang
Sekiryuutei.........”
Saat aku mengatakan itu, si staf akhirnya menyadari.
“Ah! Anda! Bentuk armor anda memiliki kesan kuat, jadi saya
tak tahu Hyodou-san dalam kondisi normal!”
Memang! Dalam pertandingan, aku berada dalam bentuk armor
hampir sepanjang waktu! Itu adalah Blitz[8].
Jadi sudah jelas kalau kesanku dalam kondisi normal adalah lemah.
“Hyodou-san juga akan mendapat wawancara di studio berbeda.
Anda sangat terkenal sebagai Chichiryutei[9].”
“Chichiryutei!?”
Apa itu!? Aku menjadi kaget oleh nama panggilan tak
diketahui yang diberikan padaku! Staff itu kemudian melanjutkan ucapannya
dengan senang.
“Anda sudah menjadi sangat populer di kalangan anak anak.
Sepertinya anda dipanggil “Oppai Dragon” diantara anak anak. Anda meneriakkan
“Oppai” saat pertarungan melawan Sitri kan? acara itu disiarkan sepanjang jam
makan siang di Dunia Bawah. Dan ternyata menjadi populer pada anak anak yang
melihatnya.”
Apa kau serius! Aku menjadi topik panas para bocah di Dunia
Bawah!? Aku tak bisa paham! Tapi sampai Oppai Dragon.....Ah, kupikir aku memang
terus mengatakan Oppai......sepertinya anak anak tertarik pada hal hal simpel
itu. Nampaknya yang merebut perhatian anak anak tetap sama baik di Dunia Bawah
atau dunia manusia.
[U-Uoooooooon.....!]
Tiba tiba Ddraig mulai menangis di dalamku. Hei hei hei. Apa
yang terjadi!?
[Aku, yang dijuluki dua Naga Langit........Aku, yang terus
ditakuti sebagai Sekiryuutei.........]
Dia menangis dengan serius.......sepertinya dia sangat
terkejut. Hmmmm, soalnya dia baru mendengar soal Chichiryutei dan Oppai
Dragon......
“Kalau begitu Hyodou-san, mohon ikuti saya ke studio
berbeda. Saya akan memandu anda.”
Aku menerima manuskrip pribadi dari staf, dan aku mulai
menghibur Ddraig selagi berjalan ke arah studio berbeda.
Jadi apa yang akan menungguku disana?
“Astaga, aku grogi sekali.”
Setelah rekaman, kami mulai bersantai di ruang ganti. Sudah
jelas kalau semua orang akan merasa gugup. Jadi mereka mulai bersantai dengan
bersandar di dinding atau menjatuhkan kepala mereka di meja segera setelah
memasuki ruangan.
Program itu adalah kumpulan pertanyaan terhadap Buchou dari
awal sampai akhir. Bagaimana pertandingan melawan Sitri? Apa yang akan anda
lakukan mulai dari sekarang? Adakah Iblis muda yang membuat anda tertarik? Pertanyaan
pertanyaan semacam itu.
Buchou menjawab secara normal sambil tersenyum, dan dia tak
melupakan sikap elegannya. Keluarganya mungkin sedang menontonnya, jadi dia tak
boleh tampil memalukan. Buchou menunjukkan kami dan para penonton wawancara
yang hebat sebagai pewaris selanjutnya dari keluarga Gremory.
Kemudian saat pertanyaan berpindah pada Kiba setelah itu,
ada teriakan dari para penggemar wanita. Popularitasnya dari para penonton
wanita benar benar menghebohkan. Bahkan sepanjang giliran Akeno-san, para
penggemar laki laki mulai meneriakkan “Akeno-sama!”. Dan saat giliranku, anak
anak mulai bersorak sorai “Oppai Dragon!” dan “Chichiryutei!”. Aku tak tahu
bagaimana mengungkapkannya, tapi aku benar benar populer dengan anak
anak.........
Sepertinya wujud armorku nampak seperti mainan boneka anak
anak. Namun karena aku terus mengatakan oppai dan oppai, aku menjadi populer
dengan cara aneh.
Hahahaha, pasti ada alasan kenapa mereka memfilmkan “itu” di
studio.
“Ngomong ngomong Ise. Kamu ditanyai apa saja saat difilmkan
di studio lain?”
Buchou bertanya sambil memakan snack.
“Itu rahasia. Staff juga memintaku supaya tak memberitahu
orang orang yang dekat denganku.”
Aku mengatakannya sambil membuat ketawa jahat yang suaranya
seperti “Nihehe”.
“Aku paham. Tapi aku akan menantikan itu.”
Sepertinya Buchou juga menantikannya. Kemudian hal itu
terjadi saat kami hendak berdiri untuk pulang ke rumah. Pintu terbuka, dan
seseorang masuk.
Kupikir dia gadis manis untuk sesaat. Itu adalah gadis yang
rambutnya dikepang menjadi gulungan. Dan dia seorang Bishojo. Tapi wajahnya
kelihatan familiar.......
“Apa Ise-sama ada disini?”
“Ravel Phenex. Apa yang membawamu kemari?”
Ravel dan mataku bertemu. Sepertinya wajahnya menjadi cerah
untuk sesaat, namun kemudian dia memasang wajah tak senang. Dia kemudian
mendorong keranjang yang dibawanya padaku.
“I-Ini! Ini kue! Kakak laki laki keduaku ada program
televisi di studio ini jadi aku datang untuk memberimu ini karena aku punya
waktu!”
Begitukah? Aku tidak yakin, tapi aku mengambil keranjangnya
dan melirik ke isinya. Kue coklat yang kelihatan lezat ada di dalamnya. Wow,
ini kelihatan mahal. Tapi kenapa dia memberiku keranjang dengan wajah malu
malu? Dia jadi kelihatan manis.
“Apa kamu membuat ini?”
“Y-Ya! Tentu saja! Aku cukup percaya diri dalam membuat kue!
D-dan aku sudah janji padamu kalau aku akan membuatkanmu kue!”
“Terima kasih. Tapi kamu bisa saja membuatkannya untukku
saat kita minum teh nanti sesuai janji kita.”
“Aku tak mau mengganggu acaramu. Kamu ada pertandingan
dengan keluarga Astaroth tak lama lagi kan? Jadi aku tak mau membuang buang
waktumu. Tapi kupikir aku setidaknya bisa memberimu kue. Bersyukurlah!”
Hmm, dia ini pemaksa atau pemalu? Tapi aku senang dia sudah
datang jauh jauh kesini.
“K-Kalau begitu aku pergi dulu...........”
Ravel kembali seolah sudah menyelesaikan urusannya.
“Tunggu dulu! Kiba!”
Aku menghentikan Ravel, dan meminta Kiba membuat pisau kue
kecil. Aku memotong kue itu dan mengambil potongannya ke mulutku.
.......Rasa manis cokelat menyebar di dalam mulutku. Rasanya
tidak terlalu kuat, dan membuat kue ini memiliki rasa yang seimbang.
Kelembutannya juga terasa lezat.
“Rasanya enak, Ravel. Terima kasih. Aku akan memakan ini di
rumah. Hahaha, aku tak tahu kapan aku bisa menemuimu lagi, jadi kupikir aku
akan memberi komentar untuk rasanya sekarang. Aku akan pastikan untuk punya
waktu minum teh denganmu kapan kapan. Aku juga menantikan waktu minum teh
denganmu nanti.”
Saat aku mengatakan itu, mata Ravel nampak berair dan wajahnya
memerah sampai maksimum. Hah? Kupikir dia akan merespon dengan berkata “Tentu
saja! Ohohoho!”........
“...........Ise-sama, untuk pertandingan selanjutnya, aku
pasti akan mendukungmu!”
LARI!
Setelah Ravel mengucap sampai jumpa pada kami, dia meninggalkan
tempat ini dengan cepat. Saat aku menoleh pada Buchou........
Buchou menutup kedua matanya sambil mengangkat alisnya. Dan
para gadis tengah melihatku dengan atmosfir mencekam........
K-Kenapa.....? Aku menjadi curiga oleh situasi ini. Tapi
seperti ini wawancara kami selesai, dan pertandingan melawan Diodora semakin
mendekat.
Ngomong ngomong, sebuah video yang menampilkan aku di
dalamnya sudah dikirim ke rumahku oleh studio. Aku kaget saat mengecek
isinya!.........Aku tak pernah menduga akan jadi seperti ini.........Bagaimana
aku harus memberitahu Buchou dan yang lain........
Bagian 3
“Buha~”
Di ruang ganti untuk pemandian besar yang terletak di lantai
basemen pertama rumahku, aku meneguk susu buah setelah keluar dari pemandian.
Ah, enak sekali! Aku meminumnya dalam satu tegukan selagi meletakkan tanganku
di pahaku!
Tapi tahukah kalian kalau pemandian besar ini terletak di
lantai basemen pertama? Aku masih tak bisa memercayainya. Kediaman Hyodou yang
mengalami renovasi besar besaran sepanjang musim panas. Saat ini sudah jadi
enam lantai, dan memiliki tiga lantai bawah tanah. Lantai basemen kedua
memiliki kolam. Para gadis juga berenang saat mereka menginginkannya. Sungguh,
ini semua sangat mewah. Berkat itu, rumah ini memiliki banyak ruang untuk
ditinggali gadis gadis. Orangtuaku juga sangat senang, jadi kurasa tak apa apa.
Dan ada semua jenis susu di dalam kulkas yang terletak di
lantai basemen pertama, jadi kami bisa meminumnya setelah mandi.
Menurut Buchou “Meminum variasi susu setelah mandi adalah
keharusan di Jepang”.
Obsesi Buchou terhadap Jepang terkadang bisa sangat
menakutkan. Ngomong ngomong, aku mengganti tipe susu yang kuminum setelah mandi
setiap hari. Buchou di golongan susu buah. Akeno-san, Asia, Koneko-chan di
golongan susu murni. Dan Xenovia di golongan susu kopi.
Aku mandi setelah latihan untuk Game yang akan datang, jadi
aku merasa segar. Aku mulai menjadi maniak latihan belakangan ini. Aku takkan
merasa tenang kalau tidak berlatih. Berusaha keras sehari hari adalah
rutinitasku.
Saat aku meninggalkan ruang pemandian besar, aula besar yang
letaknya berseberangan dari ruang pemandian nampak sedikit bercahaya. Terdapat
aula besar di seberang ruang pemandian di lantai basemen pertama, jadi kami
bisa melakukan maraton menonton film dan melakukan semua jenis latihan. Aku
juga berlatih disini sebelumnya.
Pintu terbuka sedikit, jadi aku mengecek ke dalam. Xenovia
tengah berada disana memegang pedang latihan. Dia mengenakan baju latihan dan
tengah memegang pedang dengan serius.
“...........Ise.”
“Yo. Aku tak bermaksud mengintip tapi kamar ini bercahaya
jadi aku kebetulan mengecek bagian dalamnya.”
Aku memasuki ruangan.
“Latihan?”
“Ya, karena Game sudah dekat.”
“Tapi, bukankah kamu juga sudah banyak berlatih sebelum
subuh?”
Ya. Xenovia meningkatkan jumlah latihannya seiring Game
semakin dekat. Bahkan hari ini dia berlatih secara berlebihan, dan nampaknya
dia sedang dihantui oleh sesuatu. sepanjang latih tanding, bahkan Kiba
nampaknya tertekan oleh semangat tinggi Xenovia. Namun karena dia selalu
terburu buru, dia menciptakan banyak celah dan menerima serangan balik.
“Soalnya.......aku lebih lemah dari Kiba.”
Xenovia mengatakan itu dengan tatapan lurus.
Memang. Saat kami pertama bertemu, Xenovia lebih kuat dari
Kiba. Tapi situasi berubah secara tiba tiba karena bakat Kiba mulai mekar
setelah berhasil mencapai Pedang Suci Iblis.
“Bahkan di video, Kiba menunjukkan kalau dia bisa memakai
Durandal lebih baik dariku.—Dari segi bakat saja, Kiba punya bakat melebihi
aku.”
Mata Xenovia nampak mendung. Kupikir ada bagian dari dirinya
yang iri pada Kiba.
“Dari pandanganku, kamu dan Kiba sangat hebat.”
Xenovia tersenyum oleh kata kataku yang bahkan tak terdengar
seolah aku menghiburnya.
“Terima kasih. Tapi hal yang paling tak bisa
kumaafkan........adalah aku yang kalah di pertandingan sebelumnya tanpa berbuat
apa apa.........Karena itu aku berlatih keras supaya tak akan kalah lagi.”
.......Jadi tentang hal itu. Dalam pertandingan melawan
Sitri, Xenovia kalah dari Tsubaki-senpai yang memiliki Sacred Gear tipe
serangan balik. Dari segi kekuatan, Xenovia lebih unggul. Namun kemampuan dan
kompatibilitas diantara mereka sangat buruk, jadi dia kalah dari Shinra-senpai.
Aku juga menyaksikan betapa mengerikannya yang tipe-teknik
bisa lakukan saat menonton video. Mereka menyelesaikan pertandingan dimana
kekuatan murni takkan bekerja, dan membuatku menyadari betapa luas Game itu
jadinya. Tapi kupikir kami sudah super kuat kalau bertarung secara normal. Oh
sial, rasa percaya diri berlebih ini bisa menuntun kekalahan kami.
“Tak peduli sehebat apapun kekuatan yang kamu miliki, aku
menyadari ada banyak cara untuk mengalahkan kita. Menyelesaikan pertandingan
dengan kekuatan murni sepertinya adalah hal termudah untuk dilakukan. Namun
khususnya dalam Game, terutama Game berkelompok, ketimbang memiliki satu
individu kuat, kita perlu bekerjasama dalam gaya “Kemampuan orang A” +
“Kemampuan orang B”. Jalan untuk menjadi Iblis Kelas Tinggi sungguh
berat.......”
Aku duduk di atas lantai, dan mendesah. Memang susah untuk
mendapat promosi menjadi Iblis Kelas Tinggi.
“Apa kamu ingin menjadi Maou, Ise?”
“Tidak, aku tak pernah memikirkan hal seperti
itu........Kenapa kamu tiba tiba menanyakan itu?”
“Di masa depan, kamu pasti akan independen dari Buchou kan?
Untuk berdiri lebih tinggi darinya.”
“Iya, itulah rencanaku.”
“Asia bilang dia akan terus mengikutimu.”
“Hmm? Aah, iya. Kami berjanji kami akan bersama selamanya.”
“Bawa aku beserta Asia juga.”
!
Situasi tak terduga. Aku tak pernah menduga dia akan
mengatakan itu.
“Kenapa kamu ingin ikut bersamaku?”
Saat aku bertanya, dia menjawab dengan tersenyum lebar.
“Soalnya menyenangkan bersama Ise.”
Begitu. Bersamaku menyenangkan ya?
“Aku paham. Aku akan pikirkan soal itu.”
“Ya, kuharap kamu memikirkannya secara positif.”
Aku tak tahu rencana apa apa untuk masa depan, tapi
membangun hubungan dengan Asia dan Xenovia sepertinya menarik. Aku tengah
berpikir sambil membengkokkan leherku, dan Xenovia berhenti mengayunkan
pedangnya.
“Entah kenapa, mengobrol denganmu membuat rasa gugupku
hilang.”
Xenovia mendekatiku yang tengah duduk, dan.......
Cup.
Dia mengecup pipiku! Uooooooo! Aku terkejut oleh tindakan
tiba tiba itu! Ciuman di pipi!
“Ini hadiahku buatmu. Haruskah kuberikan ke bibirmu
selanjutnya? Fufufu. Kalau begitu aku mau istirahat dulu untuk hari ini.”
Xenovia pergi setelah mengatakan itu. Aku hanya bisa
menyentuh pipiku oleh ciuman tiba tiba yang dia berikan padaku.
Bagian 4
“Sudah waktunya.”
Buchou mengatakan itu dan kemudian berdiri.
Hari pertandingan. Kami berkumpul di ruang klub Penelitian
Ilmu Gaib saat larut malam. Asia mengenakan busana sister dan Xenovia
mengenakan kostum tempur erotisnya. Dan anggota lain termasuk aku mengenakan
seragam Akademi Kuou.
Kami berkumpul di sekitar lingkaran sihir yang terletak di
tengah tengah ruangan, dan menunggu untuk dipindahkan.
Lawan kami adalah Diodora Astaroth. Keluarga bangsawan
dimana Beelzebub saat ini berasal. Aku tak tahu kekuatan apa yang dia gunakan,
tapi dia adalah Iblis yang mampu menyerbu ke arah musuhnya sendiri secara
langsung dengan kekuatan Iblis dahsyatnya. Tapi Game akan berakhir saat kalian
berhasil menjatuhkan [Raja]! Dalam kelompok kami ada banyak anggota yang takkan
kalah dari segi kekuatan murni. Kalau dia menyerbu kami, kami hanya perlu
menghancurkannya!
Tapi aku juga perlu melatih cara bertarung berbeda selain
itu.......tipe serangan balik huh. Mungkin aku harus melatihnya juga.
Sairaorg-san adalah tipe kekuatan-super. Dia berada di kategori sama denganku.
Kalau aku berlatih menyerang balik, sepertinya aku bisa membalik situasi
pertandingan........untuk tipe kekuatan, gerakan tipe teknik adalah sesuatu
yang tak bisa kalian abaikan. Selagi memikirkannya dengan otak kerdilku, Asia
memegang tanganku dengan gugup.
Aku tersenyum tenang dan memegang tangannya juga.
Ya, pertama aku harus mengurus Diodora. Aku pasti takkan
menyerahkan Asia padanya. Tak peduli kekuatan Iblis macam apa yang akan dia
pakai melawanku, aku akan melindungi Asia! Kemudian lingkaran sihir bersinar,
dan kami hendak diteleportasi........
“..........Apa kita sudah sampai?”
Saat mataku pulih dari cahaya menyilaukan oleh teleportasi,
kami membuka mata kami........tempat kami tiba adalah sebuah area yang luas.
Di tempat ini berjajar sejumlah tiang tiang tebal. Tanahnya
terbuat dari........bebatuan. Kami melihat sekeliling, dan kami melihat pintu
masuk besar di kuil yang agak jauh!
............Besar. Itu terlihat seperti kuil yang hanya
muncul dalam mitologi Yunani. Pada pandangan pertama tak ada bagian yang rusak
dan nampaknya baru dibangun. Langit terlihat putih seperti biasanya. Jadi ini
basis kami ya.
Sekarang, mari kita bersiap siap. Akankah jadi serangan
Blitz? Atau pertempuran panjang? Aku masih tak tahu, tapi aku hanya perlu
memenuhi peranku!
Aku memperkuat keberanianku seperti itu............Tapi kami
tak juga mendengar pengumuman dari pembawa acara tak peduli berapa lama waktu
telah berlalu.
“........Ini aneh.”
Buchou mengatakan itu. Seperti halnya aku yang merasa
curiga, anggota lain juga curiga oleh situasi ini. Apa sesuatu terjadi pada
orang orang yang mengurus pertandingan? Aku memikirkan hal semacam itu, dan
kemudian........
Sebuah lingkaran sihir muncul di sisi lain kuil!
Eh!? Diodora!? Jangan jangan kita akan bertarung dengan
jarak sependek ini!?
Aku panik! Kelompokku mulai memasang posisi! Tapi bukan
hanya satu lingkaran sihir! Banyak cahaya bermunculan, dan mereka mengelilingi
kami!
“.........Itu bukan simbol Astaroth!”
Kiba mengatakan itu sambil memasang kuda kuda dengan
pedangnya. Akeno-san kemudian mengatakannya sambil melapisi tangannya dengan
aliran listrik.
“.......Tak satupun lingkaran sihir yang mirip.
Kecuali........”
“Mereka semua Iblis. Tapi kalau ingatanku benar........”
Buchou melihat sekeliling dengan tatapan curiga selagi
melapisi dirinya dengan aura merah. Orang orang yang muncul adalah.......banyak
Iblis! Mereka semua muncul disertai rasa permusuhan! Mereka memelototi kami
sembari mengepung kami!
Satu, dua, tiga.......tidak, aku akan berhenti menghitung.
Itu karena jumlah mereka tak berhenti pada puluhan atau ratusan! Ada sekitar
beberapa ratus sampai ribuan dari mereka, dan kami dikelilingi oleh jumlah
orang sebanyak itu! seluruh area ini ditutupi oleh para Iblis yang baru saja
muncul.
“Menilai dari lingkaran sihir mereka, mereka adalah antek
antek golongan Maou lama dari Khaos Brigade.”
--!?
Aku menjadi kaget setengah mati! Apa kau serius!? Khaos
Brigadeeeee!? Kenapa mereka menyerbu ke dalam Game para Iblis muda!? Oh, mereka
memang teroris! Tapi kenapa di pertandingan kami!?
“Kerabat darah dari Maou palsu menyebalkan, Gremory. Aku
akan melenyapkanmu disini juga.”
Salah satu Iblis yang mengelilingi kami mengatakan itu pada
Buchou dengan nada memprovokasi! Sudah kuduga, bagi para Iblis yang mendukung
golongan Maou lama, Maou saat ini dan para Iblis yang mendukung mereka adalah
sumber kebencian mereka.
“Kyaa!”
Sebuah teriakan! Suara ini milik........Asia!
Saat aku menoleh pada Asia, dia tak ada disana!
“Ise-san!”
Suaranya datang dari atas! Saat aku menengadah, aku melihat
Diodora yang membawa Asia! Si brengsek ituuuuuuuuuuuuuu!
“Hei Rias Gremory. Dan Sekiryuutei. Aku akan membawa Asia
Argento bersamaku.”
Dia mengatakan hal bodoh dengan senyum menyegarkan!
“Lepaskan Asia, keparat kau! Pengecut! Dan apa arti semua
ini! Bukankah kita seharusnya dalam Rating Game!?”
Diodora menunjukkan senyum jahat untuk yang pertamakalinya
oleh teriakanku.
“Apa kau bodoh? Ini bukan Game. Kalian semua akan mati
disini.......agen agen dari Khaos Brigade. Tak peduli sekuat apapun kalian,
kalian takkan mampu menghadapi Iblis Kelas Tinggi dan Kelas Menengah sebanyak
ini kan? Hahaha, kalau begitu matilah. Lenyaplah saja!”
Buchou memelototi Diodora.
“Apa maksudnya kau memiliki hubungan dengan Khaos Brigade?
Pecundang. Dan kau bahkan mencurangi Game, jadi kematian akan pantas bagimu!
Lebih dari itu, kau mencoba mengambil Asia tersayangku dariku.......”
Aura Buchou meningkat! Dia marah! Tentu saja dia marah! Aku
juga kehabisan kesabaranku! Orang ini! Aku sama sekali tak bisa memaafkan si
brengsek ini!
“Kalau aku terus bergabung dengan mereka, aku bisa melakukan
semua hal sesukaku. Yah, berjuanglah sekuat yang kalian bisa. Aku akan menjadi
satu dengan Asia selama itu. kalian tahu apa maksudku kan? Sekiryuutei, akan
kujadikan Asia milikku. Kalau kau mampu mengikutiku, maka datanglah ke bagian
terdalam kuil. Kau akan bisa melihat hal menakjubkan disana.”
Sembari Diodora tertawa dengan riang, Xenovia berteriak
padaku.
“Ise, Ascalon!”
“Ya!”
Aku segera merespon, aku membuat gauntletku muncul. Aku
menarik pedang dari pucuknya, dan melemparnya pada Xenovia.
“Asia adalah temanku! Takkan kubiarkan kau berbuat semaumu!”
Mata Xenovia juga terbakar dengan kemarahan. Dia mencoba
maju menyerang Diodora......namun kekuatan Iblis yang Diodora lepaskan membuat
Xenovia kehilangan posisinya. Pedangnya tak mencapai Diodora, namun aura suci
yang diluncurkan oleh pedang melaju terus ke arah Diodora! Ya! Rasakan itu!
Itulah yang kukira akan terjadi, namun Diodora
menghindarinya dengan enteng di udara! Sial! Jadi dia tak bisa dikalahkan
semudah itu! Sepertinya meleset karena Xenovia kehilangan posisinya!
“Ise-san! Xenovia-san! Ise--.......”
Asia meminta bantuan! Tapi ruang mulai berguncang keras dan
terdistorsi. Tubuh Diodora dan Asia semakin pudar dan mereka akhirnya
menghilang.
“Asiaaaaaaaaaaaaaaaaa!”
Aku memanggil Asia yang menghilang tapi aku tak mendapat
balasan apa apa.........sial! Aku tak bisa melindungi Asia! Lagi lagi
aku........!
“Ise-kun! Tenanglah! Kita harus mengurus semua musuh di
hadapan kita dulu! Mari pergi dan selamatkan Asia-san setelah itu!”
Kiba mengatakan itu padaku.
.......Ya. Dia benar. Itu sederhana saja. Aku harus keluar
dari tempat ini dulu, lalu pergi ke Diodora untuk menghajarnya sampai habis dan
menolong Asia!
Diodoraaaaaaaaaa! Takkan kumaafkan kau!
Para Iblis mengelilingi kami. Jadi mereka bertindak dibawah para
keturunan Maou lama. Aku tak tahu rincian apa apa tentang hal itu, tapi aku
harus mengalahkan mereka kalau mereka menghalangi kami!
Tangan mereka bersinar secara misterius! Mereka mencoba
menyerang! Diodora berkata kalau mereka tak hanya terdiri atas Iblis Kelas
Menengah tapi juga Iblis Kelas Tinggi. Bisakah kami menghindari semua serangan
mereka? Apa lebih baik bersembunyi dibalik bayangan dan menjatuhkan mereka satu
demi satu? atau haruskah aku abaikan mereka dan melaju lurus ke arah kuil?
Selagi aku memikirkan sebuah rencana, aku mendengar teriakan
“Kyaa!”, dibawah situasi menegangkan ini. Suara Akeno-san! Apa yang terjadi!?
Saat aku menoleh, tua bangka sialan bermata satu yang mengenakan jubah tengah
mengangkat rok Akeno-san dan melihat celana dalamnya.
“Hmmm, bokongmu bagus. Lebih dari itu, lekuk yang hanya
dimiliki gadis muda membuatku tak tahan.”
P-Pak tua sialan ini!??
Aku menarik Akeno-san menjauh dari pak tua itu! Bokong
Akeno-san adalah milikku!
“Dasar pak tua sialan! Darimana kau muncul! –Tunggu, kau
kan.......”
Aku familiar dengan tua bangka ini! Ya, setelah pertandingan
dengan Kaichou, pak tua ini mengunjungi ruang kesehatan tempatku beristirahat.
Kalau kuingat lagi, pak tua ini adalah......
“Odin-sama! Kenapa anda ada disini!?”
Buchou bertanya dengan sangat kaget.
Ya! Odin! Dewa dari Utara! Dia seorang Dewa! Si pak tua
kemudian mengatakannya sambil mengelus ngelus jenggot putih panjangnya.
“Hmm. Akan lama kalau kujelaskan, tapi singkat kata, Game
ini sudah diambil alih oleh Khaos Brigade.”
Sudah kuduga, Game ini sudah diambil alih oleh mereka.
“Komite Game dan mereka dari golongan berbeda tengah
bekerjasama untuk menjatuhkan mereka semua. Yah, kami sudah tahu fakta kalau
Diodora Astaroth bersekutu dengan golongan Maou lama di balik layar. Dia pasti
menerima “ular” dari Ophis yang berdampak pada peningkatan kekuatannya yang
tiba tiba. Maka itu akan berbahaya bagi kalian kan? Jadi kalian perlu dibantu.
Tapi arena Game ini dilapisi oleh dinding perisai kuat. Jadi akan sulit bagi orang
normal untuk menembus atau melalui dinding. Khususnya menghancurkannya akan
sangat sulit. Kita tak bisa lakukan apa apa kecuali menghentikan orang yang
mengaktifkan dinding dari dalam.”
“Lalu bagaimana anda masuk kemari, pak tua?”
“Saat aku memberikan salah satu mataku pada Mímisbrunnr, aku
menjadi familiar dengan kekuatan Iblis, sihir, dan mantra mantra lain semacam
ini. Hal yang sama juga berlaku untuk dinding perisai.”
Pak tua ini menunjukkan mata kirinya yang kosong
padaku.—Sesuatu yang nampak seperti kristal di letakkan di dalamnya, dan
tulisan sihir yang bersinar dari dalamnya mulai muncul.
MERINDING......!
Saat aku melihat simbol yang muncul pada mata buatan itu,
aku merasa seolah tubuhku membeku. Ia memiliki pancaran berbahaya.......! Aku bahkan
bisa merasakan kegugupan Ddraig dari balik Sacred Gear.
“Musuh kita adalah Dewa Ketua dari Utara! Nama kita akan
naik kalau bisa mengambil lehernya!”
Para Iblis golongan Maou lama mulai menembakkan blok blok
kekuatan Iblis sekaligus! Jumlah serangan mereka sungguh gila!
Saat kami bersiap siap menghadapi serangan yang diarahkan
pada kami, Pak Tua Odin hanya memukulkan tongkatnya ke tanah sekali.
BOBOBOBOBOBOBOBON!
Serangan yang datang ke arah kami dipantulkan dan lenyap!
Pak tua hanya ketawa “Hohoho!”, selagi mengelus jenggotnya.
Pak tua ini sungguh hebat! Seperti yang kuduga dari Dewa!
Dia membuat serangan mereka lenyap dengan mudah! Para Iblis mulai mengubah
ekspresi mereka. Ada banyak Iblis Kelas Tinggi diantara mereka, namun pak tua
ini masih nampak penuh percaya diri.
“Normalnya, aku bisa menghancurkan dinding perisai dengan
kekuatanku tapi aku hanya bisa masuk kemari........Hmm, jadi musuh macam apa
kali ini? Sampai aku dimintai tolong oleh bocah itu, Azazel, untuk memberikan
ini pada kalian. Sampai membuat kakek tua bekerja sekeras ini, apa yang harus
kulakukan dengan bocah itu setelah ini.........”
Pak tua ini banyak protes juga.......yang kami terima dari
Pak tua adalah perangkat komunikasi kecil.
“Pergilah, serahkan tempat ini pada kakek tua ini dan lari
ke arah kuil. Maksudku pak tua ini akan berdiri di medan tempur ini untuk
menutupi kalian. Ini kehormatan besar, tahu?”
Saat pak tua mengacungkan tongkatnya pada kami, aura tipis
mulai mengelilingi kami.
“Itu akan melindungi kalian semua sampai mencapai kuil.
Sekarang, pergi pergi!”
“Tapi pak tua! Apa anda takkan apa apa seorang diri!?”
Aku khawatir namun pak tua itu hanya tersenyum dengan riang.
“Sampai seorang bayi yang baru hidup satu dekade sepertimu
mencemaskanku.......”
Sesuatu yang nampak seperti tombak muncul di tangan kiri si
pak tua.
“—Gungnir.”
Dia melepaskan satu hembusan dengan itu ke arah para Iblis!
Kemudian........
BAAAAAAAAAAAAAAAAAANG!
Aura dalam jumlah mengerikan diluncurkan dari tombak, dan
suara yang menembus angkasa menggema sepanjang area!
Aku tak bisa mempercayai mataku. Satu hembusan tebal itu
melaju lurus sampai ke ujung dunia, dan terukir sangat dalam ke dalam tanah!
Para Iblis musnah dengan satu serangan itu, puluhan Iblis telah lenyap! Sungguh
kekuatan mengerikan! Bukan bercanda lagi kalau itu berada pada level yang sama
sekali berbeda.
“Tahu tidak, pak tua ini sesekali harus bekerja juga.
Baiklah, para Iblis teroris. Datanglah padaku dengan semua yang kalian punya.
Pak tua ini jauh lebih kuat dari yang bisa kalian bayangkan.”
Dia memiliki kekuatan sebesar ini meskipun masih menahan
dirinya! Uwaaa.......Dewa sungguh memiliki kekuatan pada level yang sama sekali
berbeda.......
Para Iblis menjadi semakin gugup. Tak ada Iblis yang akan
datang pada kami seperti sebelumnya untuk membuat nama mereka terkenal lagi.
“Aku minta maaf! Akan kuserahkan tempat ini pada anda!”
Buchou menyampaikan terima kasihnya pada Odin si kakek tua
dan kemudian mengatakannya pada kami.
“Kita akan berlari ke arah kuil!”
Kami merespon kata kata Buchou, dan berlari ke arah kuil.
Sepanjang waktu itu, pak tua dan para Iblis melanjutkan pertarungan mereka.
Saat kami memasuki kuil, kami menaruh perangkat komunikasi yang kami terima dari pak tua di telinga kami. Kemudian kami mendengar suara familiar.
[Apa kalian baik baik saja? Ini aku Azazel. Sepertinya
kalian sudah menerima ini dari pak tua Odin.]
--Itu Sensei.
[Aku tahu kalau ada hal hal yang ingin kalian katakan, tapi
dengarkan aku dulu. Rating Game ini telah menerima serangan dari golongan Maou
lama dari Khaos Brigade. Arena tempat kalian berada, dan arena spesial dimana
ruang VIP berada, tengah dibanjiri dengan banyak Iblis dari golongan Maou lama.
Tapi ini sesuatu yang sudah kami antisipasi sebelumnya. Saat ini, semua
golongan tengah bekerjasama untuk mengalahkan golongan Maou lama.]
Jadi kalian semua juga sedang kesulitan rupanya. Lebih dari
itu, apa yang sensei maksudkan dengan mengantisipasi?
[Belakangan ini, mereka yang berkaitan dengan Maou saat ini
mulai mati secara misterius. Orang orang yang berada di baliknya adalah
golongan Maou lama dari Khaos Brigade. Dikatakan kalau pewaris Glasya Labolas
mati dalam kecelakaan, namun faktanya golongan Maou lama yang sudah
membunuhnya.]
......Jadi kerabat si yankee itu sudah dibunuh oleh golongan
Maou lama? Apa dia diincar karena memiliki darah yang sama dengan Maou saat
ini?
[Dan dalang dibalik semua itu adalah keturunan dari
Beelzebub lama dan Asmodeus lama. Seperti Cattleya Leviathan yang aku kalahkan,
kebencian yang golongan Maou lama miliki terhadap pemerintahan Iblis saat ini
sangatlah besar. Dengan menteror Game ini, mereka mencoba mengguncang dunia
sebagai permulaan dengan membunuh dan menunjukkan mayat mayat dari mereka yang
berkaitan dengan Maou saat ini. Tak ada kesempatan lebih baik untuk menyerang
daripada ini. Antisipasi buruk sudah bisa terlihat, bahkan sejak pertandingan
diantara Astaroth dan Agares.]
Maka itu artinya pertandingan kami sudah diputuskan untuk
diincar oleh golongan Maou lama sejak awal. Orang orang yang diincar adalah
Maou dan kerabat mereka. Dengan kata lain Buchou. Dan juga bos bos dari tiap
tiap golongan yang datang untuk menonton pertandingan. Berarti pak tua itu,
Odin, juga salah satu target mereka.
“Berarti alasan kenapa kekuatan Iblis Diodora meningkat dari
sebelumnya adalah!?”
Tanya Buchou.
[Dia pasti meminjam kekuatan Ophis. Mereka juga pasti belum
berpikir kalau Diodora akan menggunakan kekuatan itu sepanjang Game. Karena itu
dengan menambahkan itu dengan insiden dengan Glasya Labolas, kami
mengantisipasi kalau sesuatu akan terjadi dalam pertandingan ini. Tapi mereka
tak mengubah rencana mereka sama sekali.]
Jadi kekuatan sialan itu dipinjam dari kekuatan sang boss
para teroris! Dan dia memenangkan pertandingan ini dengan itu! Aku sama sekali
tak menyukainya!
[Bagi mereka, selama bisa menghabisi kita, kurasa apapun tak
masalah. Bahkan bagi kita, ini adalah kesempatan yang tak bisa kami harapkan.
Ini waktu yang tepat untuk menghancurkan golongan Maou lama yang sepertinya
akan memberi pengaruh negatif terhadap dunia. Odin, Dewa Dewa Yunani, dan Dewa
Dewa dari pihak Sakra juga berencana melenyapkan para teroris. Kami memberitahu
bos bos dari tiap tiap golongan secara rahasia tentang kemungkinan terjadinya
serangan teroris, dan kami menanyai mereka apakah mereka mau berpartisipasi
dalam rencana ini. Mereka semua memutuskan untuk ikut serta. Semua golongan
berpikir tentang kemenangan. Saat ini, semua orang sedang mengamuk melawan para
Iblis golongan Maou lama.]
Jadi semua bos dari tiap tiap golongan pada dasarnya berkata
“kami takkan kalah pada teroris!” huh.
[Maafkan aku Rias. Aku pernah berkata kalau Peperangan
takkan terjadi, tapi malah jadi seperti ini. Kami membuat kalian jatuh dalam
bahaya seperti ini. Kami ingin membuat mereka bergerak sebelum Game. Kami pikir
mereka akan muncul pada saat itu, dan seperti pikiran kami mereka memang
bergerak. Tapi sudah pasti kalau kami mengirim kalian ke zona berbahaya. Aku
memikirkan rencana ini dengan membujuk Sirzechs. Aku ingin menarik keluar para
golongan Maou lama tak peduli apapun yang terjadi.]
“Apa yang akan anda lakukan kalau kami mati sepanjang
proses!?”
Aku bertanya pada sensei tanpa peduli, dan sensei kemudian
mengatakannya dengan nada serius.
[Aku berencana mengambil tanggung jawab penuh oleh hal itu.
kalau nyawaku diperlukan untuk menebusnya, maka aku akan lakukan itu.]
--Sensei berniat untuk mati........
Jadi dia memancing orang orang itu keluar dengan keyakinan
sebesar itu........itu penting, tapi aku perlu memberitahu sensei tentang apa
yang terjadi sebelumnya.
“Sensei, Asia dibawa lari oleh Diodora!”
[--! Begitu. Yang jelas aku tak bisa membiarkan kalian
disana terlalu lama. Serahkan Asia pada kami. Disana akan segera berubah
menjadi medan tempur. Para Iblis golongan maou lama terus diteleport kesana
dengan lingkaran sihir. Ada basemen tersembunyi di dalam kuil itu. Arena ini
diciptakan oleh pengguna Longinus yang termasuk dalam Khaos Brigade. Kalian
bisa masuk ke dalamnya, tapi akan mustahil untuk pergi dari sana.—Longinus
[Dimension Lost]. Ia sangat unggul diantara Sacred Gear yang berkaitan dengan
dinding pelindung dan ruang, jadi bahkan kakek tua itu, Odin, yang
terspesialisasi dalam teknik tak bisa menghancurkannya.]
“Apa anda juga tengah berada di medan tempur, Sensei!?”
[Ya, aku tengah berada di arena. Arena ini sangat besar,
jadi jarakku sangat jauh dari kalian.]
“Kami akan pergi dan menyelamatkan Asia!”
Aku mengatakannya pada sensei dengan lugas.
[Apa kamu tahu bagaimana situasi kalian sekarang?]
Suara sensei bercampur dengan kemarahan. Tapi aku masih
takkan menyerah! Mana mungkin aku menyerah!
“Aku tak paham hal hal rumit seperti itu! Tapi Asia adalah
temanku! Keluargaku! Aku ingin menolongnya! Aku tak mau kehilangan Asia lagi!”
Ya! Selagi kami berdiskusi seperti ini, kami tak tahu apa
yang si brengsek itu lakukan pada Asia! Hanya memikirkan hal itu membuat
perutku terasa membara! Buchou kemudian mengatakannya sambil tersenyum.
“Azazel-sensei. Maaf, tapi kami akan terus bergerak maju ke
dalam kuil untuk menolong Asia. Game dibatalkan, tapi aku takkan setuju kalau
kami tak menyelesaikan ini dengan Diodora. Aku harus mengajarinya betapa
bodohnya untuk membawa lari budak tercintaku dariku!”
Buchooooou! Seperti yang kuduga dari Buchou! Dia sungguh
tahu harus berbuat apa! Akeno-san juga melanjutkan dari sana!
“Azazel-sensei. Kami memiliki hak untuk memakai kekuatan
kami melawan mereka yang melakukan tindakan mencurigakan di dalam aliansi tiga
kekuatan besar kan? Anda paham kalau Diodora melakukan tindakan pemberontakan
terhadap masyarakat Iblis saat ini?”
Oh! Dia benar! Kami memiliki hak seperti itu! seperti yang
kuduga dari Akeno-san! Sensei mendesah panjang dari sisi lain perangkat
komunikasi.
[........Astaga. Kalian memang bocah bocah keras
kepala.......ya sudahlah. Kali ini tak ada pembatasan apa apa. Karena hal
inilah tak ada yang bisa menahan kekuatan kalian.—Pergi dan mengamuklah sepuas
puas kalian! Khususnya Ise! Tunjukkanlah kekuatan Sekiryuutei pada bocah
pembelot itu, Diodora!]
Oh! Sensei sungguh tahu apa yang dia bicarakan! Terima kasih
banyak!
“Osu!”
Aku membalas dengan semangat tinggi!
[Terakhir, dengarkan ini. Ini penting. Mereka memulai ini
dengan mengetahui kalau kita mulai bisa memahami rencana mereka. Dengan kata
lain rencana mereka adalah sesuatu yang takkan terpengaruh bahkan meski kita
sudah mengetahuinya.]
Apa maksudnya? Aku menjadi curiga, namun nampaknya Buchou
memahami.
“Apa itu artinya mereka memulai serangan teroris karena
mereka memiliki semacam rencana tersembunyi?”
[Yah, kami belum tahu soal itu. Tapi sudah pasti kalau arena
ini berbahaya. Game telah dihentikan. Jadi tak ada pembatasan lagi. Biarpun
kalian berada dalam situasi berbahaya, kami takkan bisa datang menolong kalian
jadi camkan itu baik baik.—Berhati hatilah.]
........Begitu. Lawan lawan kita sangat percaya diri, jadi
mereka masih melakukan terorisme biarpun rencana mereka sudah diketahui oleh
kami. Aku tak tahu apa yang mereka tengah rencanakan, tapi yang harus kami
lakukan singkat dan jelas saja! Kami harus mengalahkan Diodora, kemudian
menolong Asia, dan kemudian bersembunyi di bawah basemen! Terasa agak
menyeramkan karena tak ada transportasi yang bisa mengeluarkan kami dari sini,
tapi tak masalah selama kami bisa mengalahkan mereka sebelum mereka mengalahkan
kami! Tapi kenapa aku jadi terlalu sering menemui orang orang kuat?
--Kekuatan berkumpul disekitar Naga. Kupikir aku mendengar
seseorang mengatakan itu sebelumnya. Apa aku berakhir seperti ini karena aku
memiliki Sekiryuutei yang bersemayam dalam tubuhku.......?
“Koneko, bisakah kamu temukan Asia?”
Buchou meminta Koneko-chan untuk mencari Asia. Koneko-chan
menunjuk ke arah akhir kuil dengan telinga kucing muncul di atas kepalanya.
“........Aku bisa merasakan Asia-senpai dan Diodora Astaroth
dari sana.”
Ya! Tunggu aku Asia! Aku akan segera datang menolongmu!
Kami semua kemudian berlari ke bagian terdalam kuil.
Bagian 5
Di dalam kuil terdapat ruang yang sangat luas. Rasanya tak
ada ujung pada ruangan luas ini. Hanya ada tiang tiang raksasa di dalam kuil,
dan tak ada lagi selain itu.
Saat kami melewati kuil, kuil yang lain muncul tepat di
depannya, jadi kamu menuju ke sana. Saat kami terus mengulangi hal itu, kami
merasakan hawa kehadiran di dalam salah satu kuil!
Kami berhenti dan memasang posisi. Orang orang yang muncul
adalah........sepuluh orang berbadan kecil yang mengenakan jubah.
[Hei Rias Gremory dan para Budaknya.]
--!
Suara Diodora menggema sepanjang kuil! Darimana datangnya!?
[Hahaha, Sekiryuutei. Kau takkan menemukanku kemanapun kau
mencari. Aku tengah menunggu di kuil yang lain untuk kalian semua.—Mari
bermain. Ini sebagai pengganti Rating Game yang sudah dibatalkan.]
Si brengsek itu mengatakan omong kosong seperti itu! Apa dia
mengirimkan kekuatannya memakai kekuatan Iblis? Dan dia mau bermain main? Mau
apa dia?
[Mari adakan pertandingan dengan memakai [bidak] kita.
Aturannya adalah kau tak boleh memakai bidak yang sama lagi sampai kau mencapai
tempatku berada. Selain itu, apa saja boleh. Untuk pertandingan pertama, aku
akan mengirim 8 [Pion] dan 2 [Benteng]. Ngomong ngomong semua [Pion]ku sudah
berpromosi menjadi [Ratu]. Hahaha, sejak awal sudah ada 8 [Ratu] tapi itu tak
apa apa bagi kalian kan? Apalagi, Rias Gremory adalah Iblis muda yang terkenal
karena memiliki budak budak kuat.]
Dia sudah gila! Dia memberitahu kami untuk menghadapi pion
yang sudah berpromosi menjadi [Ratu] dan 2 [Benteng]! Kalau kuingat baik baik,
seluruh 8 [Pion] nya adalah wanita! Waw dia sungguh beruntung........harem.......bukan,
bukan. Ini bukan waktunya untuk iri pada Diodora.
“Baiklah. Aku akan ikuti omong kosongmu. Aku akan
mengukirnya ke dalam kepalamu, tentang betapa kuatnya kelompokku!”
Buchou setuju!? Serius!? Apa dia tak keberatan!?
“Tak apa apakah untuk setuju pada saran musuh!?”
Saat aku bertanya pada Buchou, dia mengatakannya sambil
menyipitkan matanya.
“Kita harus menyetujuinya. Mereka punya.........Asia sebagai
sandera mereka.”
--!
Ya, kami takkan tahu apa yang mereka akan lakukan kalau kami
menentang mereka. Buchou kemudian menunjuk padaku.
“Kita akan memakai Ise, Koneko, Xenovia, dan Gasper untuk
maju.”
Dia memberitahu kami untuk melewati ini dengan kami
berempat? Kupikir kita sudah kalah jumlah?
“Mereka yang baru dipanggil. Datanglah padaku.”
Aku, Koneko-chan, Gasper, dan Xenovia berkumpul disekitar
Buchou dan dia berbisik pada kami.
(Akan kuserahkan dua [Benteng] pada Xenovia. Kamu bisa
bertarung sekuat tenagamu. Jadi gunakan kekuatan penuhmu dalam melawan mereka.)
(Aku paham. Aku menyukai itu. Aku ahli dalam hal hal itu.)
Oh, kamu sepertinya akan menikmatinya, Xenovia-san! Tapi dia
benar. Kalau dia tak punya pembatasan, dia pasti bisa mengalahkan kedua
[Benteng] itu. Dia pada dasarnya adalah tipe-kekuatan.
(Melawan para [Pion], Koneko akan jadi penyerang. Pakai
senjutsu untuk menyalurkan ‘ki’mu pada mereka jadi kamu bisa menghabisi mereka.
Ise dan Gasper akan jadi support Koneko. Tapi kalian berdua akan jadi kunci
dalam pertarungan ini. Ise, tolong buat Gasper meminum darahmu.)
(......Paham.)
(Heeeee, aku paham.)
(Aku paham, Buchou.)
Kami mengangguk pada Buchou. Tapi aku dipanggil kembali oleh
Buchou.
(Ise, begini......)
Ya, Ya...............A-APA.....!?
Aku mulai bergetar oleh apa yang Buchou katakan padaku! Apa
kamu serius! Itu tak apa apa kan!? Aku boleh melakukannya kan!? Aku mencoba
mencari konfirmasi padanya untuk yang terakhir kali, dan dia mengangguk!
Yeaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaah! Aku berteriak di dalam diriku!
Rasa takut yang kumiliki sebelumnya sekarang sudah musnah!
“Aku bisa melakukannya! Aku bisa..........Kita bisa menang
melawan orang orang ini!”
[Mari kita mulai saja.]
Bersama dengan ucapan Diodora, para budaknya mulai memasang
posisi melawan kami.
Aku menggores kecil jariku dengan Pedang Suci Iblis Kiba,
dan memberikan darahku pada Gasper.
DEGUP JANTUNG!
Aku tahu kalau jantung Gasper baru berdegup keras! Momen
selanjutnya, tubuh Gasper tertutupi dalam aura aneh. Matanya juga mulai
bersinar secara misterius. Ya, atmosfir dari Gasper berubah. Dengan ini, kami
sudah siap! Saat Xenovia melepaskan Durandalnya, dia membuat gaya dua pedang
beserta dengan Ascalon, dan dia berlari ke arah kedua [Benteng].
“Akan kuambil Asia kembali!”
Tekanan menegangkan yang belum pernah kurasakan sebelumnya
tengah memancar dari Xenovia. Matanya juga tajam.
“.....Aku belum pernah punya teman sebelum ini. Itu karena
kupikir aku bisa hidup tanpa orang seperti itu. Kupikir aku bisa hidup hanya
dengan cinta dari Tuhan.”
DASH!
Kedua [Benteng] berlari ke arah Xenovia.—cepat! Jadi mereka
[Benteng] dengan kecepatan! Xenovia tak bergeming dan terus berbicara pada
dirinya sendiri.
“Lalu mereka yang mulai memperlakukan aku sebagai teman
muncul. Khususnya Asia, yang selalu tersenyum padaku. Dia menyebutku
“teman”nya.”
Ya, kamu adalah rekan kami dan juga teman, Xenovia.
Xenovia menampakkan mata sedih sambil menghindari serangan
para [Benteng].
“........Saat aku pertama bertemu Asia, aku mengatakan hal
kejam padanya. Aku menyebutnya Penyihir. Aku menyebutnya sesat. Tapi Asia
datang dan berbicara padaku seolah tak ada apapun terjadi. Dia bahkan
menyebutku “Teman”nya.”
Xenovia.........jadi dia selalu memikirkan hal itu.
“Karena itu aku akan menolongnya! Teman terbaikku! Asia! Aku
akan menolongnya!”
DON!
Gelombang destruktif diluncurkan dari Durandal, dan
menghempaskan kedua [Benteng].
Saat Xenovia mengayunkan Durandalnya tinggi tinggi, dia
kemudian berteriak dengan suara serak!
“Karena itu! kumohon! Durandal! Responlah aku! Aku takkan
sudi, kalau Asia lenyap! Kalau aku kehilangan Asia, aku.......aku.......!
Tolong! Beri aku! Beri aku kekuatan untuk menyelamatkan temanku!
Durandaaaaaaaaaaaaaal!”
DOOOOOOOOOOOOOOON!
Seolah merespon kata katanya, Durandal meningkatkan auranya
beberapa kali! Sungguh jumlah aura yang dahsyat! Bahkan aku yang tak menerima
serangan bisa merasa gatal di kulitku! Durandal bersinar sepuluh kali lebih
kuat dari sebelumnya! Hebat............
CRUMBLE! CRUMBLE!
Area disekitar Xenovia mulai retak retak hanya dengan aura
suci yang Durandal pancarkan secara alami.
“Aku belakangan menyadari kalau, aku tak bisa menekan
Durandal dengan baik. Mungkin perlu waktu lama bagiku untuk mendapat aura
tenang yang Kiba tunjukkan. Maka aku hanya perlu terus bergerak maju. Maka aku
memutuskan untuk meningkatkan ketajaman dan kekuatan destruktif dari Durandal!”
Xenovia membuat silang dengan Durandal dan Ascalon di udara.
Gelombang Durandal dipindahkan ke Ascalon, dan aura sucinya meningkat lebih
pesat. Aura Ascalon juga meningkatkan kekuatan sucinya karena menjalin kontak
dengan Durandal. Aura yang dipancarkan oleh kedua pedang mulai membuat sinergi.
“Sekarang, ayo maju! Durandal! Mari selamatkan teman
terbaikku! Mohon responlah perasaankuuuuuuuuuuu!”
Durandal dan Ascalon mulai menciptakan pilar pilar cahaya!
Lubang besar tercipta di langit langit kuil! Xenovia mengayunkan itu ke arah
kedua [Benteng]!
BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANG!
Dua gelombang kekuatan suci bergabung dan menelan kedua
[Benteng]!
DOOOOOOOOON!
Kuil berguncang dengan keras! Saat guncangan berhenti, yang
muncul di hadapanku adalah......
Dua sayatan besar yang muncul di hadapan Xenovia. Tiang
tiang yang sebelumnya masih ada sekarang juga ikut lenyap. Bahkan langit langit
di atas Xenovia dan di atas kami sudah lenyap! Lebih tepatnya sebagian besar
kuil lenyap beserta gelombang yang diciptakan kedua Pedang Suci!
Jadi inikah kekuatan serang Xenovia tanpa pembatasan? Dan
semua itu adalah kekuatan suci! kalau lawannya adalah Iblis, maka itu akan jadi
serangan mematikan! Tidak, itu tidak sebagus itu! mereka akan lenyap tanpa
bekas! Kedua [Benteng] memang lenyap!
Saat aku melihat kedua [Benteng] itu di video, mereka sama
sekali tidak lemah. Justru mereka sangat tangguh. Dan dia menghabisi mereka
hanya dengan satu serangan.........
Xenovia bernafas terengah engah. Jadi memakai serangan itu
secara terus menerus itu mustahil.
Dia menyelesaikan tugasnya. Sekarang giliran kami!
“Koneko-chan, Gasper, ayo maju!”
“Ya!”
“Ya!”
Balasan bagus!
“Nyan!”
Koneko-chan mengeluarkan telinga dan ekor kucingnya! Ya!
Baik suara dan telinga kucingnya nampak sangat manis sampai darah mau mengucur
dari hidungku! Lawan kami adalah delapan [Pion] yang sudah berpromosi menjadi
[Ratu]! Mereka mungkin yang paling mengerikan, tapi masih ada cara untuk
menang!
“Pertama, aku juga akan berpromosi!”
Sepanjang Game, aku hanya berpromosi kalau aku memasuki
markas musuh, tapi karena Game tidak ada saat ini, aku bisa berpromosi menjadi
[Ratu] dengan izin Buchou! Karena itu aku berpromosi menjadi [Ratu] dengan
cepat!
[Boost!]
Aku kemudian memakai kekuatan Boosted Gear!
[Explosion!]
Aku mengumpulkan kekuatan Iblis ke otakku! Aku akan
melepaskannya sekali lagi! kemampuan ini yang pernah tersegel!
“Hasrat jahat meningkat! Image MAX! Sebarkan! Bidang impian
menyenangkanku!”
Ruang misterius muncul di hadapanku!
“Buchooooooou! Aku adalah hentai! Aku adalah mesum! Namun
aku akan tetap menggunakan kekuatan ini demi dirimu! Tidak, aku akan
menggunakannya untuk aku sendiri!”
Setelah berjanji pada Buchou, aku membuat target “lock-on”
pada delapan [Pion] di depanku! Ke payudara mereka! Aku akan mencoba
mengabaikan Buchou yang barusan memasang wajah tercengang!
“Bilingual!”
Ya! Teknik spesialku telah menangkap mereka! Mereka takkan
bisa lolos dari teknik ini! Game yang sebenarnya baru akan dimulai!
“Hei! Semua Oppai-san [Pion]! Beritahu aku apa yang akan
mereka lakukan, mulai dari oppai kanan!”
Aku menutup mataku, dan berbicara dengan oppai! Kemudian
oppai mereka mulai berbicara dimana hanya aku yang bisa mendengarnya!
[Pertama kami akan menyingkirkan Vampir merepotkan itu~!]
[Mari jatuhkan dia dengan kita bertiga sekaligus!]
[Vampir! Kita harus kalahkan! Kalahkan!]
Wow! Aku membuka lebar mataku dan memberitahu dua yang lain
apa yang baru kudengar!
“Gadis itu, gadis itu, dan gadis itu, semuanya mengincar
Gasper! Gasper, “hentikan” mereka yang baru kusebutkan!”
“Y-Yaaaaaaa!”
Gasper menghentikan ketiga [Pion] yang kutunjuk dengan
kekuatan Sacred Gearnya!
STOP!
Ketiga [Pion] itu tertangkap oleh mata Gasper, dan
pergerakan mereka tersegel dengan mudah! Ya! Mereka berhenti! Gasper yang
meminum darahku sudah bekerja bagus! Selanjutnya! Aku bertanya pada para [Pion]
di sisi lain!
“Apa yang kalian pikirkan!?”
[Woah, gadis gadis itu dihentikan! Mereka akan menyadari
kalau kita sedang mengincar Nekomata!]
[Jangan jangan ini kekuatan Naga dalam rumor yang bisa
mendengar suara Oppai? Seram! Aku berniat mengincar si nekomata! Jangan jangan
tak berguna memakai mantra pertahananku untuk menghentikan hatiku dari
terbaca!?]
[Nekomata itu akan menyadari rencana kita!]
Begitu. Mereka bertiga mengincar Koneko-chan! Sia sia saja!
Tunggu, mereka bahkan membuat rencana untuk menghentikan
hati mereka terbaca? Tapi mereka memang akan melakukan itu karena mereka takkan
bisa datang sekaligus karena aku ada disini.
“Gasper! Selanjutnya, mereka bertiga akan menyerbu
Koneko-chan! Hentikan mereka disana!”
“Y-Yaaaaaa!”
STOP!
Mata Gasper bersinar, dan sekarang mereka bertiga berhenti!
--Hanya tinggal dua [Pion] tersisa! Itu semua selesai dalam
sekejap! Memang selesai dengan cepat!
“Uhahahahahahahahaha! Kami tak terkalahkan! Delapan [Pion]
yang berpromosi menjadi [Ratu] sekarang berjatuhan di tanah karena combo super
kami!”
Aku melepaskan senyum dan tawa vulgar! Ini menyenangkan! Ini
benar benar menyenangkan! Aku bisa memahami pergerakan lawanku, meski hanya
terbatas pada wanita! Dan kalau aku memakainya dengan rekan rekanku, akan jadi
serangan combo terkuat!
Kalau kalian bisa membaca hati mereka, maka kalian akan tahu
gerakan mereka. Kalau kalian tahu gerakan mereka, maka aku bisa memberitahu itu
pada Gasper untuk menghentikan gerakan mereka. Gasper tak memiliki pengalaman
bertarung yang banyak, jadi dia tak bisa memakai Sacred Gearnya dengan lebih
efisien karena dia tak tahu apa yang musuh akan lakukan. Namun lain ceritanya
kalau kalian tahu gerakan mereka!
Diodora pasti sudah salah prediksi! Dia tak tahu betapa
elegannya jurusku, kalau lawanku terbatas pada wanita! Bahkan aku sendiri kaget
pada kehebatan kerja jurus ini! Ia bahkan bekerja pada mereka yang memasang
mantra untuk menghentikan hati mereka terbaca.
Ah, sebenarnya aku tak membaca hati mereka secara langsung,
namun berbicara pada oppai mereka. Mungkin perbedaan minor itu membuat mantra
mereka tak bisa bekerja.
Dua musuh tersisa! Mereka menjadi ketakutan oleh combo kami
dan bergerak mundur. Kukuku, kalian pasti ketakutan! Karena serangan kalian
bisa terbaca jelas, dan dihentikan!
“......Tak peduli bagaimana aku memikirkannya, kamu
kelihatan seperti penjahat disini.”
Auuu! Aku menerima kata kata kasar dari Koneko-chan! Ya,
memang begitu! Aku juga memikirkan itu, tapi itu diperlukan demi kemenangan!
Aku mungkin tak manusiawi! Ini semua demi menolong Asia! Jadi aku akan
mendengarkan suara suara oppai tak peduli apapun yang terjadi! Aku berjalan
perlahan, dan dengan ringan menyentuh para [Pion] yang terhenti.
RIP! RIP! RIP!
Kemudian jubah mereka semua meledak dan mereka menjadi telanjang
bulat. Arara, Bishojo-chan! Aku tak bisa melihat wajah mereka karena ditutupi
kerudung, tapi Diodora ternyata mengumpulkan gadis gadis berbadan bagus!
Aku tak bisa memaafkannya lagi! Tapi gadis ini sungguh punya
badan yang bagus!
BU!
Aku tertawa bangga dengan mengucurkan mimisan. Aku juga
menyentuh para [Pion] lain yang terhenti dan menghancurkan pakaian mereka. Yang
satu ini punya payudara besar! Simpan ke otakku! Simpan selesai!
Karena mereka sudah terhenti, aku bisa lakukan apa saja yang
kumau pada mereka.
“.......Fufufu. Lihat. Bagi mereka yang tak bisa bergerak
menjadi selemah ini. Aku bisa menghancurkan pakaian mereka dengan mudah. Combo
Bilingual dan Dress Break. Aku tak pernah menduga akan menjadi begini tak
terkalahkan kalau lawanku wanita........”
Aku mulai takut pada kemungkinan diriku. Aku tak pernah
menduga bisa mencapai kekuatan semacam itu dari kedalaman hasrat
seksualku........saat aku melihat, kedua [Pion] tengah gemetar. Mereka akan
terbaca dadanya dan kemudian terhenti. Dan baju mereka akan dihancurkan dan
tubuh telanjang mereka terlihat. Tak ada yang lebih melecehkan bagi seorang
wanita.
“—Sensei, aku mulai berpikir aku bisa menaklukkan payudara!”
Di dalamku, aku merasa seolah Azazel-sensei berkata “Mereka
yang menaklukkan Oppai, akan menaklukkan dunia[10]”.
Ya, Sensei, aku akan menaklukkan Oppai!
“Sekarang, apa yang para gadis tersisa akan lakukan padaku
aye.”
Aku mulai menggerak gerakkan jemari di kedua tanganku
sembari memasang wajah vulgar.
PUNCH!
Aku kemudian menerima pukulan di wajahku oleh Koneko-chan.
.......Ouch! Itu sakit, Koneko-chan........
“.........Mari kalahkan mereka dengan cepat, senpai super
mesum.”
Koneko-chan mulai mengalahkan para [Pion] yang dihentikan
dengan memukul mereka. Aku segera memberi perintah pada Gasper untuk
menghentikan para [Pion] yang tersisa. Aku memang tak bisa menang melawan
Koneko-sama. Aku akan mengalahkan musuh sesuai katanya saja.......seperti
dugaanku, kalau terbatas pada wanita, combo Bilingualku dan Gasper akan menjadi
senjata terhebat.
“Phew. Kita mendapatkan kemenangan pertama.”
Aku, Koneko-chan, Gasper, dan Xenovia mengalahkan 8 [Pion]
dan 2 [Benteng] dengan mudah. Kupikir kondisi kami tak diuntungkan sebelum
pertarungan, tapi saat kami melawan mereka kami berhasil meraih kemenangan
sempurna.
......Kami sangat hebat tanpa pembatasan apa apa sesuai
ucapan Sensei. Tapi seperti yang Sairaorg-san katakan, kami akan kalah tanpa
bisa melakukan apa apa kalau kami masuk dalam jebakan.
Pertarungan memiliki banyak kedalaman. Kalau ada laki laki
diantara para [Pion], maka kami pasti akan kesulitan. Aku senang Diodora adalah
orang mesum. Semua [Pion] adalah gadis karena orang itu mesum. Aku jadi bisa
memahami perasaannya.
Para [Pion] yang tak bisa bergerak disegel kekuatan Iblisnya
oleh senjutsu Koneko-chan, dan memakai kemampuan Vampir Gasper untuk membuat
mereka kehilangan kesadaran sehingga kami bisa mengikat mereka ke tiang.
Dengan ini musuh masih memiliki [Ratu], 2 [Kuda], 2
[Peluncur], dan Diodora tersisa. Mereka memiliki anggota penuh. Orang orang
yang belum bertarung dari pihak kami adalah Buchou, Akeno-san, dan Kiba.
“Mari bergegas.”
Kami kemudian bergerak ke kuil berikutnya dengan kata kata
Buchou.
Kemudian orang orang yang menanti kami disana adalah tiga
musuh.
“........Kalau ingatanku dari video itu benar, mereka adalah
dua [Peluncur] dan [Ratu].”
Kiba mengatakan itu. Bagaimana Kiba mengetahui itu? Mereka
semua mengenakan jubah yang sama jadi aku tak bisa mengetahui perbedaannya.
Atau kau membedakan mereka dari tinggi tubuh? Atau dari kuantitas kekuatan
Iblis mereka?
Namun mereka mengirim [Ratu] untuk pertarungan kedua? Tapi
seperti dalam pertandingan pertama, itu adalah gaya bertarung Diodora untuk
mengirim budak budak kuatnya sejak awal. Dua [Kuda] yang tersisa sama sekali
tak selevel dengan Kiba saat aku melihat video mereka.
“Kami tengah menunggumu, Rias Gremory-sama.”
[Ratu] Diodora melepas kerudungnya dan menampakkan wajahnya.
Oh! Wanita cantik! Wanita dewasa pirang! Mata birunya nampak indah!
Kupikir salah satu [Peluncur] Diodora adalah wanita dan
satunya laki laki. Keduanya mengenakan kerudung, jadi aku tak bisa melihat wajah
mereka. Dari video, support kedua [Peluncur] sangat unggul dari segi kekuatan
Iblis, mereka lebih superior dari Gasper dan Asia. Dari segi support, kupikir
para [Peluncur] kami lebih superior, kami memiliki penyembuh dan penghenti
waktu.
Masalahnya adalah si [Ratu]. [Ratu]-san ini bertarung
melawan [Ratu] dari keluarga Agares secara langsung, dan dia berhasil menang.
Aku ingat kalau kekuatan Iblisnya sangat hebat.
“Ara ara. Kalau begitu biar aku maju.”
Seorang yang mengambil langkah ke depan adalah Akeno-san!
Jadi Akeno-san yang akan maju!
“Dua [Kuda] yang tersisa mungkin sudah cukup dengan Yuuto
saja. Aku juga akan ikut bertarung.”
Dan Buchou juga!? kedua Onee-sama Agung telah maju bersama!
“Ara, Buchou. Aku saja sudah cukup.”
“Bicara apa kamu. Biarpun kamu sudah belajar memakai
Halilintar-Suci, memaksakan diri itu tabu, tahu? Ketimbang mendapat luka
disini, lebih baik menyerang mereka dengan kekuatan lebih untuk meminimalkan
luka kita.”
Halilintar-Suci dan [Power of Destruction]! Mereka berdua
kuat! Dan keduanya akan digunakan bersamaan! Sudah kuduga, aku bisa duduk manis
dengan lega karena kehebatan combo mereka!
Koneko-chan kemudian menyentilku. Hmm? Apa yang terjadi
Koneko-chan?
Koneko-chan menyuruhku membungkuk, dan dia kemudian berbisik
di telingaku.
Ya ya. Begitu, Hmmm.
“Itu saja?”
“.....Ya. Akeno-san akan jadi lebih kuat dengan itu.”
Hmm. Aku tak terlalu paham, tapi itu saran Koneko-chan
sehingga aku hanya perlu mengatakannya.
“Akeno-san.”
Aku memanggilnya, dan dia menoleh.
“Hmm, kalau kamu bisa mengalahkan orang orang itu dengan
mudah, mari kencan bersama minggu depan! –Apa ini bisa bekerja Koneko-chan?
Kupikir Akeno-san tak akan menjadi lebih kuat hanya dengan kencan.......”
BUZZ! BUZZ! BUZZ!
Energi listrik mulai memercik di area ini! Saat aku melihat
Akeno-san.........Akeno-san tengah terselimuti dalam aura Halilintar-Suci!
“..........Ufufu. Ufufufufufufufufufu! Aku bisa berkencan
dengan Ise-kun!”
Halilintar-Suci tengah menyelimuti seluruh area selagi dia
tersenyum dengan ketegangan tinggi!
“Kamu kejam, Ise! Padahal kamu sudah punya aku, tapi kamu
hanya mengajak kencan Akeno!”
Eeeeeeeh!? Kali ini Buchou membuat klaim padaku dengan mata
berair! Aku sama sekali tak paham apa yang terjadi!
“Ufufu, Rias. Ini bukti kalau cintaku akhirnya sudah
diterima oleh Ise-kun. sepertinya kamu harus menyerah sekarang, ya?”
“B-B-B-Bicara apa kamu!? Aku tak mau dikata katai seperti
itu oleh Akeno vulgar yang listriknya memercik kuat hanya dengan k-k-kencan!”
Hah? Hah hah? Sepertinya Buchou dan Akeno-san mulai
berantem?
“Bicara apa kamu? Aku tak mau dikata katai itu olehmu, yang
sepertinya kamu tak akan bercinta[11]
dengannya dalam waktu dekat.”
“I-Itu tidak benar! B-bahkan dulu dia.......”
“Apa yang terjadi dulu?”
“.......Dia banyak menyentuh dadaku di atas ranjang.”
“........Bukankah karena Ise-kun ngelindur dan tak sengaja
menyentuhnya?”
“..........K-Kami juga berciuman. Dua kali.”
Ah, nada Buchou barusan terdengar sangat manis. Dia benar
benar bersikap seperti gadis normal.
“Kemudian aku akan cium lidah dengannya saat ini. Tiga kali,
di depan kamu Rias.”
“Akeno! Tidak! Tidak! Aku bahkan tak mau membayangkan
lidahmu masuk ke dalam mulut cowok itu! mulutnya adalah milikku!”
.......Hal macam apa yang kalian diskusikan, kedua
Onee-samaku? Apa mereka masih berantem tentangku sebagai budak mereka? Hmmm,
aku merasa senang tapi juga malu........
Bahkan [Ratu] dan kedua [Peluncur] musuh terlihat bingung
dan tak tahu harus berbuat apa. Tapi sepertinya si [Ratu] tak tahan melihat
situasi ini lagi, jadi [Ratu] itu mengamuk dengan menyelimuti dirinya dengan
aura api.
“Kalian berdua! Hentikan ini, demi Tuhan! Jangan abaikan
kami demi memperebutkan lelaki......”
“Diam!”
“Diam!”
DOOOOOOOOOOOOOOON!
Serangan luar biasa Buchou dan Akeno-san dilepaskan pada
[Ratu] dan kedua [Peluncur]! Kekuatan itu begitu dahsyat sampai membuatku
merinding hanya dengan melihatnya! [Power of Destruction] dan Halilintar-Suci
dilepaskan di saat yang sama, dan menghajar semua musuh! Bahkan pemandangan di
sekeliling hancur!
.............ASAP.............ASAP.........
[Ratu] dan kedua [Peluncur] tergeletak di tanah dengan asap
mengepul dari tubuh mereka......tak peduli bagaimana kalian
melihatnya,.......mereka takkan bisa bertarung lagi.........dan inilah hasil
karena ikut campur dalam argumen mereka..........akan aneh kalau aku yang
mengatakan ini, tapi itu pertandingan yang mengerikan. Lebih tepatnya sangat
menakutkan melihat dua Onee-sama marah. Dan pertengkaran mereka belum selesai!
“Sejak awal, apa kamu tahu seluruh tubuh Ise, Akeno!? Aku
bahkan tahu detail paling terkecil dari tubuhnya, tahu?”
“Kamu hanya mengetahuinya, tapi kamu belum menyentuh atau
menerimanya. Rias Cuma bisa bicara! Aku sudah siap untuk menerimanya kapanpun
dan dimanapun!”
“Nggggh!........Oke, aku akan berhenti disini. Aku akan
diskusikan ini denganmu nanti setelah kita menolong Asia. Penyelamatan Asia
lebih utama.”
“Ya, aku tahu. Bahkan untukku, Asia-chan sudah seperti sosok
adik perempuan.”
Oh, mereka berdua akhirnya mendapat opini yang sama!
Setelah kami mengalahkan [Ratu] dan kedua [Peluncur], kami
bergegas lebih jauh ke dalam kuil.
Bagian 6
“Asia-chan, aku akan pergi menonton festival olahraga dengan
Otou-san.”
“Kami akan merekam penampilanmu di momen terbaik! Haa,
bagian dimana Asia-chan berlari, dia pasti akan terlihat manis.”
Sesaat sebelum Rating Game dimulai, Ibu dan Ayahku tengah
mengecek kamera sambil tersenyum.
Beberapa bulan telah berlalu sejak Asia mulai tinggal di
rumahku. Ibu dan Ayah memperlakukan Asia seperti putri mereka sendiri dan
sangat menyayanginya.
“Astaga, Ayah dan Ibu memperlakukan Asia seperti putri
mereka sendiri sekarang. Sepertinya tak ada lagi tempat untukku.”
Aku mengatakannya pada Ibu.
“Ara, itu karena Asia-chan jauh lebih manis. Kamu seharusnya
tahu bagaimana rasanya memiliki anak mesum sepertimu. Asia-chan di sisi lain
bisa menyembuhkan hati kami.”
“Iya, iya, seperti yang Ibu katakan.”
Sialan! Cinta Ayah dan Ibuku rasanya sudah pergi jauh entah
kemana! Aku memang siswa SMA mesum seperti ucapan mereka! Wajah Asia memerah
malu, dan mengatakannya dengan kikuk.
“........Aku tumbuh tanpa mengetahui Ayah dan Ibu
kandungku........aku berpikir “Kalau aku punya Ayah dan Ibu kandung, akankah
mereka seperti ini?” saat aku bersama dengan Otou-sama dan Okaa-sama
Ise-san.......bukan, pasti akan mengganggu kalau orang menumpang sepertiku
mengatakan itu........”
Ayah kemudian mengatakannya pada Asia secara langsung.
“Aku menganggap Asia-chan sebagai putriku sendiri.”
Ibu juga tersenyum lembut.
“Aku juga. Asia-chan. Bahkan kami berpikir kalau kami yang
sudah mengganggumu karena kami memikirkanmu seperti itu. Lihat, kami hanya
punya putra idiot disini, jadi aku sangat senang saat seorang gadis mulai
tinggal bersama kami. Benar, Otou-san?”
“Ya. Tak apa apa dengan Asia-chan, kamu bisa menganggap kami
orang tua kandungmu. Juga rumah ini..........adalah rumah Asia-chan juga.”
“Ya. Rumah ini adalah tempat dimana Asia-chan bisa kembali.
Kamu tak harus sungkan sungkan.”
Rasanya Ayah dan Ibuku sangat menyayangi Asia. Asia mulai
terisak saat dia mendengar keduanya mengatakan itu. Ayah dan Ibu juga
sepertinya merasa sudah berkata berlebihan, namun Asia menggeleng kepalanya.
“.........Bukan itu. Aku sangat
senang........Otou-sama........Okaa-sama............aku..........aku.......”
Asia menangis penuh kebahagiaan, dan aku menepuk lembut
kepalanya.
“Rumah ini juga rumah Asia. Ayah, Ibu, dan aku adalah
keluargamu. Dan kupikir Buchou dan yang lain juga teman dan keluargamu. Karena
itu kamu tak harus sungkan sungkan. Asia bisa tinggal disini selamanya.”
Aku mengatakannya dengan tersenyum.
Senyum Asia. Senyum yang ingin kulindungi. Senyum yang harus
aku lindungi.
Hei, Asia. Kita adalah keluarga. Kamu tahu kalau rumah ini
adalah rumah Asia juga kan? mari kita pulang bersama aku dan semua orang.
Aku pasti! Aku pasti akan menyelamatkan Asia!
Bagian 7
Saat kami menjejakkan kaki di dalam kuil dimana para [Kuda]
Diodora seharusnya menanti, seorang yang familiar muncul di hadapan mata kami.
“Yo, lama tak jumpa.”
Si pendeta berambut putih.
“Freed!”
Ya, seorang yang muncul di hadapan kami adalah si pendeta
sialan itu! Sudah lama sejak aku terakhir menemuinya! Aku belum melihatnya
sejak insiden Excalibur. Jadi dia masih hidup rupanya.
“Kau pikir “Orang ini masih hidup?” kan, Ise-kun? YA YA. Aku
ini keras kepala, sehingga aku jelas jelas masih hidup, tahu?”
“Berhentilah membaca pikiranku!”
Astaga, orang ini sungguh tahu cara membaca pikiranku! Tapi
dimana kedua [Kuda]nya? Kupikir mereka ada disini.........selain itu kenapa
Freed ada disini!?
“Hmm, apa mungkin kalian mencari kedua [Kuda]?”
Ia berbicara seolah membaca pikiranku sekali lagi. Senyum
memuakkannya membuatku kesal........Freed mengunyah sesuatu di mulutnya, dan
memuntahkan sesuatu. Saat aku melihat........itu jari!
“Aku memakan mereka.”
--! Apa yang orang ini katakan........memakan mereka.....?
Aku menjadi curiga, namun Koneko-chan menyipitkan matanya
sambil menutupi hidungnya.
“........Orang itu sudah “berhenti” menjadi manusia.”
Koneko-chan mengatakan itu dengan rasa jijik. Freed membuat
senyum lebar dan tertawa keras yang mustahil bagi manusia.
“Hyahahahahahahahahahahahahahahahahahaha! Tepat setelah aku
ditebas oleh kalian, aku dibawa kembali oleh Vali sialaaan itu! Dan aku dipecat
oleh Azazel busuk ituuuuuuu!”
BON! GUUN!
Dengan membuat suara aneh, bagian tubuh Freed mulai
membengkak! Kostum pendetanya sobek, dan sesuatu yang nampak seperti tanduk
atau entahlah itu mulai bermunculan di tubuhnya. Seluruh tubuhnya mulai
membesar ukurannya, dan lengan dan kakinya menjadi beberapa kali lebih tebal.
“Seorang yang memungutku setelah aku kehilangan tempatku
adalah orang orang dari Khaos Brigade! Mereka......! Mereka berkata kalau
mereka akan memberiku kekuatan, dan apa yang kudapatkaaaaaaan!
Kyuhahahahahahaha! Dan itu membuatku menjadi chimera! Fuhahahahahaha!”
Sebuah sayap kelelawar muncul di punggungnya. Dan lengan
raksasa juga tumbuh dari punggungnya. Wajahnya juga berubah hingga kehilangan
bentuk aslinya, dan di mulutnya yang terbuka lebar lebar, taring tajam
bermunculan. Wajahnya kelihatan seperti Naga.
........Kenapa bisa jadi begini!? Lengannya! Kakinya!
Seluruh tubuhnya nampak berantakan! Seluruh tubuhnya yang bahkan tak memiliki
keseimbangan lagi! Otak macam apa yang kau perlukan untuk mengubah seseorang
menjadi makhluk seperti ini!?
Makhluk raksasa di hadapanku bahkan tak mirip Freed lagi.
Bahkan anggota kelompok yang lain memasang wajah jijik. Jadi orang ini telah
dimodifikasi tubuhnya oleh Khaos Brigade. Tapi ini........ini terlalu
mengerikan!
“Hyahahahahahahaha! Ngomong ngomong apa kalian tahu!?
Tentang hobi Diodora Astaroth!? Hobinya amat sangat edan, dan hanya
mendengarkan itu akan membuat jantung kalian berdegup kencang!”
Tiba tiba Freed berbicara tentang Diodora.
“Selera Diodora tentang wanita. Anak kaya itu memang punya
selera hebat. Sebenarnya dia punya fetish dengan wanita yang berkaitan dengan
Gereja! Ya, mereka yang kalian sebut sister!”
Selera wanita? Hah........
Aku kemudian mencocokkan kata kata itu dengan Asia. Freed
melanjutkan sambil tersenyum lebar.
“Dan orang orang yang dia mangsa adalah para pemuja yang
sangat taat. Apa kalian tahu apa yang ingin kukatakan? Para Iblis budaknya yang
Ise-kun dan yang lain kalahkan barusan adalah mantan umat dari Gereja! Hal yang
sama bisa dikatakan untuk gadis gadis di keluarganya! Mereka semua adalah
sister dan Holy-maiden terkenal dari beragam wilayah! Seleranya memang hebat,
bukan begitu!? Anak Iblis kaya itu menggoda para wanita dari Gereja dan membuat
mereka mainannya! Oh tunggu, itulah kenapa Iblis eksis! Dia berbicara dengan
kata kata manis pada para Holy Maiden yang terpana dan membuat mereka jatuh
cinta padanya! kurasa itulah yang kalian sebut bisikan setan!”
“Tunggu. Berarti Asia......”
Freed tertawa keras oleh kata kataku.
“Seorang yang menulis skenario pengusiran Asia dari Gereja
tiada lain adalah Diodora itu sendiri. Skenarionya berjalan seperti ini, suatu
hari, anak Iblis kaya yang cinta berhubungan seks dengan sister mendapatkan
gadis idealnya, Bishojo Holy maiden. Dia hanya bisa merasa ingin berhubungan
seks dengannya sejak bertemu dengannya. Tapi dia berpikir akan sulit untuk
membawanya pergi dari Gereja, jadi dia memakai rencana berbeda untuk menjadikan
wanita itu miliknya.”
--!
.......Tunggu sebentar. T-Tunggu, jadi Asia......
“Holy Maiden itu adalah gadis yang sangat, sangat baik. Aku
dapat nasehat dari seseorang yang tahu banyak soal Sacred Gear bahwa “Sacred
Gear yang dimiliki oleh Holy Maiden bahkan bisa menyembuhkan Iblis.” Jadi si
anak kaya itu memfokuskan perhatiannya disitu. “Mungkin dia akan diusir dari
Gereja kalau umat yang lain melihatnya menyembuhkan aku.”! Kalau sebuah luka
tersisa, maka tak masalah selama aku bisa berhubungan seks dengannya! Itulah
cara anak kaya itu hidup yang kuketahui!”
--Aku tak menyesal menyelamatkannya pada saat itu.
Aku mendapat kilas balik dari apa yang Asia katakan saat
itu.
...............
Apa apaan itu? yang benar saja, apa apaan ini
semua............Freed kemudian tertawa lagi seolah dia ingin membuatku kesal!
“Dia akan dibuang dari Gereja yang ia percayai, kemudian
hidupnya akan hancur dan dia tak akan percaya pada Tuhan, dan dia akan datang
padaku.—Itulah yang dia pikirkan. Hyahahaha! Bahkan pengalaman menyakitkan
untuk si Holy maiden adalah sedikit bumbu bagi anak kaya itu! Dia akan menolong
mereka dalam keputus asaan, dan memperkosa mereka! Dia akan memperkosa jiwa dan
raga mereka! Dan itulah hiburan terbaik dan termewah baginya! Dia terus
memperkosa dan menjadikan para wanita dari Gereja miliknya! Dan dia takkan
berubah bahkan dari sekarang! –Jadi si anak kaya, Diodora Astaroth-kun, adalah
Iblis yang suka memperkosa pemuja taat dari Gereja. Hyahahaha!”
!............!!!
Aku tak kuasa lagi menahan perasaan ini! Dari tinjuku, darah
tengah mengalir karena aku meremasnya dengan erat! Aku memelototi Freed dan
mengambil selangkah ke depan. Namun Kiba menggenggam bahuku.
“Ise-kun. Aku paham perasaanmu. Tapi kamu harus simpan
perasaan itu untuk Diodora.”
Dia mengatakannya dengan tenang. Tapi itu justru membuatku
kesal!
“Apa kau menyuruhku untuk tetap diam........”
Aku menjadi kesal dan mencoba menggenggam kerah baju Kiba.
Tapi aku menghentikan tanganku setelah melihat wajah Kiba.
--Itu karena mata Kiba terisi oleh kemarahan dan kebencian.
“Aku akan bertarung. Akan kuhentikan mulut vulgarnya itu.”
Kiba melewatiku dengan tekanan tinggi. Aura yang memancar
dari Kiba terisi dengan hawa permusuhan kuat sampai terasa mendinginkan
kemarahanku. Kiba berdiri di depan Freed yang berubah ke dalam bentuk abnormal,
dan dia menciptakan sebilah Pedang Suci Iblis di tangannya.
“Hei hei hei! Kau adalah [Kuda] busuk-san yang sudah
menebasku saat itu! berkat itu aku harus mendapatkan model menawan seperti ini!
Tapi! Kau tahu kalau aku menjadi lebih kuat!? Aku bahkan memakan kedua [Kuda]
Diodora dengan mudah! Aku juga mengambil ciri kekuatan mereka! Jadi aku
sekarang monster tak terkalahkan, jadi mari mengakrabkan diri, Casanova!”
Orang itu benar benar memakan para [Kuda]! Kiba kemudian
mengujarkan sepatah kata dengan nada dingin.
“Akan lebih baik kalau kau tak eksis lagi.”
“Jangan sombooooooooooong!”
Freed yang berubah menjadi monster dengan kemarahan, mulai
mengeluarkan banyak bilah pedang dari sekujur tubuhnya dan melaju ke arah sini.
SWIFT!
Kiba lenyap dari pandanganku!
CUT!
Kemudian Freed dalam wujud monster di hadapan kami terpotong
kecil kecil!
“—Apa apaan ini.....kenapa kau bisa sekuat ini........”
Freed yang hanya memiliki kepalanya bergulung di tanah
dengan mata terbuka lebar.
--Dia dikalahkan hanya dalam satu serangan!
Dia menyelesaikan pertarungan saat Freed hampir menyerang!
Dia pasti sudah menebasnya dalam kecepatan dewa! Uwaaa........aku bahkan tak
bisa mengikutinya dengan mataku!
“Hihihi. Tapi kalian takkan mampu menghentikan rencana
Diodora atau mengalahkan orang orang dibaliknya. Lebih dari itu kalian tak
memahami betapa seramnya pemilik Longinus........hahaha.”
STAB!
Kiba menusuk Freed yang hanya tersisa kepalanya. Ia
menghabisinya. Dia menyingkirkan darah yang melekat dengan mengayunkan
pedangnya di udara. Tumpahan darah membentuk tanda melingkar di tanah.
“—kau bisa terus mengerang pada para dewa kematian di
neraka.”
Pria ini bahkan mengatakan sebuah kalimat keren!
........Siaaaaaaaaal! Bahkan lelaki sepertiku juga berpikir
kalau dia keren!
Apa pria ini menjadi lebih kuat lagi!? Aku bahkan tak bisa
menebak kekuatan Freed sama sekali! Namun aku paham kalau Kiba jauh lebih kuat
dari Freed. Freed.........aku memiliki hubungan tak terpisahkan dengannya, tapi
momen terakhirnya adalah sesuatu yang tak bisa kuungkapkan dalam kata kata.
Mungkin orang ini juga pernah menjadi korban? Bukan, ini bukan waktunya
memikirkan itu, Asia adalah prioritas!
“Mari bergegas semuanya!”
Diodora...........
Aku takkan pernah mengampunimu!
Uroboros
Aku, Azazel, sudah menghabisi cukup banyak Iblis dari
golongan Maou lama di area Rating Game. Sisa sisa dari mereka pasti sudah
ditangani dengan mudah oleh para bawahanku.
Aku menyerahkan sisanya pada bawahanku dan terbang ke langit
menuju ke situasi tertentu.
—Berlian yang berisi Fafnir di dalamnya bereaksi menuju ke
arah ini.
Saat aku segera berpindah kemari menggunakan kekuatan Odin
bersama para bawahanku, berlian ini sudah ada di dalam perutku. Aku melihat
seseorang di sudut area. Berlianku meningkatkan kecerahannya.
Aku kemudian berdiri di hadapan orang itu.......gadis kecil
dengan rambut hitam panjang tergerai hingga pinggangnya. Dia mengenakan baju
satu bagian, dan kalian bisa melihat tubuh rampingnya. Gadis kecil itu memiliki
wajah mempesona, namun dia tengah menatap pusat arena dimana banyak kuil
berdiri berderet deret.......aku menajamkan mataku dan berujar padanya.
“—Aku tak pernah menduga kau akan datang kemari secara
pribadi.”
Gadis itu bereaksi pada suaraku dan kemudian menatapku. Dia
tertawa ringan.
“Azazel. Lama tak jumpa.”
“Bukankah kau memiliki penampilan seperti orang tua
sebelumnya? Sekarang kau memiliki penampilan seperti Bishojo-sama, kau layak
mendapat rasa hormatku. Apa yang kau rencakan.—Ophis?”
Ya, dia adalah [Uroboros Dragon], Ophis! Boss dari Khaos
Brigade! Tak ada kesalahan tentang itu. aura mengerikan yang tak bisa
didekskripsikan mengalir dari Ophis. Terakhir kali aku menemuinya, dia berada
dalam bentuk orang tua, namun kali ini penampilannya adalah gadis berambut
hitam. Namun baginya, penampilan hanyalah dekorasi. Dia bisa berubah jadi
apapun yang dia mau.
Kalau dia datang kemari secara pribadi, maka itu artinya
teror ini memiliki sangat penting baginya.
“Mengobservasi. Hanya itu saja.”
“Mencuci mata dari tempat bagus aye.......namun sampai si
Boss sendiri muncul, akankah Dunia menjadi damai kembali kalau aku
mengalahkanmu disini?”
Aku mengatakannya dengan senyum pahit sambil mengacungkan
tombak cahayaku padanya. Namun dia menggeleng kepalanya.
“Mustahil. Azazel takkan bisa mengalahkanku.”
Dia mengatakannya dengan jelas. Seperti dugaanku, aku takkan
bisa mengalahkannya seorang diri. Aku tahu itu. Tapi sudah pasti kalau Khaos
Brigade akan menerima pukulan berat kalau aku bisa mengalahkannya disini.
“Lantas bagaimana kalau dengan kita berdua?”
Seorang yang datang kemari sambil mengepakkan sayapnya
adalah...........Naga raksasa!
“Tannin!”
Mantan Dragon-King Tannin! Orang ini juga terlibat dalam
melenyapkan golongan Maou lama di dalam area Game, namun nampaknya dia datang
kemari setelah menyelesaikan pekerjaannya. Tannin melotot pada Ophis dengan
mata besarnya.
“Para Iblis muda tengah mempertaruhkan masa depan mereka,
dan mereka tengah berdiri di atas medan tempur. Aku tak suka fakta kalau kau
datang dan ikut campur! Bagi kau, yang tak tertarik dengan dunia sampai menjadi
boss para teroris!? Apa yang membuatmu jadi seperti itu!?”
Aku juga mengangguk oleh opini Tannin dan aku juga bertanya
padanya.
“Waktu untuk membunuh.—jangan katakan alasan bodoh itu
padaku. Karena tindakanmu, ada banyak korban jiwa di tiap tiap area.”
Ya, karena dia berdiri di puncak para teroris, dia
meminjamkan kekuatannya pada semua tipe orang orang berbahaya, dan hal itu
membawa korban jiwa pada tiap tiap golongan. Jumlah orang yang terbunuh
meningkat hari demi hari. Begitu serius sampai kami tak bisa mengabaikannya.
Apa yang membuatnya bersikap dan berdiri di puncak para
teroris? Bagian itu saja yang tak kupahami. Kenapa eksistensi terkuat yang
terus diam tentang dunia memutuskan untuk bertindak saat ini?
Namun jawaban Ophis adalah sesuatu yang tak kuterima.
“—Dunia Tenang.”
...................
Untuk sesaat, aku tak bisa memahami apa yang dia katakan.
“Hah?”
Aku bertanya padanya sekali lagi. Kemudian Ophis menatap
lurus pada kami dan mengatakannya lagi.
“Aku ingin kembali ke celah dimensional, dan memperoleh
ketenangan. Hanya itulah alasannya.”
—!
Dia bilang itu alasannya!? Celah dimensional. Sederhananya,
dunia manusia dan Dunia Bawah, dunia manusia dan Surga, terdapat dinding
dimensional yang eksis diantara mereka. Perbatasan yang memisahkan dunia. Tak
ada yang eksis disana dan disebut “Dunia ketiadaan”. Aku tahu kalau dia
terlahir disana, tapi........
“.......Aku akan tertawa karena alasanmu hanyalah rindu
kampung halaman, namun celah dimensional huh. Kalau aku ingat ingat, disana di
celah dimensional.......”
Ophis mengangguk oleh ucapanku.
“Ya, Great Red berada disana.”
Saat ini, celah dimensional berada dibawah kendali makhluk
itu. Begitu. Ophis ingin menyingkirkan dia sehingga bisa kembali ke celah
dimensional. Jangan jangan dengan keinginan itu........Keinginan untuk
menyingkirkan Great Red adalah alasan kenapa dia menempatkan dirinya dengan
para Iblis dari Khaos Brigade dan orang orang berbahaya lainnya dari golongan
berbeda.
Kemudian aku memikirkan satu kemungkinan dalam kepalaku.
—Aku paham sekarang, Vali. Apa tujuanmu sebenarnya!
Saat pikiranku mencoba membuat kesimpulan, sebuah lingkaran
sihir muncul di samping Ophis, dan seseorang berpindah kemari. Seorang yang
muncul adalah pria yang mengenakan pakaian bangsawan. Pria itu membungkuk
padaku, dan tersenyum.
“Ini pertama kali bertemu denganmu. Aku adalah seorang yang
membawa darah Asmodeus asli. Creuserey Asmodeus. Aku datang kemari untuk
memintamu yang merupakan Gubernur Malaikat Jatuh untuk melawanku yang merupakan
anggota golongan Maou-sejati dari Khaos Brigade.”
.........hahaha, lihat apa yang kita punya
disini..........akhirnya salah satu otak di belakang ini semua muncul juga. Aku
mengatakannya sambil menggaruk kepalaku.
“Nampaknya Asmodeus dari golongan Maou lama menunjukkan
dirinya.”
DON!
Sebelum aku mengkonfirmasi identitasnya, aura Iblis di
sekujur tubuhnya mulai memancar dengan deras. Warnanya hitam legam. Jadi orang
ini juga menerima kekuatan Ophis.
“Bukan “lama”! Aku adalah pewaris darah dari Maou-sejati!
Aku akan membalaskan dendam Cattleya Leviathan disini juga!”
Apa dia kekasih Cattleya atau semacamnya? Tapi itu bukan
masalah. Asal aku bisa menghabisi otak dari teror ini, maka aku tak perlu
meminta lebih. Jadi aku akan dengan senang hati menerima tantangannya.
“Baiklah. Tannin, apa yang akan kau lakukan?”
“Aku bukan orang tak sopan yang akan ikut campur dalam
pertarungan satu lawan satu. Aku akan terus mengawasi Ophis.”
Orang ini memang prajurit sejati. Sangat disayangkan kalau
dia seorang Naga.
“Kuserahkan padamu. Saat ini memang sangat kacau, namun ini
sudah waktunya para muridku mencapai tempat Diodora dengan aman.”
Aku meluncurkan ucapan itu dari mulutku, namun Ophis
menggeleng kepalanya saat mendengar itu.
“Aku juga memberikan ularku pada Diodora Astaroth. Kalau kau
memakannya, kekuatanmu akan meningkat secara drastis. Mengalahkannya tak akan
mudah.”
“Hahahahahahahahaha!”
Aku tertawa oleh kata kata yang Ophis ucapkan. Dia tak tahu!
Kau benar benar tak paham, Ophis!
“Kenapa tertawa?”
Aku mengatakannya pada Ophis yang nampak bingung.
“Ular huh. Itu memang kelihatan kuat. Namun sayangnya, itu
saja tidak akan cukup.”
“Kenapa? Ularku, memberkahi kekuatan besar kalau kau
memakannya.”
“Meski begitu, itu saja takkan cukup. Dalam Game sebelumnya,
karena ada aturan, dia tak bisa menggunakan kekuatannya dengan sempurna.”
Latihan dengan Tannin, betapa seriusnya hal itu, Diodora
Astaroth akan merasakan hal itu dengan tubuhnya sendiri. Dragon King sebagai
partner latihannya. Biarpun dia adalah mantan Dragon King, Naga legendaris itu
masih aktif sambil berlarian mengejar seorang bocah. Biarpun dia masih menahan
diri, normalnya kau akan mati. Sangat wajar kalau kau mati sepanjang proses.
—Namun, dia masih bisa bertahan. Dia kembali hidup hidup,
dan mencapai Balance Breaker!
Kalian masih tak memahami apa maksud dari itu!
Aku mengeluarkan berlian Fafnir, dan membuat kuda kuda
dengan Sacred Gear buatan.
“Sekarang, Fafnir. Aku akan membuatmu menyertaiku lagi.
Lawan kita adalah Cruzerey Asmodeus! Maju, Balance Break!”
Momen selanjutnya, aku tertutupi dengan armor lempeng emas.
Ise, tak ada lagi yang membatasimu disini sekarang.
—Jadi mengamuklah sesuka hatimu!
Saat aku bermaksud maju menyerbu, sebuah lingkaran sihir
mendadak muncul. Simbol itu kan.......Begitu. Jadi kau akan datang secara
pribadi.
Dan seorang yang muncul dari dalam lingkaran sihir adalah
sang Raja berambut crimson,—Sirzechs.
“Sirzechs, kenapa kau datang?”
Dia menyipitkan matanya oleh pertanyaanku.
“Karena rencana ini aku membuat adik perempuanku terlibat
dengan masalah politik kami para orang dewasa. Jadi aku harus turun tangan
secara langsung. Kupikir akan tidak baik kalau aku menyerahkan semua hal pada
Azazel. Aku ingin membujuk Cruzerey. Kalau aku bahkan tak bisa melakukan itu,
maka aku takkan punya muka di depan adik perempuanku.”
Astaga, pria ini benar benar.......
“......Kau sungguh Tuan baik hati. Apa kau tahu kalau itu
akan sia sia saja?”
“Meski begitu, aku ingin meminta secara langsung pada mereka
sebagai Raja Iblis saat ini.”
Aku menurunkan tombakku. Momen ketika dia melihat Sirzechs,
ekspresi Cruzerey berubah menjadi kemarahan.
“......Sirzechs! Eksistensi palsu yang dibenci! Sampai
muncul secara pribadi kemari! Karena kau........karena kalian, kami......!”
Lihat. Inilah realita. Bagi mereka, eksistensimu adalah yang
paling mereka benci.
“Cruzerey, bisakah kau menurunkan senjatamu? Asal masih saat
ini, aku bisa siapkan negosiasi. Karena membuat para keturunan Maou sebelumnya
dijauhkan dari sorotan, dan membuat mereka semua tersudut dari Dunia Bawah.
Bahkan sekarang aku berpikir “Mungkin ada jalan lain?”. Aku ingin mempersiapkan
negosiasi dengan para mantan keturunan Maou. Lebih dari itu, aku ingin kau
berbicara pada Maou Asmodeus saat ini. Falbium.”
Kata kata Sirzechs sangat sopan. Namun justru hal itulah
yang membuat Cruzerey kesal bukan main!
—Itu sia sia saja, Sirzechs.
Sejak awal, kata katamu sebagai Maou saat ini tak akan
mencapai orang orang ini. Kau terlalu naif. Cruzerey kemudian mengamuk.
“Jangan bicara omong kosong! Bukan hanya Malaikat Jatuh,
tapi kau juga bersekutu dengan Malaikat, jadi aku tak mau mendengar kau yang
sudah menjadi pembicara kotor tentang Iblis! Bukan hanya itu, tapi kau
menyuruhku untuk bicara pada si peniru!? Itu sudah cukup untuk omong kosongmu!”
Aku membuat desahan dan mengatakannya pada Cruzerey.
“Seperti kau dalam posisi untuk mengatakan itu. kalian,
Khaos Brigade, memiliki orang orang sesat berbahaya bagi tiga kekuatan besar.”
Dia membuat senyum.
“Kami tak bekerjasama. Kami menggunakan mereka. Malaikat
Jatuh dan Malaikat yang dibenci tak ubahnya alat yang kita gunakan demi kita
Iblis. Saling memahami? Kedamaian? Tidak! Kami, Maou, adalah orang orang yang
harus menjadi Raja di dunia! Dengan memakai kekuatan Ophis kami akan
menghancurkan dunia, dan menciptakan dunia baru bagi Iblis! Karena itu, kalian
para Maou peniru sudah menghalangi kami!”
Ah, ini tidak bagus. Itu adalah pikiran para boss penjahat
yang sering muncul dalam buku. Para Iblis sudah dalam bahaya untuk
mempertahankan spesies mereka, tapi apa yang orang orang ini pikirkan......?
Sirzechs, pikiranmu mungkin tengah campur aduk, tapi kau
sudah bekerja bagus sebagai Raja, tahu? Karena Maou lama adalah tipe orang
orang semacam ini, para Iblis terus menuju jalan kehancuran diri. Pikiran
mereka. Keyakinan mereka. Mereka tidak cocok. Lubang diantara kedua sisi
terlalu lebar, dan tak akan pernah bisa diperbaiki. Sirzechs kemudian
mengatakannya dengan tatapan sedih.
“Cruzerey. Aku hanya ingin melindungi bibit bibit Iblis. Aku
harus melindungi rakyat sipil, kalau tidak spesies kita tak akan bertahan lama.
Aku tak peduli meski kau menyebutku naif. Aku ingin membawa anak anak pada masa
depan mereka.—Kita tak memerlukan perang di Dunia Bawah saat ini.”
“Naif! Itu adalah alasan yang sangat bodoh! Apa kau pikir
itu akan menjadi akhir para Iblis!? Iblis mencuri roh manusia, kita seret
mereka ke neraka, dan kita eksis untuk melenyapkan Tuhan dan Malaikat! Tak
perlu negosiasi lagi! Sirzechs! Raja palsu dengan keramah tamahan
palsu!—Seorang Lucifer! Maou! Mereka adalah makhluk yang melenyapkan segalanya!
Biarpun kau memiliki [Power of Destruction], kenapa kau tak menggunakannya pada
Malaikat Jatuh di sampingmu!? Sudah kuduga, kau tak memiliki hak menyebut dirimu
sendiri sebagai Maou! Aku, Cruzerey Asmodeus, yang merupakan Maou sejati akan
melenyapkanmu!”
Itulah akhir dari Sirzechs yang merupakan Maou saat ini dan
keturunan dari Maou-lama. Sirzechs kemudian berbicara pada Ophis.
“........Ophis. Apa negosiasi denganmu juga mustahil?”
“Hanya kalau kau memakan ularku, dan membuat sumpah padaku.
Satu hal lagi. Serahkan hak kepemilikan terhadap celah dimensional disekitar
Dunia Bawah. Aku akan mengambil semua itu.”
—Jadi dia menginginkan kepatuhan dari Dunia Bawah huh.
Tak mungkin seorang Maou yang membawa Dunia Bawah di
punggungnya akan menerima itu dengan mudah. Sirzechs melihat ke atas dan
menutup matanya. Saat dia membuka matanya........matanya berisi kebekuan yang
membuatku bergidik. Setelah mengkonfirmasi kalau Cruzerey menjauhkan dirinya,
dan menciptakan blok kekuatan Iblis raksasa di kedua tangannya.
“Ya! Itu dia! Itu lebih mudah dipahami, Sirzechs!”
Cruzerey mengharapkan hal ini sepanjang
waktu.......Sirzechs, sejak awal kata katamu tak mungkin bisa mencapainya.
Meski begitu, kau masih ingin berdiskusi dengannya huh.—Pemikiranmu. Dan
pemikiran seluruh Dunia Bawah.
Sirzechs mengulurkan tangan kanannya ke depan, dan kemudian
mengacungkannya ke atas. Kekuatan Iblis berkumpul disana. Kekuatan Iblis
Sirzechs mulai memberi aura irreguler.—itu [Power of Destruction]. Sirzechs
kemudian mengatakannya dengan nada kuat.
“Cruzerey, aku akan melenyapkan siapapun yang menjadi
ancaman bagi Dunia Bawah sebagai Maou.”
“Kau! Jangan berani memakai nama Maou!”
Cruzerey melepaskan kekuatan Iblis besar dari kedua
tangannya. Sirzechs tak bergeming, dan mengubah kekuatan Iblis di telapak
tangannya menjadi beberapa bola kecil dan dia kemudian menembakkannya ke depan.
BANG! GUUUUN!
Kekuatan Iblis Cruzerey lenyap setelah menyentuh kekuatan
Iblis Sirzechs seolah digiling sampai habis. Kekuatan Iblis yang Sirzechs
lepaskan bergerak seolah memiliki pikiran sendiri dan melenyapkan semua
serangan Cruzerey. Sirzechs sendiri mengelak atau memakai mantra pertahanan
untuk serangan yang tak bisa dia lenyapkan. Salah satu bola [Power of
Destruction] masuk ke dalam mulut Cruzerey.
DON!
Cruzerey nampak membengkak sekali. Saat sudah tenang, di
saat yang sama kekuatan Iblis Cruzerey menurun drastis!—Apa Sirzechs
menyingkirkan ular yang Cruzerey telah makan?
Sirzechs kemudian mengatakannya.
“—[Rune the Extinct]. Aku sudah menyingkirkan ular Ophis di
dalam perutmu.—Dengan ini kau takkan bisa bertarung dengan kekuatan luar
biasa.”
Dengan menjadikan ular yang menjadi basis peningkatan
kekuatannya, kepercayaan dirinya sejak tadi menghilang dan sekarang dia nampak
tidak sabaran. Sirzechs menyerang. Ini pertamakalinya aku melihat itu.
Salah satu alasan kenapa Sirzechs dipilih sebagai
Maou.—Kekuatan [Power of Destruction] yang sangat dahsyat. Ia melenyapkan apa
saja yang mengenainya. Bahkan tak menyisakan bekas sama sekali. Penghancuran
absolut. Biarpun kecil, namun ia memiliki kekuatan menakjubkan. Dia tak
berlebihan memakai [Power of Destruction] yang absolut, dia juga tak
meningkatkan massanya, dia mempertahankannya dalam ukuran kecil, dan dia mampu
mengendalikan kekuatan itu seperti organ tubuhnya sendiri. Sebuah teknik yang
memerlukan kendali rumit dan level bakat tinggi. Sirzechs memiliki semua itu.
“Sialan kau! Seperti kau! Dan seperti Vali! Kenapa mereka
yang membawa nama “Lucifer” diberkahi dengan kekuatan, namun kalian berdua
justru menentang kami!?”
Cruzerey mencoba melepaskan lebih banyak tembakan sambil
mengutuk.
KUUBAN!
—Namun salah satu bola menyentuh perut Cruzerey, dan
memusnahkan seluruh perutnya. Walaupun kecil, [Power of Destruction] itu
memiliki kekuatan yang cukup besar. Momen ia menyentuhnya, ia melenyapkan
apapun di sekelilingnya.
“....K-Kenapa.......Maou asli harus kalah dengan Maou
peniru.......”
Dengan darah muncrat dari mulutnya, Cruzerey menitikkan air
mata darah. Sirzechs menutup matanya dan mengayunkan tangannya ke sisi dengan perlahan.
Momen itu, seluruh tubuh Cruzerey dimangsa habis oleh
beberapa bola yang mengapung di langit.
Bab 4 : Aku Mencintaimu!
Tempat dimana kami tiba adalah........kuil yang terletak di
ujung terdalam. Saat kami masuk kedalam, terdapat sesuatu yang nampak seperti
perangkat raksasa.
Itu adalah perangkat melingkar yang terukir di dinding,
terdapat banyak berlian di beberapa bagiannya, ia juga memiliki tulisan dan
simbol simbol padanya.
Apa ini mencerminkan semacam lingkaran sihir?
Kemudian aku berteriak setelah melihat pusat dari perangkat
itu.
“Asiaaaaaaaaaaaaaaaa!”
Asia tengah terikat di bagian tengah perangkat! Menilai dari
kondisinya, nampaknya dia tidak terluka! Pakaiannya juga sepertinya tak ada
yang sobek! Aku senang! Syukurlah dia tak mengalami luka!
“Kalian akhirnya datang.”
Seorang yang muncul dari balik perangkat adalah Diodora
Astaroth. Senyum lembutnya meningkatkan kemarahanku! Aku memulai penghitungan
Balance Breakerku! Saat penghitungan berakhir, aku akan menghajar Diodora!
Dalam kecepatan penuh! Aku akan menembus wajah orang itu!
“.........Ise-san?”
Asia memandang kemari setelah mendengar suaraku.—Matanya
bengkak. Dia tengah menangis. Dan matanya begitu merah sampai memberitahuku
kalau dia sudah meneteskan banyak air mata. Saat aku melihat itu, aku
memikirkan sebuah kesimpulan.
“.........Diodora, apa kau sudah memberitahu segalanya pada
Asia?”
Hal hal yang Freed katakan pada kami sebelumnya. Sesuatu
yang tak boleh Asia dengar. Namun Diodora hanya tersenyum oleh pertanyaan yang
kuajukan.
“Ya. Aku memberitahu segalanya pada Asia. Fufufu, aku ingin
menunjukkannya padamu juga. momen saat dia memasang ekspresi terbaik. Wajah
yang Asia tampilkan saat menyadari segalanya berjalan sesuai rencanaku adalah
yang terbaik. Lihat, bahkan aku sudah merekamnya di video. Haruskah aku
memainkannya? Dia memasang wajah menakjubkan. Ekspresi wanita yang berhubungan
dengan Gereja saat terpuruk, tak peduli berapa kalipun aku menontonnya, aku tak
pernah merasa bosan.”
Asia mulai terisak.
“Tapi kupikir itu saja masih kurang. Asia masih menyimpan
harapan di dalamnya. Ya, aku berbicara soal kalian. Khusunya Sekiryuutei
menjijikkan disana. Karena kau menolong Asia, rencanaku menjadi gagal. Wanita
Malaikat Jatuh itu........Reynalle. Aku seharusnya muncul dan membunuh
Reynalle, setelah dia membunuh Asia dan aku berencana mereinkarnasi dia menjadi
budakku. Kupikir kau takkan menang, biarpun kau ikut campur. Kemudian aku
menyadari kalau kau adalah Sekiryuutei. Itu kebetulan yang sangat menarik.
Berkat itu rencanaku tertunda, namun dia akhirnya kembali padaku. Sekarang aku
bisa menikmati Asia.”
“Diam!”
Bahkan aku tak bisa percaya betapa rendahnya nada bicaraku.
Aku menganggapnya penjahat. Sesuatu yang kalian anggap instingku. Ini ekspresi
kabur, namun aku merasakan hal sama yang kurasakan dari Raiser juga datang
darinya.
Tidak, bukan itu. Dia bukan penjahat, tapi sampah yang jauh
lebih buruk dari penjahat! Bukan, dia cecunguk! Bajingan seperti ini berbicara
soal cinta pada Asia!
Aku bahkan lebih marah ketimbang waktu saat Vali berkata dia
akan membunuh orangtuaku. Bahkan saat aku sudah di batas ketahananku, Diodora
tak menghentikan kata kata memuakkannya.
“Asia masih perawan, kan? Aku suka melatih mereka dari
perawan, dan aku benci kalau dia sudah “digunakan” oleh Sekiryuutei.”
Orang ini........
“AH, tapi mungkin akan menyenangkan untuk NTR dari
Sekiryuutei.”
Aku tak bisa menenangkan diriku kecuali aku menghajar orang
ini habis habisan........
“Mungkin akan bagus untuk berhubungan seks secara paksa
dengannya selagi dia meneriakkan namamu...........”
“Diaaaaaaaaaaaaam!”
[Welsh Dragon Balance Breaker!]
Sesuatu meledak di dalam diriku.
“Diodoraaaaaaaaa! Kau! Kau satu satunya yang tak bisa kuampuni!”
Aku terselimuti dalam aura merah, dan sekarang aku
terbungkus oleh pelat armor yang memiliki kekuatan Sekiryuutei di dalamnya.
Mungkin Sacred Gear merespon perasaanku, aku berubah ke Balance Breaker sebelum
penghitungan dua menit.
“Buchou, semuanya, tolong jangan ikut campur!”
“Ise. Kita akan mengalahkannya bersama.—Itulah yang ingin
kukatakan, tapi sepertinya kami tak bisa menghentikanmu.—Jangan menahan dirimu,
oke?”
Buchou memberiku jawaban terbaik. Ya, itulah yang aku
rencanakan!
“Ddraig, bisakah kau mendengarku?”
[Ada apa partner]
“Biarkan aku berbuat sesukaku untuk hari ini saja!”
[......Baiklah.]
Melihat aku, Diodora tertawa kegirangan. Seluruh tubuhnya
terselimuti dalam aura merah gelap.
“Ahahahaha! Hebat! Jadi inikah Sekiryuutei! Tapi aku juga
bertambah kuat! Dengan ular yang Ophis berikan padaku! Aku bisa membunuhmu
dalam sekejap!”
GOOOOOOOOOOOON!
Aku menyalakan api dari booster di punggungku, dan menutup
jarak kami dalam serbuan seketika.
BANG!
Aku memukul keras ke perut Diodora sebelum dia bisa
menyelesaikan kalimatnya.
“.........Gaa!”
Tubuh Diodora terhuyung. Wajahnya terdistorsi seolah
menerima rasa sakit ekstrim. Sepertinya dia tak bisa bereaksi dengan
kecepatanku. Aku menekan maju tinjuku, dan mencoba menghancurkan organ dalamnya!
GOUGH.......
Diodora memuntahkan benda di dalam perutnya disertai darah.
Aku bertanya sambil menarik mundur tinjuku.
“Inikah pembunuhan seketika yang kau bicarakan?”
Diodora melangkah mundur sambil memegangi perutnya.
Ekspresinya tak membawa kepercayaan diri seperti sebelumnya.
“Ku! Hanya begini saja! Aku adalah Iblis Kelas Tinggi!
Kerabat darah dari Maou Beelzebub saat ini!”
Diodora mengacungkan tangannya ke depan, dan membuat banyak
peluru kekuatan Iblis.
“Tak mungkin darah ningrat sepertiku akan kalah pada Iblis
tereinkarnasi rendahan, vulgar, dan menjijikkan sepertimu!”
Tak terhitung jumlah peluru kekuatan Iblis Diodora
menghujaniku seperti hujan deras. Aku hanya berjalan ke arahnya tanpa mengelak
sama sekali. Aku memantulkan peluru dengan tanganku, dan aku menutup jarak
dengannya. Biarpun peluru menghantam armorku, aku terus bergerak maju tanpa
peduli.
Terima kasih, paman Tannin. Siksaan yang sudah kau berikan ternyata
sangat berguna. Musuhku seharusnya lebih kuat dari Buchou, tapi semua
serangannya sama sekali tak menakutkan.
[Itu benar. Latihan dengan Dragon King sudah melatih tubuhmu
dengan baik. Dalam pertandingan melawan Sitri kau tak bisa menunjukkan hasil,
tapi tanpa pembatasan kau bisa melepaskan seluruh kekuatanmu. Ketahanan armormu
lebih stabil dari waktu pertandingan melawan Sitri.]
Ya, Ddraig. Aku tak bisa menggunakan kekuatan penuhku saat
melawan Saji. Tapi sekarang berbeda. Dan dengan orang ini sebagai lawanku, aku
bisa memukulnya dengan hasrat membunuh.
[Dari segi pertarungan kekuatan sederhana, kau sudah jadi
lawan yang sulit saat ini.]
Saat aku tiba tepat di hadapannya, Diodora berhenti
menyerang dan mencoba mengambil jarak.
GON!
Aku menyalakan booster di punggungku dan segera mengejar
Diodora. Kemudian dia menciptakan banyak perisai pelindung.
“Kelihatan lebih tipis dari perisai pelindung Vali.”
BREAK!
Tinjuku menghancurkan semua perisai pertahanannya dengan
mudah.
HIT!
Kemudian aku meninju wajahnya! Aku akhirnya melakukannya!
Tak ada pukulan yang lebih membuatku lega selain ini! Karena dampak pukulanku,
Diodora terbanting ke tanah. Wajahnya berdarah, dan dia matanya nampak berair.
“......Itu sakit. Itu sakit. Itu sakit! Kenapa! Kekuatan
Iblisku mengenaimu! Aku seharusnya sudah meningkatkan kekuatanku secara drastis
dengan kekuatan Ophis!”
Aku mengejar tubuh Diodora.......dan memukulnya dengan
tinjuku yang terselimuti aura tebal! Pukulan telak ke perutnya!
“Guha! Gaha!”
Kemudian memukul wajahnya! Belum selesai! Aku mengumpulkan
aura di tangan kananku, dan aku mencoba memukulnya dengan aura sangat padat!
“Aku takkan dikalahkan oleh naga busuk sialan sepertimu!”
Diodora mengacungkan tangan kirinya ke depan, dan menciptakan
dinding aura tebal.
BANG! BREAK! BREAK!
Tinjuku menghantam dinding, dan seranganku terhenti.
Ini........kenapa bisa begini!
“Ahahahahahaha! Apa kau lihat!? Aku punya kekuatan Iblis
lebih tinggi dari kau! Tak mungkin idiot kekuatan Sekiryuutei sepertimu bisa
mengalahkanku!”
Aku kemudian menggunakan kekuatan Sekiryuutei di depan
Diodora yang tersenyum.
“-Kalau begitu bagaimana kalau kutunjukkan kekuatan seorang
idiot kekuatan?”
[Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost!]
GOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOON!
Aura dalam jumlah besar meledak dari booster, dan dampak
seranganku meningkat.
BANG!
Retakan kecil tercipta di dinding. Dan kemudian........
BREAK!
Dinding itu musnah dengan tinjuku yang sudah diperkuat.
“Maaf. Aku ini idiot kekuatan, jadi aku hanya bisa memakai
kekuatanku seperti ini. Tapi kalau kau adalah lawanku, maka ini saja sudah
cukup.”
“Hee.”
Diodora mengubah ekspresinya dengan cepat.
“Jangan buat Asia kami menangis!”
Aku melepaskan tinjuku padanya sambil berteriak!
CRUSH!
Aku meremukkan dan membengkokkan tangan kiri Diodora yang
diacungkan ke depan, dan dari sana aku mengarahkan tinjuku ke arah wajahnya!
HIT!
Tinjuku menghantam wajahnya! Dengan seranganku, Diodora
melayang dan menghantam salah satu pilar. Diodora yang jatuh ke tanah bangkit
dan kemudian berteriak.
“Ini pasti bohong! Tak mungkin aku bisa dikalahkan! Aku
menang dari Agares! Aku juga berniat menang dari Bael! Tak mungkin aku kalah
pada pewaris tak berbakat dari Great-King! Gremory yang memiliki rasa perhatian
besar bahkan bukan lawanku! Aku Diodora dari keluarga Astaroth!”
Saat Diodora mengacungkan tangannya ke depan, banyak objek
bundar runcing terbuat dari kekuatan Iblis muncul di hadapanku. Objek runcing
itu semuanya mengarah padaku, dan datang ke arahku seperti misil!
-Aku takkan bisa menghindari semua ini!
Aku merendahkan kepalaku, atau aku melompat ke sisi untuk
menghindarinya. Namun ada batas untuk itu. Aku menangkis benda benda tajam itu
dengan pukulan atau tendangan. Pucuk salah satu objek menjeratku, dan melingkar
disekitarku seolah memiliki kehendak sendiri.
CRACK!
Ia menyerbu ke arahku menemukan bagian paling tipis dari
armor, dan menghancurkannya untuk menembus tubuhku!
Sial.......itu sakit! Jadi dia mengumpulkan kekuatan Iblis
ke bagian pucuk, dan membuka lubang kecil di armor dengan itu. karena dia tak
bisa menghadapiku dari depan, dia memutuskan mengincar satu poin huh........
Tapi, belum! Aku memakai kedua tanganku untuk mencabut benda
tajam itu! karena aku mencabutnya dengan paksa, darahku menetes di tanah.
Diodora mencoba melakukan serangan yang sama lagi jadi aku memakai boosterku
untuk memperpendek jarak dengannya dan melepaskan tendanganku.
CRUSH...........
Suara keras menggema sepanjang kuil. Tendanganku menghantam
paha kiri Diodora dan sepertinya sudah menghancurkan tulangnya.
“Sialaaaaaaaaaaaan!”
Diodora yang memasang ekspresi kesakitan mengacungkan
tangannya ke arahku dan mulai mengumpulkan kekuatan Iblis dengan cepat. Dia
mencoba menembakkan kekuatan Iblis dengan level tertingginya. Aku juga
mengarahkan tanganku padanya. aku mengumpulkan aura ke tanganku!
DOOOOOOOOOON!
Cahaya merah tertembak dari tanganku, dan kekuatan Iblis
besar juga tertembak dari tangan Diodora.
DOOOOOOOOON!
Tembakan kami saling bertabrakan dan mendorong satu sama
lain......
Namun hanya seperti ini saja..........kau takkan bisa
menghentikanku!
“Gooooooooooooo!”
[Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost!]
Kekuatan yang telah ditingkatkan oleh Sacred Gearku menyalur
ke dalamnya, dan kekuatan Dragon shotku meningkat!
DON!
Dragon shotku memusnahkan serangannya dan terus melaju ke
sisinya. Aura Nagaku yang melewatinya menciptakan lubang besar di salah satu
bagian kuil, ia menembus dinding dan terus melaju keluar.
Meski begitu, dia masih mencoba mengumpulkan kekuatan
Iblisnya..........
DOOOOOOOOOOOON!
Aku menghantam tinjuku ke lantai. Kuil bergetar kuat.
Matanya berkedut saat dia melihat kawah raksasa di lantai. Diodora bergetar
kuat dengan gigi bergemeretakan. Aku sengaja melewatkan serangan itu. Aku bisa
saja menghabisinya dengan itu.........sial. Aku terlalu baik hati.......
Aku berjalan ke arahnya, dan mencengkeramnya.
Aku membuka bagian topeng helmku, dan memelototinya dengan
wajahku terekspos sembari memancakan aura merah dengan kuat.
“Jangan coba coba mendekati Asia lagi! lain kali kau muncul
di hadapan kami lagi, maka waktu itu aku akan benar benar menghabisimu!”
Mata Diodora berubah menjadi warna ketakutan......
[Partner. Hatinya sudah hancur.—Matanya seperti orang orang
yang sudah dikuasai oleh rasa takut terhadap Naga.]
........Begitu, Ddraig. Aku melepaskan Diodora. Dia hanya
menggeleng geleng kepalanya.
“Ise, kenapa kamu tak menghabisinya saja?”
Xenovia menanyaiku sambil mengacungkan Ascalon pada Diodora.
Matanya nampak sangat berbahaya! Ini gawat. Hasrat membunuhnya mencapai MAX.
“Dia mungkin mendekati Asia lagi. Bukankah lebih baik demi
masa depan kalau kita potong kepalanya disini?”
Xenovia serius. Kalau aku atau Buchou setuju, maka dia akan
memenggal kepala Diodora. Tapi aku menggeleng kepalaku ke sisi.
“.......Orang ini juga kerabat dari Maou saat ini. Biarpun
dia berpihak pada teroris, nanti akan membuat masalah bagi Buchou dan
Sirzechs-sama kalau kita membunuhnya. Aku sudah puas menghajarnya.”
Buchou mengangkat alisnya kemudian menutup matanya. Buchou
marah padanya, namun dia pasti memutuskan untuk membiarkan para golongan atas
memutuskan hukuman Diodora.
Xenovia nampak sangat menyesal, namun dia menusukkan Ascalon
ke lantai. Dia melakukan itu untuk membuang semua kemarahannya.
“.......Aku paham. Kalau Ise mengatakan itu maka aku akan
berhenti.—Namun.”
“Ya, itu benar.”
Xenovia dan aku mengacungkan pedang dan tinju kami ke arah
Diodora.
“”Jangan coba mendekat atau berbicara dengan Asia lagi!””
Dengan kata kata kami berisi hasrat membunuh, Diodora
menggeleng kepalanya berkali kali dengan mata penuh rasa takut. Saat kami
melepaskan Diodora, kami berjalan ke arah Asia.
“Asia!”
Beserta denganku, teman temanku juga berkumpul di sekitar
perangkat.
“Ise-san!”
Aku dengan lembut menepuk kepala Asia.
“Kami datang untuk menolongmu, Asia. Hahaha, aku sudah
berjanji kan. kalau aku pasti akan melindungimu.”
Mungkin karena dia merasa lega, Asia mulai meneteskan air
mata kebahagiaan. Tak apa apa. Setelah kami menolong Asia, kami akan kabur ke
basemen kuil, dan menunggu sampai Sensei dan yang lain mengurus segalanya.
-Namun tak lama kemudian, ekspresi Kiba berubah.
“.......Aku tak bisa melepas pengekang di tubuhnya.”
Apa!? Mustahil!? Aku mencoba melepaskan pengekang yang
menghubungkan Asia dan perangkat....
“Sial! Tak bisa dilepas!”
Tetap tak bisa dilepas bahkan dengan kekuatan Sekiryuutei!
Kami semua mencoba melepas pengekang di tubuh Asia, biarpun kami mencoba memotongnya
dengan Pedang Suci Iblis atau Pedang Suci atau bahkan memakai kekuatan Iblis,
tetap tak bergeming! Pengekang apa ini!? Apa ini dibuat secara spesial!?
Kemudian Diodora mengatakannya dengan suara sangat kecil.
“......Percuma saja. Perangkat itu hanya bisa digunakan
sekali karena mekanismenya, namun itu dibuat supaya tak berhenti kecuali kalian
memakainya sekali.—ia takkan berhenti kecuali kemampuan Asia diaktifkan.”
“Apa maksudmu?”
Saat aku bertanya, dia menjawab dengan kikuk.
“Perangkat itu adalah salah satu dinding pelindung khusus
yang dibuat oleh pengguna Longinus. Dinding pelindung kuat yang melapisi arena
ini juga dibuat olehnya. [Dimension Lost] adalah Sacred Gear tipe perisai
pelindung. Dengan si pengguna di tengahnya, ia menyebarkan kabut tanpa batas.
Ia bisa menyegel apa saja di dalam zonanya dan bahkan bisa menteleport ke
dimensi lain. Saat ia mencapai Balance Breaker, ia mengubah kemampuannya dimana
ia bisa menciptakan perangkat dinding pelindung apapun yang si pengguna
inginkan.—[Dimension Create]. Dinding pelindung yang dibuat tak bisa dihentikan
kecuali diaktifkan baik baik sekali lagi.”
Kiba kemudian mempertanyakan Diodora.
“Apa yang diperlukan untuk pengaktifan, dan apa kemampuan
dari perangkat ini?”
“..........Yang diperlukan oleh pengaktifan adalah aku atau
seseorang yang berkaitan dengan kami memberi sinyal untuk mulai, atau kalau aku
dikalahkan. Kemampuan dinding pelindung ini adalah meningkatkan orang yang
dikekang di dalamnya, dalam hal ini Asia, dan membalik efeknya.”
-membalik?
Tunggu dulu.......lalu aku memikirkan sebuah kesimpulan
buruk.......dalam pertandingan melawan Sitri, kemampuan penyembuh Asia dibalik
dan.......
Kiba sepertinya juga menyadarinya, dan dia mempertanyakan
sekali lagi.
“Bagaimana dengan jarak efeknya?”
“.......Arena ini, dan ruang pengawasan dimana para pengamat
berada.”
-!
Semua orang terkejut pada jawaban itu! ini gawat! Kemampuan
Sacred Gear Asia dalam menyembuhkan itu hebat! Ia bahkan bisa menyembuhkan
Malaikat Jatuh dan Iblis! Kalau itu diperkuat dan dibalik, dan kalau jarak
efeknya adalah sepanjang arena ini dan ruang pengawasan....!
“..........Para pemimpin dari tiap tiap golongan akan
dilenyapkan.......!”
Kami menjadi pucat oleh kebenaran mengejutkan itu! kalau itu
terjadi di seluruh Dunia manusia, Dunai Bawah dan Surga akan mendapat masalah
serius!
“Jadi mereka memikirkan rencana itu seperti pertandingan
melawan kaichou!”
Diodora menggeleng kepalanya oleh keraguanku.
“......Tidak. sepertinya kemungkinan tentang itu sudah
diprediksi sejak dulu. Kecuali, karena orang orang dalam kelompok Sitri
memakainya, rencana itu terbukti akan bekerja.......”
Wajah Buchou berubah menjadi kemarahan.
“Pengkhianat dalam Malaikat Jatuh tetap ada dalam organisasi
dan membiarkan Sona meminjam “Pembalik”. Sehingga mereka mengumpulkan data dari
itu dan menggunakannya!”
............Keluarga Glasya Labolas. Pertandingan melawan
Sitri. Diodora. Jadi Khaos Brigade berada di balik semua ini........
Sial. Jadi perangkat terbuat dari Longinus ini adalah
seseorang yang termasuk dalam Khaos Brigade!
Ddraig, tak bisakah kau lakukan sesuatu dengan ini? Kau juga
Longinus kan?
[Tidak, Dimension Lost adalah Longinus berperingkat lebih
tinggi dari Boosted Gear. Dan kalau ia mencapai Balance Breaker, ia hampir tak
terkalahkan. Ingat itu baik baik. Longinus yang lebih kuat dari Boosted Gear
yang pernah ada.]
Dari semua tempat, kenapa si brengsek dengan Sacred Gear
tangguh itu ada di dalam Khaos Brigade!?
“.......Sial! Sialan........! Apa yang harus kita..........”
Aku menjadi frustasi dan menghajar lantai. Dan kemudian Asia
berkata..........
“Ise-san, hancurkan ini beserta........”
“Jangan katakan hal bodoh! Kalau kamu mengatakan itu lagi,
maka aku akan kesal! Aku takkan memaafkanmu Asia, biarpun itu kamu!”
“T-T-Tapi kalau terus begini, Sensei dan Michael-sama
akan.........dengan kekuatanku.........kalau itu terjadi maka lebih baik
aku......”
Aku meletakkan tanganku di bahu Asia dan mengatakannya
secara tegas padanya.
“Aku...! Aku.....! Aku membuat sumpah kalau aku takkan
membuat Asia sedih lagi! karena itu aku takkan membiarkanmu melakukan itu! aku
akan melindungimu! Ya, pasti! Aku pasti akan melindungi Asia!”
Aku berteriak. Tapi aku serius. Aku pasti akan melindungi
Asia!
“Ise-san...........”
Asia juga menjadi emosional dan mulai meneteskan air mata.
Lalu aku mengatakannya pada Asia dengan senyum.
“Karena itu mari kita pulang bersama. Ibu dan Ayah sedang
menunggu di rumah. Mari pulang ke rumah kita.”
GUUUUUUUUUUN!
Perangkat itu mulai aktif dengan tenang! Sial! Ternyata
sudah dimulai!
Kami menembakkan kekuatan Iblis dan kekuatan Naga ke arah
perangkat itu lagi...........namun tak sedikitpun tergores.
Jadi inikah kekuatan Longinus yang peringkatnya lebih tinggi
dari Boosted Gear!
......Tidak. Tunggu.......
Aku kemudian memikirkan sesuatu. Aku menatap Asia. Ya, benda
ini melekat secara langsung pada Asia!
“Ddraig, aku percaya padamu.”
[Apa maksudmu, partner?]
Ddraig bertanya dengan heran, dan aku kemudian menyentuh
pengekang pada Asia. Kalau mustahil memakai kekuatan Ddraig secara langsung,
bagaimana dengan teknik spesial yang diperkuat kekuatan Ddraig dalam
imajinasiku?
“Asia. Aku mau minta maaf dulu.”
“Eh?”
Asia memiringkan kepalanya dengan imut........tapi ini semua
demi menyelamatkan Asia.
Maafkan aku!
“Meningkatlah! Hasrat seksualku! Hasrat duniawiku!—Dress
Break! Balance Breaker-Boost Version!”
[Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!]
Semua berlian di armorku bersinar merah, dan kekuatan
mengalir ke dalam tanganku yang menyentuh pengekang.
Yang kubayangkan adalah tubuh telanjang Asia! Ya, penampilan
saat dia terlahir tanpa mengenakan apa apa! Aku menyimpan itu di otakku
sebelumnya! Aku mengingat itu dan membayangkannya kuat kuat sambil mimisan!
Kulit putih lembut dan sensitif! Tubuh lembut! Sungguh
indah! Warna pink......! Putiiiiiiiiing!
Kemudian........
BREAK! BREAK! TEAR!
Suara logam yang pecah.......dan suara pakaian yang
diledakkan! Pengekang di tubuh Asia musnah, dan di saat yang sama busana
sisternya juga meletus.
“Iya!”
Asia segera menundukkan badannya!
MIMISAN!
Melihat tubuh telanjang Asia-chan yang masih tumbuh, darah
mengucur deras dari hidungku. Ya! Bahkan hari ini, Oppai Asia-chan begitu putih
dan cantik!
GUUUUUUUUUUUN........
Mungkin karena Asia terlepas dari perangkat, perangkat itu
juga berhenti.
“Ara ara.”
Akeno-san membuatkan Asia pakaian dengan cepat memakai
kekuatan Iblisnya.
Buchou kemudian mengetuk armorku dan berkata.
“Bagaimana kamu mendapat ide kalau Dress Break bisa
menghancurkannya? Bisakah itu menghancurkan apa saja yang melekat pada tubuh
wanita?”
“A-Aku tak terlalu yakin, tapi pengekang ada di kaki dan
tangannya, jadi kupikir itu bisa dihitung sebagai bagian pakaiannya. Aku
kemudian mengingat tubuh telanjang Asia di dalam kepalaku, dan membayangkan
dengan serius kalau aku ingin mengubahnya ke kondisi itu. Mungkin itu takkan
bekerja kalau aku melakukannya secara normal. Kupikir aku berhasil karena aku
dalam mode Balance Breaker dan karena aku meningkatkannya dengan Boost Version.
Rasanya aku sudah berhasil melewati zona abu abu.”
Aku membuat penjelasan seperti itu, tapi kupikir memang
seperti itu. bahkan Buchou memiringkan kepalanya sambil berkata “Hmm, mungkin
imajinasi dan ide ide liar Ise juga menjadi faktornya.”
Yang pasti, Asia sudah selamat! Aku juga menghancurkan
perangkat itu! Diodora juga sudah kalah! Dan kami semua berhasil! Hasrat liarku
sudah menolong kawan kawanku! Ya! Berarti misi telah terselesaikan!
“Ise-san!”
“Asia!”
Asia yang mengenakan busana sister baru segera memelukku!
Hiks......rasanya memalukan karena aku dipeluk selagi mengenakan armor, tapi
aku senang Asia sudah kembali!
“Aku mempercayaimu...........kalau Ise-san akan datang
menyelamatkanku.”
“Tentu saja. Tapi maafkan aku. Kamu mendengar hal
menyakitkan kan?”
Asia menggeleng kepalanya ke sisi dan kemudian mengatakannya
dengan senyum.
“Aku tak apa apa. Aku memang terkejut, tapi aku memiliki
Ise-san di sisiku.”
Hiks! Dia sungguh gadis yang berbesar hati! Ugh! Onii-sama
ini takkan membiarkanmu menikahi siapapun juga! Aku akan menyayanginya selama
dia bersamaku!
Xenovia juga mulai terisak.
“Asia! Aku senang! Kalau kamu sampai lenyap, aku.........”
Asia tersenyum sambil menyeka air mata Xenovia.
“Aku takkan pergi lagi. karena Ise-san dan Xenovia-san akan
menyelamatkanku.”
“Ya! Aku akan melindungimu! Pasti!”
Oh, teman terbaik tengah berpelukan. Persahabatan Asia dan
Xenovia begitu indah. Kiba dan aku..........persetan, mana sudi aku memeluk
Kiba!
“Buchou-san, semuanya. Terima kasih banyak, sudah
menolongku........”
Asia membungkuk dan semua orang meresponnya dengan senyum.
Kali ini Buchou memeluknya dan dia kemudian mengatakannya dengan tersenyum.
“Asia. Tak apa apa kalau kamu tak memanggilku Buchou di
rumah, tahu? Kamu bisa menganggapku sebagai kakak perempuanmu.”
“-! Ya! Rias-Oneesama!”
Buchou dan Asia berpelukan. Sungguh adegan emosional!
“Aku sangat senaaaaaaaaaaang! Aku begitu senaaaaaaaaaaang
Asia-senpai kembali!”
Gasper juga menangis dengan keras. Ah, kepalanya bahkan
sampai harus ditepuk tepuk oleh Koneko-chan. Ah, sepertinya kami bisa pulang
dengan aman. Perangkat sudah hancur, jadi ini sudah berakhir. Mungkin aku harus
melepaskan armorku sekali kami bersembunyi di basemen. Mungkin lebih baik
berada dalam armor ini sampai menit menit terakhir. Akan menyeramkan kalau
seseorang datang dan menyerang kami.
“Sekarang. Asia, mari kita pulang ke rumah.”
“Ya! Tapi sebelum itu, aku harus berdoa.”
Asia sepertinya sedang berdoa ke arah angkasa.
“Asia, apa yang kamu doakan?”
Asia lalu mengatakannya dengan malu malu.
“Itu rahasia.”
Asia berlari ke arahku sambil tersenyum.
FLASH!
Kemudian sesuatu yang sangat menyilaukan muncul. Saat aku
melihat, Asia tengah dikelilingi pilar cahaya. Saat pilar cahaya lenyap.......
“.........Asia?”
Tak ada siapapun disana.
Tuhan. Bisa tolong kabulkan permohonanku?
Mohon Lindungi Ise-san selamanya.
Dan juga.........
Mohon izinkan aku terus hidup bersama Ise-san..........
Juggernaut Drive
Bagian 1
Kami tak paham apa yang baru terjadi selama beberapa saat.
Tidak, bahkan sekarang aku masih tak paham apa yang tengah terjadi.
Ise-kun mengalahkan Diodora Astaroth dan menghancurkan
perangkat yang terbuat dari Longinus, dan kami berhasil menyelamatkan Asia-san.
Aku, Kiba Yuuto, dan kelompok tengah mencoba meninggalkan tempat ini.
Kemudian pada saat itu, Asia-san lenyap ke dalam cahaya
terang.
......Apa yang baru terjadi?
“Sebuah objek yang terbuat dari Longinus lenyap dari
serangan Longinus, huh. Pemakai-Kabut sialan, dia sengaja menahan dirinya.
Lebih baik kita susun ulang rencana ini.”
Suara tak familiar. Saat aku menoleh ke arah datangnya
suara, seorang pria yang tak kukenal tengah mengapung di langit. Dia mengenakan
armor ringan yang terpasang jubah padanya.
......Jumlah aura macam apa ini yang seolah olah membekukan
seluruh tubuhku..........
Buchou kemudian bertanya pada pria itu.
“.......Siapa kau?”
“Ini pertamakali aku menemuimu, adik perempuan dari Maou
palsu menyebalkan. Namaku adalah Shalba Beelzebub. Penerus sejati dari Maou
Beelzebub Agung sejati. Aku berbeda dari kerabat Maou palsu yang tadi kalian
lawan. Diodora Astaroth, aku meminjamkan kekuatanku padamu dan lihat situasimu
saat ini. Dalam pertandingan melawan Agares, kau memakai ular Ophis tanpa izin
dariku dan musuh jadi memprediksi rencana kita. Kau sungguh tolol.”
-Beelzebub lama!
Di saat seperti ini! Sepertinya otak dari semua teror ini
yang Azazel-sensei sebutkan sebelumnya sudah menunjukkan dirinya........
Kemudian Diodora Astaroth mulai memohon pada keturunan
Beelzebub lama.......Shalba Beelzebub.
“Shalba! Mohon bantu aku! Kalau aku bersamamu, kita bisa
membunuh Sekiryuutei! Kalau Maou-lama dan Maou saat ini menggabungkan
kekuatan..........”
STAB!
Serangan cahaya yang ditembakkan dari tangan Shalba merobek
dada Diodora.
“Sia sia saja. Aku bahkan memberitahumu kekuatan dari Sacred
Gear gadis itu namun kau tak bisa melakukan apa apa. Itu menjelaskan betapa tak
bergunanya dirimu.”
Shalba mengatakan itu sambil tertawa.
Diodora berubah menjadi abu dan lenyap.—Kekuatan cahaya?
Kemampuan yang mirip dengan Malaikat dan Malaikat Jatuh? Atau apakah Khaos
Brigade memiliki penelitian tentang bagaimana Iblis bisa memakai kekuatan
Malaikat dan Malaikat Jatuh?
Aku kemudian melihat perangkat aneh di tangan Shalba.
........Apa itu perangkat yang sudah menciptakan cahaya itu?
Berarti Asia-san sudah........nampaknya semua orang disini
juga sudah menyadarinya. Tubuh Xenovia berguncang dalam kemarahan.
“Sekarang, adik perempuan Sirzechs. Ini mungkin mendadak,
tapi aku ingin kau mati disini. Alasannya sederhana. Yakni menghancurkan setiap
kerabat darah dari Maou saat ini.”
Shalba mengatakannya dengan suara dingin. Matanya juga
terisi oleh kebencian. Dia pasti memiliki kebencian besar terhadap Maou saat
ini. Kekuasaan dan Kebangsawanan, dan kursi Maou telah dirampas darinya, dan
mereka didesak sampai ke ujung Dunia Bawah sehingga kebencian mereka pasti
sangat dalam.
“Jadi kau bermaksud membunuh Glasya Labolas, Astaroth, dan
kami, Gremory.”
Shalba menyipitkan matanya oleh ucapan Buchou.
“Itu benar. Hal itu sangat menyebalkan. Kami, penerus
sejati, disebut “lama” oleh orang orang macam kalian, kerabat para Maou saat
ini, dan itu sesuatu yang sama sekali tak bisa kuterima.”
Shalba membuat desahan.
“Rencana kami berakhir dengan ini. Ini kekalahan kami. Aku
tak pernah menduga kalau Boosted Gear, Longinus kelas menengah, akan menang
melawan [Dimension Lost], Longinus kelas tinggi. Aku hanya bisa katakan kalau
ini adalah sesuatu yang tak kami antisipasi. Juga, kami mendapat hasil
signifikan untuk terorisme di masa depan, jadi aku sudah puas dengan ini.
Cruzerey mati tapi itu takkan jadi masalah.—Selama aku masih aktif, kami masih
bisa bergerak maju bahkan tanpa Vali. Beelzebub sejati sungguh hebat. Sekarang,
sebagai kenang kenanganku sebelum kembali........Adik perempuan Sirzechs, aku
akan membuatmu mati.”
“Kau tak menantang Maou saat ini secara langsung, namun
membunuh kerabat mereka, sungguh pengecut!”
“Itu juga tak apa apa. Aku akan bunuh keluarga dari Maou
saat ini terlebih dulu. Tak akan ada artinya kalau kami tak membuat mereka
merasakan keputus asaan.”
“-Pecundang! Selain itu, kejahatan karena sudah membunuh
Asia! Aku pasti takkan mengampunimu!”
Buchou mengamuk, dan dia meningkatkan aura merah di tubuhnya
hingga batas. Akeno-san juga memasang ekspresi kemarahan, dan dia mulai
memancarkan [Holy-Lightning] di sekujur tubuhnya. Aku juga tak berniat
memaafkannya! Asia-san........akhirnya bisa lepas dari masa lalunya yang
kesepian! Seorang yang dia cintai, Ise-kun, mengakhirinya dengan melalui semua
rintangan! Ia akhirnya bisa melanjutkan hidup dengan kebahagiaannya saat ini!
Dan seorang di hadapan kami mengambil itu semua dari kami!
Kejahatan karena telah membunuh teman penting kami! Dia takkan bisa menebusnya
bahkan dengan harga nyawanya, jadi aku akan pastikan teroris ini mati disini!
“Asia? Asia?”
--!
Ise-kun memanggil Asia-san sambil berjalan terseok seok di
atas kakinya.
“Asia? Kemana kamu pergi? Hei, ayo pergi. Kita akan pulang.
Ayah dan Ibu sedang menanti. K-Kalau kamu bersembunyi, maka kita tak akan bisa
pulang. Hahaha, Asia memang suka bermain main ya.”
Ise-kun........mulai melihat kesana kemari untuk mencari
Asia-san. Sambil berjalan dengan lesu di atas kakinya.......
“Asia? Mari kita pulang. Sekarang, tak ada lagi orang yang
akan mengganggumu Asia. Biarpun ada, aku akan menghajar mereka semua! Karena
itu mari kita pulang. Asia, kita masih harus ikut dalam balap tiga kaki untuk
festival olahraga........”
-Aku bahkan tak kuasa melihatnya seperti itu!
Melihat itu, Koneko-chan dan Gasper-kun mulai menangis.
Akeno-san juga membuang wajahnya, dan air mata mengalir di pipinya. Buchou
memeluk Ise-kun dengan erat.
Aku juga tak bisa menghentikan benda yang mengalir dari
mataku.........
“Buchou, aku tak bisa menemukan Asia. Padahal kita sudah
bisa pulang ke rumah. Kita masih harus bersembunyi di bawah basemen yang Sensei
beritahu pada kita. Tapi kalau Asia tak ada disini......A-Ayah dan Ibu berkata
kalau Asia adalah putri mereka. Asia juga berkata kalau Ayah dan Ibu adalah
orang tuanya........dia adalah........dia adalah keluarga penting kami.......”
Ise-kun mengatakannya dengan wajah tanpa emosi, dan Buchou
dengan lembut membelai pipi Ise-kun.
“.......Aku takkan mengampunimu! Aku takkan memaafkanmu! Aku
akan menebasmu! Aku akan memotongmu dan membunuhmu!”
Xenovia maju menyerbu Shalba dengan Durandal dan Ascalon
sambil berteriak!
“Sia sia saja.”
GUUN!
Shalba menangkis kedua Pedang Suci dengan perisai
pertahanan, dan menembakkan peluru kekuatan Iblis ke perutnya!
DON!
Xenovia jatuh ke tanah. Pedang Sucinya juga terlempar dan
menusuk lantai.
“......Kembalikan Asia........dia
adalah.......temanku........!......Dia adalah teman baikku........dia lebih
baik daripada siapapun....! Kenapa......!”
Biarpun Xenovia terbanting keras ke tanah, dia mencoba
mengambil kembali Pedang Suci yang terlempar darinya, dan kemudian
menggenggamnya. Shalba kemudian mengatakannya pada Ise-kun.
“Iblis tereinkarnasi vulgar dan Naga yang sama saja dengan
sampah. Tuan Putri Gremory sungguh memiliki selera yang payah. Gadis itu lenyap
diluar dimensi ini. Tubuhnya pasti sudah hancur lebur sekarang.—Itu artinya,
dia mati.”
Tatapan Ise-kun kemudian terkunci pada Shalba, yang
mengapung di udara.
Seperti itu, ia terus menatapnya. Dia terlihat kaku. Dia
terus melihat Shalba dengan tanpa emosi.
[Rias Gremory, segera tinggalkan tempat ini. Kalau kau tak
mau mati, maka lebih baik segera tinggalkan tempat ini.]
Suara Ddraig. Dia memancarkan suara, jadi kami bahkan bisa
mendengarnya. Pergi? Apa maksudnya? Buchou juga memasang wajah bingung
sepertiku. Ddraig kemudian mengarahkan suaranya pada Shalba.
[Iblis yang disana. Shalba adalah namamu, kan?]
Ise-kun menjauh dari tubuh Buchou, dan berdiri.
[-Kau......]
Ise-kun bergerak menuju Shalba, sambil berjalan seperti
mayat hidup. Kemudian dia berjalan ke arah bawah Shalba. Suara Ddraig keluar
dari mulut Ise-kun! Suaranya tak berisi sedikitpun emosi sampai membuat seluruh
tubuhku merinding.
[Membuat pilihan salah.]
DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOON!
Kuil berguncang dengan sangat keras, dan Ise-kun mulai
memancarkan aura seperti darah! Aura itu semakin menebal, dan menjadi semakin
besar. Aura itu mulai mewarnai seluruh area di dalam kuil menjadi merah.
Aku bisa memahami dari kualitas aura itu yang bisa kurasakan
dengan kulitku! Aura itu........berbahaya! Dari mulut Ise-kun, mantra seperti
kutukan tengah dilafalkan. Suara itu bukan hanya suara Ise-kun. Muda. Tua.
Pria. Wanita. Suara mengerikan yang merupakan campuran semua jenis suara.
[Aku, seorang yang akan bangkit......]
<Sudah akan dimulai><Sepertinya akan segera
dimulai>
[Kedua Naga Langit yang telah merampas prinsip dominasi dari
Tuhan..........]
<Memang selalu seperti itu, apapun yang
terjadi><Itu tidak benar, setiap saat memang selalu seperti ini>
[Aku tertawa pada “Ketidakbatasan”, dan berduka pada
“Impian”.......]
<Seorang yang dunia cari......><Seorang yang dunia
tolak.....>
[Aku akan menjadi Naga Merah Dominasi.......]
<Selalu kekuatan><Selalu cinta>
<<Kalian memilih kehancuran tak peduli berapa kali pun!>>
Armor Ise-kun mulai berubah.......bentuknya menjadi lebih tajam, dan menumbuhkan sayap raksasa. Dari kedua tangan dan kakinya, benda seperti cakar bermunculan. Di helmnya, banyak benda seperti tanduk bermunculan.
-Penampilan itu seperti Naga itu sendiri!
Dan kemudian, dari semua berlian di tubuhnya, campuran suara
dari orang tua, muda, pria, dan wanita dipancarkan!
“ “ “ “ “ “ “ “ “ “Dan aku akan menenggelamkanmu ke dalam
pengampunan Crimson!” “ “ “ “ “ “ “ “ “
[Juggernaut Drive!]
GOOOOOOOOOOOOOON.................
Sekeliling Ise-kun hancur berkeping keping! Lantai! Dinding!
Atap! Semuanya musnah tanpa sisa! Aura mengerikan seperti darah memancar dari
armor Ise-kun!
“Gugyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!”
Ise-kun membuat auman seperti hewan buas dan berdiri dengan
empat kakinya di tempatnya sambil membentangkan sayapnya!
CUT!
Suara angin! Cepat sekali! Aku tak bisa mengikutinya dengan
mataku..........
“Ngggggggggh!”
Aku mendengar teriakan Shalba. Saat aku menoleh, Ise-kun
yang berubah menjadi miniatur Naga tengah menggigit bahu Shalba. Benda seperti
mulut muncul di helmnya, jadi dia pasti menggigit menggunakan taring itu.
Nyam Nyam Nyam Nyam...........
Suara daging yang dikunyah sampai robek robek.........
“Sialan kau!”
Shalba menciptakan cahaya dengan tangan kanannya dan mencoba
melepaskannya ke arah Ise-kun.-Namun dari salah satu berlian, lengan Naga yang
tertutupi sisik merah muncul, dan menghentikan tangan kanan Shalba.
Kemudian dari berlian yang lain, Pedang muncul dan memotong
tangan kanan Shalba.
“Guu....!”
Shalba menampakkan ekspresi kesakitan! Darahnya muncrat ke
sepanjang lantai di kuil!
GUNCH!
Sambil membuat suara mengerikan, Ise-kun menggigit lengan
Shalba, dan turun ke lantai.
Saat dia turun di atas kakinya, dia memuntahkan daging dari
bahu Shalba. Armor merah yang bercampur dengan darah merah Shalba, dan hal itu
memberikan kombinasi yang mengerikan.
“Gegogyuuga-gyhugohaa!”
Guooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo!
Dia......sudah kehilangan suara manusianya.......di semua
berlian yang bersinar, entah lengan Naga atau pedang yang muncul darinya, dan
ia mulai berubah menjadi bentuk yang telah kehilangan wujud manusia.
“Jangan main main denganku!”
Shalba yang mengamuk yang turun ke tanah melepaskan serangan
cahaya dengan tangan kirinya yang tersisa!
Kemudian sayap Sekiryuutei...........bersinar dengan cahaya!
Itu nampak seperti sayap Hakuryuukou! Momen ketika tembakan cahaya Shalba
hampir kena........
[Divide! Divide! Divide! Divide! Divide! Divide! Divide!
Divide! Divide! Divide!]
Suara itu menggema, dan tembakan cahayanya dibagi
dua........dan dibagi dua lagi! ia tak tahu kapan harus berhenti membagi dua
dan serangan Shalba menjadi begitu lemah sampai nampak seperti cahaya senter.
Ini........kekuatan Hakuryuukou yang Ise-kun curi
sebelumnya! Dia bahkan bisa memakainya pada level setinggi ini!
“Kekuatan Vali! Sialan kau! Berapa kali kau harus terus
menghalangiku! Valiiiiiii!”
Shalba berteriak keras, namun bukannya melepaskan cahaya,
kali ini adalah tembakan kekuatan Iblis! Besar! Aura dalam jumlah besar
meluncur ke arah Ise-kun!
SLIDE!
Ise-kun memindahkan arahnya hanya dengan mengepakkan
sayapnya.--! Dia bertahan dari kekuatan sebesar itu hanya dengan itu? Tapi apa
Shalba Beelzebub menaruh dendam pada Vali? Keturunan Beelzebub lama dan Lucifer
lama. Mungkin karena posisi mereka berdiri, pasti ada konflik.
Apa! Aku kemudian menyadari perubahan pada Ise-kun. mulut di
helm Sekiryuutei terbuka lebar! Benda seperti Meriam laser muncul dari
dalamnya. Kemudian sebuah laser tertembakkan!
PIIIIIIIIIIIIIIIIIIII
Laser itu meluncur dari helm dan menuju ke arah Shalba,
memusnahkan seluruh lengan kirinya! Kekuatan laser itu tak berhenti, dan ia
menyisakan garis lurus di dinding, lantai, dan atap dari kuil.
Kemudian............
DOOOOOOOOOOOOOON!
Ledakan terjadi di tempat yang sangat jauh! Asap mengepul
dan menyebarkan debu kemana mana!
“Nuaaaaaaaaaaaaaaa!”
Ise-kun mengaum keras, dan ketika dia menutupi dirinya
dengan aura berjumlah besar, sebuah lubang tercipta di lantai dan berubah
menjadi kawah raksasa. Hanya dengan mengeluarkan auranya nampaknya bisa
memusnahkan apa saja di sekelilingnya!
“M-Monster! Apa kau mau bilang kalau ini adalah [Juggernaut
Drive]!? Ini bukan bercanda! K-Kekuatanku seharusnya sudah meningkat seperti
Maou zaman dulu karena kekuatan Ophis! Dia sudah melampaui kemampuan Boosted
Gear yang terekam dalam data!”
Ekspresi Shalba akhirnya berubah menjadi ketakutan. Matanya
terisi oleh ketakutan, dan nampaknya Ise-kun adalah seseorang yang dia harus
takuti.
Kami hanya bisa berdiri di sini dan melihat dengan tatapan
tak percaya.
Mata Buchou terbuka sangat lebar dan seluruh tubuhnya
berguncang hebat. Akeno-san, Xenovia, Koneko-chan, dan Gasper-kun tengah
melihat Ise-kun dengan rasa takut. Tubuhku juga tak bisa berhenti berguncang.
-Itu adalah monster. Itu bukan Ise-kun lagi.
Ise-kun........Sekiryuutei mulai mengubah posisinya. Ia membentangkan sayapnya
dan melihat secara langsung pada Shalba.
SLIDE
Suara sesuatu yang bergeser. Saat aku melihat, bagian dada
dan perut dari armor terbuka, dan sesuatu yang nampak seperti meriam peluncur
besar muncul.
DOOOOOOOOOOOOOOOOO...............
Setelah getaran tenang, aura merah mulai berkumpul di
peluncur. Aura itu semakin membesar, dan aura itu tertekan dan mengisi ke dalam
peluncur.........
Sayap yang membentang ke kedua sisi bersinar merah, dan
warna merah mengerikan menyebar ke seluruh area.
“Ku! Mana bisa aku mati di tempat ini!”
Shalba mencoba menggambar lingkaran sihir dengan kedua
kakinya yang tersisa.......namun kaki itu “dihentikan”.
“.......Kau menghentikannya! Kakiku!”
Mata di armor bersinar merah........apa mungkin dia mengaktifkan
kemampuan yang sama dengan Sacred Gear Gasper-kun!?
[Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!]
[Longinus Smasher!!!!]
Ia menggema sepanjang kuil beberapa kali. Suara yang datang
dari Sacred Gear Sekiryuutei.
Kemudian dari meriam peluncur yang telah terisi penuh oleh
aura, aura merah dalam jumlah besar ditembakkan! Ini gawat! Kalau begini kami
semua juga akan terkena dampaknya!
“Buchou, kita harus segera mundur! Kita harus lari dari kuil
ini!”
“Ise.........aku...........”
Buchou berjalan ke arah Ise-kun untuk menghentikannya, namun
aku segera menyetopnya.
“Maafkan aku!”
Aku memegang Buchou di tanganku dan segera berlari.
Akeno-san meminjamkan bahunya pada Xenovia, dan Koneko-chan dan Gasper-kun
mengikuti di belakangku!
BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAM!
“Mu-Mustahil........! Aku, penerus sejati, dari Maou
sejati..........! Aku masih belum mengalahkan Vali! Beelzebub lebih hebat dari
Lucifer! Terkutuk! Naga biasa! Naga merah! Naga putiiiiiiiih!”
Shalba terselimuti oleh aura merah yang ditembakkan, dan dia
lenyap ke dalam cahaya bersama dengan seluruh kuil.........
Bagian 2
“........!”
Saat aku keluar dari kuil, aku menciptakan banyak Pedang
Suci Iblis untuk membuat perlindungan, dan mengevakuasi semua orang ke
dalamnya.
Saat aku mengkonfirmasi kalau suara kuil yang runtuh
berhenti, aku melepaskan semua pedang, dan mengecek ke arah luar.
-Kuil itu benar benar hancur.
Perangkat yang terbuat dari Longinus masih tersisa, namun
beberapa bagiannya rusak dan memiliki banyak retakan juga. Kekuatan Sekiryuutei
ternyata sekuat ini........
“Oooooooooooooooooonnnnnnnn..............”
Ise-kun berdiri di atas kuil yang berubah menjadi
reruntuhan, dan melepaskan gema kesedihan ke arah langit.
-Biarpun dia kehilangan dirinya, dia masih memiliki
kesedihan oleh kehilangan Asia-san di dalam dirinya.
Shalba Beelzebub dan Diodora Astaroth tak lagi hidup.
Pertarungan seharusnya sudah berakhir, namun armor Ise-kun tak menunjukkan
tanda akan menghilang.
.........Aku harus apa? Aku harus apa untuk membuat Ise-kun
kembali pada dirinya semula?
Termasuk Buchou, seluruh kelompok hanya bisa menatap Ise-kun
yang mengaum.
“Nampaknya kalian dalam masalah huh.”
Suara baru? Kemudian retakan tercipta di udara! Dari
retakan, seorang yang muncul adalah Hakuryuukou Vali. Dan juga seorang pria
yang mengenakan armor China. Ini pertamakali aku melihatnya tapi dia pasti Sun
Wukong.
Dan pria tak kukenal lain yang mengenakan jas bisnis. Pedang
yang pria ini bawa memiliki cahaya dalam jumlah besar yang belum pernah kulihat
sebelumnya. Aku segera mengenalnya. Pria yang Ise-kun temui. Pemegang Pedang
Raja-Suci Collbrande.
“Vali.”
Buchou terkejut oleh kemunculan Vali.—namun dia segera
membuat kuda kuda untuk menyerang. Kami juga membuat kuda kuda untuk bertarung.
namun aku tak bisa merasakan hawa permusuhan dari mereka.
“Aku tak punya niat bertarung. Aku hanya datang untuk mengobservasi.—yakni
Sekiryuutei [Juggernaut Drive]. Namun dengan melihatnya, nampaknya dia melalui
Juggernaut Drive yang tak sempurna. Kalian beruntung karena Juggernaut Drive
terjadi di medan tempur yang dibuat secara khusus ini. Kalau ini terjadi di
dunia manusia, wilayah urban dan sekelilingnya pasti akan musnah.”
Buchou bertanya pada Vali.
“........Bentuk ini, apa dia bisa kembali seperti semula?”
“Karena itu Juggernaut Drive tak sempurna maka mungkin saja
dia bisa kembali, namun akan ada juga kasus dimana dia tetap seperti ini sampai
batas hidupnya dan mati. Yang jelas kalau kondisinya tetap seperti ini maka
nyawa Hyodou Issei dalam bahaya.”
Jadi itu memang bentuk yang berbahaya..........kemudian
Bikou berjalan ke arahku.—dia membawa gadis yang familiar.
“Nih, dia bagian dari kelompok kalian kan? Suster penyembuh
ini.”
Gadis yang Bikou serahkan padaku adalah...........Asia-san!
“Asia!”
“Asia-chan!”
Buchou, Akeno-san, dan semua orang berkumpul di sekitar
Asia. Dari kelihatannya, dia tak mengalami luka luar. Nampaknya dia hanya tak
sadarkan diri.........namun dia bernafas!
“Dia bernafas!”
Semua orang menitikkan air mata oleh jawabanku. Bahkan air
mata jatuh di pelupuk mataku. Aku senang! Aku sangat senang!
“Tapi kenapa.......”
Saat aku bertanya, si pemegang Colllbrande menjawab.
“Kami kebetulan sedang menginvestigasi celah dimensional
disekitar sini. Kemudian nona kecil ini tengah terapung apung di celah
dimensional. Vali bilang dia mengenalinya, jadi kami bawa dia kemari. Dia
beruntung. Kalau kami tak segera menolongnya, gadis ini mungkin akan terekspos
pada “ketiadaan” dan akan lenyap.”
Begitu, jadi itu alasannya. Namun aku senang Asia-san
selamat.
“Uwaaaaaaaaaaaan!”
Xenovia mengkonfirmasi keselamatan Asia-san dan mungkin dia
merasa lega, sehingga dia berlutut sambil menangis. Aku meletakkan Asia-san ke
pangkuan Xenovia. Dia memeluk Asia-san dengan penuh kasih sayang, dan
menitikkan air mata kebahagiaan.
“-Yang tersisa sekarang adalah Ise.”
Buchou menoleh ke arah Ise-kun. Ise-kun masih mengaum karena
kesedihan dari kehilangan Asia-san.
“Apa dia bisa kembali ke sediakala kalau kita beritahu dia
tentang keselamatan Asia?”
Vali menggeleng kepalanya ke sisi oleh saran Buchou.
“Itu berbahaya. Kau akan mati. Tapi, aku takkan mencegahmu
melakukan itu.”
Akeno-san dan Koneko-chan mendekati Vali.
“Aku tahu kami bukan dalam posisi untuk meminta, tapi
tolong. Tolong bantu kami menyelamatkan dia. Kalau itu kamu, sang Hakuryuukou,
bisakah kamu memenuhi peran untuk mengembalikan kesadarannya?”
“.....Tolong. Kami juga akan membantu dengan kekuatan penuh,
jadi tolong pinjamkanlah kekuatanmu untuk membawanya kembali.......”
Mereka berdua sangat perhatian pada Ise-kun. kupikir Vali
akan segera menolak namun dia mulai berpikir sejenak.
“Yeah. Mungkin bisa bekerja kalau ada sesuatu yang akan
menstimulasi hatinya.......”
“Tak apa apakah kalau kita tunjukkan Oppai padanya?”
Bikou mengatakan itu sambil menggaruk kepalanya. Aku juga
menganggap itu metode terbaik, tapi aku tak bisa membiarkannya keluar dari
mulutku.
“Tak bisa kalau dia ada dalam bentuk itu. Yang selalu bisa
menenangkan Naga adalah lagu.......kami tak memiliki hal semacam itu, dan lagu
untuk Sekiryuutei dan Hakuryuukou tidak ada.”
“Ada!”
Malaikat bersayap putih terbang ke arah kami sambil
menimpali ucapan Vali.—Itu Shidou Irina-san!
“Haa, aku akhirnya sampai. Tunggu, itu Ise-kun!? Aku mendengar soal itu dari Michael-sama dan Azazel-sama, namun nggak kusangka hal seserius itu benar benar terjadi!”
Terkejut sambil masih dalam semangat tinggi. Seperti
biasanya, Shidou Irina memiliki emosi yang kuat.
“Irina, kenapa kamu disini?”
Saat Xenovia bertanya, Irina mengeluarkan sebuah proyektor
holografik. Itu perangkat yang dipakai oleh Iblis.
“Fakta kalau Ise-kun memasuki bentuk berbahaya sudah
diketahui oleh VIP yang berada di ruang observasi dan di area ini. Jadi mereka
berpikir kalau membiarkannya seperti ini bukanlah ide bagus, Maou Lucifer-sama
dan Azazel-sama memintaku membawa senjata rahasia ini! Ngomong ngomong, seorang
yang menteleportku kemari adalah Odin-sama! Dia sungguh hebat! Dewa dari utara!
Dan dia punya jenggot lebat!”
.....Semangatnya begitu tinggi sampai menghancurkan atmosfir
disini.
“Aku tak terlalu paham, tapi kalau itu sesuatu yang
disiapkan oleh Onii-sama dan Azazel, maka kita bisa mengandalkan efeknya.”
Buchou mengambil nafas, dan kemudian menekan tombol.
Kemudian......pandangan holografik besar muncul di langit.
Ah, Ise-kun juga melihat ke arah sana. Kemudian sesuatu yang melampaui
antisipasi kami muncul di layar.
[Oppai Dragon! Sekarang dimulai!]
Saat Ise-kun dalam wujud armor muncul dan mengatakan
itu.......anak anak mulai berkumpul disekitarnya.
[Oppai!]
Anak anak di layar di sekitarnya mengatakan itu dengan keras.
Ise-kun dan anak anak mulai menari. Kemudian sebuah musik dimainkan. Ise-kun
dan anak anak mulai menari diiringi musik itu. huruf huruf mulai muncul di
langit.........titel dan judul lirik dari lagu muncul. Mata semua orang
terbelalak oleh hal mengejutkan itu!
-APA APAAAN INI!?
[Lagu Oppai Dragon]
Lirik : Azazel
Komposer : Sirzechs Lucifer
Koreografi : Serafall Leviathan
ADA NAGA PECINTA OPPAI HIDUP DI SUDUT DI SUATU NEGARA.
NAGA ITU PERGI BERJALAN JALAN KETIKA CUACA SEDANG CERAH.
NAGA NAGA OPPAI DRAGON.
REMAS REMAS HISAP HISAP PAFU PAFU.
ADA BANYAK JENIS OPPAI.
NAMUN DIA PALING SUKA YANG BERUKURAN BESAR.
OPPAI DRAGON JUGA TERBANG HARI INI.
DI SUDUT KOTA TERTENTU, OPPAI DRAGON TENGAH TERTAWA.
BAHKAN DI HARI BERBADAI, OPPAI DRAGON MENJADI BAHAGIA DENGAN
MENEKAN OPPAI.
NAGA NAGA OPPAI DRAGON.
KLIK KLIK ZOOM ZOOM IYAAAN.
DIA SUDAH MELIHAT BANYAK TIPE OPPAI, NAMUN DIA PALING SUKA
YANG BERUKURAN BESAR.
OPPAI DRAGON JUGA MENEKAN HARI INI.
.......................
Semua orang dibuat terdiam membisu. Kami tak tahu bagaimana
harus merespon. Aku kemudian paham. Mungkin ini adalah video yang diambil di
studio televisi. sepertinya pemfilman saat hanya dia saja yang diminta datang
adalah program musik anak anak.
Dan nama lagu itu adalah “Lagu Oppai Dragon!”
Mereka memfilmkannya dengan meminta Ise-kun memakai Balance
Breaker, dan meminta dia menari dengan anak anak. Melihat video ini, aku sangat
terkejut. Dan orang orang yang membuat lagu adalah..........apa yang kalian sebenarnya
lakukan?
-Ini sungguh mengerikan.........
“.......Uu........Oppai.......”
“!?”
Ise-kun memegangi kepalanya ke bawah dan akhirnya dia bisa
berbicara dengan baik! Tunggu, kenapa oppai? Bukan, dia masih belum baik sama
sekali!
“Dia merespon!”
Buchou menitikkan air mata kebahagiaan.
“......Bukan, dia sebenarnya merespon pada lagu ini.......”
Koneko-chan.......menurunkan telinganya dan nampak patah
hati.
“Shidou-san, bisa kamu mainkan musik itu sekali lagi?”
Irina-san menerima permintaan Buchou.
“Ya! Serahkan padaku!”
Tombol resume untuk proyektil holografik ditekan kembali.
ADA NAGA PECINTA OPPAI HIDUP DI SUDUT DI SUATU NEGARA.
NAGA ITU PERGI BERJALAN JALAN KETIKA CUACA SEDANG CERAH.
NAGA NAGA OPPAI DRAGON.
REMAS REMAS HISAP HISAP PAFU PAFU.
ADA BANYAK JENIS OPPAI.
NAMUN DIA PALING SUKA YANG BERUKURAN BESAR.
OPPAI DRAGON JUGA TERBANG HARI INI.
“Uuu.......Oppai......remas.....remas.....hisap......hisap......”
Ise-kun mulai mengerang sambil memegangi kepalanya ke bawah.
DI SUDUT KOTA TERTENTU, OPPAI DRAGON TENGAH TERTAWA.
BAHKAN DI HARI BERBADAI, OPPAI DRAGON MENJADI BAHAGIA DENGAN
MENEKAN OPPAI.
NAGA NAGA OPPAI DRAGON.
KLIK KLIK ZOOM ZOOM IYAAAN.
DIA SUDAH MELIHAT BANYAK TIPE OPPAI, NAMUN DIA PALING SUKA
YANG BERUKURAN BESAR.
OPPAI DRAGON JUGA MENEKAN HARI INI.
“.......Z-Zoom zoom.......iyaan......tekan......”
Jari Ise-kun membuat posisi seperti mencari sesuatu! Cakar
tajam telah lenyap dari jemarinya!
“Sepertinya sekarang akan bekerja!”
[Vanishing Dragon Balance Break!!!]
Vali berubah ke bentuk Balance Breakernya segera dan
mengenakan armor putih. Dia mendekati Ise-kun sambil mengepakkan sayapnya, dan
menutup jarak dalam kecepatan Dewa!
[Divide!]
Suara Hakuryuukou yang menggema sepanjang area. Di saat yang
sama, rasanya kekuatan Ise-kun berkurang banyak. Vali pasti sudah menyentuh
Ise-kun dalam kecepatan cahaya dan mengaktifkan kemampuannya. Kami pikir
mustahil sebelumnya, namun karena musik Ise-kun mulai kembali pada kesadarannya
dan itu bekerja!
“Sekarang, Rias! Putingmu adalah yang dia cari!”
“Eeeh!?”
Buchou menjadi sangat terkejut sampai matanya hampir copot
keluar oleh kata kata Akeno-san! Akeno-san melanjutkan tanpa peduli.
“Ise-kun mencapai Balance Breaker dengan menyentuh putingmu!
Maka efek sebaliknya juga pasti berlaku. Kita tak bisa mendekat karena dia
tertutupi oleh atmosfir berbahaya. Namun lain ceritanya kalau Ise-kun mulai
mendapat kembali akal sehatnya dengan lagu itu!”
“T-Tapi akankah Ise kembali dari [Juggernaut Drive] dengan
putingku.........”
“Pasti! Ini mustahil dilakukan olehku........Fufufu. Peran
semacam ini lebih cocok untukmu.......itu membuatku sedikit cemburu.”
Akeno-san memasang wajah sedih, namun hal hal yang dia
katakan..........puting ini dan puting itu.......itu sangat absurd......
Buchou melirik Vali, namun Vali meneteskan keringat di
dahinya dan membuang wajahnya. Sepertinya dia tak sudi berurusan dengan kami
lebih lama lagi! Itu kasar sekali! Bikou tengah memegangi perutnya dan mencegah
tawanya meledak. Yeah, tertawalah sepuasmu. Kami hanya bisa mentertawakan ini!
Ise-kun, berapa besar Oppai-Dragon kah dirimu?
Buchou menarik nafas panjang dan dia nampak sangat teguh.
“Oke.”
Dia berjalan ke arah Ise-kun. Tak ada sedikitpun keraguan
padanya dalam setiap langkahnya! Apa itu tak apa apa, Buchou!? Apa ini hanya
aku atau kamu tak berpikir dua kali kalau itu soal Ise-kun!? sembari lagu terus
diulang ulangi, Buchou memperpendek jaraknya dari Ise-kun dan akhirnya berdiri
di depannya.
Dia melepas kancing seragamnya dan kemudian bra-nya. Kami
tak bisa melihat dari sudut ini jadi tenang saja, Buchou.
“O-Oppai.......ku........”
Ise-kun menemukan apa yang dia tengah cari dan kemudian
mengarahkan jarinya yang gemetaran ke payudara Buchou.........
Sepanjang itu, lagu tengah dimainkan lagi.
ADA NAGA PECINTA OPPAI HIDUP DI SUDUT DI SUATU NEGARA.
NAGA ITU PERGI BERJALAN JALAN KETIKA CUACA SEDANG CERAH.
NAGA NAGA OPPAI DRAGON.
REMAS REMAS HISAP HISAP PAFU PAFU.
ADA BANYAK JENIS OPPAI.
NAMUN DIA PALING SUKA YANG BERUKURAN BESAR.
OPPAI DRAGON JUGA TERBANG HARI INI.
Momen selanjutnya, armor Ise-kun lenyap dan dia akhirnya
lepas.
“Apa payudara Rias Gremory itu seperti tombol kendali untuk
Hyodou Issei?”
Vali menanyakan itu dengan wajah serius namun Bikou membalas
dengan berkata “Kau, bukankah itu terlalu kejam?” dan tertawa keras keras.
Aku tak peduli apa yang terjadi lagi.........
Ise-kun kamu adalah Oppai-Dragon yang menakjubkan.........
Life 5 : Sang Great Red!
“Hmm. Hah? Apa yang terjadi?”
Saat aku membuka mataku, aku tak berada dalam bentuk Balance
Break lagi. Aku kebingungan saat aku mendapati diriku dipeluk oleh Buchou dan
Akeno-san yang berlinang air mata.
Aku tak terlalu ingat, tapi menurut Kiba aku mengamuk dan
lepas kendali dan mengalahkan orang bernama Shalba. Ya, aku tak mengingat itu
sama sekali.
Tunggu, bukankah gadis yang tengah dipeluk Xenovia adalah
Asia!? Kenapa?
“Vali yang menyelamatkannya.”
Kiba menunjuk Vali. Ah, rupanya Vali ada disini.
.......Tunggu, kenapa dia disini? Dan kenapa dia tersenyum?
Saat aku menanyakan alasannya, aku mengetahui kalau Vali datang kemari karena
kebetulan.
Tapi aku senang Asia sudah selamat!
“Asia Asia!”
Saat aku memanggil namanya, Asia membuka matanya dengan
perlahan.
“...........Hah?......Ise-san?”
Oh! Dia baik baik saja! Aku senang! Asia-cha.....
DON!
Aku hampir memeluknya tapi aku didorong menjauh oleh
Xenovia!
“Asia!?”
Xenovia memeluk Asia. Oh oh, dia menangis gila gilaan.
“Xe....Xenovia-san. Ada apa? A-aku sulit bernafas......”
“Asia! Asia Asia Asia Asia Asia Asia! Kamu dan aku akan
selalu berteman! Teman selamanya! Karena itu tolong jangan tinggalkan aku
lagi!”
Asia membelai lembut kepala Xenovia.
“.......Ya. Kita akan selalu jadi teman.”
“Aku sangat senang.”
Irina yang berada di sampingku mulai menganggukkan kepalanya
sambil menangis.
........sepertinya masalah sudah selesai. Aku membuat desah
kelegaan. Kemudian Vali datang untuk berbicara padaku.
“Hyodou Issei. Nampaknya kau baik baik saja.”
“Ya. Sepertinya aku sudah memberimu masalah.”
“Yah, kadang kadang tak apa apa sih. Lebih dari itu, ini
sudah waktunya. Lihatlah ke angkasa.”
“?”
Aku dibuat penasaran namun aku melihat ke langit putih dari
medan tempur ini.
Kemudian............
KRAK! KRAK!
Lubang raksasa tercipta di angkasa! Kemudian sesuatu muncul
dari dalamnya!
“Itu......”
Aku menjadi sangat terkejut sampai mulutku menganga lebar
karena sesuatu yang tengah kulihat yang muncul dari lubang itu. Vali
mengatakannya sambil tersenyum menyeringai.
“Lihat dengan teliti, Hyodou Issei. Itulah seorang, yang
ingin aku lihat.”
Makhluk raksasa...........Naga berwarna merah sejati muncul
di langit tengah berenang dengan lincah.
Besar! Dia jauh lebih besar dari paman Tannin! Dia pasti
melebihi seratus meter! Vali melanjutkan sambil menyipitkan matanya.
“Ada dua naga yang disebut dengan “Red Dragon”. Salah
satunya adalah Naga kuno dari Welsh yang bersemayam di dalammu, Welsh Dragon.
Sang Sekiryuutei[12].
Hakuryuukou[13]
juga datang dari asal muasal dan mitos yang sama. Namun ada satu lagi ‘Red
Dragon’. Itu adalah Red Dragon yang tercatat dalam Kitab Perjanjian[14].”
“Kitab perjanjian.......?”
“Kaisar Naga sejati dari Red-Dragon. Apocalypse Dragon, sang
Great Red. Ia adalah Red Dragon yang disebut sebagai ‘True-Dragon’. Ia memilih
tinggal di celah dimensional dan berenang disana untuk selama lamanya. Hari
ini, kami datang kemari untuk mengkonfirmasi “itu”. Area Rating Game berada di
kawasan didalam celah dimensional dengan dilapisi perisai pelindung. Kali ini,
incaran sejati Ophis adalah mengkonfirmasi itu. Rencana Shalba adalah sesuatu
yang sama sekali tak penting bagi kami.”
“Tapi kenapa dia terbang di tempat seperti ini?”
“Mana tahu. Ada banyak pendapat tentang itu.........ia
adalah “incaran” Ophis dan “target” yang ingin aku kalahkan.”
Target Vali........
Saat ini, Vali menunjukkan tatapan tercerah yang belum
pernah kulihat sebelumnya.
“Seorang yang paling ingin aku lawan. Apocalypse Dragon sang
Great Red yang disebut [DxD], Dragon of Dragon.—Aku ingin menjadi “Kaisar Naga
Sejati dari Naga Putih”. Tak akan terlihat bagus kalau ‘putih’ berperingkat
dibawah ‘merah’ saat ada kelas tertinggi untuk ‘merah’ kan? karena itu aku akan
mengisi posisi itu. Suatu hari nanti saat aku mengalahkan Great Red.”
Jadi itu impian Vali.
Jadi pria ini juga memiliki impian. Jadi alasan kenapa dia
meletakkan dirinya di dalam teroris adalah supaya dia bisa melawan Naga raksasa
itu. Aku tahu kalau dia sudah berbuat jahat, namun setelah mendengar impiannya,
aku sadar kalau dia memiliki hal bernama impian juga.
“Great Red. Lama tak jumpa.”
-!
Di dekat kami, seorang gadis kecil berambut hitam yang
mengenakan pakaian satu potong tengah berdiri disana.
“Siapa gadis itu.....? Dia tak berada disana sebelumnya.”
Vali memasang senyum pahit setelah melihatnya.
“-Ophis. Dia adalah Uroboros. Dia juga boss dari Khaos
Brigade.”
-! Apa kau serius!? Dia adalah boss!? Lebih tepatnya, apa
yang dia lakukan disini!? Jangan jangan dia kemari untuk melawanku!?
Si gadis kecil itu membuat posisi seolah menembakkan pistol
memakai tangannya ke arah Great Red.
Si gadis kecil itu membuat posisi seolah menembakkan pistol
memakai tangannya ke arah Great Red.
“Aku pasti, akan memperoleh kembali ketenanganku.”
FLAP!
Kali ini suara sayap mengepak.
DON!
Nampaknya ada sesuatu yang berat baru saja jatuh! Kali ini
apa lagi!? Tunggu, itu Sensei dan paman Tannin!
“Sensei, Paman!”
“Oh, Ise, nampaknya kamu kembali normal lagi. Aku ketakutan
apa yang akan terjadi padamu, tapi aku tahu kalau kamu akan kembali jadi normal
dari [Juggernaut Drive] dengan lagu itu dan payudara wanita. Apalagi kamu
adalah idiot-besar yang mencapai Balance Breaker dengan payudara wanita.
Sepertinya tidak sia sia aku membuat lirik untuk lagu itu.”
Lagu itu terisi penuh oleh impian, namun itu terlalu
mengerikan!
“Ngomong ngomong, tawaran itu datang dari Sirzechs. Pria itu
dan Serafall sangat rewel sampai mereka ikut ikutan mengkomposisi musik dan
bahkan membuat koreografi untuk itu.”
Sensei, bahkan aku terkejut saat aku mengetahui hal itu
setelahnya. Anggap saja kalau itu adalah produk kerja sama dari pihak Iblis dan
pihak Malaikat Jatuh. Paman juga tertawa dengan riang.
“Hahaha. Seperti yang kuduga dari Sekiryuutei pecinta
payudara!.—Oh. Kelihatannya ada hal menghebohkan sedang terjadi saat kami
sedang mengikuti Ophis.”
Sensei dan Paman juga melihat pada Great Red.
“Sungguh nostalgia. Great Red huh.”
“Apa kau juga sudah melawannya, Tannin?”
Paman menggeleng kepalanya ke sisi oleh pertanyaan Sensei.
“Tidak, dia bahkan mengacuhkanku sama sekali.”
Jadi paman bahkan tak bisa menjadi lawannya!? Lantas si Naga
raksasa itu, seberapa kuat dia......!?
“Lama tak jumpa, Azazel.”
Vali berbicara pada Sensei.
“Apa kau mengalahkan Cruzerey Asmodeus?”
“Ya, tapi Sirzechs yang sudah menghabisinya.......kalau
pemimpin mereka sudah dijatuhkan, maka para bawahan mereka akan kabur.
Nampaknya Shalba Beelzebub sudah diurus oleh Ise dalam [Juggernaut Drive].”
“Dan Onii-sama?”
Buchou bertanya pada Sensei.
“Perisai sudah runtuh, jadi dia kembali ke ruang observasi.”
Sensei kemudian mengatakannya pada Ophis.
“Ophis. Orang orang dari golongan Maou lama yang mengamuk di
tiap tiap area sudah kabur atau menyerah.—Kenyataannya, golongan Maou lama yang
berada dalam kendali para keturunan saat ini sudah tamat.”
“Ya. Itu juga salah satu dari kesimpulan.”
Ophis bahkan tak sedikitpun menampakkan tanda terkejut. Jadi
sama sekali tak masalah bagi mereka biarpun satu golongan hancur. Mendengar
itu, Sensei mengangkat bahunya.
“Diantara kalian semua, kelompok dengan kekuatan terpisah
dari Vali adalah golongan yang didirikan oleh manusia yang entah merupakan
keturunan Pahlawan atau pemilik Sacred Gear. Kupikir mereka disebut ‘Golongan
Pahlawan’ kan?”
Golongan Pahlawan? Masih ada golongan tersisa dalam kelompok
teroris!? Ah, kalau kuingat ingat organisasi mereka terdiri atas orang orang
sesat berbahaya dari tempat tempat berbeda.......
“Sekarang, Ophis. Akankah kita bertarung?”
Sensei mengacungkan tombak cahayanya pada Ophis. Apa
pertarungan akan dilanjutkan? Dan akan jadi pertarungan diantara boss!? Namun
Ophis berbalik.
“Aku akan pulang.”
Oh oh, nampaknya dia tak punya hasrat untuk bertarung. Orang
orang di pihak kami takkan puas dengan itu, dan paman Tannin berteriak dan
menyuruhnya berhenti sambil membentangkan sayapnya.
“Tunggu! Ophis!”
Namun Ophis hanya memasang senyum mengerikan.
“Tannin. Para Dragon-King akan berkumpul sekali lagi.—Ini
akan jadi menarik.”
HYUU!
Saat aku berpikir kalau udara bergetar untuk
sesaat......Ophis sudah lenyap dari tempatnya!
Oh, dia berhasil kabur! Sensei dan paman Tannin hanya bisa
menghela nafas panjang.
“Kami juga akan mundur.”
Suara Vali. Dia hampir memasuki belahan ke dimensi lain yang
diciptakan oleh pria yang mengenakan jas. Kalian sungguh cepat dalam melarikan
diri!
“Hyodou Issei.—apa kau ingin mengalahkan aku?”
“......Tentu. Tapi kau bukan satu satunya yang ingin
kukalahkan. Aku ingin mengalahkan Kiba, yang satu kelompok denganku, dan aku
juga ingin mengalahkan temanku, Saji. Ada begitu banyak orang yang ingin aku
kalahkan.”
“Aku juga. Ada orang orang yang ingin kukalahkan selain
dirimu. Ini aneh. Nampaknya Sekiryuutei saat ini dan Hakuryuukou saat ini
memiliki impian dan tujuan melebihi pertarungan yang sudah ditakdirkan. Mungkin
kau dan aku adalah Naga yang aneh. Namun hal semacam itu mungkin bagus
juga.—Tapi suatu hari nanti.......”
Aku kemudian mengacungkan tinjuku pada Vali.
“Ya, kita selesaikan pada saat itu. Aku akan kerepotan kalau
oppai Buchou dan Akeno-san dibagi menjadi dua.”
“Sudah kuduga, kau betul betul menarik.—Jadilah lebih kuat,
Hyodou Issei.”
“Sampai nanti, Oppai Dragon! Dan juga Switch Princess!”
Ku! Senyum Bikou yang dia tunjukkan di saat terakhir
membuatku kesal! Tunggu, apa itu Switch Princess!? Ah, wajah Buchou jadi merah.
Kenapa?
“Kiba Yuuto-kun. Xenovia-san.”
Pria yang mengenakan jas bisnis memanggil Kiba dan Xenovia.
“Aku adalah pemegang Pedang Raja-Suci, dan keturunan dari
Arthur Pendragon. Panggil aku Arthur. Suatu hari, mari lakukan pertarungan
Pedang Suci. Sampai jumpa.”
Setelah itu, Vali dan kroco kroconya lenyap ke dalam retakan
ke dimensi lain. Kupikir aku harus pergi untuk mengejar mereka. Namun dia sudah
menolong Asia. Aku tak tahu apakah dia melakukannya karena kebosanan atau
tidak. Tapi, aku tak merasa ingin menghadapinya disini.
Tapi suatu hari.......Aku pasti akan melawannya. Akan ada
waktu saat kami harus saling bertarung. Jadi aku harus mempersiapkan diri untuk
saat itu. Aku mengambil tangan Asia, dan mengatakannya padanya sambil
tersenyum.
“Kali ini, mari kita pulang kembali ke rumah Asia. Ke rumah
kita.”
“Ya. Aku akan pulang ke rumah dimana Otou-san dan Oka-san
tengah menanti.”
Aku menatap lembut wajah tersenyum Asia........dan kemudian
aku kehilangan kesadaranku.
Vali Lucifer
“Vali, aku menerima kontak dari para pemimpin. Pria itu,
Shalba, berada di ambang kematian tapi masih hidup.”
“Begitu, Bikou. Yang jelas, Shalba terlalu buru buru. Dia
terus bicara soal memberontak sampai akhir, dan pendahulu kami yang dibuang
oleh pemerintahan Maou saat ini juga terlalu buru buru.—Mereka menghancurkan
diri mereka karena mereka hanya bertindak dengan kebencian.”
“Orang orang itu dari golongan Maou lama berkata mereka
ingin kau menjadi pemimpin mereka. Apa yang kau akan lakukan?”
“Beritahu mereka kalau aku sudah puas dengan posisi saat
ini. Aku tak mau menambah tugasku sebagai keturunan mantan-Maou lebih dari
ini.”
“Aaah, sepertinya golongan Maou lama memang sudah habis.
Sepertinya golongan lain akan mulai bangkit setelah ini.”
“Cattleya, Cruzerey, dan Shalba.—Kalian memiliki terlalu
banyak kecemburuan. Kalau kalian memilih hidup sebagai keturunan mantan Maou
yang penuh kebanggaan, maka kalian harus hidup dengan penuh kebanggaan
sepertiku.”
“Lantas, apa alasanmu menolong si suster penyembuh dari
kelompok Sekiryuutei itu? Itu sama sekali tak seperti dirimu.”
“-Karena kebosanan. Hanya itu alasannya.”
Pahlawan
“Shalba Beelzebub dikalahkan. Hakuryuukou Vali juga berkata
kalau dia tak mau berdiri di puncak.”
“Begitu. Maka itu berarti golongan Maou lama dari Khaos
Brigade sudah tamat. Yah, mungkin berakhir seperti itu karena pemilik
[Dimension Lost] dari kelompok kita menahan dirinya.”
“Enak saja. Kau memerintahkan aku melakukan itu. Jadi
sekarang apa? Ini sudah waktunya bagi kita, golongan Pahlawan, yang terdiri
dari keturunan para Pahlawan, bertindak? Cao Cao.”
“Sekarang, apa yang akan kita lakukan? –Aku sedang senang
mengumpulkan orang orang dengan bakat.”
“Seperti yang asli. Namun di masa mendatang, kita akan harus
bertindak entah kita menyukainya atau tidak. Hal yang bersemayam dalam dirimu
takkan membiarkanmu tetap seperti itu. Longinus Terkuat itu......”
“[True Longinus] huh. Arah yang tombak ini tunjuk. Apa itu
dominasi, atau........”
New Life
“H-Hmm..........”
Saat aku membuka mataku, aku berada di kamarku.
.......Hah? Aku mengalahkan Diodora, aku kemudian menemui
Vali, dan lalu apa yang terjadi?
Rasanya aku sudah kehilangan kesadaranku entah berapa
kali......
“Apa kamu bangun?”
Saat aku melihat ke arah dimana suara itu
berasal.......seorang maid berambut perak, Grayfia-san berada disana.
Tunggu.......anak laki laki berambut crimson.......Milicas juga bersamanya. Dia
tengah menatapku.
“Ise-niisama sudah bangun, Okaa-sama!”
“Milicas-sama, aku sudah memintamu untuk tak memanggilku
seperti itu di depan orang orang.”
“Boo.....Ya.”
Saat aku membangunkan tubuh bagian atasku, Grayfia-san
memberiku secangkir air.
“Ah, terima kasih.”
Sambil aku meminumnya, Grayfia-san mencoba menyalakan sebuah
perangkat holografik. Hah? Apa ini? Perangkat itu menyala dan pandangan seorang
lelaki muncul dalam 3D.—Itu Sirzechs-sama. Dia mengenakan pakaian santai. Apa
dia sedang pergi ke suatu tempat secara rahasia?
[Hei Ise-kun. kelihatannya kamu sudah bangun.]
“Ah, ya!”
[Terima kasih banyak untuk insiden sebelumnya. Berkat usaha
kamu dan Rias, kami mampu menyelesaikan masalah dengan golongan Maou lama untuk
sekarang.]
Aku kemudian diberitahu kalau aku kehilangan kesadaran di
saat akhir dan aku telah tidur selama beberapa hari setelah itu. Ternyata
berubah ke [Juggernaut Drive] menyisakan banyak beban pada tubuhku. Aku tak
bisa berubah ke bentuk itu sekarang, tapi aku juga diberitahu untuk tak
menggunakannya.
[Selagi kamu tidur, Azazel membicarakan beberapa hal dengan
Ddraig. Saat kamu berpikir kalau kamu kehilangan Asia Argento-san, kemarahanmu
mencapai puncaknya, yang melepaskan kekuatan tersegel.]
Begitu. Jadi aku berubah menjadi bentuk mengerikan itu
karena kemarahanku. Tapi Ddraig itu muncul selagi aku tak sadarkan diri huh.
[Bentuk itu membuatmu bisa memperoleh kekuatan yang
melampaui Tuhan dan Maou untuk sesaat.—namun itu menguras nyawa pemiliknya
secara drastis. Lebih baik kamu tak berubah ke bentuk itu lagi. kalau kamu mati
akan banyak orang yang sedih. Bahkan adik perempuanku......]
“Ya. Aku paham.”
Aku tak ingat saat berada pada bentuk itu, tapi aku tak mau
berubah ke bentuk itu lagi. Tak akan ada artinya kalau aku mati. Aku berubah ke
bentuk itu setelah kupikir Asia mati dan mengamuk lepas kendali, tapi kalau
mungkin aku tak akan pernah ingin berubah ke bentuk itu lagi.
Aku juga diberitahu kalau golongan Maou lama dari Khaos
Brigade telah runtuh karena mereka kehilangan anggota inti. Vali yang merupakan
keturunan Maou sama sekali tak tertarik pada masalah mereka jadi dia menolak
tawaran untuk menjadi pimpinan mereka. Sirzechs-sama mengatakan kalau golongan
Maou lama pada dasarnya sudah tamat.
Iblis yang tersisa entah menyerah atau menyembunyikan diri
mereka dalam kegelapan. Karena insiden yang melibatkan Diodora, keluarga
Astaroth kehilangan semua kepercayaan mereka. Kejahatan yang dilakukan pewaris
berikutnya dari mereka karena bersekutu dengan Khaos Brigade sangatlah serius,
dan kepala keluarga Astaroth saat ini dibubarkan. Keluarga Astaroth kehilangan
hak istimewa untuk melantik Maou dari keluarga mereka untuk beberapa waktu.
Beelzebub saat ini dimintai pertanggungjawaban untuk insiden ini. Namun
nampaknya Beelzebub saat ini juga menerima serbuan dari Khaos Brigade sepanjang
insiden itu.
Juga karena tiga Maou yang lain membelanya, suara suara
orang orang yang menyalahkan Beelzebub saat ini berhasil diredam.
[Saat ini, kehilangan Ajuka Beelzebub yang menjadi Beelzebub
saat ini akan fatal bagi para Iblis. Dia adalah pria yang berbakat dalam
program teknologi. Dia juga seorang yang menciptakan teori dasar dari Rating
Game. Lebih tepatnya, kamu takkan bisa menemukan orang yang sekaliber dirinya.]
Sirzechs-sama mengatakan itu. Sepertinya kekurangan tenaga
orang dalam urusan dunia Iblis adalah masalah serius.
Mungkin karena aku adalah Sekiryuutei, jadi Sirzechs-sama
juga memberitahuku tentang Uroboros. Ophis. Tapi aku memiliki keraguan tentang
dia, khususnya tentang incarannya.
“Boleh aku bertanya satu hal?”
[Apa itu?]
“Ophis.......boss dari Khaos Brigade dan tujuan mereka
adalah menyingkirkan si Naga Raksasa bernama Great Red, jadi dia bisa kembali
ke celah dimensional, benar? Maka kalau kita membantunya, bukankah dia akan
meninggalkan kelompok teroris?”
Namun Sirzechs-sama menggeleng kepalanya ke sisi.
[Tidak, sayangnya itu akan sangat sulit. Saat ini sudah
diduga kalau semua celah dimensional yang terletak di setiap bagian dunia
seimbang karena Great Red bersemayam di dalamnya. Kalau Great Red sampai
terbunuh oleh Ophis atau Vali, atau kalau Ophis yang menguasai celah
dimensional maka kita takkan tahu apa yang akan terjadi pada dunia ini. Tak
akan ada apapun terjadi kalau itu adalah Ophis di masa lalu, tapi Ophis yang
saat ini sudah tinggal di dunia ini terlalu lama sehingga dia sudah banyak
berubah dari pertamakali dia muncul.]
Jadi itu artinya hal serius akan terjadi kalau keseimbangan
dunia runtuh. Maka tujuan Ophis dan Vali sangat berbahaya! Jadi karena itu
pemimpin tiap tiap golongan dibuat pusing oleh hal itu!? Ngggh. Kalau aku bisa
mengalahkan Vali di masa depan, aku harus berharap kalau akan ada orang lain
yang mengalahkan Ophis. Aku tak ingin melawannya juga!
Tujuanku adalah menjadi Iblis Kelas Tinggi dan menjadi Raja
Harem!
[Kami harus mempertimbangkan ulang tentang Rating Game untuk
para Iblis muda di masa depan. Akan terlalu berbahaya kalau mereka sampai
dikacaukan oleh para teroris.]
“Berarti itu akan dibatalkan?”
[Kami mungkin harus memulai ulang kembali. Namun ada
pertandingan yang ingin kami lihat apapun yang terjadi. Orang orang yang tinggal
di Dunia Bawah dan mereka dari golongan lain terus bersikeras kalau mereka
ingin menonton pertandingan ini.]
“Game diantara siapa dan siapa?”
[Pertandingan diantara Rias dan Sairaorg.]
-!
Begitu banyak orang ingin menonton pertandingan itu huh!
Game diantara Buchou dan pemuda nomor satu, Sairaorg-san!
-Aku berharap untuk melawanmu dengan hanya kekuatan murni.
Itulah yang ia katakan padaku. Masih terngiang ngiang di
telingaku. Jadi kalau kami hendak melanjutkan Game, kami akan melawan
Sairaorg-san selanjutnya huh.
[Di saat yang sama pertandingan diantara Sitri vs Duke
Agarest juga sangat diharapkan.......kalau kita ingin mengadakan pertandingan
maka itu harus pertandingan dari kekuatan vss kekuatan dan taktik vs taktik]
Sirzechs-sama kelihatannya sangat antusias. Dia pasti sangat
menantikan pertandingan itu.
[Pokoknya, sampai susunan pertandingan ditentukan, semua
Iblis muda diminta tetap standby.]
Terorisme baru saja terjadi. Ada kemungkinan kalau Game itu
sendiri akan dibatalkan karena opini publik tentang Dunia Bawah. Sepertinya
Rating Game untuk para Iblis muda juga berada dalam posisi sulit.
Namun tentang ‘Oppai Dragon’, sepertinya hal itu menjadi
super populer diantara anak anak di Dunia Bawah.
[Aku juga sudah menciptakan lagu kedua. Ufufu, saat masih
anak anak aku bermimpi menjadi musisi. Aku senang karena impianku bisa
terwujud.]
Ah, mata Sirzechs-sama nampak berbinar binar cerah. Jadi dia
mengkomposisi lagu itu dengan begitu bersemangat huh.......
Sirzechs-sama kemudian mengatakannya padaku.
[Kamu sungguh hebat.]
“A-Aku....?”
[Ya. Kelompok penonton dengan jumlah paling sedikit untuk
Rating Game adalah.......tidak, anggap saja pada dasarnya itu nol dan kelompok
penonton itu berisi anak anak. Kalau anak anak menonton Rating Game diantara
para Iblis dewasa, itu akan jauh dari menyenangkan bagi mereka. Sebenarnya satu
satunya Game yang populer dengan anak anak adalah yang dilakukan para Iblis
tereinkarnasi seperti Tannin, Naga, monster, Youkai, dan pertandingan diantara
mereka yang tak punya wujud manusia. Bagi anak anak, itu akan kelihatan seperti
film monster dengan banyak efek gambar.]
Hahahaha, monster yah. Paman Tannin memang memiliki
penampilan seperti monster.
[Di masa depan aku tak keberatan kalau itu ada sepanjang
Game – kalau mungkin aku ingin anak anak yang akan memikul masa depan generasi
mendatang untuk menonton pertandinganmu.]
“Jadi anda memintaku untuk menjadi Pahlawan
bocah.......maksudku anak anak sepanjang Game?”
[Ya. Tapi aku takkan memaksamu. Itu hanya harapanku.]
Aku tak paham hal hal yang rumit tentang bagaimana
pentingnya Game terhadap Dunia Bawah.......tapi untuk anak anak huh.......
[Itu Oppai Dragon!]
[Chichiryutei!]
Aku kemudian ingat tentang anak anak yang menjadi senang
saat melihatku sedang diwawancara. Entah kenapa ada sisi dalam diriku yang ogah
ogahan melakukan ini. Aku tak pernah menyangka orang lain akan senang hanya
dengan melihatku......
[Hanya menargetkan harem sebagai tujuanmu itu sangat
disayangkan.]
Aku mengingat apa yang paman Tannin katakan padaku di Dunia
Bawah. Tidak. Paman, aku takkan mengubah tujuan tertinggiku untuk menciptakan
harem. Apalagi aku ingin memiliki harem yang berisi gadis gadis cantik!
-Tapi.
Menunjukkan sisi kerenku pada anak anak juga bukan hal yang
buruk!
Mungkin ibu ibu muda juga akan datang bersama mereka!?
Istri seseorang! Istri muda! Luar biasa! Kalau kuingat baik
baik, program pahlawan belakangan ini juga menargetkan kalangan ibu ibu sebagai
pemirsa mereka.
Kalau aku menjadi terkenal, maka pertunjukan Pahlawanku
mungkin akan dimulai! Anak anak akan datang dengan membawa Ibu mereka! Mungkin
aku akan mendapatkan pertemuan yang ditakdirkan dengan seseorang!
Aku merasa telah menemukan pintu untuk mengumpulkan wanita
wanita cantik di Dunia Bawah!
Uoooooooooooooooooooooooooooooo! Aku akan menangkap banyak
istri!
Paman! Aku tetap akan menargetkan untuk menjadi Raja Harem!
Tentu saja aku tak keberatan dengan istri istri!
“Aku paham, Sirzechs-sama! Untuk para istri.......bukan, aku
akan berusaha keras demi anak anak! Ngomong ngomong aku bisa mendengar sorak
sorai di belakang anda. Apa yang terjadi?”
[Ah, benar juga. hari ini, sedang ada festival Akademi Kuou.
Aku juga datang untuk melihat adik perempuanku bersinar.]
......A-A-Apa!?
Aku mengecek kalender dan jam digital untuk mengkonfirmasi
tanggal dan waktu hari ini! Ah! Memang ada festival sekolah hari iniiiiiiii!
Siaaaaaaaaaaaaaaaaal!
Aku tertidur jadi aku hampir melewatkannya!
[Grayfia, kirimlah Ise-kun ke Akademi memakai lingkaran
sihir transportasi saat ini juga!]
“Ya, saya paham.”
Terima kasih! Seperti yang kuharapkan dari Maou-sama! Aku
segera berganti pakaian! Balap tiga kaki dengan Asia! Akan gawat kalau aku
sampai terlambat!
BANG BANG!
Suara tembakan senapan kosong menggema ke angkasa. Kemudian
pengumuman untuk program bisa terdengar.
[Selanjutnya balap tiga kaki. Bagi mereka yang
berpartisipasi mohon berbaris di poin start.]
Uwa! Sudah hampir dimulai! Tempat aku dipindahkan adalah
hutan di dekat gedung sekolah lama! Aku berlari menuju ke lapangan sekolah
dengan cepat!
[Sekarang balap tiga kaki untuk pertandingan antar kelas
untuk kelas kedua sudah hampir dimulai!]
Sudah mulai! Kalau kuingat ingat, balap aku dan Asia adalah
balap di tengah tengah! Aku berlari secepat yang kubisa dan muncul keluar di
lapangan sekolah.
“Ise! Akan lebih cepat lewat sini!”
-Buchou!
Jadi dia datang untuk menemukanku! Ah! Begitu. Memang akan
jadi jalan pintas kalau aku menerobos lewat tenda.
“Hyodou! Kamu terlambat! Lekas, ke Asia-san!”
Saji yang berada di dalam tenda juga memberiku sorak sorai!
“Ya! Serahkan padaku!”
Ah, aku akhirnya menemukan lintasannya.
Asia......ketemu dia! Aaaaah, kakinya hampir diikat dengan
siswa laki laki lain dari kelasku dan dia kelihatan sedih!
Tidak tidak tidak! Akulah yang akan berlari dengan
Asia-chan!
“Asiaaaaaaaaaaaaaaaa!”
Asia menyadari teriakanku. Dia melihat sekeliling dan
menemukanku! Dia berteriak sambil tersenyum sampai dia hampir menangis!
“Ise-san!”
Tunggu aku! Takkan kubiarkan Asia sendirian! Aku selalu jadi
teman Asia! Aku akhirnya sampai di tempat Asia dan kemudian mengatakannya pada
siswa dari kelasku.
“Maaf, aku yang akan berlari.”
Dia kemudian menepuk bahuku.
“Tentu saja! Pergi dan larilah dengan Asia-san!”
Dia memberiku semangat! Ya, lihat saja aku! Yakni
kombinasiku dan Asia-chan! Aku menunduk dan mengikat kakiku dengan Asia memakai
tali.
“Ise-san! Kamu datang untukku!”
“Tentu saja. Bagaimanapun juga aku adalah Ise-nya Asia,
tahu? Aku pasti akan datang ke sisi Asia.”
Ah, dia kelihatan seperti mau menangis lagi. Sisi cengeng
Asia memang tak bisa disembuhkan.
“Sekarang untuk balap selanjutnya!”
Akhirnya giliran kami tiba.
Kami memegang pinggang satu sama lain dan membuat postur
untuk berlari kapan saja.
BANG!
Tembakan pistol kosong menggema di angkasa. Mulai!
“Ayo maju, Asia!”
“Ya!”
Kami menunjukkan kombinasi hebat sejak awal dan berlari
kencang.
“Ise! Asia! Dapatkan tempat pertama!”
“Kalian pasti bisa!”
Buchou dan Akeno-san memberi kami semangat!
“Ise-kun! Asia-san! Kalian bisa meraih tempat pertama!”
“Ise! Asia! Majuuuu!”
“Berjuanglah kalian berdua!”
Kiba, Xenovia, dan Irina juga memberi kami semangat!
“Ise-senpai! Asia-senpai!”
“Berjuanglah!”
Gasper juga berteriak dengan keras! Bahkan Koneko-chan
nampak bersemangat!
“Takkan kubiarkan kalian lepas kalau sampai kalah!”
Azazel-sensei! Aku akan menang!
“Kamu datang, Ise! Aku akan merekam bagian saat kamu
menang!”
“Ise! Asia-chan! Berjuanglah! Maju!”
Ayah! Ibu! Lihatlah kemenangan putra dan putri kalian!
Aku kemudian mengatakannya pada Asia selagi berlari.
“Asia, tetaplah berada di sisiku selamanya. Kamu tak boleh
meninggalkanku lagi.”
“!”
Asia memasang ekspresi seperti mau menangis lagi, namun dia
menahannya dan tetap berkonsentrasi untuk berlari!
Dan kemudian.........
BANG!
Tembakan pistol!
Kami berlari melewati pita di garis finish!
“Yeaaaaaaaaaaaaaaaah!”
Kami menerima bendera untuk posisi pertama, dan aku memasang
pose keren!
Hahaha, lihat! Asia dan aku bisa berlari kencang!
“Ya! Kita melakukannya, Asia!”
“Ya! Kita berhasil, Ise-san!”
Asia dan aku saling berjabat tangan! Lihat! Ritme kami
memang yang terbaik!
Dan kemudian......kakiku mulai melemah. Aku baru bangun dari
kondisi koma. Apa aku terlalu memaksakan diri......?
“Ise-san! Apa kamu baik baik saja?”
Asia menyokong tubuhku.
“Ah, kupikir aku hanya terlalu gembira.”
“Ise. Asia.”
Buchou muncul. Dia menunjuk ke arah gymnasium sambil
tersenyum.
“Asia. Tak ada siapa siapa di belakang gymnasium, jadi
sembuhkanlah dia dengan Sacred Gear.”
“Y-Ya!”
Maaf, Buchou. Nggh, aku merasa payah. Aku seharusnya punya
banyak stamina namun aku malah berakhir seperti ini........
Aku meminjam lengan Asia dan bergerak melewati Buchou
kemudian........
“-Asia, berjuanglah!”
“!”
? Kata kata Buchou membuat Asia tersipu.......hah?
Kemudian kami bergerak ke gymnasium dan meminta Asia
menyembuhkanku. Aaaah, penyembuhan Asia memang yang terbaik. Cahaya hijau
terang membuat tubuhku rileks seketika. Saat tubuhku kembali jadi normal, aku
bangkit.
“Ya, dengan ini mungkin aku sudah bisa melakukan aktivitas
yang tersisa!”
“Ise-san!”
“Hmm? Ada apa?”
Asia memanggilku, jadi aku menoleh........
Asia berdiri menjijit. Kemudian bibir Asia mendarat di
bibirku.
..................
Ciuman tiba tiba. Aku tak tahu apa yang terjadi karena
ciuman ini.
Si-sial! Kepalaku hampir meledak.......! Karena.......!
Karena, dia baru.......! Aku baru diciuuuuuuum! Dan dengan Asiaaaaaaaa! Asia
kemudian memiringkan kepalanya dengan senyum menawan.
“Ise-san, aku mencintaimu. Aku akan selalu berada di
sisimu.”
Aku menjadi sangat senang sampai aku jatuh. Aku.........
Aku sangat senang sekaraaaaaaaaaaaaang!!!
Kata Penutup
Hyodou Issei adalah Oppai Dragon! Dia bisa bertransformasi
menjadi Chichiryuutei legendaris dengan menekan oppai Rias Gremory yang seperti
switch (tombol)!
Hallo. Ini Ishibumi. Saya lagi lagi menulis hal idiot. Penyakit saya masih aktif. Bagaimana dengan “Lagu Oppai Dragon?” saya yang menulisnya, berharap kalau Fujimi Shobou akan membuat CD untuk itu.
Sekarang, dengan Jilid 6 ini, maka akan ada perhentian pada
aliran yang dimulai dari Jilid 3. Saya menulis ini sebagai kelanjutan dari
Jilid 5. Ise juga terus meremas oppai wanita seperti setan mengamuk!
Dalam Jilid ini, adalah kisah tentang mereka terlibat dalam konflik dari orang orang dewasa Sirzechs, Azazel, dan golongan golongan lain termasuk Odin vs Khaos Brigade. Kisah dibalik itu adalah dimana Ise dan kawan kawannya bertarung demi menyelamatkan teman mereka.
Karena Jilid 6 adalah akhir dari satu arc cerita, saya
membuatnya gila gilaan. Terakhir kali kekuatan mereka ditekan, jadi kali ini
saya membuat mereka memakai kekuatan penuh mereka.
Ngomong ngomong Jilid 1 dan 2 adalah arc pertama; Jilid 3 sampai 6 adalah arc kedua, dan akan menjadi permulaan arc ketiga dari Jilid 7. Dari Jilid berikutnya, kita akan memasuki arc baru! Kali ini, ada hal hal yang tak terselesaikan dalam Jilid ini. Saya yakin para pembaca akan bertanya tanya tapi itu semua akan terjawab dalam arc baru............mungkin.
Dan setelah banyak tantangan Asia mampu meraih
kebahagiaannya! Dia akhirnya mencium Ise yang dia cintai, dan mereka akan hidup
bahagia mulai dari sekarang dan seterusnya!
Dan Irina kembali! Dia pindah ke Akademi Kuou setelah
berubah menjadi Malaikat. Dia punya semangat tinggi, tapi sebagai trio gereja
dengan Asia dan Xenovia, mohon dukung dia juga.
Dalam cerita, Irina yang merupakan protestan mengabaikan
perbedaan dengan agama agama lain, namun memikirkannya sebagai cerita asli DxD.
Dalam dunia di cerita ini, Surga mempertahankan semua agama.
Saya membuat benda-seperti evil piece bagi para Malaikat,
tapi mereka takkan bertabrakan dengan plot jadi mohon anggaplah sebagai bagian
dari setting. Tapi mungkin sang [Joker] misterius itu akan muncul.
Ravel tak tampil terlalu banyak, namun dia cukup populer di
antara pembaca. Jadi dia pasti akan muncul mulai dari sekarang. Saya berpikir
mengubah mereka menjadi anggota resmi dari para tokoh utama bergantung pada
popularitas mereka.
Dan Freed. Selamat jalan Freed. Semua orang memberinya tepuk
tangan. Dia adalah penjahat bagus. Dan Ophis muncul. Saya hanya berpikir untuk
memperlihatkan wajahnya. Sekarang soal Juggernaut Drive. Ia diaktifkan dengan
cara menakutkan. Dan penuh dengan misteri!
Sekarang untuk ucapan terima kasih.
Jilid 6 bisa diluncurkan secara aman. Miyama-Zero-sama,
Editor-sama, saya selalu dibawah perhatian kalian! Pada para pembaca-sama!
Terima kasih untuk dukungannya sampai saat ini! Ini masih akan terus berlanjut,
jadi mohon nantikanlah! Cerita Ise dan yang lain masih akan terus berlanjut!
Sekarang untuk iklan! Telah diputuskan kalau High School DxD
akan menjadi gambar sampul dari Dragon Magazine edisi Juli yang akan
diterbitkan di bulan Mei! Semuanya, terima kasih banyak! Penjualan buku ini
juga memuaskan! Dan sekarang akhirnya akan muncul di sampul Dragon Magazine!
Informasi spesial dan kisah singkat akan dimasukkan ke dalamnya, jadi kalau
kalian melihat Dragon Magazine dengan sampul DxD, mohon beli!
Mari bertemu kembali di Jilid 7. Sudah direncanakan akan terbit di musim panas!
Catatan Penerjemah dan Referensi
Jump up ↑
Makanan putih dan lembut yang terbuat dari gelatin. Biasanya untuk campuran
permen.
Jump up ↑
Maksudnya budak.
Jump up ↑
seorang yang memiliki kekuatan 1000 orang.
Jump up ↑
Disini Ise bermaksud menyindir Gasper.
Jump up ↑
Gadis Kuil di Jepang.
Jump up ↑
Masturbasi?
Jump up ↑
Di Indonesia semacam permainan Monopoli. Tapi disini aku nggak tahu seperti
apa.
Jump up ↑
Pertarungan singkat.
Jump up ↑
Kaisar Naga Payudara.
Jump up ↑
Parodi dari ucapan terkenal dalam anime/manga Slam Dunk.
Jump up ↑
Seks?
Jump up ↑
Kaisar Naga Merah.
Jump up ↑
Kaisar Naga Putih.
Jump up ↑
Kitab Suci Injil.




















Tidak ada komentar:
Posting Komentar