Jilid 8
Berikut adalah ilustrasi yang terdapat dalam High School DxD
Jilid 8 :
Sampul depan
Halaman 011
Halaman 023
Halaman 055
Halaman 069
Halaman 079
Halaman 109
Halaman 131
Halaman 141
Halaman 191
Halaman 219
Halaman 259
#Perhatian sebelum membaca! Karena waktu perilisan majalah ini, terdapat celah waktu dengan cerita-utama. Mohon pahami itu. Sekarang akan ada banyak penggunaan istilah [Oppai] dalam kompilasi cerita singkat ini. Saat membaca buku ini mohon lakukanlah di tempat yang tidak terjangkau anak anak!
Daftar isi
Life 1 : Pekerjaan Iblis!
Bagian 1
Ini tiba tiba, tapi aku bingung harus berbuat apa dengan
benda di hadapanku. Ada oppai di depanku. Ya, ada oppai. Itu jelas jelas
payudara. Ada dua benda yang kelihatan sangat lembut di depanku. Haruskah aku
mengisapnya..........? Tidak, sebelum itu harus kujelaskan kenapa ujung
ujungnya jadi begini. Sepanjang pendidikan jasmani, badanku terasa tak enak
jadi aku pergi ke ruang kesehatan. Sayangnya, perawat sedang tidak ada jadi aku
berbaring di ranjang sampai dia datang.......Kemudian aku tidur sejenak. Dan
saat aku membuka mataku ada payudara yang seperti salju di depanku. Aku
familiar dengan oppai ini. Satu satunya oppai yang merupakan milik seseorang
selain Ibuku. Aku melihat ke atas untuk mengkonfirmasi wajah orang ini, si
pemilik oppai ini.
“.........zzzzzzzzzz.”
Seorang yang tengah tertidur pulas adalah Buchou, yang
memiliki rambut crimson panjang. Dia adalah “One-sama”ku.
.......Tapi kenapa Buchou seranjang denganku......dan dia
telanjang.....maksudmu, sayap hitammu tengah membentang Buchou. Apa dia menjadi
lengah karena dia sedang tidur? Tak berapa lama sebelumnya, ada waktu dimana
Buchou juga seranjang denganku. Aku tak akan menjelaskan tentang itu sekarang,
tapi itu terjadi. Waktu itu, Buchou juga telanjang dan aku sudah menyimpan
imejnya ke dalam kepalaku. Ya, sudah kusimpan dengan permanen! Aku kadangkala
memakainya untuk mengeluarkan “jiwa muda” dari dalamku! Tapi aku tak pernah
menduga kalau aku akan tidur dengannya lagi secepat ini........Juga sepertinya
dia tidur sambil memeluk kepalaku........aku bisa merasakan sensasi oppainya
dengan hidungku.......Oppai sungguh menakjubkan! Sangat lembut! Sial! Air
mataku tak mau berhenti! Ada harta karun tepat di depanku, tapi aku tak bisa
menyentuhnya! Apa aku hanya bisa menikmatinya dengan hidungku!? Selagi aku
memikirkan itu, sepertinya Buchou bangun dan membuka matanya.
“........Ara, Ise. Fuaaaaaa.”
Buchou menguap.
“......Bu....Buchou......Umm......ada apa
dengan........situasi ini........?”
Aku menanyainya dengan jantung berdegup kencang. Buchou
menjawab sambil menepuk nepuk kepalaku, yang sedang dia peluk.
“Aku merasa agak capek. Aku berpikir untuk tidur sejenak di
ruang kesehatan dan kamu sedang tidur. Jadi aku menyelusup ke ranjangmu.”
“Me......menyelusup?”
Aku bingung harus berkata apa. Jadi itu yang dia lakukan!
Hal seperti itu terjadi saat aku sedang tertidur sejenak!
“Apa aku mengganggu?”
“Tidak! Itu yang terbaik! Bukan, bukan itu! Ummm, aku tak
tahu bagaimana harus mengatakannya......”
Mengganggu!? Sama sekali tidak! Aku sangat tersentuh sampai
air mataku tak mau berhenti Onee-sama!
“Ta.....tapi tidur telanjang itu........terlalu berlebihan?”
“Aku tak bisa tidur tanpa telanjang. Juga akan sempurna
kalau aku punya bantal atau boneka yang bisa kupeluk saat tidur.”
Ba...bantal. Bo.....Boneka. Begitu rupanya. Jadi aku ini
pengganti boneka. Tidak, tidak. Itu saja sudah cukup! Buchou kemudian menatap
wajahku. Ada apa, Buchou?
“........Ise. Apa kamu suka payudara wanita?”
“Ya! Aku menyukainya!”
Aku menjawab dengan lantang. Itu sudah jelas. Itulah
perasaan jujurku. Inilah satu satunya hal yang aku tak bisa berbohong. Aku
adalah siswa SMA yang hidup dengan ero. Mendengar itu, Buchou memasang senyum
mesum. Dia mendekatkan wajahnya ke kupingku. Aku bisa merasakan aroma manis
dari rambut crimsonnya. Itu merangsang otakku. Kemudian dia melancarkan
serangan akhir.
“Apa kamu ingin menyentuh payudaraku?”
......! Ada hal misterius melaju di dalam tubuhku setelah
aku mendengar sesuatu yang setiap laki laki ingin dengar dari wanita! Aku ingin
menyentuhnya! Aku ingin meremasnya! Aku ingin mengisapnya! Inilah impian setiap
laki laki! Ketika kepalaku tengah berada di surga, Buchou berkata padaku.
“Lalu maukah kamu mendengarkan permintaanku?”
“Ya!”
Apa itu! aku akan lakukan apa saja asal bisa menyentuh
oppaimu, Onee-sama! Aku akan penuhi permintaan apapun! Buchou kemudian berkata
padaku ketika kepalaku tengah menjadi pink di dalam.
“Kalau begitu cobalah mendapat satu kontrak.”
Bagian 2
“Kami datang.”
Asia menyapa kami dengan suara enerjik. Asia dan aku
berjalan langsung ke ruang klub setelah pelajaran berakhir.
“Ara-ara. Ise-kun. Asia-chan. Kalian datang cepat sekali.
Mau minum teh?”
Akeno-san menyapa kami dengan wajah tersenyum. Rambut hitam
berkilaumu sungguh menakjubkan seperti biasanya Akeno-san. Oppaimu juga
mengagumkan seperti biasanya.
“Ya tolong!”
Tak lama setelah ia mendengar balasan kami, dia mulai
menuangkan teh ke dalam cangkir. Sepertinya semua orang selain kami sudah
berada disini. Buchou juga meminum tehnya dengan elegan.
“Hei Koneko-chan.”
Aku menyapa gadis mungil yang duduk di sudut ruangan.
“......Hallo.”
Fufufu. Kalau aku bisa menambahkan dua gadis dengan Buchou
dan Asia, kalian bisa menciptakan tim Bishojo tertinggi. Klub Penelitian Ilmu
Gaib terisi penuh oleh bishojo! Ini tempat terbaik yang pernah ada! Takkan
berlebihan kalau aku berkata jika aku datang kemari hanya untuk bersama mereka!
Aaah. Aku sungguh senang berada di klub ini! Oksigen disini sangat segar dan
beraroma manis!
“Hai.”
Ada pria yang mengangkat kepalanya dan menyapaku.....itu
Kiba. Si pangeran tampan, yang senyum menyegarkannya membuatku dongkol. Dia
adalah musuh semua laki laki di sekolah ini. Cih. Cowok keren mati saja sana!
“Aaah, iya, iya.”
Aku mengibaskan tanganku seenaknya dengan mata setengah
terbuka.
“Jadi semuanya sudah berkumpul. Kalau begitu mari kita mulai
diskusinya.”
Buchou mengatakan itu setelah mengkonfirmasi kami ada
disini. Anggota yang lain dan aku duduk di sofa yang mengelilingi meja. Orang
yang duduk di kursi boss adalah Onee-sama berambut crimson. Maka dimulailah
pertemuan Klub Penelitian Ilmu Gaib.
Bagian 3
“Aku akan pergi bersama Ise sebagai Pengawas.”
Saat pertemuan yang berlanjut sampai larut malam menjadi
diskusi tentang aku, itulah yang Buchou katakan. Aktivitas Klub Penelitian Ilmu
Gaib. Aktivitas “luar” Klub Penelitian Ilmu Gaib adalah mencari hal hal yang
berkaitan dengan hantu dan sihir. Namun kegiatan yang sebenarnya itu berbeda.
Kami adalah Iblis. Ketika langit sudah gelap, itulah saat pekerjaan sejati kami
bermula. Pekerjaan Iblis adalah dipanggil oleh lingkaran sihir pemanggil dan
membuat kontrak. Dengan memenuhi harapan mereka, kami menerima harga. Harga itu
bisa berupa uang, objek, dan kadang kadang nyawa. Belakangan tak ada banyak
orang yang menggambar lingkaran sihir untuk memanggil Iblis. Jadi Iblis zaman
sekarang menggambar lingkaran sihir di selebaran dan membagikannya ke manusia
dengan keserakahan tinggi sehingga mereka bisa melakukan pekerjaan mereka.
Kembali ke diskusi pertemuan, sepertinya aku menyisakan hasil buruk untuk
pekerjaanku. Aku masih belum bisa membuat satupun kontrak........Aku merasa
malu. Tidak, aku mendapat pekerjaan. Itu bukan masalah. Tapi kapanpun aku
menemui klien, hal hal aneh terjadi yang menyebabkan kontrak gagal. Aku menjadi
lebih dekat dengan orang orang yang memanggilku........Tapi Iblis seharusnya
menjalin kontrak, sehingga tak ada artinya kalau aku tak bisa mengabulkan
harapan mereka biarpun aku akrab dengan mereka. Buchou juga pusing dengan
situasiku, dan itu berdampak pada kata katanya tadi. sampai aku membuat Buchou
pusing.......aku sungguh orang tak berguna. Dan orang orang yang memanggilku
selalu saja orang hentai! Apa aku bisa memenuhi impianku menjadi Raja Harem!?
Ya, itu benar! Aku akan terus menerima kontrak dan menerima pengakuan dari
Maou! Dan saat aku menjadi Iblis Kelas Tinggi, aku akan mengumpulkan banyak
bishojo dan membuat haremku sendiri! Untuk mencapai itu, aku harus melalui
kehidupan keras ini........tapi realita memang keras. Sial! Aku ingin memegang
dua gadis di kedua tanganku, dan berbicara soal poligami!
“..........Jangan pakai imajinasi vulgar.”
Ouch! Koneko-chan mengatakan itu dengan menyipitkan matanya.
Sepertinya dia menebak isi imajinasiku. Dia biasanya gadis pendiam, tapi kata
kata yang dia luncurkan selalu mengejutkan jantungku!
“Fufufu. Kamu memasang senyum mesum.”
SNAP.
Seseorang menyentak kepalaku dan aku menjadi kesal.
“Diaaaaaam! Kibaaaa! Tak sepertimu, aku hanya bisa menjadi
populer dalam imajinasiku! Aku hanya bisa lakukan hal hal erotis di kepalaku!
Imajinasiku hanya milikku seorang! Aku juga ingin terlahir sebagai cowok
ganteng! Semua cowok keren musnah saja dari muka bumi ini! Setiap primata yang
bisa menciptakan harem adalah musuhku!”
Aku berteriak dalam amarah dengan mata berair.
“Astaga, jangan menangis. Dan primata? Apa kamu mencoba
menjadikan gorila dan simpanse sebagai musuh?”
Buchou mendesah sambil menepuk nepuk kepalaku.
“Hiks.......kalau aku populer, aku pasti akan memukul drum
sekeras mungkin seperti di heavy metal......Kenapa kita tak berevolusi dari
gorila saja......”
Aku mulai mengatakan hal hal tak logis. Tapi belaian Buchou
itu yang terbaik. Aaaah. Diperlakukan seperti ini dari bishojo-sama adalah yang
terbaik. Rasa sakit di hatiku mulai lenyap.
FLASH!
Kemudian lingkaran sihir besar di lantai mulai bersinar! Itu
membuat ruang klub silau dengan melepaskan cahaya putih kebiruan. Saat
lingkaran sihir ini bersinar, artinya seseorang sedang mencoba memanggil Iblis.
Dengan kata lain, kami sedang dipanggil oleh manusia dengan keserakahan. Kami
berpindah ke tempat klien memakai lingkaran sihir ini, dan mengabulkan harapan
mereka. Inilah permulaan dari pekerjaan Iblis. Akeno-san berjalan ke arah
lingkaran sihir sambil mengguncang kuncir kudanya. Dia mengangkat tangannya dan
mengecek sesuatu. setelah melakukannya selama beberapa detik, dia memandangku
dan Buchou sambil tersenyum.
“Buchou. Ini permohonan yang bahkan Ise-kun bisa penuhi.”
Buchou menganggukkan kepalanya setelah mendengar itu.
“Aku paham. Ise, ayo pergi.”
Buchou memegang tanganku dan berjalan ke arah lingkaran
sihir.
“Bu...Buchou? apa kamu serius ikut denganku?”
Apa dia benar benar akan mengawasiku? Aku akan malu karena
aku tak bisa bekerja seperti biasanya! Buchou meletakkan tangannya di pipiku
dan tersenyum.
“Kamu adalah budak tersayangku. Jadi aku akan mengurusmu
baik baik. Jadi ikutilah aku.”
Uuu......kamu sungguh curang. Buchou. Aku ingin dimanjakan
olehmu kalau kamu mengatakan itu.
“Ya. Mohon kerjasamanya.”
Wajahku menjadi merah.
“Ise-san! Mohon berjuanglah!”
Dengan mendapat dukungan dari Asia, Buchou dan aku berjalan
ke arah lingkaran sihir yang bersinar.
Bagian 4
Saat cahaya menyilaukan berhenti, kami berada di dalam
ruangan. Dari penampilannya, apa ini kamar apartemen? Saat aku melihat
sekeliling ruangan, ada banyak objek yang berkaitan dengan sengoku (Perang
Sipil Jepang)! Ada pedang dalam sarung pedang yang digantung di dinding. Ada
banyak poster istana Jepang. Ada juga gulungan yang bertuliskan “Fuurin-Kazan”.
Ada juga helm bushou (komandan militer) dari era sengoku di rak. Kamar ini
gelap, namun ada cahaya di lampu.
“Waah!”
Aku kaget sampai mengeluarkan suaraku. Tentu saja. Itu
karena ada armor bushou tepat di hadapanku. Astaga, itu pasti harganya mahal,
kan? itu kelihatan seram karena berada di kamar gelap ini. Jadi siapa kliennya?
Siapa yang memanggil aku dan Buchou? Aku melihat ke segala arah namun tak ada siapa
siapa.
“Um.....ummm.......”
GASHAN.
Armor bushou itu bergerak di saat yang sama aku mendengar
suara wanita.
“Uwaaa!”
Aku terkejut dan berteriak.
“Apa.....apa kalian berdua Iblis.....?”
Aku bisa merasa kalau aku tengah dilihat dari balik topeng
armor ini! Tekanannya tidak normal! Tapi berlawanan dengan tekanan itu,
suaranya terdengar manis! Apa dia seorang wanita.....?
“Y...Ya. Kami adalah Iblis.”
Aku menganggukkan kepalaku dengan menyembunyikan fakta kalau
aku ketakutan.
“Jadi aku benar benar memanggil Iblis.....”
“Ma......maaf, tapi apa kamu wanita?”
Si armor mengangguk oleh pertanyaanku.
“Tapi aku sangat kaget.......Iblis ternyata ada......”
Kaget!? Itu kata kataku! Mana ada di dunia ini gadis yang
mengenakan armor di kamarnya!?
“Namaku Susan. Seperti yang kalian bisa lihat, hobiku adalah
mengumpulkan benda benda yang berkaitan dengan era Sengoku........”
Susan!? Dia orang luar negeri!? Aku jadi lebih kaget lagi!
“Maaf sudah berdandan seperti ini.........malam hari
berbahaya, jadi aku harus melindungi diriku dengan mengenakan armor......”
Aku mungkin tak perlu berkata kalau dialah yang berbahaya
disini.
“Dasar dasar mempelajari budaya negara lain adalah melakukan
kontak dengan mereka. Sungguh luar biasa.”
Buchou menganggukkan kepalanya sambil mengatakan itu. tidak,
tidak. Itu sama sekali salah!
“Tapi aku senang karena yang keluar dari sana adalah
Iblis-san berpenampilan ramah. Kalau itu Iblis-san menyeramkan, aku mungkin
akan mencabut katana ini, “Kijin-marukuni-shige”.......”
Susan memiliki pedang Jepang di sarung pedang di tangannya.
Seram! Susan benar benar seram!
“Ja....jadi apa alasan kamu memanggil kami? Kamu memanggil
kami karena ada impianmu yang ingin dikabulkan, kan?”
Saat aku bertanya, dia mulai menangis.
“.....Hiks......hiks.....tolong ikut denganku ke universitas
yang kuikuti sebagai siswa pertukaran........universitas di malam hari sangat
menakutkan........”
Kupikir justru kamulah yang menakutkan. Tapi aku tak bisa
mengatakan itu.
GASHAN. GASHAN.
Ini tengah malam, dan ada armor sedang berjalan jalan. Ini
pemandangan mengerikan. Kotaku akan berubah menjadi kota horror. Buchou dan aku
menerima permohonannya, dan kami sedang menjaganya sambil menuju ke universitasnya.
Jujur saja, dia tak akan memerlukan penjaga......Susan tengah mengenakan armor
musha. Dan ini di tengah malam. Mana mungkin dia bahkan lebih menakutkan dari
kami Iblis, yang merupakan penghuni malam? Sial! Semua yang memanggil kami
adalah orang orang aneh! Kami memberitahunya kalau tak apa apa jika hanya
Buchou dan aku yang pergi ke universitas untuk mengambilkan bukunya.
Namun.........
[Tidak, tidak. Aku tak bisa membiarkan hanya Iblis-san yang
pergi. Aku juga harus ikut!]
Dia mengatakannya sambil menangis kemudian mengikuti kami!
“Ooooooooooon.......!”
Susan sedang menangis mungkin karena dia takut berjalan di
malam hari. Tolong jangan menangis dengan suara rendah yang terdengar seperti
kutukan itu. kamu begitu menakutkan sampai membuatku seram.
“Cukup disayangkan untuk membiarkannya sebagai manusia.”
Buchou mengatakan itu sambil tertarik dengan atmosfir yang
dipancarkan oleh Susan. Susan, ada Iblis sedang melihatmu! Susan memang kucing
penakut, dan dia mulai mengayunkan katanya kalau mulai ketakutan meski hanya
sedikit. Dia merasa bingung karena meninggalkan buku pentingnya di kampus.
Kemudian dia melihat selebaran pemanggilan Iblis dan akhirnya memanggil kami.
Kami sudah menerima bayaran. Itu bukan permohonan besar jadi kami tak keberatan
melakukannya secara gratis, namun dia bersikeras untuk tetap membayar.
Pembayaran yang kami dapat adalah istana Jepang berskala kecil. Kami hanya bisa
menyimpannya di ruang klub. Mungkin Akeno-san akan senang. Kami sudah
mengirimnya ke ruang klub melalui lingkaran sihir.
“Jangan takut. Aku bersamamu, jadi berjalanlah dengan
bangga.”
“Hiks......terima kasih......”
Buchou menghibur Susan sambil berjalan di sampingnya.
Buchou, sebuah armor yang berjalan sendiri itu sudah menyeramkan.
“Tapi apa tidak berat berjalan dengan mengenakan armor?”
Itu pertanyaanku. Kamu akan memerlukan banyak stamina untuk
berjalan dengan mengenakan armor. Dia juga wanita. Apa tidak berat?
“Tak ada masalah. Meskipun aku kelihatan seperti ini, aku
berlatih mengenakan armor saat sedang bosan. Tentu saja aku melatihnya di
kamarku. Musha pada zaman dulu berlarian sepanjang meda tempur sambil
mengenakan armor. Bahkan aku harus bisa melakukan itu.”
Kenapa kamu harus sampai seperti itu.........? Kamu benar
benar seseorang yang sulit dipahami, Susan.
Oh, nampaknya ini akhir perjalanan dengan si Musha. Aku bisa
melihat tujuan kami, sebuah bangunan universitas.
“Ah. Ini Universitas tempatku belajar.......Lihat?
Atmosfirnya menyeramkan, kan?”
Bukan, justru kamulah dengan atmosfir menyeramkan disini.
Orang berarmor tepat di depan Universitas di malam hari. Itu sangat
menyeramkan.
“Mari masuk ke dalam. Aaah, seram sekali........”
Sebuah armor yang berjalan masuk ke Universitas. Hanya
memikirkan itu membuatku bergidik. Seperti ini pekerjaan kami berakhir.
Kami kembali ke kamar Susan setelah dengan aman mengambil
kembali buku Susan. Buchou mulai mengaktifkan lingkaran sihir untuk kembali ke
ruang klub setelah mengkonfirmasi pekerjaan sudah selesai.
“Oke. Kami akan kembali dulu sekarang.”
Aku mengucapkan perpisahanku dengan Susan sambil tersenyum.
Fufufu. Aku hanya bisa terus tersenyum. Tentu saja, aku menyelesaikan
pekerjaanku dengan gemilang. Ya, aku telah memenuhi janjiku dengan Buchou!
Dengan menyelesaikan pekerjaanku, aku bisa meremas oppai Buchou! Saat aku
berpikir bisa meletakkan wajahku di oppai montok dan kenyal itu, hasrat seks di
dalamku tak mau berhenti! Aaah, jiwa muda di tubuhku semakin meningkat! Mataku
sudah terkunci pada oppai Buchou dan aku takkan melepaskannya dari pandanganku
meski hanya sedetik! Ya, pertama tama aku akan menikmati oppai kanannya. Aku
akan meremasnya dengan tanganku bergerak searah jarum jam! Aku juga akan
menikmati oppai kiri dengan meletakkan tanganku di atasnya dan
mengguncangnya.........!
“Um.......maaf.......”
Susan berbicara padaku dengan malu ketika aku tengah
memikirkan hal hal erotis berkecepatan tinggi. Hm? Apa? Membuatku seram bukan
main saat melihat armornya bergetar kuat......
“......Ini mungkin agak tak sopan.......kalau tidak
merepotkan ada satu permohonan lagi yang aku ingin kalian kabulkan......”
Harapan? Dia mau membuat kontrak lagi? hei? Aku ingin
kembali dan meremas Buchou.......
“Baiklah.”
Aku membuat wajah tak enak karena tak mau, tapi Buchou di
sampingku menyetujuinya. Tunggu Buchou! Kita harus mendengar harapan gadis
armor ini lagi!? sambil tak memahami kalau mataku tengah berair, Buchou
mematikan lingkaran sihir untuk mendengarkan Susan. Hiks.....Oppai Buchou jadi
semakin jauh.......Buchou meninggalkanku sendiri yang sedang shock dan mulai
mendengarkan permohonan Susan. Susan kemudian mengguncang tubuhnya seperti
seorang gadis dan berkata.
“Sebenarnya........aku ingin mendekati seseorang........yang
belajar di universitas sama denganku.......dan mengungkapkan perasaanku
padanya.”
“Apa itu tantangan bertarung? eh? Mendekati untuk membunuh orang
itu?”
“T...Tidak!”
Oh, ternyata tidak. Dia bilang mau mendekati, jadi kupikir
dia mau memulai pertarungan atau semacamnya.
“Umm........umm ada laki laki yang aku sukai........aku
lamban dalam hal ini tapi aku ingin memberitahu dia perasaanku.......”
Begitu. Jadi ada seseorang yang dia sukai. Aku membayangkan
bushou dari era Sengoku dengan jenggot tebal. Pria yang gadis armor ini sukai
pasti orang seperti itu. dia mungkin tertawa dengan “Gahaha!”. Buchou tersenyum
mendengar itu dan mengangguk.
“Itu permohonan yang bagus. Oke, aku akan mendengarkan
permohonanmu.”
“Kamu mau? Syukurlah! Iblis-san adalah orang orang baik!”
Susan mulai melakukan step dance setelah mendengar Buchou.
Jangan lakukan step dance sambil mengenakan armor! Itu menyeramkan!
“Jadi apa yang kami harus lakukan? Apa kamu ingin kami
mengadakan acara pernyataan cinta? Atau kamu ingin kami merebut hati laki laki
ini dengan kekuatan Iblis?”
“Tidak, tidak! Kalau bisa aku ingin jadian dengannya dengan
memberitahu perasaanku.......Tapi ini waktu pertamaku dalam hal seperti
ini.......aku tak yakin harus mulai dari mana.”
Hmm. Dia tak ingin menjadikan laki laki yang dia cintai
menjadi kekasihnya dengan kekuatan Iblis. Dengan kata lain, dia ingin membuat
itu terjadi dengan kekuatannya sendiri. Tapi dia tak tahu bagaimana caranya.
Jadi dia menginginkan kekuatan kami, huh.
“Akan lebih cepat kalau kamu menyatakan perasaanmu secara
langsung.”
Susan menggeleng kepalanya dengan cepat oleh saran Buchou.
“Itu mustahil bagiku!”
“Lalu bagaimana kalau dengan surat?”
Buchou mengangguk oleh saranku.
“Ya. Kupikir surat cinta itu bagus. Kupikir akan bagus untuk
menyampaikan perasaanmu dengan surat.”
“Aku paham! Aku akan menulisnya!”
Susan menuju ke sudut ruangan dan mulai mencari sesuatu. dia
kemudian mengeluarkan sesuatu. itu adalah satu set kaligrafi. Dia mengambil
satu halaman kosong untuk kaligrafi dan meletakkannya. Dia kemudian memasukkan
kuas ke dalam tinta.
Dengan menggabungkan ruangan dan penampilan Susan, ini jadi
seperti film horror ketika dia sedang menulis. Orang berarmor menulis dengan
tinta. Seolah dia memiliki dendam kesumat......dia terlihat seperti hantu
dengan dendam mendalam yang tinggal di rumah berhantu. Armor yang bersinar di
bawah cahaya lilin berkilau dengan aneh. Siapa saja tolong panggil Pemburu
Hantu! Ruangan ini sudah dikutuk!
“Su.....Susan.......bukankah lebih normal memakai kertas dan
bolpen normal? Apa yang kamu coba tulis?”
Aku menanyainya dengan meneteskan setitik keringat di
pipiku.
“Eh? Ini surat. Surat cinta. Aku menulis [Aku menulis ini
demi tujuan engkau. Dengan nama kedamaian.]”
“Tunggu dulu! Bahasa macam apa itu!?”
Aku menanyainya karena dia menulis kalimat tak dikenal dari
sejak awal surat.
“Itu bahasa Jepang. Maknanya “Jangan cemas karena ini bukan
sesuatu yang istimewa””
“Tidak, tidak. Jangan miringkan lehermu seolah kamu tak
paham maksudku! Bukan itu! tak peduli bagaimana kamu melihatnya, generasi
manusia saat ini takkan memahami tulisanmu! Dan tak ada yang memakai tinta
sekarang! Apa ini, era Sengoku!? Apa surat itu harus seperti era Sengoku juga!?
juga aneh untuk mengatakan kalau itu bukan sesuatu yang istimewa saat itu
seharusnya adalah surat cinta! Sepertinya kamu tak paham apa apa! Maksudku,
kalau kamu tak mengungkapkan cintamu, maka itu hanya akan jadi surat terkutuk!”
Susan terjatuh di lantai. Dia nampaknya terkejut dengan
ucapanku.
“T....Tidak........aku tak bisa menulis surat selain
ini........”
“Eh!? Kamu datang ke Jepang sebagai siswa pertukaran, jadi
pelajarilah cara menulis bahasa Jepang normal! Tidak, bahasa Inggris juga tak
apaapa karena kamu siswa pertukaran! Bahkan orang itu akan mencoba
menerjemahkannya karena dia ingin tahu apa yang tertulis disana!”
“Berarti tak ada artinya aku datang ke Jepang! Orang orang
Jepang adalah keturunan Samurai! Aku ingin jadian dengan Samurai agar bisa
menjalani hubungan yang baik!”
Orang ini tak berguna! Aku harus secepatnya lakukan sesuatu!
Dia adalah satu dari para orang luar negeri yang sering menyalahartikan budaya
Jepang! Dia bahkan lebih buruk dari Otaku Jepang! Tak mungkin dia bisa memahami
budaya kami!
“Aku juga belum menemui samurai semenjak datang ke negara
ini. Kupikir setidaknya akan ada satu orang di kota ini.”
Ini gawat! Buchou juga sepertinya kebingungan! sama sekali
salah! Jepang yang menjadi salah satu negara termaju dunia takkan memiliki
samurai yang berjalan jalan di jalanan! Meski ada satu orang di ruangan ini
yang akan membawa pedang di jalan! Jadi siapa laki laki yang Susan sukai ini!?
Prajurit macam apa dia itu........!?
“Berarti ini tidak dibutuhkan lagi.”
Susan mendesah sambil menarik mundur tali dari sebuah busur.
“Surat panah!? Susan! Kalau kamu menembakkan itu dalam
penampilan itu, kamu akan ditangkap polisi! Nanti bisa menjadi masalah
internasional!”
[Penembakan dengan surat panah! Orang di dalam armor adalah
gadis luar negeri yang tinggal sebagai siswa pertukaran.]
Astaga, aku sudah bisa membayangkan itu akan mendapat
halaman besar di koran.......
[Aku ingin menembak hatinya......]
Aku bahkan bisa membayangkan apa yang dia akan katakan pada
media. Itu akan berada dalam koran selama berhari hari sebagai gurauan.
“Apa iya.......? Kupikir surat panah itu wajar di Jepang.”
“Ya. Kupikir itu normal seratus tahun yang lalu. Kamu ada di
era yang salah. Ini zaman Heisei. Tidak seperti zaman Azuchi-Momoyama. Kalau
ada Mesin Waktu, aku akan segera mengirimmu ke masa lalu.”
Dia seperti seorang kurang beruntung yang terlahir di negara
dan zaman yang salah........aku memegangi kepalaku ke bawah, dan Buchou di
sampingku mendesah.
“Apa boleh buat. Aku akan mengajarimu cara menulis surat
cinta sepanjang malam ini.”
Menghabiskan malam hari di kamar yang sama dengan seorang
gadis. Itu terdengar romantis, namun seorang di sebelahku adalah armor. Biarpun
Buchou ada disini, ini..........aku mulai merasa ingin menangis.
Bagian 5
Setelah beberapa hari.
Buchou dan aku berada di sebuah taman. Ada markas tepat di
hadapan kami. Ada beragam bendera dengan simbol tertentu dimana mana. Dan di
pusatnya, terdapat seorang musha berarmor yang duduk di atas kursi. Itu sudah
jelas adalah Susan. Dia selesai menulis surat cintanya dengan aman dan dia
selesai memberikannya pada orang yang dia sukai. Aku ingin melihat bagaimana
dia memberikan suratnya, namun dia dengan sukses memberikan suratnya. Dan orang
ini datang ke taman hari ini untuk memberi balasan pernyataan cintanya. Buchou
dan aku datang kemari karena Susan ingin kami menyaksikan hasilnya. Namun
sampai membangun markas di tempat pernyataan cinta. Sulit memberitahu dia
setelah berbuat seekstrim ini. Astaga, berbuatlah sesukamu saja.
“Ibu, apa itu?”
Anak anak yang datang ke taman menanyai orang tua mereka.
“Tidak! Kamu tidak boleh melihat!”
Bahkan Ibu anak anak meninggalkan taman segera setelah
merasakan hasrat membunuh aneh. Ya, kata kata Ibumu benar, anak anak. Kalian
tak boleh melihat. Kalau kalian melihat hal seperti ini, kalian akan menjadi
dewasa tak berguna.
“Astaga. Apa itu sejenis pementasan dari zaman perang sipil?
Bagaimana menurutmu, Nenek?”
Seorang pasangan tua yang duduk di atas bangku melihat kami,
berpikir kalau ini sejenis pementasan. Tapi aku lebih tertarik dengan pria yang
datang kemari. Pria macam apa yang akan datang? Mungkinkah itu prajurit yang
datang dari zaman perang sipil? Susan di sisi lain sedang bergetar kuat sambil
mengenakan armor. Dia nampaknya gugup, tapi itu membuat dia sangat seram. Ada
fenomena mengerikan tengah terjadi di siang bolong.
“Sepertinya dia sudah disini.”
Saat aku melihat ke arah yang sama dengan Buchou, ada
seseorang di kejauhan yang berjalan mendekat.
GASHAN GASHAN
Suara logam berdentingan. Aku pernah mendengar suara
familiar dengan ini sebelumnya. Seorang yang muncul dari kejauhan adalah orang
berpenampilan armor barat........dia memegang tombak berbentuk kerucut di
tangan kanannya dan perisai di tangan kiri. Kepalanya tertutup helm yang juga
menutupi seluruh wajahnya jadi aku tak bisa melihat wajahnya........aku
menjatuhkan diriku di tanah dengan memegangi kepalaku. Astaga, aku dibuat
membisu! Apa apaan itu! Apa maksud semua ini!? Itu seperti Ksatria hentai
berarmor dengan senjata ilegal!
“Bu....Buchou......boleh aku pulang sekarang?”
“Tidak. Tetap disini dan lihat saja. Aaah, ini menakjubkan.
Ini kolaborasi dari Musha dan Ksatria.”
“Aku tak mau melihat kolaborasi seperti ini!”
Aku berteriak di samping Buchou yang menikmatinya. Hei,
kalau kulihat dengan seksama ada panah menembus helmnya! Itu serangan langsung
ke otak! Hei, hei, hei, hei! Dia berubah menjadi “Ksatria Berkepala Panah!”
“Susan! Panah itu! orang itu ada panah menembus helmnya!
Ketimbang Ochi-Musha, itu seorang Ochi-Ksatria!”
“Ya. Aku memikirkannya baik baik. Dan satu satunya cara
untuk memberinya surat adalah melalui panah.”
“Serahkan padanya memakai tanganmu! Pikirkan lebih jauh
lagi! kamu bahkan bisa mengeposkannya! Itu serangan! Kamu baru menyerangnya!
Itu serangan yang bisa membunuhnya! Itu serangan langsung ke kepala! Itu
serbuan! Bukankah itu alasan kenapa dia membawa tombak!?”
“Itu tombak yang hebat........”
Susan mengatakannya dengan malu malu. Jangan jatuh cinta
dengan senjata yang digunakan untuk menembus seseorang! Apa itu juga poin
mempesonanya yang membuatmu jatuh cinta dengan pria ini!?
“Sial! Kenapa semua klienku selalu orang orang aneh!”
Sembari berpikir itu, si Ksatria semakin mendekati Susan.
Dia datang ke markas Susan sambil membuat suara logam berdentingan. Tak peduli
bagaimana kalian melihatnya, itu terlihat seperti pertarungan. Si Ksatria
berdiri di depan Susan. Susan juga bangkit dan berdiri. Terjadi atmosfir aneh.
Intensitasnya sangat ekstrim. Ada hasrat membunuh sepanjang area. Sepertinya
ada ruang tersendiri di sekitar mereka karena energi yang mereka pancarkan.
Kalau kalian melihat adegan ini, takkan ada yang menduga kalau ini adegan
pernyataan cinta. Itu karena seperti apapun kalian melihatnya, ini lebih mirip
adegan pertempuran. Si Ksatria menusuk tanah dengan tombaknya dengan keras dan
mengeluarkan sesuatu. itu surat.
“......Surat ini. Aku telah membacanya.....”
“Ya..........”
Si Musha nampak bergetar. Tolong hentikan karena itu
menyeramkan. Menakutkan karena kamu merespon seperti wanita!
“......Itu surat panah yang menakjubkan. Sampai aku lengah
dan terkena tembakanmu.......itu adalah surat panah yang indah...........”
Eh? Menakjubkan........? Eh? Apa ada yang salah dengan
kepala Ksatria ini?
“A.....Aku hanya berpikir untuk menembakkan
busur........Horie-kun.”
Berpikir untuk menembak!? Itu hal yang seorang yang mencoba
membunuh seseorang akan katakan! Tunggu, Horie-kun!? apa itu benar!? Jadi si
Ksatria berkepala panah ini bernama Horie-kun!
“Kalau itu aku, aku akan senang untuk jadian
denganmu.......”
Ararara. Dia mendapat balasan yang bagus. Maksudnya “jadian”
bukan dalam pertarungan habis habisan, kan? Tapi seperti itulah kelihatannya
dari pandangan orang lain.
“Ho.....Horie-kun......hiks.......aku
senang.......hiks.....”
Susan bersuara dengan terisak. Aku tak bisa tahu karena dia
mengenakan helm, tapi dia terdengar seperti menangis.
“Susan......”
Si Ksatria barat, Horie-kun, memeluk Susan dengan lembut.
Mereka saling berpelukan sambil mengenakan armor jadi aku bisa mendengar suara
armor berdentingan. Apa apaan ini!?
“Mari mengobrol tentang “Buku Lima Cincin” yang kamu tulis
dalam surat ini.”
“Ya, aku ingin mengobrol tentang Niten Ichi-ryuu Miyamato
Musashi dengan kamu Horie-kun......”
Si Musha dan Ksatria menggenggam tangan masing masing dan
berjalan menjauh dari sini.
“Terima kasih banyak kalian berdua.”
Susan melambaikan tangannya pada Buchou dan aku. Buchou
merespon dengan senyum. Buchou bisa mempertahankan ketenangannya biarpun dia
melihat itu, huh. kamu sungguh hebat Rias-Buchou........Tapi yang paling jelas,
pasangan hentai baru saja tercipta di hadapanku.
Bagian 6
Setelah itu terdapat foto dikirim padaku yang merupakan
gambar si Musha dan Ksatria. Sepertinya mereka sangat akrab. Namun beberapa
hari lalu ada Program TV tentang kumpulan hal hal menghebohkan dan berkata
kalau........
[Di kota tertentu di malam tertentu, Musha berarmor dan
Ksatria berjalan di jalan! Kota tengah dikelilingi oleh hantu hantu pembalas
dendam!]
Susan kamu harus serius menghentikan kencan malam harimu
itu. itu skandal yang tak ingin aku ketahui. Harga yang kami dapat dari rencana
cinta Susan adalah tombak yang Horie-kun miliki. Saat ini sedang dipajang di
ruang klub. Kadang kadang, Kiba yang familiar dengan senjata barat mengambilnya
dan menikmatinya. Yang jelas aku senang karena bisa menyelesaikan kontrak
dengan aman. Aku tak tahu apa yang akan terjadi tapi.......tapi pikiranku sudah
terkonsentrasi pada Oppai Buchou. Sejak kami menyelesaikan kontrak itu, aku
terus mengikuti payudara Buchou dengan mataku. Gufufu. Akhirnya! Akhirnya aku
bisa meremas oppai Buchou! Aku bisa menyentuhnya! Menikmatinya! Oh, ilerku
mengalir.......Gufufufu. tapi aku tak bisa berhenti tersenyum! Dan hari ini,
hanya aku dan Buchou yang ada di ruangan ini! Anggota yang lain tak ada disini!
Inilah kesempatanku! Beranilah, aku! Aku memperkuat keyakinanku dan berjalan ke
arah Buchou.
“Ada apa Ise?”
Buchou tersenyum dengan elegan. Uuu, kalau kamu tersenyum
dengan wajah imut seperti itu aku akan merasa bersalah.......tapi aku menelan
ludahku dan mempersiapkan diriku!
“Bu.....Buchou.......bagaimana dengan janji kita!?”
“Janji?”
Mendengar pertanyaanku, Buchou tersenyum nakal. Dia tahu!
Dia tahu apa yang hendak kukatakan! Uu, dia tengah menikmati situasi ini.....
“I....Itu! O...o...o....oppai!”
“Ufufu. Aku tahu. Kamu tak harus membuat wajah serius
seperti itu.”
Biarpun kamu mengatakan itu, ini masalah hidup dan mati
untukku! Buchou bangkit dari sofa dan berdiri di depanku!
“Oke. Aku akan menghitung sampai lima dari sekarang. Sampai
saat itu, payudaraku adalah milikku. Oke, aku akan mulai menghitung. SATU.”
Waaaaaaaaaaaaaaaaaaaah!? Kenapa begitu!? Menghitung sampai
lima!? Biarpun kamu mengatakan itu!
“DUA.”
Aaaaaaaaah! Dia sudah menghitung sampai dua! Ini gawat! Dia
memulai sebelum hatiku bisa mempersiapkan diri! Uwaaaaaaah! Kalau terus begini
aku takkan bisa meremas oppai Buchou! Aku mulai menghirup nafas untuk
menenangkan diriku! Naikkan semangatku, aku! Aku harus mempersiapkan diri!
Remas! Aku akan meremasnya! Aku akan meremas oppai Buchou!
“TIGA.”
Sudah tiga!? Tak ada waktu tersisa! Oppai kanan!? Atau oppai
kiri!? Aaah! Aku tak punya waktu memikirkan itu! maka aku akan meremas oppainya
dengan kedua tanganku! Aku mengulurkan tanganku untuk meremas! Dan aku mencoba
meremasnya.......
PINTU DIBUKA.
Tiba tiba pintu terbuka.
“Ise-san. Apa kamu kemari sebelum aku?”
“Maaf datang terlambat.”
“.....Hallo.”
“Maaf, agak lama karena ada tugas piket.”
Asia, Akeno-san, Koneko-chan, dan Kiba. Para anggota klub
masuk!
“Ara-ara, apa yang kalian lakukan?”
Akeno-san memandang aku dan Buchou sambil tersenyum.
“Sudah selesai. Sayang sekali, Ise.”
Kata kata penghancur memasuki telingaku! Eeeeeeeeeeeeeeeh!?
Apa waktunya habis saat aku melihat anggota klub yang lain masuk!?
T...tidak.......aku menjatuhkan diri dengan kekecewaan........hiks.....oppai
pertamaku.......hiks......para anggota klub melihatku dengan keheranan. Buchou
hanya tertawa.......Aaaah. Kenapa jadi begini......aku melalui semua itu untuk
menyatukan pasangan aneh......dan pembayaranku. Pembayaranku sudah......Buchou
berjongkok dan menepuk nepuk kepalaku.
“Ufufu. Ise memang anak menarik. Apa kamu begitu ingin
menyentuh payudaraku?”
“Tentu saja. Hiks........”
PELUK.
Buchou memelukku erat erat........karena hal tiba tiba itu,
pikiranku membeku untuk sesaat.
“Kalau begitu aku akan memelukmu sebentar saja.”
Buchou mengatakannya seolah sedang bicara dengan anak kecil.
Wajahku menjadi merah karena aku bisa merasakan kehangatannya. Maksudku,
anggota yang lain sedang melihat kita!
“Berjuanglah juga lain kali. Ise ku tersayang.”
Aku merasa otakku mendidih di dalam setelah mendengar itu.
Aaaaah. Seperti dugaanku. Itu benar. Buchou yang terbaik. Aku takkan melupakan
kehangatan ini. Aku akan membuat pencapaian besar di bawah Buchou! Dengan
pikiran itu dalam hatiku, aku tengah dimanja di dalam pelukan Buchou.
Life 2 : Perekrutan Familiar
Bagian 1
Saat ini aku tengah menyaksikan pemandangan menakjubkan.
Adegan dimana para gadis tengah mengganti pakaian mereka ada tepat di
hadapanku! YA! Aku berada di ruang ganti wanita! Aku tengah menikmati tubuh
gadis gadis kelas satu yang sedang ganti baju........Diserang perasaan bersalah
dan was was membuat situasi ini menjadi semakin baik. Astaga.......biarpun
mereka juniorku, tubuh mereka ternyata cukup berkembang! Oppai mereka
menampakkan diri mereka biarpun tertutupi dalam BH!
Eh? Dari mana aku sedang mengintip? Fufufu, aku berada dalam
loker baja yang ditempeli kertas dengan tulisan “Jangan gunakan”. Aku tengah
menikmati pemandangan yang bisa tercatat dalam harta karun dunia UNESCO. Oh,
gadis itu punya kaki bagus! Terima kasih untuk kaki bagusmu! Itulah yang aku
ingin teriakkan! Ngomong ngomong ada juga loker bertempelkan kertas bertuliskan
“Jangan gunakan”. Di dalam sana, rekan rekanku Motohama dan Matsuda tengah
bersembunyi.
[Aku mendapat tempat duduk super VIP. Itu memiliki nilai
kursi peringkat-S untuk konser idola!]
Seperti itu aku diperkenalkan oleh kedua rekan jahatku! Ya!
Ini memang kursi peringkat SS! Hmm? Ada gadis yang sangat kecil
disana......Hei, itu Koneko-chan! Oh, jadi ini kelasnya Koneko-chan! Sungguh
kebetulan! Uwa, Koneko-chan benar benar kecil! Dalam banyak hal!
BERGIDIK.
Aku bisa merasakan aura ambisi misterius datang dari kursi
VIP Motohama. Benar juga. dia adalah lolicon sejati. Dia tak bisa
menyembunyikan kegirangannya dengan melihat Koneko-chan. Saat ini juga, dia
tengah menyimpan imej itu ke dalam otaknya. Sepertinya kamu akan sibuk malam
ini Motohama! Tidak, tapi Koneko-chan adalah kouhai pentingku. Aku tak
seharusnya menikmati tubuh lolinya......Hah? Mungkin ini nikmat juga. Aneh
sekali. Jangan jangan aku juga lolicon.......para gadis mulai meninggalkan
ruangan. Tapi Koneko-chan tak mencoba pergi bahkan setelah dia selesai
mengenakan pakaiannya. Hah? Apa sesuatu terjadi? Aku jadi tak bisa
keluar.......saat akhirnya hanya Koneko-chan yang berada dalam ruangan, dia
perlahan bangkit dan.......
DON!
Oooooohhhhhhhhhh! Ada tinju raksasa menghantam loker
tempatku berada! Aku berhasil menghindarinya dengan memutar tubuhku, tapi tinju
Koneko-chan menembus pintu baja ini! Benar benar gadis dengan kekuatan
superman! Mengerikan!
PACHIN!
Pintu dirobek terbuka! Tak ada artinya ngumpet dibalik pintu
baja! Aku dan Koneko-chan menghadap satu sama lain!
“....H....ei....”
Aku tersenyum dan mengangkat tanganku untuk menyapa
Koneko-chan.......
“......Kamu yang terburuk.”
BUAK! BUAK! DON!
“Gufu! Oga! Tung....! Koneko-chan! Tunggu
seben...........WAAAAAAAAAAAAAAA!”
Aku dihela kuda olehnya, dan dia menghajarku dengan tinjunya
tanpa kata kata! Aku akan mati! Ouch! Aku akan mati!
Esok hari, Motohama dan Matsuda mengakui dengan wajah biru
kalau itu kali pertama mereka menyaksikan pembantaian berdarah.
Bagian 2
Sepulang sekolah hari itu.
“Ouch.”
“Apa kamu baik baik saja?”
Wajah lebamku tengah dirawat dengan kemampuan penyembuh Asia
di ruang klub Penelitian Ilmu Gaib. Asia nampak sangat cemas.
“......Kamu menuai apa yang kamu tanam.”
Koneko-chan bergumam dari sofa yang agak jauh dariku.
Mulutnya dalam bentuk “n” dan ekspresinya tak terlihat senang. Tentu saja dia
akan merasa kesal kalau dia diintip saat sedang ganti pakaian. Tapi itu adalah
combo pukulan yang dia lancarkan tanpa keraguan sama sekali. Kupikir aku akan
mati.
“Astaga. Kenapa kamu begitu......”
Buchou mendesah dengan ekspresi tak percaya.
“Ara ara. Kamu harus menjaga level mengintip gadis yang
berganti pakaian pada level moderat.”
Akeno-san yang selalu memasang wajah senyum menuangkan teh
untukku.
“Aku terlalu terbawa suasana.”
“Akan kuperlihatkan padamu kapan saja saat aku berganti
pakaian.”
Seorang yang membuat balasan homo itu adalah Kiba.
“Berisiiiiik! Mana bisa aku senang melihat laki laki
berganti pakaian! Aku bahkan tak senang menonton gadis dengan tubuh tak
berkembang!”
“Tak berkembang.......”
SIIIING.
Aku menerima tatapan tajam dari Koneko-chan. Ma.....maafkan
aku Koneko-sama!
“Ise-san. Kamu tidak boleh mengintip gadis yang berganti
pakaian......Ka.....kalau kamu mau melihat tubuh telanjang wanita......aku
bisa.......”
Asia mengatakan itu sambil menundukkan wajahnya malu malu.
“Tidak, tidak! Kamu tak harus memaksakan dirimu Asia! Aku
mau sih! Tapi itu tidak boleh!”
Belakangan gadis ini jadi lebih berani. Dia manis, tapi aku
akan bingung kalau gadis yang seharusnya aku lindungi mengatakan itu padaku.
“Ya. Kalau kamu mau melihat tubuh telanjang, minta saja
padaku. Aku bisa menunjukkanmu kapan saja di dalam kamar mandi dan kamar
tidur.”
Buchou-sama mengatakan itu dengan rileks! Aku tinggal dengan
Buchou. Dan dia mengatakan itu padaku! Aku sangat bersyukur! Air mata mengalir
dari mataku! Buchou selalu melakukan hal hal erotis padaku, jadi tubuhku tak
bisa menahannya! Tapi aku tak bisa melakukan apa apa karena aku tinggal bersama
orang tuaku. Dan juga......
“..............”
CUBIT.
Sudah kuduga, Asia mencubit pipiku dalam diam dengan wajah
tak senang.........
Bagian 3
“Familiar.......?”
Aku membalas dengan suara curiga, dan Buchou mengangguk.
“Ya, seekor Familiar. Kamu dan Asia masih belum
memilikinya.”
Familiar. Eksistensi yang menjadi tangan dan kaki bagi kami
para Iblis. Aku juga diberitahu kalau mereka akan sangat berguna untuk pekerjaan
Iblis. Normalnya, menyebarkan pamflet adalah tugas familiar. Itu juga tugas
bagi para pendatang baru. Aku juga menyebarkan pamflet dengan rajin di malam
hari dengan mengayuh sepedaku........
BON!
Kelelawar merah muncul di telapak tangan Buchou setelah
membuat suara.
“Ini adalah familiarku.”
Kelelawar dengan warna sama dengan rambut Buchou. Itu saja
sudah memberinya atmosfir elegan.
“Yang satu ini milikku.”
Hal yang Akeno-san panggil adalah sesuatu yang nampak
seperti Oni seukuran tapak tangan........Ko-Oni (Oni kecil)?
“........ini Shiro.”
Koneko-chan tengah memeluk kucing putih. Karena namanya
adalah Koneko, familiarnya adalah anak kucing huh. Nampak manis sekali.
“Punyaku......”
“Ah. Kamu tak usah memberitahuku.”
“Dingin sekali.”
Kiba membuat senyum pahit oleh penolakan blak blakanku namun
dia memunculkan burung kecil di bahunya. Begitu. Jadi semua orang selain aku
dan Asia punya seekor familiar. Kelelawar Buchou terbang di atas kepalaku.
“Familiar adalah basis bagi para Iblis. Mereka bisa membantu
majikan mereka. Mereka bisa dipakai untuk transmisi informasi. Mereka bisa
dipakai untuk mengintai. Kamu dan Asia memerlukan familiar karena mereka bisa
digunakan untuk beradaptasi pada situasi tertentu.”
Buchou mengatakan itu sembari menepuk nepuk pipiku. Aaah,
ditepuk tepuk oleh Buchou menyingkirkan semua rasa sakitku. Onee-sama ku.......
Aku merasa terpana olehnya, namun kemudian lingkaran sihir
di lantai mulai bersinar. Apa yang terjadi?
“Buchou, persiapan sudah lengkap.”
Akeno-san melaporkan pada Buchou. Persiapan sudah lengkap?
Aku dan Asia tengah penasaran, namun Buchou kemudian memberitahu kami dengan
senyum.
“Sekarang, mari pergi dan tangkap familiar kalian.”
Kata katanya sangat tegas. Itu baru majikanku.
Bagian 4
Saat cahaya dari lingkaran sihir transportasi berhenti, aku
berada dalam hutan yang tak kukenal.
“Dalam hutan ini ada banyak Iblis pengguna familiar tinggal
disini. Hari ini, aku ingin Ise dan Asia mendapatkan familiar mereka disini.”
Hutan Familiar.
Haa. Begitu rupanya. Ada banyak pohon raksasa tumbuh
disekitar sini, sehingga tak banyak cahaya matahari bersinar mencapai tanah.
Meski mata Iblis masih bekerja dengan sempurna dalam kegelapan jadi itu bukan
masalah.
Padat sekali hutan ini. Aku bahkan tak bisa merasakan panas
disekitar sini, jadi tak akan aneh kalau sesuatu tiba tiba muncul.
“Get Daze!” (Catatan : Get Daze adalah frase terkenal
dari anime Pokemon. Maknanya kira kira ‘Tangkap mereka semua!’)
“Apa!?”
“Kyaa!”
Woah! Aku dan Asia dikejutkan oleh suara keras tiba tiba
yang membuat kami melompat. Asia bahkan menyembunyikan dirinya dibelakang
punggungku. Seorang yang muncul di depan kami adalah lelaki muda yang
mengenakan pakaian kasar.
“Namaku adalah Zatooji dari Kota Madara! Aku Iblis yang
masih berlatih, berniat menjadi Master Familiar!” (Ini parodi dari anime
Pokemon. Nama Ash Ketchum dalam bahasa Jepang adalah ‘Satoshi’. Zatooji adalah
parodi dari itu. kampung halaman Ash dalam bahasa Jepang adalah ‘Kota Masara’.
Master Familiar adalah parodi dari ‘Master Pokemon’)
Nggh, ada orang aneh tiba tiba muncul. Iblis? Orang ini?
Hmm........
“Zatooji-san, aku membawa orang orang yang sudah kusebutkan
sebelumnya.”
Buchou kemudian memperkenalkan kami pada seorang bernama
Master Familiar itu.
“Hee. Laki laki berwajah pas pasan dan gadis cantik pirang,
huh. Oke! Serahkan padaku! Kalau itu aku, maka setiap Familiar pasti akan
segera ‘Get Daze’!”
Hmm, orang ini entah kenapa mengatakan ‘get’ dengan kuat.
Dan jangan sebut aku berwajah pas pasan!
“Ise. Asia. Dia adalah profesional di bidang Familiar. Hari
ini kita akan menangkap Familiar di hutan ini sembari menerima nasehat darinya,
oke?”
“ “ Ya! “ “
Asia dan aku mengangguk pada Buchou.
Begitu. Jadi aku juga akan mendapatkan Familiar. Hmm, aku
penasaran tipe macam apa saja yang ada. Sembari memikirkan hal itu, Zatooji-san
menanyai kami dengan akrab.
“Sekarang, tipe familiar apa yang kalian mau? Yang kuat?
Yang cepat? Atau yang beracun?”
“Jangan katakan hal seram seperti racun dengan tiba tiba!
Jadi, tipe apa yang kamu rekomendasikan?”
Zatooji-san tersenyum pada pertanyaanku dan mengeluarkan
benda yang sepertinya adalah katalog. Yang dia tunjuk adalah makhluk yang
nampak garang yang tergambar di seluruh halaman.
“Inilah yang ingin aku rekomendasikan! Salah satu Dragon
King! Chaos Karma Dragon, Tiamat! Dia adalah Naga Legendaris! Dia juga satu
satunya wanita diantara para Dragon King! Bahkan sampai saat ini, belum satupun
Iblis yang bisa menangkapnya! Itu sudah jelas! Karena dia dikatakan sama kuat
dengan Maou!”
Biarpun dia belum ditangkap, dia selevel Maou! Apa kau gila!
Tak peduli bagaimana aku melihatnya, dia nampak seperti final boss yang muncul
dalam RPG!
“Ini tak terlihat seperti tipe familiar! Ini seperti super
boss! Final boss! Dan belum seorangpun bisa menangkapnya!? Apa kamu paham makna
‘merekomendasikan’!? Rasanya aku seperti dilempar ke dungeon akhir!?”
“Itu terdengar bagus. Sepertinya mereka bisa akrab karena
mereka sama sama Naga Legendaris. Ise. Kamu adalah budak tersayangku, jadi
mungkin saja kamu bisa melakukan itu.”
Buchou-sama nampak mengatakan hal sembrono itu dengan ceria.
Apa kamu mencoba membunuh budak tersayangmu sendiri!? Kekuatan Sekiryuutei
memang bersemayam di lengan kiriku, tapi aku akan benar benar terbunuh!
“Itu mustahil, Buchou! Aku bisa tahu kalau kami tak kan bisa
akrab bahkan dari buku ini!”
“Itu hanya imajinasimu, Ise-kun. Ya, kamu bisa
melakukannya.”
“Diam, Kibaaaaaa! Kamu pergi dan buru dia sana,
sialaaaaaaan!”
Aku sudah mendapat start buruk dari sejak awal! Aku
menenangkan diri dan bertanya sekali lagi.
“Umm, aku tak mau familiar yang seperti ini, jadi tak adakah
tipe lain yang lebih bersahabat dan mudah untuk ditangkap?”
“Hahaha! Kalau begitu, bagaimana dengan yang satu ini!?
Hydra!”
Aku diperlihatkan ilustrasi ular raksasa yang memiliki
banyak kepala.........Hmm? Dari ilustrasinya aku merasa kalau dia bukan makhluk
bersahabat. Biarpun dia terlihat seperti ini, mungkin dia ahli dalam menjahit
dan membuat green tea?
Dia memiliki mata tajam, taring tajam, dan ada tanda
tengkorak yang beracun di ilustrasinya.......Tunggu, memang ada tengkorak
disekitar ular dalam ilustrasi ini!
“Yang ini hebat! Dia punya racun mematikan! Tak ada Iblis di
dunia ini yang bisa bertahan dari racunnya! Apalagi dia immortal! Makhluk
terburuk di dunia yang bahkan membunuh majikannya sendiri! Lihat? Cukup
berguna, kan?”
..................
Sial, aku tak bisa menahan perasaan yang terus kutahan di
dalam diriku.
“Bolehkah aku memukulnya? Buchou, bolehkah aku memukul orang
ini?”
“Tenanglah, Ise. Hydra itu langka jadi itu akan sangat
hebat. Kalau kuingat, ada seekor yang tinggal jauh di dalam hutan..........kita
akan bisa kembali di akhir hari ini.”
Buchou melihat jauh ke dalam hutan. Dia benar benar serius
menangkapnya!? Aku takkan bisa kembali hidup hidup! Aku akan kesasar dan hilang
di dalam sana! Kalau berjalan salah maka aku akan berakhir dalam perut
Hydra-san yang sangat ‘berguna’ dan ‘bersahabat’ ini.
Satooji-san mengacungkan jempolnya.
“Hahaha, kamu harus nikmati petualangan!”
“Berhenti main main denganku! Aku tak mau monster yang lebih
kuat dariku!”
“Bocah ini terlalu banyak meminta. Lantas, apa yang kau
mau?”
Satooji-san yang sedang bermain main. Ya, aku ingin membunuh
orang ini dengan Naga di dalam diriku.
“Tidak adakah Familiar yang manis? Seperti tipe-gadis.”
Ya, kalau dipikir pikir lagi mungkin ada tipe seperti itu.
kemudian Satooji-san membuat suara dengan lidahnya dengan ekspresi tak senang.
“Karena itulah orang orang baru tak memahami apapun. Dengar?
Kamu harus menangkap familiar yang kuat. Dan masing masing punya kemampuan
berbeda. Kalau kamu mencoba menjadi Master Familiar maka kamu harus menangkap
yang sama beberapa kali, dan kemudian memilih jantan dan betina terkuat
diantara mereka. Kamu memiliki dua ekor dan buat mereka melahirkan bayi dengan
kemampuan kuat. Dan juga—“
Sepertinya dia mulai berbicara tentang logika familiar.
Astaga, dia sangat menyebalkan.
“Aku juga ingin Familiar yang manis.”
Asia mengatakan itu sambil bersembunyi di belakangku.
“Oke, aku paham.”
Satooji-san menghentikan bicara logisnya dan membalas dengan
senyuman..........Ada apa dengan orang ini? Nampaknya menangkap Familiar akan
jadi jalan yang panjang.
Bagian 5
“Dengar, seirei[1]
berkumpul di sekitar danau ini.”
Zatooji-san mengatakan itu dengan suara kecil.
Terdapat danau jernih luas di depan kami. Danau yang
berkilau dengan percikan, dan nampaknya danau yang sangat suci. kami tengah
bersembunyi dibalik bayangan di dekat danau sembari menyembunyikan kehadiran
kami.
“Ya, seirei air, Undine, yang tinggal di danau ini tak suka
menunjukkan diri mereka pada orang lain.”
Menurut Zatooji-san, seirei air Undine adalah gadis dengan
hati murni dan tubuh indah. Selain itu mereka bisa menyembuhkan hatimu yang
patah!
Oh, itu luar biasa! Gadis! Murni! Cantik! Asia yang memiliki
spesifikasi itu selalu bersamaku, tapi kupikir kalau aku mendapatkan familiar
yang seperti Asia akan membuatku sangat senang!
Fufufu, nampaknya aku selangkah lebih dekat untuk membuat
Haremku terwujud. Pertama tama, aku akan membuat tipe-gadis manis sebagai
familiarku. Aku yakin dia akan mengenakan jubah transparan dan merupakan seirei
cantik langsing dengan rambut berwarna biru.
Aaah, Undine! Undineku! Ya, aku akan membuat ia memberiku
bantal paha lebih dulu! Lalu aku akan membuat dia membersihkan telingaku!
K-Kemudian akhirnya o-o-o-oppaaaaaaaiiiiiiiii!
Astaga! Aku tak sabar menanti!
“B-Buchou, karena dia akan menjadi familiarku, aku bisa
lakukan apapun semauku dengan dia, kan?”
Aku mencoba meminta konfirmasi dari Buchou untuk jaga jaga.
Jangan jangan ada aturan “Dilarang pelecehan seksual” pada familiar juga?
“Ya, lakukan semaumu. Toh itu akan menjadi familiarmu.”
Buchou menjawab seperti itu, dan aku meneteskan air mata
kebahagiaan olehnya. Tak lama lagi, akan ada gadis yang bisa kulakukan apapun
semauku! Aku tak bisa mengungkapkan kebahagiaanku selain meneteskan air mata!
“Oh, danau mulai bercahaya. Undine akan segera muncul!”
Zatooji-san menunjuk ke arah danau. Oh akhirnya! Aku
kemudian melihat ke arah yang Zatooji-san tunjukkan dengan senang! Sekarang,
bawalah aku ke dunia impian!
Dan seorang yang muncul adalah makhluk dengan rambut biru
cerah bersinar seperti cahaya, yang mengenakan jubah transparan di
atas.........tubuh raksasa.
Otot yang gila, tengkuk yang lebih tebal daripada pinggangku,
dan dada yang terlihat seolah memiliki logam di dalamnya, dan seperti prajurit
veteran dia memiliki banyak bekas luka di wajahnya.
Karena perubahan situasi tiba tiba, aku tak bisa mempercayai
mataku. Aku menyeka mataku berkali kali. Berharap kalau ini bukan realita.
..............................
Apa apaan
iniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!?
“Itu Undine.”
Kata kata penghancur Zatooji-san mencapai telingaku. Itu
seperti fantasy yang salah sasaran!
“Tidak tidak tidak! Tak peduli bagaimana kalian melihatnya,
itu seperti pendekar yang sedang berlatih. Lihat, ototnya cukup untuk
menghancurkan tubuh manusia. Sepertinya dia bisa menaklukkan dunia hanya dengan
tinjunya. Dia bahkan tak memiliki celah. Itu jelas laki laki yang hendak pergi berperang!”
“Ya, Undine akan selalu bertarung untuk mempertahankan
wilayah kekuasaan mereka. Kalau kamu tak kuat, kamu tak akan bisa mendapatkan
danau. Dunia seirei juga tentang kekuatan. Namun dia seirei yang nampak sangat
kuat. Itu cukup langka. Aku rekomendasikan kamu untuk menangkapnya. Seirei air
yang terspesialisasi dalam memukul tak akan buruk.”
Undine yang terspesialisasi dalam memukul!? Deskripsi yang
tak sudi aku dengar! Aku tak mau mendengar kata kata berbahaya semacam itu!?
“Ini gawat! Dia bukan tipe penyembuh sama sekali! Dia adalah
tipe pembunuh! Aku tak mau seirei tipe penyembuh yang punya kekuatan jotosan
berlebihan!”
Aku berteriak keras keras. Sungguh mengerikan! Aku belum
pernah mendengar hal semengerikan itu sebelumnya!
“Tapi, itu tipe wanita, tahu? Dan dia punya cukup
potensial.”
“Aku sama sekali tak mau mendengar itu!”
Aku menutupi wajahku dan mulai menangis! Ooooooooo! Jadi kau
memberitahuku kalau dia itu wanita!? Aaaaagh, realita sungguh kejam!
“Ise, dunia sedang berubah sekarang.”
Buchou mengatakan itu sembari meletakkan tangannya di bahuku
sambil mengangukkan kepalanya. Aku tak mau perubahan semacam itu!
“Tapi dia punya mata yang murni. Aku yakin dia juga wanita
dengan hati yang murni.”
Asia mengatakan itu dengan senyum. Umm Asia, bisakah kamu
tak memanggil ‘benda’ itu wanita? Aneh sekali. Air mataku tak mau berhenti sama
sekali.
“Ah, satu lagi telah muncul.”
Aku mendengar Akeno-san mengatakan itu, dan aku juga melihat
dengan harapan kali ini adalah.....
............Dan yang muncul adalah seirei berambut biru
cerah dengan fisik yang sama.
...............Hiks............kenapa...........
“U....Uooooooooooooooooooooooooooooooooooh.......!”
“I...Ise-kun, kukira itu bukan sesuatu yang akan membuatmu
menangis seperti itu, tahu?”
“Kibaaaa, aku punya impian di dalam fantasi! Aku sedang
mencari wanita cantik di dunia ini. Itu karena Buchou yang merupakan Iblis itu
super cantik. Kau pasti akan berharap berada dalam fantasi. Tapi, apa apaan
itu? kenapa aku harus melihat sejenis pendekar muncul disini? Aku benci! Aku
benci fantasi!”
“Tak apa apa. Aku yakin akan ada fantasi yang bisa memenuhi
impian Ise-kun.”
Kiba menghiburku sembari menepuk nepuk punggungku. Dia cowok
ganteng yang sangat aku benci, namun terkadang kupikir dia pria yang baik.
“Oh, lihat.”
Zatooji-san menunjuk ke arah danau. Saat aku melihat, kedua
Undine (wanita) bertubuh kekar tengah melotot satu sama lain. Kalian bisa
merasakan permusuhan diantara mereka, dan ruang diantara mereka bertumbukan dengan
‘Touki’ mereka.
Kemudian...........
PUKUL! PUKUL! PUKUL!
Tinju tebal menghantam perut lawan, atau pukulan ke atas
yang menghajar dagu lawan. Satu dari mereka menendang paha lawannya hingga
menimbulkan suara bergemuruh, dan sebuah pukulan lurus menghujam keras ke wajah
lawan.
Mereka berdua mulai berdarah dari setiap bagian tubuh
mereka. Mereka mulai menunjukkan pertarungan dahsyat memukul satu sama lain.
Danau suci sekarang berubah menjadi stadium pertempuran.
......Tidak, itu tidak penting. Eh? Apa yang para wanita ini
lakukan?
“Itu pertarungan memperebutkan wilayah. Dan mereka berdua
sepertinya pendekar dengan banyak pengalaman.”
Zatooji-san mulai menggelengkan kepalanya dan nampaknya
sangat tertarik.
“Bertarung memperebutkan wilayah.........bukankah mereka
harus melakukannya secara ‘fantasi’? Tak bisakah para seirei itu memakai sihir
dan semacamnya?”
“Pada akhirnya, kekerasan adalah jawabannya.”
“Buchou, bisakah aku pulang? Aku hampir menangis, tahu?”
Sebenarnya aku sudah menangis! Aku mau pulang! Aku mau
pulang bersama Asia! Biarpun aku menangkap benda itu, sepertinya dia tak bisa
memakai sihir sama sekali! Sepertinya tinju mereka bahkan lebih kuat dari sihir
yang mereka gunakan, dan mana bisa fisik besar mereka berguna dalam misi!? Dia
mungkin tak bisa menyembunyikan dirinya dalam bayangan!
“Hahaha! Lihat, bocah! Yang menang akan jadi familiarmu!
Pertarungan Undine yang dahsyat! Itu sungguh petualangan yang hebat! Oh! Mereka
menunjukkan gaya memukul yang langka!”
Zatooji-san mengatakan itu dengan ceria sembari menepuk
nepuk bahuku.
“Hahaha.........mana sudi! Hentikan petualangan menggelikan
iniiiiiiiiiii! Aku tak mau petualangan seperti ini!”
“Bagaimana kalau kita me-menamai Undine itu dine-chan?”
Asia mengatakan itu dengan takut takut dan menyaksikan
pertarungan di hadapan kami.
Eh!? Gadis ini benar benar mencoba menangkap benda itu!?
“Asia, tak peduli bagaimana kamu melihatnya, Dine-chan itu
tak cocok untuk kita. Kalau kamu menjadikan itu sebagai familiarmu, maka kamu
akan hamil hanya dengan berada di sampingnya.”
“Aku akan mengandung bayi kalau itu anak Ise-san!”
Asia mengatakan itu dengan jelas.
“Ya. Apa yang kamu katakan? Itu bukan masalah!.......Eh!?
kamu serius untuk mengandung anakku!? Tidak, bukan itu masalahnya! Lupakan soal
Dine-chan! Kamu tak kan bisa mengendalikannya, Asia!”
“Ta-Tapi, aku yakin kalau Dine-chan akan kesepian jika
sendirian.........aku tahu itu.”
Hmmmm, dia entah kenapa bersimpati dengan benda itu. Situasi
akan lebih berbahaya sekarang, jadi aku meletakkan tanganku di bahu Asia dan
memberitahunya. Sembari memasang senyum.
“Biarpun itu masalahnya, wanita itu akan bisa hidup seorang
diri. Lihat, dia berhasil membangun tubuh yang bisa menghancurkan lawan
lawannya. Mari menyerah pada Dine-chan itu. Tunggu, siapa Dine-chan itu
sebenarnya!? Jangan beri dia nama! Selain itu, yang mana yang Dine-chan?”
“Hei, bocah! Dine-chan sedang dalam krisis! Dia baru
menerima seoi-nage (lemparan bahu dalam judo).”
“Zatooooooooooooooji! Tutup mulutmuuuuuu!”
“Haa.....oke. Mari kita pindah ke tempat lain. Kalau terus
begini kita tak akan ada kemajuan.”
Buchou mengatakan itu sambil mendesah.
Seperti ini kami menyerah pada Dine-chan, dan berpindah ke
tempat lain.
Bagian 6
“Sprite Dragon (Naga halilintar-biru)?”
Zatooji mengangguk pada pertanyaanku.
“Ya, Sprite Dragon. Seperti namanya, dia adalah Naga yang
menggunakan halilintar biru.”
Kami berpindah dari adegan pertarungan Undine dan kami
diberitahu tentang Naga yang langka sembari berjalan.
Katanya, saat ini ada Naga super langka yang terbang ke
bagian terdalam hutan. Zatooji-san menanyai kami mungkin akan bagus untuk
menangkap itu.
Tapi, kami diperkenalkan pada Naga boss akhir yang terlihat
mengerikan bernama Tiamat sebelumnya. Aku mulai bergidik karena nama
menakutkannya.
“Apa Naga itu, super kuat?”
Saat aku bertanya dengan gemetaran, Zatooji-san tersenyum.
“Saat ini dia masih bayi. Kalau kalian mau menangkapnya,
sekaranglah saatnya. Kalian pasti tak akan bisa menangkapnya kalau dia sudah
dewasa. Dia memang tak sekuat Dragon-King, tapi dia memiliki peringkat top
diantara para Naga.”
Bayi Naga. Mungkin kami akan bisa menangkapnya? Hmm, ini
jadi membuat aku cemas. Naga kelas top. Aku juga memiliki kekuatan Sekiryuutei,
jadi kecocokan kami mungkin bagus. Lebih dari itu dia adalah ‘Naga’! Terdengar
kuat dan keren.
Tapi, aku lebih suka Familiar tipe-wanita............Hmm,
itu jadi membuatku berpikir keras! Amat sangat keras! Oppai atau Naga!
Ketika aku tengah berpikir dengan serius, Zatooji-san
membuat suara keras sambil berkata “Owa!”. Saat aku melihat apa yang sedang
terjadi...........
Sisik yang bersinar biru........
Makhluk menyerupai Naga yang seukuran elang tengah
bertengger di cabang pohon.
“Sprite Dragon! Itu dia!”
Zatooji-san nampak sangat bersemangat.
......Oh.....oooooooo! I-Itu Naga!? Wow, kali pertama
melihat Naga sungguhan! Dia kecil, tapi terlihat hebat. Matanya juga sangat
indah.
“Sprite Dragon. Ini juga kali pertama aku melihatnya.
Sisiknya indah sekali. Dia bersinar biru seperti berlian biru.”
Buchou melihatnya seolah sedang tersentuh. Jadi ini juga
kali pertama Buchou melihatnya. Dia pasti sangat langka. Sudah kuputuskan!
Familiar manis memang bagus, namun Naga langka juga akan sangat bagus! Jadi aku
memilihmu! (Parodi dari kutipan Pokemon).
-Kemudian itu terjadi saat aku memutuskan pilihanku.
“Kyaa!”
Teriakan Asia! Saat aku menoleh.......
Benda lengket tengah menyerang Asia!
“I-Ini!”
Teriakan Buchou! Oh, ada benda lengket pada Buchou juga!
Saat aku melihat, semua gadis tengah diserang oleh benda
benda lengket.
FALL! SPLASH!
Jelly lengket tengah jatuh dari langit. Apa dia jatuh dari
pohon? Jelly itu bergerak! Benda hidup? Makhluk? Apa dia hidup!?
“Slime.”
Kiba mengatakan itu. jadi mereka slime! Aku mengetahuinya
dari Game!
Tunggu! Itu beracun, kan!? Aku memikirkan firasat berbahaya
seperti itu, namun dalam sekejap berikutnya pikiran itu menghilang.
“Pa.....pakaianku meleleh.”
Seperti yang Asia teriakkan, makhluk seperti jelly itu mulai
melelehkan seragam para gadis!
Semua seragam para gadis meleleh dan pakaian dalam mereka
terekspos!
Buu! Aku mulai mimisan! Sungguh perubahan situasi yang
menakjubkan!
Serangan slime tak berhenti, dan itu mulai melelehkan
pakaian dalam mereka juga! Uooooooo! Pemandangan yang tak bisa kulepaskan dari
pandanganku tengah berlangsung di hadapanku!
HIT!
Koneko-chan memukulku sembari menyembunyikan bagian
pribadinya!
“Gufu!”
“........Tolong jangan melihat.”
Bi-Biarpun kamu mengatakan itu........slime itu mungkin
berbahaya........Ah, aku juga melihat Buchou dan Asia dan Akeno-san juga.
Simpan ke otakku. Simpan ke otakku.
Kiba nampaknya merasa tak enak, jadi dia membuang wajahnya.
Kamu benar benar gentleman. Aku akan melihat, tanpa menahan diri.
Kemudian sesuatu yang nampak seperti tentakel muncul dari
cabang pohon dan mulai melilit para gadis!
“Ti-Tidaaaaaak!”
Asia berteriak. Tentakel melilit kaki Asia dan mulai menjalar
ke atas. Ia masuk ke dalam pakaian robeknya dan mulai bergerak. Kaki Asia!
Oppai! Pantat! Semuanya tengah dipermainkan!
Saat aku melihat, Buchou dan yang lainnya juga tengah
mendapati bagian penting mereka dililit oleh tentakel. T-Tapi biarpun tak sopan
ini tetap saja situasi yang menakjubkan! Zatooji-san yang juga tengah melihat
dengan seksama nampaknya mimisan.
“Yang satu ini tak punya nama, dan itu slime yang melelehkan
pakaian. Dan juga hanya tentakel biasa. Makhluk makhluk ini sering bekerja bersama
untuk menyerang mangsa mereka. Biarpun mereka disebut monster, slime hanya
menyerang pakaian dan tentakel hanya memakan keringat wanita jadi mereka tak
berbahaya......”
---!
......A......pa!? Aku tak bisa mempercayai telingaku. Slime
yang melelehkan pakaian? Tentakel yang memakan keringat wanita?
“Itu bukan slime dan tentakel langka, dan mereka hanya
gangguan kecil saat kamu mengeksplorasi hutan. Cara terbaik menyingkirkan
mereka adalah dengan api—“
“Buchou, aku akan jadikan slime dan tentakel ini familiarku!
Melelehkan pakaian! Memakan keringat wanita! Merekalah yang telah kucari selama
ini!”
Aku menyatakan itu dengan mata berbinar sembari memotong
penjelasan Zatooji.
Fufufu. Ketemu dia. Aku akhirnya menemukannya! Familiarku!
Buchou mendesah sembari membakar slime dan tentakel dengan api. Tidaaaaaaak,
slime-chan dan tentakel-chan kuuuuuuuuuuuu! Mereka sedang dibakaaaaaaaaaaaar!
“Kamu tahu, Ise. Familiar itu sangat penting bagi Iblis.
Pikirkanlah baik baik.”
“Aku paham.”
Aku menutup mataku dan mulai berpikir.
...............
“Seperti dugaanku, akan kujadikan mereka familiarku!”
“Ise, baru tiga detik berlalu sejak kamu mulai berpikir.”
Di samping Buchou, Akeno-san sedang membakar slime dan
tentakel! Aaaaaaah! Familiar-chan ku sedang dikirim ke surga! Mereka sedang
dibakar hidup hidup!
Koneko-chan juga sedang merobek tentakel dan membuang mereka
seolah dia memandang mereka sebagai hama.
Tolong jangan lakukan itu! Jangan usik tentakel-chan ku!
“Minggirlah Ise. Kamu harus membakar makhluk tak berguna
ini. Kamu menghalangiku.”
Buchou tak punya simpati! Dia kejam!
“Mana bisa! Mana bisa! Aku akan menjadikan slime dan
tentakel ini sebagai familiarku!”
Aku menggeleng kepalaku sembari melindungi slime dan
tentakel yang masih melilit Asia.
“Aku akan melindungi makhluk makhluk ini dengan nyawaku!
Makhluk makhluk ini adalah rekan rekan pentingku! Teman! Familiar adalah teman
kita! Mereka adalah rekanku, Buchou!”
Familiar mesum seperti makhluk makhluk ini! Aku takkan
pernah mendapat kesempatan untuk menangkap mereka!
“Merekalah makhluk yang aku cari! Aku ingin mencapai puncak
dengan makhluk makhluk ini! Aku ingin mengincar posisi tertinggi!”
Makhluk makhluk ini pasti akan berguna saat membuat harem! Sudah
jelas kalau mereka akan menjadi berguna dalam banyak situasi erotis!
“Ise-san, Umm......kamu sedang memelukku......”
Asia memasang wajah merah. Tahanlah sebentar, Asia. Aku
ingin melindungi slime dan tentakel ini. Ada hal hal yang aku harus lindungi!
“Hiks, Surataro........Shukushumaru.......partner
pentingku.......aku pasti akan melindungi kalian.......”
Aku memeluk mereka dengan lembut bersama Asia sembari
meneteskan air mata.
“Ara ara, sepertinya dia sudah memberi mereka nama.”
Akeno-san mengatakan itu dengan ceria. Ya, aku sudah menamai
mereka!
“.......Ini kali pertama aku melihat Iblis yang menyukai
slime dan tentakel sampai seperti ini.......kau benar benar mengejutkanku.
Dunia ini sangat besar, bukan begitu Gremory-san?”
Zatooji-san mengatakan itu dengan ekspresi sangat
tercengang.
“Maaf.......anak ini sangat jujur pada hasratnya, jadi dia
tak bisa berpikir dengan jernih........”
Buchou memasang ekspresi sedih. Seolah dia tengah memandang
sesuatu yang malang.
Hiks. Aku tak mau pulang sampai aku menjadikan mereka
familiarku!
Aku takkan bergerak meski hanya satu inchi, dan aku
mendengar sesuatu terbang ke arah sini. Saat aku melihat.........terdapat bayi
Naga bersisik biru mengambang di udara. Sprite Dragon. Sejak kapan dia datang
kemari?
BUZZ BUZZ
Halilintar biru mulai mengalir sepanjang tubuh bayi Naga.
........Eh? Jangan jangan itu.........
SHOCK SHOCK SHOCK SHOCK SHOCK SHOCK SHOCK
Tanpa waktu untuk menghindarinya, listrik bertegangan tinggi
mengalir sepanjang tubuhku!
Agggggggggggggggggggggggggggggggggh!
.......seluruh tubuhku disetrum.......kalau ini film kartun,
aku yakin kalau kerangkaku pasti kelihatan........
“U-Umm, Ise-san.......? Kamu tak apa apa?”
.......Asia yang tengah memelukku nampaknya baik baik
saja.........apa apaan itu........
“Sprite Dragon hanya memberi serangan listrik bagi mereka
yang dia anggap musuhnya. Jadi dia pasti berpikir kalau gadis itu bukan
musuhnya.”
Zatooji-san dengan tubuh gosong di sampingku menjelaskan itu
padaku. Kau juga disetrum olehnya, tahu! Tunggu, dari penjelasan yang baru kau
berikan sudah jelas kalau dia memandang aku dan kamu sebagai musuhnya! Kiba
juga sedikit gosong. Dia tersenyum tapi aku bisa merasakan kalau dia ingin
membunuh Naga itu.
Haa! Saat aku melihat, slime dan tentakel yang berada di
tubuh Asia berubah jadi abu! Mustahil! Rekan rekanku! Familiar-chanku!
“Surataroooooooooooo! Shukushumaruuuuuuuuuuuu!
Uwaaaaaaaaaaaaah!”
Aku berteriak sembari memeluk mayat mereka! Kenapa begini
jadinya! Dunia ini tidak adil!
“Sepertinya dia menyerang slime dan tentakel yang sedang
menyerang Asia. Mungkin Naga ini jantan. Kudengar Naga jantan juga tertarik
pada betina dari jenis lain.”
Buchou mengatakan itu sembari menepuk nepuk kepala bayi
Naga. Naga itu benar benar jujur pada perasaannya.
Namun ini kejam. Surataro dan Shukushumaru ku.........telah
tiada........
Aku merasa shock! Sial! Jadi dia Naga dan dia mesum! Karena
itu para gadis tak terluka dan dia juga menyerang Kiba! .........Sebenarnya
good job sudah membuat Kiba jadi hitam! Tapi aku masih tak bisa memaafkanmu!
Surataro dan Shukushumaru memang mesum tapi mereka tidak jahat! Mungkin! Mereka
menjalani kehidupan mereka dengan serius!
Aku menyeka air mataku dan bangkit. Aku kemudian berdiri di
depan bayi Naga.
“........Surataro dan Shukushumaru. Mereka semua orang orang
baik.........rekan rekan nomor 1 ku.........dan kau mengubah mereka menjadi
abu............”
Aku mulai bergetar dalam kemarahan. Ya, aku takkan
mengampunimu! Akulah yang akan membalaskan dendam mereka!
“Gaa!”
Bayi Naga hanya mendesah.
SNAP!
Sesuatu di dalamku membuat suara dan aku tersentak. Aura
sunyi mulai menyelimuti tubuhku. Bahkan para anggota yang lain terdorong mundur
karena intensitas abnormal.
“......Aku kesal sekarang. Sprite Dragooooooooooon!”
Sembari memancarkan aura deras, aku mengacungkan tinjuku ke
arahnya. Pepohonan disekitar sini mulai membuat suara karena auraku.
“Hebat. Denyut kekuatan Iblis kuat yang belum pernah
kurasakan sebelumnya! Ise-kun masih memiliki kekuatan yang tertidur di dalam
dirinya. Aku tak pernah menduga itu akan bangkit karena hal seperti ini!”
“Aura luar biasa! Ise, kenapa tak kamu gunakan kekuatan itu
untuk hal yang lebih berguna!”
Akeno-san dan Buchou nampak terkejut namun juga tercengang.
Maafkan aku kedua Onee-sama ku. Dengan dirampasnya hasrat dan keserakahanku,
amarahku telah membangkitkanku.
“Keserakahan mesum dan hasrat murni yang berkaitan dengan
seks. Saat kedua hal itu dirampas darinya, kemarahan telah mendorong Ise-kun.”
Kiba mencoba menganalisa situasi dengan tenang. Itu benar
Casanova! Tak seorangpun bisa menghentikan amarahku!
“.........Itu hanya super mesum yang sedang jengkel.”
Itu benar Koneko-chan! Jawabanmulah yang paling akurat!
Sprite Dragon! Aku takkan memaafkanmu! Slime yang melelehkan
pakaian, Surataro! Tentakel yang memakan keringat wanita, Shukushumaru!
Makhluk makhluk yang kucintai pada pandangan pertama. Namun
kau.......
Bahkan Buchou dan Akeno-san tak bisa menghentikanku
sekarang! Tolong jangan kemari dan menghentikanku! Bagi laki laki! Ada hal yang
laki laki harus lakukan!
“Terkuat! Tak terkalahkan! Kekuatan Nagaku yang dikatakan
yang terkuat di dunia ini! Terimalah kekuatan ini dengan tubuhmu sendiri dan
musnahlah!”
Aku mengucapkan kutipan yang dipakai oleh Raiser Phenex, dan
menggerakkan tanganku yang tertutupi kekuatan Iblis ke arah Naga........
PELUK.
“Jangan ganggu dia.”
Asia mengatakan itu seolah menasehatiku sambil memeluk si
bayi Naga.
........Aku menghentikan tinjuku sebelum mencapai si bayi
Naga.
......Hiks. Kalau Asia yang seperti adik perempuanku
mengatakan itu padaku, maka aku takkan bisa lakukan apa apa........
Aku tengah memelototi si Naga, namun sepertinya dia sangat
menyukai Asia dan mulai bermanja dengannya.
“Kudengar Sprite Dragon hanya membuka dirinya pada orang
orang berhati murni. Sepertinya dia menyukai gadis itu.”
Zatooji-san menjelaskan. Jadi itu artinya dia sudah menyukai
Asia. Yah, Asia memang memiliki hati murni. Dia adalah gadis yang baik hati.
“Sepertinya ini kekalahan Ise.”
Buchou tengah tersenyum sembari meletakkan tangannya di
bahuku.
Haa.........kekuatan Iblisku menghilang dan aku menarik
nafas panjang.
“U-Umm, bisakah aku menjadikan Naga ini familiarku?”
Tanya Asia.
“Kurasa itu bergantung pada Ise. Bagaimana menurutmu, Ise?”
Buchou menanyaiku. Semua orang memandangku. Uu, sepertinya
aku yang jahat disini. Tidak, akulah penjahatnya. Aku menjadi gila lantaran
hasrat seksualku. Itu bukan salah si Naga. Justru dia menolong Asia yang sedang
diserang oleh slime dan tentakel........
“Ya, akan kubiarkan Asia yang memutuskan.”
Surataro, Shukushumaru, aku tak bisa membalaskan dendam
kalian. Aku meneteskan air mata penyesalan.
Bagian 7
“.......Dengan nama A-Asia Argento, aku memerintahkanmu!
K-Kamu akan menjadi familiarku dan merespon kontrakku!”
Kami kembali ke pintu masuk hutan. Asia membuka lingkaran
sihir hijau di depan kami. Sprite Dragon terletak di tengah tengah lingkaran
sihir, dan upacara kontrak diantara Asia dan familiar tengah berlangsung.
Tentu saja, karena Asia masih pemula, Akeno-san
mensupportnya. Namun nampaknya upacara berjalan dengan mulus. Akeno-san juga
nampak lega. Asia sangat berbakat dalam menjadi iblis, tak seperti aku.
“Normalnya Sprite Dragon adalah Naga yang tak membuat sumpah
dengan Iblis, namun sepertinya gadis itu memiliki hati murni. Hal seperti ini
belum pernah terjadi sebelumnya, namun nampaknya upacara kontrak akan selesai
dengan aman.”
Zatooji-san mengatakan itu.
Hmm, jadi Asia sudah berhasil menangkap Naga langka dengan
cara langka huh. Dia benar benar hebat.
Cahaya dari lingkaran sihir perlahan mulai kehilangan
cahayanya. Karena kontrak telah selesai, bayi Naga terbang ke Asia dan mulai
bermain bersamanya.
“Ufufu, kamu menggelitikku. Rase-kun.”
“Rase?”
Saat aku menjadi curiga pada sesuatu yang nampaknya nama
Bayi naga itu, Asia menjawabku.
“Ya. Dia adalah Naga yang memakai “Raigeki” (Halilintar) dan
aku juga memakai nama Ise-san. Biarpun dia memakai halilintar, aku ingin dia
menjadi ceria seperti Ise-san........apa tidak apa apa?”
“Tidak, tak masalah...........Yah, siapa peduli. Mari
mengakrabkan diri Rase—“
Saat aku mencoba mendekatinya, tubuhnya mulai bersinar
biru.........
BUZZ! SHOCK! SHOCK! SHOCK! SHOCK! SHOCK! SHOCK! SHOCK!
“Agaaaaaaaaaaaah, Gggggggggggggga!”
........Gough......U-Umm, Rase-kun aku penasaran kenapa
hanya aku yang menerima kejutan listrik......
“Aku lupa menyebutkan, tapi Naga jantan benci pejantan dari
jenis yang lain.”
Zatooji-san yang nampak gosong memberikan informasi
tambahan. Di belakangnya, Kiba juga menjadi gosong sembari memasang senyum
menyegarkan.
Jadi kalau itu laki laki, mereka semua sama bagimu Rase-san?
“Rase agak nakal.”
Dia sangat nakal, Buchou.......
“Ufufu. Bagian dimana dia benci laki laki, dia mirip dengan
Ise-kun.”
Oh, jadi maksudmu dia membenci gender yang sama, benar
Akeno-san......?
“..........Sudah kuduga, aku lebih suka Surataro dan
Shukushumaru..........”
Biarpun aku menyesal seperti itu, mereka tak akan kembali.
Hiks, kenapa kalian meninggalkanku dan mati!?
“.........Orang mesum mati saja.”
Ya, tepat seperti yang kamu katakan Koneko-sama.
Sepertinya jalanku untuk menangkap familiarku masih sangat
jauh.
Yah, asal Asia sudah berhasil menangkap familiarnya, maka
ini adalah “Good End”.
Life 3 : Kenangan Tentang Oppai
MIIN-MIIN. Saat ini permulaan musim panas. Diluar tonggeret
mengerik dengan keras. Aku tengah duduk di sisi jendela ruang klub melihat ke
luar jendela. Hari ini aku menatap keluar dengan wajah lesu.
“Ise sedang apa kamu?”
PELUK
Orang yang datang memelukku dari belakang adalah Buchou.
Biasanya aku akan mengatakan “Owa! Bu-Buchou! Aku akan kena masalah kalau kamu
memelukku tiba tiba karena sensasi oppaimu yang kurasakan di punggungku!”. Tapi
diriku yang sekarang........Cuma bisa mendesah dalam.
“......Ada apa? Ini tidak seperti kamu yang biasanya.”
Buchou meletakkan wajahnya di bahuku dan bertanya dengan
suara ragu. Dia sepertinya merasa bosan karena aku tak meresponnya.
“Maaf Buchou. Aku hanya sedang memikirkan masa laluku
sedikit.”
“Masa lalu?”
“Ya.”
Ya, perpisahan menyedihkan yang kualami saat masih duduk di
bangku Sekolah Dasar.
“Saat aku masih anak anak, aku kehilangan hal berharga di
musim ini pada tahun itu.”
Aku memandang keluar dengan tatapan sedih. Buchou menyadari
ada atmosfir aneh padaku jadi dia nampak bingung. Dia mengecup lembut pipiku
sambil berkata.
“Ceritakan saja. Aku pasti akan mendengarkannya.”
“Oke. Aku ingin semua orang disini mendengarnya juga.”
“Kamu yakin? Oke, semuanya berkumpul!”
Semua anggota klub berkumpul oleh instruksi Buchou.
“Ada apa?”
Asia memiringkan lehernya.
“Ara ara. Soal apa ya?”
“........Aku jadi tertarik.”
Akeno-san dan Koneko-chan.
“Masa lalu Ise-kun? Aku ingin mendengar kekhawatirannya
sebagai temannya.”
“Apa hal semacam ini juga bagian dari kegiatan klub? Aku tak
memahami budaya orang Jepang.”
Kiba dan Xenovia juga berkumpul. Semua orang duduk
mengelilingiku. Mereka semua nampak curiga karena melihat wajah pucatku.
Kemudian aku menceritakan mereka kisah yang sudah lama.
Saat aku masih berumur 7 tahun..........ada tempat yang
kukunjungi kapanpun aku pulang sekolah. Taman di dekat rumahku. Disana Occhan
(paman) yang mengadakan pertunjukan cerita bergambar datang kesana. Aku selalu
menantikan pertunjukan cerita bergambar Occhan. Occhan membunyikan bel sebagai
permulaan cerita. Ada sedikit penonton. Semuanya masih anak anak. Kadang malah
hanya aku saja. Meski begitu Occhan menampilkan pertunjukannya dengan bagus.
Aku menyayangi Occhan.
“Pada zaman dahulu kala. Di suatu tempat kakek dan nenek
tinggal disana. Pada suatu hari si kakek pergi ke gunung untuk berladang. Nenek
pergi ke sungai untuk mencuci. Ketika nenek tengah mencuci di sungai.......”
Aku menunggu kelanjutan ceritanya dengan jantung berdegup
kencang. Occhan berganti ke gambar berikutnya sambil melihatku dengan senyuman.
“Sebuah Oppai hanyut.”
Aku yang masih kecil sangat senang melihat rincian gambar
Oppai yang dilukis di seluruh kertas dan terlihat begitu nyata. Ya. Kupikir aku
ingin meremas oppai seperti itu. Aku sangat mengagumi gambar terperinci yang
dilukis oleh Occhan.
“Donbura-ko. Bain bain. Donbura-ko. Bain bain. Dilihat
seperti apapun, itu adalah payudara raksasa yang lebih besar dari G-cup.
Ukurannya. Bentuknya. Itu adalah payudara terbaik yang pernah ada.”
Jantungku berdegup kencang mendengar cerita tentang oppai
pada zaman dahulu selagi aku makan puding berbentuk oppai. Oni yang dikalahkan
oleh Oppai. Kakek tua yang bahagia oleh oppai. Pria muda yang menerima hukuman
langit melalui Oppai. Anjing yang menggali oppai. Mendengarkan cerita oppai
pada zaman dahulu kala, aku mempelajari tentang dunia. Aku bertanya pada Occhan
yang bersiap untuk pulang setelah menyelesaikan pertunjukan.
“Apa Occhan juga sudah meremas oppai?”
Occhan menjawab pertanyaanku dengan tersenyum.
“Ya, aku sudah meremasnya. Dan sudah berkali kali. Nak,
oppai bukan hanya untuk diremas, kamu juga bisa menghisapnya.”
“........Eh? Tapi bukankah hanya bayi yang melakukan hal
itu?”
Aku yang masih kecil, berpikir kalau oppai hanya untuk
diremas. Ternyata aku salah.
“Nak, kamu takkan memahaminya karena kamu masih kecil. Kamu
akan memahaminya kalau sudah dewasa nanti. Hasrat untuk menghisapnya. Setiap
pria dewasa pasti menjalani kesehariannya sambil bertarung melawan hasrat itu.”
Waktu itu aku tak memahami apa maksud ucapan Occhan. Tapi
aku paham kalau Occhan baru saja mengatakan sesuatu yang keren.
“Dengar nak, kamu menghisapnya seperti ini.”
Occhan mulai menghisap puding oppai dari pucuknya. Pudding
kemudian lenyap kedalam mulut Occhan dalam sekejap.
“He........Hebat!”
Jantungku sebagai anak kecil bersorak melihat adegan itu.
“Nih. Akan kuberikan sisa puding oppai ini. Berlatihlah di
rumah.”
Occhan mengatakannya seolah mengajari penerusnya. Aku
membawa pulang puding oppai dan berlatih menghisapnya dengan keras sambil
sembunyi sembunyi dari orang tuaku. Tapi aku tak bisa menghisapnya seperti
Occhan. Aku mulai menyadari betapa hebatnya Occhan kapanpun aku gagal
melakukannya.
Pada suatu hari di musim panas. Aku sedang mengayuh sepedaku ke taman yang biasa dengan hati girang. Hari ini adalah hari cerita baru! Occhan menulis cerita baru tentang oppai! Apalagi ceritanya kali ini!? Cerita bahagia? Cerita sedih? Apa Oppai kali ini lebih besar lagi? Atau lebih kecil? Aku tak bisa menghentikan rasa girang dalam hatiku. Hal yang muncul dalam pandanganku setelah sampai di taman adalah.........
“Cepat, ikut kami! Astaga, menunjukkan hal semacam ini pada
anak kecil di siang bolong!”
Itu adalah Occhan yang ditangkap polisi. Tak mungkin! Kenapa
Occhan.......? Dia tak melakukan hal hal jahat! Bagiku yang masih kecil, Occhan
adalah segalanya bagiku. Aku menghambur ke sisi Occhan yang tengah dibawa
pergi.
“Occhan! Occhan! Kenapa! Kenapa!”
Aku ditangkap polisi yang lain dan aku tak bisa
menyelamatkan Occhan!
“Jangan! Kamu tak boleh dekat dekat dia! Dia orang jahat
yang menunjukkan hal tak sepantasnya pada kalian anak anak!”
“Occhan tidak jahat! Occhan mengajariku tentang Oppai!
Occhan! Occhan! Oppai! Oppai!”
Aku berteriak sambil menangis. Aku telah diajari banyak hal
oleh Occhan. Dia tidak jahat. Dia hanya orang mesum. Occhan tersenyum padaku
dan berbicara pelan.
“Nak, suatu hari nanti remaslah Oppai, lalu hisaplah.”
Itulah kata kata terakhir Occhan.
“Oy, bicara apa kau pada anak kecil!? Cepat, segera ikut
kami!”
“Occhan! Occhan! Cerita barunya!? Bagaimana dengan cerita
barunya!?”
Occhan dibawa pergi dengan paksa. Aku hanya bisa melotot
pada para polisi yang membawa pergi Occhan. Aku tak bisa mendengarkan cerita
barunya. Cerita macam apa itu? Aku menjadi frustasi memikirkan hal itu.
Kembalikan Occhan padaku! Kembalikan Oppai padaku! ...........Di taman dimana
tonggeret tengah berderik di musim panas. Aku............aku kehilangan sesuatu
yang berharga.
“..........Jadi begitu rupanya.”
Masa laluku. Kurasa sangat tragis. Aku kehilangan Occhanku
yang berharga. Aku, yang merasa lesu, mengedarkan pandanganku ke arah semua
orang. Semua orang memasang wajah tak percaya. Absurd.........aku jadi shock
melihat reaksi semua orang. Tak peduli bagaimana kalian memikirkannya, itu
cerita yang akan membuatmu menangis sampai gila! Hanya Asia saja yang nampaknya
tak paham sama sekali dan memasang wajah penuh pertanyaan.........
“Ara ara. Jadi hasrat Ise-kun untuk berhubungan seks datang
dari sana.”
Akeno-san tersenyum kalem.
“Ya. Aku bingung bagaimana harus bereaksi. Selain itu, orang
itu ditangkap karena dia seorang hentai.”
Kiba tersenyum pahit. Bukan! Occhan bukan seorang hentai!
Dia adalah Dewa!
“.........Aku jadi tak memahami orang orang Jepang.”
Xenovia mengangkat bahunya dan bangkit dari kursi.
“Tidak, Xenovia. Itu tak sopan bagi orang orang Jepang lain.
Pada dasarnya orang Jepang bukan orang orang tak berguna seperti itu........”
Kiba mencoba membelaku. Tapi apa aku memang tak berguna?
“...........Laki laki yang menceritakan hal tak senonoh pada
anak kecil............hentai sejati. Cerita terburuk yang pernah ada.”
Koneko-chan dengan mata setengah terbuka bangkit dari
kursinya.
“Ada apa dengan reaksi kalian!? Aku yang sekarang ada berkat
Occhan!”
Aku mengatakannya dengan mata meruncing. Buchou meletakkan
kepalaku ke dadanya dan memeluk kepalaku sambil menenangkanku.
“Aku tahu, Ise. Orang yang sudah membentuk “kamu” adalah
laki laki itu. Tapi kupikir takkan apa apa kalau kamu menceritakannya secara
gentleman.”
“Tapi aku tak bisa membayangkan Ise-kun yang tidak ecchi.
Itulah Ise-kun kalau dia menatap wanita dengan tatapan mesum.”
“Ya, kamu benar Akeno. Ise yang tidak tertarik dengan
payudara wanita bukanlah Ise. Saat aku melihat Ise menatap dadaku membuatku
berpikir “Berarti anak ini sehat sehat saja hari ini” dan aku bisa merasa
lega.”
Buchou dan Akeno-san sepertinya sedang membicarakan diriku.
Apa mataku semesum itu!? Aku memang sangat menikmati hidupku dengan menatap
payudara Buchou dan Akeno-san!
“..........Senpai yang bukan Do-sukebe...........”
Koneko-chan memiringkan kepalanya sambil memasang wajah
serius! Eh!? Aku yang tidak mesum itu sulit dibayangkan!? Tunggu! Bahkan aku
tak bisa membayangkannya! Wasiat Occhanlah yang membuatku bisa menikmati
sensasi payudara Buchou dengan wajah seperti ini!? Sial! Payudara Buchou adalah
yang terbaik!
Di sore hari. Sepanjang jalan pulang sekolah. Buchou dan
Asia tengah berjalan di kedua sisiku. Karena kami tinggal serumah, kami pulang
bersama. Sepertinya hari ini adalah hari terburuk. Aku menceritakan masa laluku
namun tak seorangpun bersimpati padaku. Ya sudahlah! Kenangan Occhan hanya
milikku saja!
“........Buchou-san. Ise-san sepertinya sedang bersusah
hati.”
“Asia. Di saat seperti ini lebih baik biarkan saja dia
sendiri.”
Mereka berdua nampaknya mengatakan sesuatu, tapi siapa
peduli. Aku harus apa saat ini setelah kenangan berhargaku ditertawakan? Aku
berjalan sepanjang jalan dengan perasaan tak menentu. Kemudian aku mendengar
suara nostalgia “itu”.
RING RING.......! Kemudian aku menoleh ke arah datangnya
suara. Aku tahu kalau mataku terbuka lebar karena aku terkejut. 10
tahun............Ya, 10 tahun.
RING RING. Itu adalah bel permulaan cerita. Aku melihat laki
laki familiar tengah mempersiapkan pertunjukan di taman yang kulewati.
“........!”
Saat aku menyadarinya, aku berjalan menuju arah laki laki
itu. Itu memang dia. Wajah itu. Dia terlihat lebih tua namun mataku tidak
salah!
“Apa itu anda Occhan.........?”
Aku bertanya kikuk pada si laki laki tua. Laki laki itu
menyadariku. Dia menatap wajahku beberapa saat dan kemudian tersenyum padaku.
“Kamu.........begitu. Aku segera mengenalimu. Kamu tambah
besar rupanya, nak.”
Ah.........dia..........memang dia...........!
“Occhan, anda masih hidup?”
Sungguh reuni yang emosional! Aku belum melihatnya sejak
hari itu! Maksudku dia memang mengingatku saat aku sudah sebesar ini! Ada air
mata jatuh di pelupuk mataku karena aku begitu bahagia! Occhan keriputmu jadi
bertambah banyak........
“Ya, berkat kamu. Berapa tahun sudah berlalu? Sekitar 10
tahun? Hahaha. Nak, kamu sudah tambah besar. Apa kamu sudah meremas oppai?”
......! Aku mungkin sudah menunggu pertanyaan ini selama 10
tahun! Saat aku berpikir seperti itu, ada air mata jatuh mengalir di pipiku. Kemudian
aku mengangguk sambil tersenyum. Lagi dan lagi.
“Ya. Aku meremasnya! Aku meremasnya! Oppai sangat luar
biasa! Orang ini adalah oppai pertamaku!”
Kemudian aku memperkenalkan Buchou yang datang setelahku.
Buchou nampak bingung bagaimana harus bereaksi. Tapi biarkan aku hari ini saja.
Mendengar itu, Occhan mengangguk seolah ia puas.
“Begitukah? Aku senang. Jadi anak itu sudah punya kekasih
setelah 10 tahun. Kekasih dengan oppai yang menakjubkan memang. Kamu harus
meremasnya selagi kamu masih muda. Terus bagaimana? Apa kamu paham apa yang
kubicarakan saat itu? Kamu ingin menghisap oppai kan?”
“Ya! Aku ingin menghisapnya! Occhan! Aku ingin menghisap
oppai!”
Occhan tersenyum lebar setelah aku mengatakan itu.
“Nak. Apa kamu ingin melihat pertunjukan bergambar yang tak
bisa kamu tonton waktu itu?”
Yang dia keluarkan dari sepedanya adalah.........kelanjutan
“impian”ku yang tak bisa kutonton hari itu. Harapanku yang tak bisa terkabul di
hari musim panas itu. Aku menyeka air mataku dan menjawabnya dengan senyuman
lebar.
“Ya!”
RING RING. Bel yang memulai pertunjukan. Ya. Kelanjutan dari
hari itu.
“Kemudian ini adalah awal dari “Oppai membawa kakek tua”.
Pada zaman dahulu kala, di suatu tempat, terdapat kakek tua yang menggali
oppai...........”
Seperti 10 tahun lalu, aku memegang puding oppai di
tanganku. Aku duduk di tanah sambil mendengarkan. Ada juga percakapan dari dua
orang di belakangku. Aku ingin mereka berdua ikut mendengar juga.
“Umm Buchou-san........? Kita harus apa..........?”
“Asia. Biarkan saja dia seperti ini. Tapi kalau Koneko ada
disini, dia pasti akan berkata..........Koneko? kamu ada disini?”
“..........Dia yang terburuk.”
Aku hanya mengabaikan kata kata kasar padaku itu, dan aku
mendengarkan cerita si kakek tua tentang payudara.
Life 4 : Oppai dari Tenis
Bagian 1
Halo semuanya. Musim panas ini terasa panas sekali.
Saat ini aku sedang menatap kamus. Hmm........dalam sekali.
Hal yang sedang aku cari benar benar memiliki makna yang dalam.
“Ise-san, apa yang sedang kamu cari?”
Asia datang ke sampingku dan menatap kamus.
“Ya, aku sedang mencari asal muasal kata [Oppai].”
“........O-Oppai...........”
Asia nampaknya bingung bagaimana harus merespon, tapi aku
serius. Hal ini selalu menggangguku.
-Oppai.
Ia memiliki bunyi yang manis. Kupikir orang Jepang yang
mengucapkan kata ini harus dicatat dalam sejarah. Tak ada banyak kata yang bisa
memahami hati laki laki. Satu satunya kata indah yang kuketahui yang bisa
menstimulasi hatiku adalah ‘Oppai’ dan ‘Payudara mentah’.
Aku ingin tahu kenapa orang Jepang mulai menyebut payudara
wanita ‘Oppai’ sehingga aku mencari alasannya.
“......Ada banyak teori. Teori dimana ‘Oh lezat’ berubah
menjadi oppai. Teori dimana orang Korea kuno pernah menyebut hal hal yang
kalian isap sebagai ‘ppai’. Jadi orang orang mulai berpikir “Mungkin itulah
asal muasalnya”. Yang memiliki kemungkinan tertinggi adalah yang pertama.
Bagaimana menurutmu, Asia?”
“Bi-Biarpun kamu mengatakan itu........kupikir oppai adalah
sesuatu yang lezat bagi bayi. Karena itu mungkin teori ‘oh lezat’?”
Hah? Bukankah ini sama saja pelecehan seksual? Y-Yah,
kesampingkan itu dulu.
-Tapi aku berpikir kalau oppai adalah sesuatu yang lezat
untuk semua laki laki segala usia!
Aku hendak mengatakan itu, tapi menghentikan diriku. Ini
gawat. Aku tak seharusnya mengajarkan hal hal aneh pada Asia yang sangat
mempercayaiku. Aku harus mengubah topik!
“Buchou lama sekali pergi ke ruang OSIS.”
Aku mengubah topik. Dan kemudian.........
“Buchou dan Kaichou mungkin sedang mendiskusikan sesuatu
dengan serius. Ngomong ngomong Ise-kun dan Asia-chan apa kalian mau teh hijau?”
Akeno-san menuangkan teh untuk aku dan Asia.
Semua anggota Klub Penelitian Ilmu Gaib tengah menanti
kembalinya Buchou semenjak dia pergi ke ruang OSIS.
“Oute (skakmat dalam Shogi). Aku menang.”
“Muu, aku tak punya pilihan lagi. Sepertinya ini
kekalahanku.”
Kiba dan Xenovia tengah bermain shogi di meja terdekat.
“.......Dengan ini, Xenovia kalah lima kali berturut turut.”
Seorang yang sedang menyaksikan Game mereka adalah
Koneko-chan.
“Apa kamu juga mau teh Gasper-kun?”
Akeno-san berbicara pada kotak di sudut ruangan.
“Te-Terima kasih banyaaaaaaaaak!”
Suara datang dari dalam kotak. Ya, Gasper berada di dalam
kotak.
“Gasper, keluarlah dari kotak dan minumlah teh hijau.”
Aku mengatakan itu sambil mendesah, namun anak ini malah
berteriak.
“Ma-Maafkan akuuuuuuuuu! Jangan! Jangan diluar!”
Seperti ini, dia takut dengan orang lain jadi dia selalu
berada di dalam kotak. Dia memang junior merepotkan.
“Aku kembali. Aku sudah selesai.”
Seorang yang memasuki ruangan adalah Buchou.
Dengan Buchou disini, semua orang telah hadir di tempat ini.
Bagian 2
Sepanjang rapat Klub Penelitian Ilmu Gaib, Buchou memulai
diskusi sembari memasang wajah gelisah.
“Aku harus menyerahkan laporan aktivitas klub.”
“Eh? Bukankah kamu baru saja menyerahkannya?”
Aku mengatakan itu. Alasan kenapa Buchou pergi adalah karena
dia pergi untuk menyerahkan laporan kegiatan klub pada Sona-Kaichou. Buchou
mengatakan itu sambil mendesah.
“Yang aku kumpulkan tadi adalah laporan kegiatan klub
berbasis ‘Hubungan diantara UFO dan Iblis’. Masalahnya adalah laporan tentang
kegiatan kita sebagai Iblis. Begitu banyak hal terjadi sampai aku lupa
semuanya. Tak seperti tahun lalu, tanggal akhirnya adalah awal tahun ini.”
“Laporan kegiatan klub Iblis..........katamu.”
Aku memiringkan kepalaku oleh kata kata yang kudengar untuk
pertamakalinya. Kiba kemudian menjelaskannya padaku.
“Buchou yang merupakan Iblis-murni sebenarnya harus
mengikuti sekolah di Dunia Bawah untuk Iblis Kelas Tinggi. Dia belajar di
Jepang sebagai siswa pindahan spesial. Kalau dia tak mencapai target yang
ditentukan untuk sekolah Iblis di Akademi Kuou, maka dia akan dipaksa kembali
ke Dunia Bawah.”
Bagi Iblis masa kini yang memiliki tanggung jawab
mempertahankan jenis mereka, jadi mereka menyambut mereka yang bereinkarnasi
dari manusia sebagai Iblis. Hmm, Buchou yang terlahir dari keluarga Iblis murni
sepertinya berada di posisi sulit. Akeno-san kemudian memberikan penjelasan
tambahan.
“Mendapatkan kredit. Dalam kasus Buchou, selain dari membuat
kontrak dengan manusia dia juga harus mendapatkannya dengan cara lain seperti
meneliti tipe monster dan youkai di Jepang. Kenyataannya kita, para budaknya,
juga diberi kebebasan dengan membantunya melakukan penelitian.”
Ah, aku paham. Karena itulah Buchou mendirikan Klub Penelitian
Ilmu Gaib.
Jadi alasan kenapa kita, para budaknya, bisa tinggal di
dunia manusia adalah karena kami bekerja di Klub Penelitian Ilmu Gaib sebagai
budaknya. Itu artinya kita memerlukan pekerjaan dan peran untuk tinggal di
dunia manusia.
Buchou kemudian mengatakannya sembari memandang semua orang
disekitar meja.
“Karena itulah aku akan membuat laporan yang perlu
dikumpulkan ke Dunia Bawah sekarang. Karena itu aku ingin tahu kondisi terkini
dari monster dan youkai yang tinggal di kota ini. Seperti biasa, mari pergi dan
tanya pada kappa (youkai Jepang) serba tahu yang tinggal di rawa rawa yang
terletak di bagian terluar kota.”
Kappa? Maksudnya kappa yang memiliki ‘lempengan’ di
kepalanya yang suka ketimun dan hidup di dalam air?
Kiba kemudian mengangkat tangannya dan memberitahu Buchou.
“Buchou, kappa itu pulang ke tempat asalnya. Dia bilang dia
akan mewarisi bisnis keluarga untuk menanam ketimun.”
“.......Jadi dia kembali ke tempat asalnya. Itu akan jadi
masa depan yang lebih stabil ketimbang menjadi rapper.”
Sepertinya sesuatu terjadi dan Buchou menganggukkan
kepalanya sepertinya mengakui situasi.
“A-Apa maksudnya dengan Kappa rapper?”
Aku menanyai Kiba.
“Kappa itu meninggalkan rumahnya karena tak mau mewarisi
bisnis ketimun keluarga dan mulai tinggal di kota ini. Dia sangat suka musik
rap. Aku sering mendengar lagunya, ‘Shirikodama Rhapsody’.”
Nama yang aneh........rhapsody macam apa itu?
“.......Cahaya kota yang mengeringkan piringku, kemarahanku
yang tak tersampaikan, aku hanya perlu mengambil shirikodamamu.”
O-OH! Koneko-chan tiba tiba mulai bernyanyi rap!?
“Koneko-chan adalah fansnya.”
Kiba mengatakan itu. Apa kau serius? Jadi Koneko-chan
menyukai rap? Tapi liriknya terdengar unik........apa karena berasal dari
kappa?
“Tapi sepertinya dia pulang ke kampung halamannya karena
Ayahnya mendapat “penyakit pemendekan lempengan’. Keluarganya memiliki budaya
youkai menanam ketimun yang kuno dan langka, jadi dengan ini mereka mampu
mewariskan tradisi mereka.”
“Berarti sepertinya kita harus bertanya pada Dullahan
pecinta gosip yang tinggal di mansion lama di distrik keempat.”
“Dullahan?”
Buchou mengatakan sesuatu yang tak kuketahui, jadi aku
bertanya. Xenovia justru yang menjawabnya.
“Maksudnya adalah Ksatria berarmor tak berkepala. Dia
mengendara kuda besar sembari membawa kepalanya dengan tangannya. Dia adalah
monster yang menyatakan kematian orang orang dan umumnya tinggal di Eropa. Aku
sudah mengalahkan mereka beberapa kali sebelumnya.”
Seperti yang kuduga dari mantan Exorcist yang berasal dari
Vatikan! Sepertinya berburu monster adalah keahliannya!
Kiba kemudian meletakkan buku tebal di depanku.
“Ensiklopedi monster. Saat kamu mengatakan nama monster yang
kamu ingin lihat, dia akan secara otomatis membuka halaman untukmu. Misalnya,
Dullahan.”
Kemudian buku itu terbuka sendiri, dan halaman mulai berubah
secara otomatis. Oh, fenomena gaib! Kemudian dia berhenti. Saat aku melihat,
terdapat ilustrasi Ksatria tak berkepala beserta simbol simbol yang tak bisa
kubaca. Simbol ini pasti aksara Iblis. Aku masih belum membacanya sama sekali.
Aku tak bisa membaca deskripsinya, namun aku memahami karakteristik Dullahan
dari ilustrasi.
“Dullahan itu menderita hernia serius beberapa hari lalu dan
sekarang ada di rumah sakit.”
Akeno-san mengatakan itu pada Buchou sembari membaca dokumen
di tangannya.
Dia tak berkepala dan dia mendapat hernia!? Aku tak paham!
Jadi maksudnya kepala yang dia bawa itu juga bisa mengalami hernia!?
Buchou mendesah setelah mendengar laporan Akeno-san.
“Begitu, nampaknya Dullahan punya kesulitannya sendiri.”
Menilai dari percakapan mereka, sepertinya mereka tak bisa
melakukan kontak dengan informan. Aku kemudian menunjuk pada kotak dimana si
setengah-Vampir berada di dalamnya.
“Kalau begitu Buchou, bagaimana kalau kita kumpulkan laporan
tentang “Vampir dalam Kotak” yang langka? Kupikir tak ada Vampir yang masuk ke
dalam kotak bukannya peti mati.”
“S-S-Senpaaaaaaiiiiiiiiiiiiii! A-Apa yang kamu
katakannnnnnn!”
Kotak itu berteriak. Aku mendekati kotak dan mengetuknya.
“Kamu juga budak Buchou, jadi kamu harus bekerjasama. Kotak
macam apa yang lebih kamu sukai? Bagaimana perasaanmu di dalam sana? Apa ada
perbedaan kotak yang dibuat dari pabrik berbeda? Tunggu, bukankah akan lebih cepat
untuk tinggal menteleport kotak ini beserta dirimu ke Dunia Bawah?”
“Uwaaaaaaaaan! A....Aku akan dijual oleh
Ise-senpaaaaaaiiiiii!”
“Vampir dalam kotak. Dan itu akan dikirim dari negara yang
memproduksinya!”
Saat Gasper dan aku berbincang seperti itu, Buchou
mengatakannya sembari mendesah.
“Baiklah, aku paham. Mari kita cari cara lain.”
“Cara lain? Apa ada sesuatu yang kamu pikirkan?”
Buchou mengangguk pada pertanyaanku.
“Ada manusia yang sangat memahami tentang monster di Akademi
ini.”
Itu sesuatu yang kudengar untuk yang pertamakalinya.
Bagian 3
HIT! HIT!
Suara raket yang memukul bola datang dari lapangan tenis.
Aku mengikuti Buchou dan melangkah ke dalam lapangan tenis.
Katanya orang yang Buchou sedang cari ada disini.
Lebih dari itu! Seperti dugaanku, busana tenis wanita
sungguh menakjubkan! Dan semua bloomer yang dikenakan dibawah rok yang bahkan
bisa kulihat dari balik pagar ini! Biarpun itu semua bukan celana dalam, mereka
memiliki pesona tersendiri! Lebih dari itu, paha itu! paha mereka adalah yang
terbaik! Tenis sepanjang musim panas adalah yang terbaik!
“Itu si binatang buas Hyodou!”
Uoooo! Aku kepergok mengintip dari balik pagar, dan aku
menerima teriakan ‘huuu’ dari para gadis! Mungkin karena aku mesum, sehingga
para gadis sangat membenciku. Hmph! Itu bukan masalah, karena aku akrab dengan
Buchou dan Asia! Namun sekedar melihat mereka saja seharusnya tak masalah kan!?
“Diam! Toh kalian tak akan kehilangan sesuatu, jadi itu tak
masalah!”
“Diperhatikan olehmu terasa seolah kami kehilangan hal
penting! Kalau kamu mau menonton, bawa juga Kiba-kun!”
“Iyaa! Jangan masukkan aku dalam pandanganmu! Tolong aku
Kiba-kun!”
Brengsek! Mereka memperlakukan aku seperti kotoran! Apa
kalian sebegitu sukanya dengan cowok ganteng!? Brengsek kau, Kiba! Lain kali
datanglah bersamaku! Kalau kau bersamaku maka aku bisa menonton mereka sebanyak
yang aku mau!
“Cepat, Ise. Kita pergi.”
Buchou nampak tak enak dengan situasi ini dan dia meletakkan
tangannya di dahinya. Maaf Buchou. Sepertinya pikiranku pergi entah kemana saat
sensor-ero ku mulai merespon........
“Jadi Buchou. Apa orang ini tahu kalau kamu adalah Iblis?”
“Kira kira begitu. Kampus ini juga menerima manusia dari
latar belakang spesial dan yang memiliki relasi bagus dengan Iblis. Jadi mereka
seharusnya diberitahu mengenai Iblis yang menjadikan sekolah ini sebagai
teritori mereka.”
Buchou dan aku tengah berbicara sembari duduk di salah satu
bangku.
Hmm, jadi sekolah ini punya sejumlah rahasia lain yang tidak
kusadari.
Kami tengah menanti di tempat dimana kami sudah janjian
bertemu, tapi belum seorangpun datang, mungkin karena kami tiba terlalu awal.
Aku tak bisa mengalihkan perhatianku pada para gadis jadi
aku terus memandang lapangan. Kemudian aku mendengar suara langkah kaki kuda.
“Ohohohoho! Bagaimana kabarmu, Rias-san! Jarang jarang kamu
datang kemari! Jadi aku menyambutmu!”
Seorang wanita muncul sembari tertawa lebar di atas kuda
besar! Rambut coklatnya diputar dalam gelung yang elegan. Tunggu, dia menaiki
kuda di sekolah ini!?
Aku kenal orang ini. Dia kapten dari klub tenis, Abe
Kiyome-senpai. Serahkan pengecekan gadis gadis cantik padaku!
Namun yang paling mengejutkanku adalah seorang di
belakangnya! Ksatria berarmor tak berkepala tengah naik di belakangnya! Uwaaaaaah,
dia benar benar tak punya kepala!
Hiheeeeeeeeeeeeen!
Teriakan kuda! Kuda berbulu hitam! Matanya bersinar dan
memancarkan cahaya mencurigakan! Nafasnya terdengar keras dari hidungnya! Kuda
macam apa ini yang sepertinya muncul dari Penakluk dari Akhir Masa
(Catatan : Parodi dari manga Fist of the North Star, mengindikasikan kalau
kuda itu mirip dengan kuda Raou).
Abe-senpai turun dari kudanya dan menenangkannya. Di saat
yang sama, si Ksatria tak berkepala juga turun dari kudanya.
“Ufufu, ini kuda yang bagus, bukan? Beberapa hari lalu,
kepala Dullahan, Tuan Smith, dirawat di rumah sakit. Jadi aku diminta untuk
mengurusnya untuk sementara waktu.”
Senpai mengatakan itu dengan bangga! Ini kuda dari seorang
monster!? Tak mengherankan kalau muncul aura aneh dari tubuhnya! Namun itu
bukan sesuatu yang seorang gadis SMA biasa bisa tangani!
“Dan disini ini adalah tubuh Tuan Smith.”
Dia bahkan tak punya kepala, tapi dia masih mencoba
membungkukkan kepalanya. Dia pasti sedang menyapa kami. Jadi ini Dullahan.
Bukankah gawat kalau ada monster berjalan jalan di sekolah ini!? Kupikir dia
sedang dirawat di rumah sakit karena hernia.......meski nampaknya tubuhnya baik
baik saja. Sekedar melihat seseorang mengenakan armor di musim panas membuatku
merasa panas. Dan dia membawa semangka di tangannya.........
“Ara, membawa monster ke dalam sekolah itu melanggar aturan
sekolah.”
Buchou mengatakan itu pada Abe-senpai. Kupikir itu lebih
dari sekedar melanggar aturan sekolah, Buchou!
“Sepanjang waktu saat kepalanya dirawat, tubuh-kun bisa
bertindak sendiri, tahu? Karena itu aku mengurusnya bersama kudanya. Namun
kupikir memberi mereka makanan gratis tak akan bagus, jadi aku memberi mereka
pekerjaan. Sebagai karakter maskot klub tenis! Dullahan, “Honda-kun tak
berkepala”! semangka sebagai pengganti kepalanya! Tidakkah menurut kalian ini
cocok dengan musim panas!?”
“Maskot!? Tidak, tidak, tidak, tak mungkin!? Tak peduli
bagaimana kalian melihatnya, ini adalah monster! Dia bahkan tak punya kepala!
Menyeramkan! Dia berjalan jalan tanpa kepala! Aku bahkan tak paham tentang
memakai semangka sebagai pengganti kepala! Tunggu, Honda!? Apa maksudmu dengan
Honda!?”
Aku mengatakan itu, namun.......Buchou menganggukkan
kepalanya seolah dia tak keberatan.
“Apa boleh buat kalau dia menjadi maskot.”
“Buchou!? Eeh!? Kamu tak keberatan dengan itu!? Dia bahkan
tak punya kepala, tahu!?”
“Kepala bukan masalah.”
Itu masalah, Buchou! Dia tak punya kepala! Kita tak bisa
membiarkan dia berjalan jalan tanpa kepala! Tak peduli bagaimana kamu
melihatnya, dia adalah makhluk supranatural!
“Kaichou (Ketua OSIS) mengatakan hal yang sama dan
menyetujuinya.”
Senpai juga mengatakan itu. Itu mustahil! Bahkan Kaichou
mengizinkannya!? Dia tak punya kepala!
“Kyaa! Honda-kun! Armor baratmu juga bersinar hari ini!”
“Maskot tak berkepala nampak bagus sekali! Manis sekali!”
Dia mulai menerima sorak sorai dari para gadis dari balik
pagar! Dullahan merespon dengan melambaikan tangannya!
Uoooooo! Kenapa dia populer!? Aku berpikir kalau ada yang
salah dengan popularitasnya, namun apa Ksatria tak berkepala populer di kalangan
gadis gadis SMA!?
“Hyodou di sisi lain mati saja!”
“Menjauh dari Rias-senpai! Dasar binatang! Hama pengganggu!”
“Honda-kun! Ambil kepala Hyodou!”
Eeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeh!?
Jadi si Ksatria berkepala lebih populer dariku!? Mustahil!
Tak peduli bagaimana kalian melihatnya, aku terlihat lebih seperti manusia!
Biarpun aku Iblis, aku yakin aku lebih ‘ganteng’ dari ksatria tak berkepala!
Aku juga punya kepala!
Ksatria tak berkepala kemudian meletakkan tangannya di
bahuku. Tidak, itu Honda!
“Hondaaaaaaaaaaaaa! Kenapa kau lebih populer dariku saat kau
tak punya kepala!? Jadi tak mempunyai kepala akan membuatmu populer dengan klub
tenis, huh!? Jadi begitu kan!? Pasti begitu kan!? Buchou, tolong penggal
kepalaku! Itu harga yang murah asalkan itu bisa membuatku populer! Penggal
kepalaku tolong!”
“Tenanglah, Ise. Kalau begitu kamu akan mati.”
Hiks, aku tahu itu. Aku tahu itu, tapi........aku merasa
lesu, dan Senpai menanyai Buchou.
“Jadi, Rias-san. Keperluan apa yang kamu punya denganku?”
“Kapten dari klub tenis, Abe Kiyome-san. Maaf sudah
mengganggumu, tapi bolehkan aku mewawancaramu yang merupakan penjinak hewan?
Aku akan senang kalau kamu mau memberitahuku beberapa hal tentang youkai dan
monster yang kamu pahami.”
Buchou menanyainya, namun........
“Tidak, aku tak mau.”
Abe-senpai menolak dengan seketika.
“Kenapa aku harus menjelaskan diriku padamu yang seorang
Iblis? Aku berterima kasih karena sudah menerimaku ke kampus ini saat aku
berasal dari latar belakang spesial, tapi ini dan itu adalah dua hal berbeda,
benar? Sepertinya Rias-san juga memiliki banyak koneksi dari beberapa industri
berbeda, jadi tak akan ada alasan bagi kamu untuk mewawancaraiku secara
pribadi, kan?”
Mggggh, entah kenapa sikapnya pada Buchou membuatku kesal!
Namun Buchou melanjutkan dengan kalem.
“Jadi bukankah menjalin koneksi denganku akan
menguntungkan?”
Abe-senpai tertawa dengan keras, sembari meletakkan
tangannya di mulutnya.
“Ohohohohoho! Kamu cukup percaya diri juga! Namun menjalin
koneksi denganmu terasa akan menyeramkan sesudahnya! Jadi di saat yang sama aku
juga ingin menjalin koneksi dengan Kaichou sembari menjauhkan kita berdua.
Kesepakatan dengan Iblis harus dilakukan dengan teliti kalau tidak nanti
nyawaku bisa diambil, benar?”
“.............”
Buchou memasang wajah tak percaya pada ucapan Abe-senpai.
Begitu. Jadi inilah bagaimana orang orang non-Iblis berpikir
tentang kami.
Aku terus bekerja keras di dunia Iblis saat aku menjadi
Iblis, dan ketika aku menyadarinya, aku sudah terbiasa dengan bagaimana cara
kerja Iblis.
Namun bagi para non-Iblis, Iblis adalah simbol kejahatan.
Menjalin kontrak artinya harus membayar harga yang sebanding. Jadi kontrak
dengan Iblis akan dipandang sebagai hal menyeramkan.
Aku juga akan takut kalau seorang Iblis meminta kesepakatan
saat aku masih seorang manusia. Bahkan Buchou memasang senyum pahit.
“Dewasa ini, kami tak melakukan hal serius seperti itu,
tahu? Aku hanya perlu mengundangmu minum teh atau makan malam secara normal.
Akankah kamu masih tak menerimanya?”
“Teh buatan Akeno-san adalah yang terbaik!”
Aku juga mendukung undangan Buchou padanya. kemudian
Abe-senpai nampak memikirkan sesuatu dan memasang senyum mesum.
“Ufufufufu, aku baru memikirkan sesuatu yang menarik. Tak
akan asyik kalau kita lakukan ini secara gratis. Jadi bagaimana kalau begini?
Mari adakan pertandingan tenis diantara aku dan para monster dibawah kendaliku
melawan Rias-san dan anggota klub Penelitian Ilmu Gaib? Dan yang kalah harus menuruti
apapun kemauan yang menang.”
Hei, hei! Kita tiba tiba mengadakan pertandingan tenis
sekarang!? Dan ada syarat kemenangannya!?
“Ara, itu sepertinya menarik. Aku juga tahu cara bermain
tenis. Jadi kalau kami menang, bagaimana kalau kamu bekerjasama dengan
wawancara untuk laporan kami? Jadi apa yang kamu inginkan kalau kamu menang,
Kiyome-san?”
Ooo! Buchou menyetujui begitu saja!? Kamu yakin akan
bertanding dengan Onee-sama ini!? Kiyome-senpai kemudian memandangku dan
menatapku dengan seksama.
“......Ngomong ngomong, apa kamu [Welsh Dragon] terkenal
yang dirumorkan di dunia bisnis yang juga dikenal sebagai Sekiryuutei?”
“Eh.....Ya, itu memang aku.”
Biasanya aku tak keberatan dipandang oleh senior
cantik........tapi entah kenapa tatapannya seram.......Bagaimana bilangnya ya,
mata dari kolektor berbahaya......? Belum pernah ada seseorang yang menatapku
seperti itu sehingga aku merasa takut.
“Sudah kuputuskan. Kalau aku menang, bolehkah aku meminjam
dia? Naga langka adalah yang terbaik! Dia adalah budak Iblis, jadi
mendapatkannya akan mustahil. Tapi bagaimana kalau meminjamnya sebentar--?”
“Tidak.”
Buchou menolak begitu saja sambil tersenyum. Senyumnya
mengeluarkan atmosfir menyeramkan. Ka-Kamu membuatku takut Buchou!
Buchou adalah seorang yang sangat mempedulikan para
budaknya. Buchou sangat menyayangiku, dan dia sangat tegas mengenai diskusi
seperti ini. Buchou menarikku ke arahnya, supaya aku tak dibawa pergi.
“Dia adalah budak berhargaku. Kalau itu harapanmu, maka
takkan kubiarkan kamu menyentuhnya.”
Melihat reaksi Buchou, Abe-senpai mendesah—
“Kalau begitu, anggap saja kesepakatan ini tak pernah ada—“
“Kami setuju dengan syaratmu!”
Kemudian seseorang menyetujui syarat Abe-senpai.
Saat aku menoleh, itu adalah Akeno-san.
“Kalau kami menang, kami ingin Kiyome-san membantu laporan
kami. Kalau Kiyome-san menang, maka kamu boleh meminjam Ise-kun untuk
sementara. Kamu setuju dengan persyaratan itu, benar?”
Eh? Kamu tak perlu menanyakan aku tentang itu? Honda menepuk
bahuku dan merasa simpati padaku. Ah, mungkin Honda itu orang baik........
“Tunggu sebentar, Akeno!”
Buchou mencoba menentang Akeno-san, namun Akeno-san kemudian
mengatakannya.
“Buchou, kita hanya perlu menang. Kalau kita menang, maka
semuanya akan terselesaikan.”
Buchou mencoba mengatakan sesuatu pada Akeno-san,
namun........dia mendesah dan mengangguk. Sudah kuduga, mereka tak peduli pada
opiniku sama sekali!
“Ya, aku paham.”
Mendapatkan izin Buchou, Abe-senpai tertawa dengan keras.
“Ohohohohoho! Berarti sudah diputuskan! Kenyataannya, sangat
bodoh bagi kalian untuk menantangku yang merupakan kapten klub tenis! Jadi
berlatihlah sekeras yang kalian bisa! Monster monster tersayangku bisa bermain
tenis dengan sangat baik!”
“Akan kutunjukkan padamu bagaimana Iblis Kelas Tinggi
bermain tenis. Takkan kuserahkan Ise-ku tersayang padamu.”
“Aku akan menantikan itu! Ufufu. Oh iya, kalau aku
mendapatkan Hyodou-kun, maka aku akan menyayanginya dengan cara berbeda!”
Mereka berdua mendekatkan wajah mereka dan tertawa. Seram!
Wajah mereka tersenyum namun aku bisa merasakan hasrat membunuh dari keduanya!
Mereka berdua serius! A-Aku......menjadi objek taruhan! Apa yang akan terjadi
padaku!?
“Maaf, Ise-kun.”
Akeno-san meminta maaf padaku sembari memelukku. Sensasi
dari o-oppai!
“Kalau aku tak mengatakan itu, maka Buchou tak akan ada
perkembangan sama sekali. Aku juga akan berjuang yang terbaik untuk
pertandingan tenis.”
“Y-Ya! Aku tak keberatan dengan itu!”
Aku tak bisa menentang kalau Akeno-san memelukku!
Semuanya juga akan baik baik saja kalau Buchou menang, tapi
aku juga curiga apa yang akan terjadi padaku saat aku untuk sementara berada
dibawah Abe-senpai. Tatapan kolektornya menyeramkan, namun dia cantik. Dia
bahkan berkata kalau dia akan menyayangiku. Mu-Mungkin aku akan bisa
mendapatkan pengalaman menakjubkan seperti mandi bersamanya! Aku tak bisa
berhenti membayangkan hal itu. Aku seorang budak yang tak setia dengan
majikannya dan sangat cabul!
Namun aku belum terlalu sering bermain tenis.........
Bagian 4
Hari pertandingan.
“Ufufu. Aku ingin memuji kalian karena tak melarikan diri.”
Abe-senpai yang tengah menanti kami di lapangan tenis
menyambut kami dengan senyum mencurigakan. Di sisi pagar yang lain, beberapa
tipe monster tengah menatap kami. Jadi mereka adalah monster dan youkai dibawah
kendali Abe-senpai! Jumlah mereka cukup banyak. Mereka semua memancarkan aura
aneh dan membuatku seram!
Karakter maskot, tubuh Dullahan Honda, melambaikan tangannya
padaku. Honda! Kau ternyata memang orang baik!
“Kami pasti akan menang hari ini!”
Buchou menyatakan itu dengan percaya diri! Buchou sangat
serius melakukan ini!
“Akan ada dua pertandingan tunggal dan satu pertandingan
ganda. Tim dengan kemenangan terbanyak menang. Rias-san dan aku harus
berpartisipasi. Para pemain yang lain bisa ditentukan dengan lotere.”
Lotere telah dipersiapkan oleh Abe-senpai. Dia benar benar
penuh persiapan. Tapi tolong jangan tarik namaku! Aku tak percaya diri! Aku
juga merasa kalau aku hanya akan merintangi Buchou, jadi kuharap entah nama
Akeno-san, Kiba, atau Xenovia yang ditarik! Kumohon! Kalau pucuk lotere itu
biru, maka pertandingan tunggal. Kalau merah, maka pertandingan ganda.
“Tunggal.”
“Tunggal.”
Oh! Mereka menariknya! Pertandingan tunggal akan dimainkan
oleh Akeno-san dan Xenovia! Harapanku terkabul!
“Ganda!”
Buchou yang akan memainkan pertandingan ganda!
Kalau begitu jadikan Kiba atau Koneko-chan sebagai
partnernya! Asia yang tak ahli olahraga dan aku yang payah dalam tenis tak akan
berguna!
Aku menarik lotere sembari menutup mataku. Saat aku
melihat.......pucuk lotere berwarna merah.
“Sepertinya Ise akan jadi partnerku. Mari berjuang yang
terbaik!”
“Uwaaaaaah! Serius!?”
Buchou tersenyum, namun wajahku justru menjadi biru pucat.
Aku merasa merinding! Ini memberiku tekanan berat! Aku hanya akan menyusahkan
Buchou!
Kemudian, pertandingan Akeno-san. Lawannya adalah........
“Mari berusaha yang terbaik.”
Itu adalah gadis monster dengan kedua lengannya bersayap!
Uwaaaah! Manis sekali! Jadi ada juga monster yang seperti itu!
“Ternyata harpy. Itu adalah monster bersayap. Kebanyakan
dari mereka adalah wanita.”
Buchou menjelaskannya padaku! Masa sih!? Dunia monster
ternyata penuh misteri karena bahkan ada gadis manis seperti dia! Lebih dari
itu oppainya besar! Ada cakar seperti burung tumbuh di kakinya, namun 70%
tubuhnya adalah manusia! Aku tak bisa menahannya!
Harpy-chan memegang raket tenis dengan sayapnya, dan
menghadapi Akeno-san di lapangan.
“Akeno-san, berjuanglah!”
Aku memberinya dukungan sekeras yang kubisa. Dan di dalam
hatiku aku juga berteriak “Berjuanglah juga harpy-chan!”. Aku sungguh cabul!
Namun menyadari ada gadis monster seperti dia membuatku sangat senang! Ah, aku
mulai berpikir kalau harem berisi monster monster mungkin akan sangat bagus!
“Ara ara. Kamu penuh dengan celah, harpy-chan.”
“Iyaaan! Onee-san Iblis ini kuat sekali!”
Pertandingan berakhir dengan Akeno-san mendominasi
pertandingan, dan kami menerima satu kemenangan! Ya! kalau Xenovia memenangkan
pertandingan berikutnya, maka tim kami secara otomatis akan menang! Jadi aku
tak perlu bermain dalam pertandingan ganda!
“Sekarang, giliranku.”
Xenovia berjalan ke lapangan sambil memutar mutar raketnya.
Xenovia bilang dia tak punya banyak pengalaman dalam olahraga dengan bola,
namun dia memiliki bakat yang hebat jadi aku yakin dia pasti bisa melakukannya!
“Senang menjadi lawanmu.”
Lawan Xenovia adalah wanita yang tubuh bagian bawahnya
adalah ular. Uooooooo! Biarpun bagian bawahnya ular, dia tetap saja.......!
Bahkan monster-chan ini sangat cantik! Sangat disesalkan karena dia tak punya
paha, tapi dia punya oppai! Itu saja sudah cukup buatku!
“Suku Lamia, begitu. Seperti dugaanku, kebanyakan dari jenis
mereka adalah wanita.”
Apa! Jadi masih ada bangsa monster dimana kebanyakan dari
mereka adalah wanita!? Menakjubkan! Dunia ini sungguh besar! Mungkin aku harus
pergi dan menangkap monster suatu hari nanti. Aku ingin pergi ke desa yang
dipenuhi gadis gadis monster!
Impianku tengah menggila dan aku mengkhayalkannya. Kemudian
Honda Dullahan datang dan menyajikan semangka. Aku berterima kasih tapi apa artinya
mengubah semangka yang merupakan pengganti kepalamu menjadi hidangan penutup,
Honda........
Tapi kalau gadis itu adalah ular, bukankah akan sulit untuk
bergerak? Mungkin ini akan jadi kemenangan Xenovia karena dia bisa menggerakkan
tubuhnya dengan bebas.—Itulah yang kupikirkan.
“Mggh! Kamu hebat juga!”
Xenovia nampak sangat kesulitan!
“Disana!”
Gadis ular itu lebih kuat dari dugaanku! Mungkin karena
tubuh bawahnya ular, itu membuatnya bisa mengendalikan lapangan tanpa bergerak
namun sekedar memanjangkan tubuhnya! Dan seperti seekor ular, dia sangat
tangguh dan bisa menahan serangan normal! Dia adalah salah satu tipe yang
menanti berbaliknya situasi menjadi kemenangan!
“Maaf; itu karena aku terlalu lemah.”
Xenovia meminta maaf pada Buchou. Di akhir pertandingan
panjang, Xenovia kalah!
Uwaaaaaah!
Berarti itu membuatku memikul tanggung jawab serius karena
aku harus ikut serta dalam pertandingan terakhir!
“Tak akan masalah karena aku dan Ise akan menyelesaikan ini!
Jadi kalian semua tak perlu cemas tentang apapun!”
Buchou nampak bersemangat! Apa aku juga harus bersemangat
disini!?
“Akhirnya giliranku bertanding ganda datang juga. Partnerku
adalah........Yuki-onna. Kemarilah, Yuki-Onna-chan tercintaku.”
Abe-senpai mengatakan itu ke arah kerumunan monster.
Apa kau serius!? Yu...Yuki-Onna! Aku kemudian membayangkan
youkai cantik mengenakan kimono tipis!
Kamu berbicara tentang Yuki-Onna yang kamu temui saat
kesasar di gunung, kemudian melakukan pertemuan yang ditakdirkan dengannya,
kemudian dia turun ke desamu dengan berubah menjadi manusia, kan? Pada akhirnya
Yuki-Onna itu akan menjadi istrimu, kan?
Pertama harpy, kemudian Lamia, dan sekarang Yuki-onna! Mohon
bekukan aku sampai mati, Yuki-Onna-samaaaaaaaaa!
“Hokyooouuuuuuuuuuuuuuuu!”
Kemudian seekor gorila putih meraung di hadapanku.
BANG BANG BANG BANG BANG BANG BANG BANG BANG.
Dia mulai memukul mukul dadanya dengan lengan tebalnya
seperti drum. Abe-senpai kemudian memperkenalkan gorila itu.
“Akan kuperkenalkan dia pada kalian. Dia adalah Christie
seorang Yuki-onna dan juga dikenal sebagai yeti (wanita).”
“Christieeeeeee!?”
Aku menjadi begitu terkejut sampai mataku nyaris lepas oleh
kenyataan kejam dan nama aneh itu!
Eeeeeeeeh!? Yuki-onna!? Jangan bohong! Dia hanya gorila
putih raksasa! Ah, tapi dia memasang pita indah di kepalanya! Tapi ini sesuatu
yang tak bisa dimaafkan!
“Persetan! Yuki-onna-sama bukan benda berbulu seperti itu
yang memukul sepeti drum dadanya! Apa dia bahkan tahu apa itu drum!? Itu
kebiasaan gorila yang hendak menakuti musuhnya! Dan dia memukul seperti drum!
Dia hanya gorila! INI, hanya gorila!”
Aku memprotes sembari meneteskan air mata darah. Abe-senpai
kemudian marah.
“Jangan bodoh! Christie adalah Yuki-onna hebat! Ibu gadis
ini adalah Yuki-onna pemberani yang mengusir semua pemanjat gunung untuk
melindungi gunung!”
“Tentu saja mereka akan kabur! Siapapun akan kabur saat
melihat benda seperti itu muncul! Bayangkan pertemuan dengan gorila raksasa!
Apa menurutmu ada pilihan lain selain melarikan diri!? Bahkan pisang yang
sepertinya akan bekerja, tak akan berguna di gunung bersalju dan akan kaku
seperti batu! Kalian hanya bisa memakainya untuk memalu paku!”
Lihat, lihat, lihat! Dia memakai tinjunya ke tanah untuk
berjalan ke arah kami! Seekor gorila!? Dia adalah gorila dengan nama ilmiah
“Gorila Gorila”! Gorila salju telah turun ke pemukiman manusia! Daripada
membekukan aku sampai mati, rasanya dia akan memukulku keras keras dengan tubuh
raksasanya!
“Uho-uho.”
Dia bahkan berkata uho-uho! Dia memang seekor gorila!
“Ise! Nafas pembeku Yuki-onna itu sangat kuat! Kalau kamu
sampai kena, kamu akan berubah menjadi patung es!”
“Buchou!? Eh!? Ini benar benar Yuki-onna!? Yuki-onna yang
muncul di buku dan televisi adalah wanita cantik! Pita di kepalanya nampak
sangat indah sampai membuatku ingin membunuhnya! Tunggu, apa itu nafas
pembeku!? Aku belum pernah dengar istilah semacam itu dalam tenis!?”
“Realita itu lebih aneh dari yang tertulis di buku. Ise,
camkan itu baik baik.”
“Tidaaaaaak! Aku tak mau realita seperti itu! Aku tak peduli
meski itu hanya impian! Aku menyukai Yuki-onna yang erotiiiiiis! Gorila nafas
pembeku hanyalah monster! Dia harus diberi nama “Gorila Pembeku Go-ristie”!
Pulang sana! Pulang sana ke gunuuuuuuuung!”
“Christie. Sepertinya dia sangat tertarik pada Yuki-onna,
tahu? Kecantikan ternyata adalah kejahatan.”
Abe-senpai baru mengatakan hal berbahaya! Tolong jangan! Aku
tak tertarik pada gorila! Jangan katakan hal seperti itu untuk membuat gorila
itu menyadariku!
Namun setelah gorila itu memandangku dengan
seksama..........
“Uhoho (LOL).”
Dia tertawa dan tersenyum seolah memandang rendah aku!
KESAL!
Kekesalanku tiba tiba meledak!
Sial! Aku mulai menjadi antusias dengan pertandingan ini
setelah dibuat kesal! Christie! Bukan! Go-ristie!
“Ise-san, aku akan mendukungmu! Tolong jangan kalah melawan
Christie-san!”
“Berjuanglah, Ise-kun. Aku menanti untuk melihat sisi
hebatmu!”
Asia dan Akeno-san tengah mendukungku! Uoooooo! Kalau mereka
mengatakan itu, maka aku tak bisa mengecewakan mereka! Aku merasa sesuatu
terbakar dalam diriku karena kemarahanku pada gorila dan sorak sorai dari para
gadis!
“Sial! Kalau sudah begini, maka aku harus melakukannya!
Buchou, aku bisa lakukan ini!”
“Bagus, Ise! Itu baru budak iblisku!”
Aku tak percaya diri dalam tenis, namun aku harus
melakukannya! Aku tak bisa mundur sekarang! Aku tak bisa menunjukkan sisi tak
kerenku pada para gadis! Hasrat mesumku entah kenapa mendorongku maju!
Namun sesuatu muncul dalam pandanganku.
BOOOOON!
Suara getaran keras udara! Goristie tengah mengayunkan
sesuatu yang sukar dibayangkan!
“Apa apaan raket gede itu!?”
Raket gede di tangan Goristie! Itu sama saja senjata!
Aku begitu terkejut sampai mataku nyaris lepas lagi namun
Abe-senpai menjawab dengan normal.
“Itu raket buatan spesial.”
“Itu jelas jelas senjata! Itu senjata! Itu begitu besar
sampai bahkan bisa memusnahkan monster raksasa! Itu bukan raket! Eh!? Apa aku
akan dihabisi oleh benda itu!?”
Kalau benda itu sampai mengenaiku, maka tubuhku akan remuk
sampai ke organ dalamku!
Dan sekarang pertandingan.........Tidak, death match hendak
dimulai.
Buchou memenangkan undian koin dan memilih urutan servis,
dan Abe-senpai mendapat hak untuk memilih sisi lapangan mana untuk digunakan.
BOUNCE BOUNCE.
Buchou memantul mantulkan bola di tanah beberapa kali, dan
kemudian melemparnya tinggi tinggi. Dia kemudian menghantamnya!
Bola yang dipukul oleh Buchou memantul ke arah lapangan
lawan dan Abe-senpai memukulnya balik! Kemudian reli mereka dimulai.
“Uo! Uwah!”
Aku mencoba bereaksi pada bola, namun aku tak bisa mengikuti
gerakan kedua veteran itu! baik Buchou dan Abe-senpai bisa melanjutkan
pertandingan mereka biarpun partner mereka tak melakukan apa apa!
......H-Hmm. Meskipun aku memulai pertandingan dengan
bersemangat, apa aku bahkan dibutuhkan? Saat aku memandang Goristie dia tak
bergerak dan sepertinya bosan. Namun dia masih memancarkan tekanan menyeramkan
dari tubuhnya.
Apa boleh buat, jadi aku memutuskan memandang kaki dan
bloomer Buchou. Aaaaah, paha putih Buchou itu! Ukuran pahanya adalah yang
terbaik!
“Christie! Bola melaju ke arahmu!”
Abe-senpai berteriak! Sepertinya bola melaju ke arah
Christie selagi pandanganku tercuri oleh paha Buchou. Gorila-salju itu kemudian
memasang tatapan tajam! Dia tak terlihat seperti Yuki-onna sama sekali!
“Uho!”
BANG!
Suara eksplosif menggema sepanjang lapangan dan itu bahkan
tak terdengar seperti datang dari raket!
Kemudian sesuatu meluncur melewatiku dengan sangat
kencang.......
BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANG!
Aku mendengar sesuatu yang hancur di belakangku!
.......Saat aku menoleh dengan kikuk.......kawah besar
tercipta di belakangku........!
Ooooooooooooi!
Lapangannya hancur!
Aku tahu kalau itu terjadi dengan pukulan Goristie! Tapi
bolanya? Dimana bolanya?
“Ise-kun! Awas! Bolanya meledak dengan pukulan itu!”
Kiba mengatakan itu. Seperti yang kuduga dari [Kuda] Kiba!
Baik kemampuan fisik dan pandangan matanya bagus!
.......Tidak, tidak. Bolanya meledak katamu? Apa kau serius?
Jadi pukulan Goristie tak hanya menghancurkan lapangan tapi juga bolanya!? Aku
akan terbunuh! Aku akan mati kalau sampai kena benda itu!
“Kembali ke hutan sana! Gorila sialan!”
Pertandingan berlanjut. Aku juga menyerbu dan entah
bagaimana bisa memukul balik bola.
“Itu salah! Kampung halaman Christie adalah Jepang-Alps!”
“Christie itu buatan Jepang!? Apa kamu berkata kalau Jepang-Alps
adalah negara asing!?”
Aku mengatakan itu pada Abe-senpai sambil melanjutkan
pertandingan. Aku sudah percaya diri sekarang! Saat aku merasakan hal itu,
Goristie membuka mulutnya lebar lebar......
BUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUN!
Angin kencang menyembur dari mulut Goristie! Wow, itu dingin
sekali! Begitu dingin! Jadi ini nafas pembeku! Dia benar benar monster!
BEKU
Ah, tanganku yang memegang raket membeku!
Pergerakanku menjadi buruk, lawan mulai mendapatkan poin.
“Ohohohoho! Sepertinya itu kemenangan kami!”
Abe-senpai tertawa dengan keras sembari meletakkan tangan di
mulutnya.
Ku......Aku tak punya cara mengalahkan monster gorila itu.
Aku akan berubah jadi mainan kapten tenis kalau terus begini........I-Itu
mungkin bagus, tapi rasanya Buchou akan membenciku setelah
itu........belakangan, Buchou menjadi sangat tegas dengan hal hal seperti
itu........
Aku tengah kesulitan dalam pertandingan, dan si Ksatria tak
berkepala mendekatiku.
“Honda, apa yang kamu lakukan?”
Honda memisahkan armornya di udara, dan menunjuk mereka
dengan jempolnya.
“Apa kamu menyuruhku mengenakan armor itu?”
Honda mengacungkan jempolnya dan memberiku tanda bahasa
dimana dia berkata “Benar sekali!”
“Kenapa? Kita ini musuh, tahu?”
Honda mengeluarkan benda seperti panel, dan menulis sesuatu
dengan pena marker.
[Aku juga marah kalau Yuki-onna itu adalah yeti wanita.
Kenakanlah! Mari kita singkirkan dia!]
---!
Aku tak bisa menghentikan benda yang mengalir dari mataku!
Hondaaaaaaaa! Benar sekali! Saat kami diperkenalkan pada harpy dan Lamia, kami
juga akan berpikir kalau Yuki-onna juga gadis yang cantik!? Yeah, aku paham
perasaanmu Honda! Monster seperti itu tak boleh dibiarkan ada!
“Honda! Kamu dan aku hanyalah Iblis tenis pemula dan ksatria
maskot tak berkepala! Tapi!”
[Ya, kalau kita menggabungkan kekuatan kita maka kita akan
punya peluang meraih kemenangan.]
Honda menulis apa yang kurasakan pada panel!
“Ya! Kalau itu kita, maka kita bisa melakukannya!”
Aku mengenakan Honda, dan berdiri di medan tempur lagi!
Sial, panas sekali disini! Mungkin karena musim panas, jadi panasnya seperti
neraka! Tapi aku bisa menanggulangi ini dengan semangatku!
“Buchou, aku masih punya kepalaku! Tak ada yang harus kita
takuti saat kita memiliki ‘kepala’!”
“Y-Ya, kamu benar..........”
Buchou tertekan mundur oleh tekanan yang aku pancarkan.
“Ksatria-Naga dengan kepala! Nampak membara oleh semangat!”
“Itu baru Ise-senpai! Dia benar benar melakukan hal tak
terduga dengan mengenakan armor Dullahan!”
“.......Kelihatan keren tapi juga tidak keren.”
Xenovia dan Gasper nampak terpana melihat penampilanku, dan
Koneko-chan sedang memiringkan kepalanya.
“Mari ajari gorila itu betapa kuatnya kekuatan Dullahan
dengan kepala tumbuh dari kepalanya!”
Hari itu, kami menjadi “satu” dan berlari sepanjang medan
tempur bersama............
Bagian 5
“Kami kalah. Apa boleh buat, aku akan ikut serta dalam
wawancaramu.”
Abe-senpai mengatakan itu dengan wajah lesu.
Kami menang! Kekuatanku saat mengenakan Dullahan lebih dari
yang kami bayangkan ditambah besarnya kemarahan yang kami miliki pada gorila
itu!
“.......Honda, tak bisa dilepas.”
Aku tak bisa melepas armor. Tanganku bergerak sendiri dan
menulis sesuatu di panel.
[Maaf. Karena kutukan dari mengenakan aku, untuk sementara
aku tak bisa dilepas.]
“Itu sinting! Kau pasti bercanda! Apa kau armor terkutuk
atau apa!? Beritahu itu padaku tadi!”
Aku berteriak dan Abe-senpai berkata padaku.
“Itu akan jadi masalah. Karena persetujuan untuk menjadi
maskot, kami menginginkan Honda-kun tetap berada di klub tenis sampai kepala
Dullahan sembuh.”
“Jadi apa yang harus kulakukan!?”
“Kalau begitu, bagaimana kalau kita buat Hyodou-kun bekerja
dalam kondisi itu. Apa itu tak apa apa, Rias-san?”
“Ya, aku tak keberatan kalau itu untuk membantu klub tenis.
Dalam kondisi itu, Kiyome-san tak akan bisa melakukan apa apa pada Ise jadi aku
bisa merasa aman.”
Buchou mengangguk pada saran Abe-senpai. Buchou! Kamu
sungguh kejam!
“Uho......”
Mataku berair dan si gorila es tengah menatapku dengan mata
membara. Eh.......Reaksi macam apa itu!?
“Sepertinya Christie jatuh hati pada Hyodou-kun dalam armor
sepanjang pertandingan tadi.”
Abe-senpai mengatakan sesuatu yang mustahil! Uoooooo! Itu
absurd! Jadi maksudmu kekuatan kita akan membawa kemenangan bersama kita
beserta dengan sebuah tragedi!?
“Uhoho!”
Goristie mendekatiku dengan mata berbentuk hati! Aku
merasakan bahaya jadi aku berlari! Honda nampaknya merasakan hal yang sama
denganku, jadi kami berlari sangat kencang!
Namun Goristie mendekati kami dengan kecepatan mengerikan
dengan berjalan merangkak! Sialan! Kenapa kau bisa secepat itu, Gorila es
sialaaaan!
“Tidaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaak! Aku tak mau ada gorila jatuh
cinta padakuuuuuuuuuuuuuu!”
Seperti ini, aku menjadi maskot klub tenis untuk beberapa
saat, dan bekerja bersama Goristie. Itu adalah neraka hidup karena tatapan
Goristie terasa panas dan berada di dalam Honda juga panas! Sepanjang waktu
itu, Buchou menyelesaikan laporannya dengan aman. Syukurlah.
Meski bagiku, itu adalah musim panas terburuk yang pernah
kualami dalam hidupku............
Life 5 : Guru Neraka Azazel
Bagian 1
Halo, semuanya.
Sekolah baru memasuki libur musim panas! Aku merasa ingin
menikmati liburan panjang ini!
Aku merasakan hal itu, namun aku hanya menggantung kepalaku
kebawah karena adegan di hadapanku.
“Iche, gendong aku.”
Gadis kecil berambut crimson memintaku untuk menggendongnya.
“Uu, gendong aku.......”
Di sebelahnya, seorang gadis pirang tengah menangis.
Dua gadis kecil yang mirip Buchou dan Asia berada di
depanku, dan Buchou dan Asia sendiri tak berada dimana mana di dalam rumah!
Saat aku bangun pagi ini, mereka berdua lenyap dan aku
tengah kerepotan karena justru muncul dua gadis kecil........
Namun, gadis gadis ini, aku tahu ini gila tapi apa
mereka.........saat aku tengah curiga pada situasi ini........
KETUK KETUK
Seseorang mengetuk pintu.
“Ise-kun, Rias, Asia-chan, sudah pagi lho?”
Seorang yang memasuki kamarku adalah Akeno-san.
“Ara ara......kok ada banyak anak kecil.”
Itu adalah respon Akeno-san setelah menyaksikan adegan ini.
“U-Umm, Akeno-san, sebenarnya aku tak paham........”
Pipiku tengah ditarik dan rambutku tengah diacak acak oleh
kedua gadis kecil. Akeno-san meletakkan tangannya di pipinya dan mulai berpikir
sejenak, kemudian mengatakannya sembari tersenyum.
“Ini libur musim panas, namun mari panggil semua anggota
klub ke rumah ini.”
Seperti ini, diputuskan untuk mengadakan pertemuan darurat
Klub Penelitian ilmu Gaib.
Bagian 2
Dengan satu panggilan wakil presiden Akeno-san, para anggota
Klub Penelitian Ilmu Gaib berkumpul di ruang tamu rumahku.
Semua orang tengah memandang anak anak dengan ekspresi aneh.
Gadis yang terlihat seperti Asia tengah bersembunyi di belakangku, dan gadis
yang terlihat seperti Buchou tengah duduk di pangkuanku. Sepertinya mereka
sudah lengket padaku.
“Tapi, mereka benar benar mirip Buchou dan Asia.”
Xenovia memandang kedua gadis kecil sembari memiringkan
kepalanya.
“Justru, aku berpikir kalau mereka adalah Buchou dan
Asia-san.”
Ujar Kiba.
“Apa kamu serius, Kiba? Jadi mereka berdua memang Buchou dan
Asia!?”
“Iya.”
Kiba menegaskan secara jelas, dan menganggukkan kepalanya.
Aku merasa ragu soal itu. Mereka adalah Buchou dan Asia tak
peduli bagaimana kalian melihatnya. Tapi, kenapa mereka berubah menjadi gadis
kecil? Aku hanya bisa berpikir kalau mereka juga kehilangan memori mereka. Tapi
aku tak berpikir kalau mereka kehilangan memori mereka sepenuhnya karena mereka
memanggilku “Iche”.......
“.....Kupikir ada teknik yang mengubah kalian menjadi gadis
cilik.”
Koneko-chan mengatakan itu dengan tenang seolah mengingat sesuatu.
“Koneko-chan, ada teknik seperti itu?”
“Ya, karena Iblis bisa mengubah penampilan mereka bergantung
pada kekuatan Iblis mereka.”
Seorang yang menjawabku adalah Akeno-san yang sedang
menuangkan teh. Dia melanjutkan dan memberiku penjelasan lebih.
“Kamu tahu kalau dalam legenda dikatakan bahwa Iblis muncul
dalam wujud wanita tua atau anak kecil? Itu sangat benar, dan Iblis bisa
mengubah penampilan mereka sesuai keinginan mereka saat mereka telah mencapai
usia tertentu. Wajar bagi wanita paruh baya untuk memiliki penampilan muda di
dunia Iblis. Namun, kebanyakan laki laki cenderung memiliki penampilan sesuai
usia mereka.”
Begitu, begitu. Jadi kalian bisa membuat penampilan kalian
terlihat sesuai keinginan kalian tergantung dari bagaimana kalian memakai
kekuatan Iblis kalian.
Berarti, Buchou dan Asia berubah menjadi gadis kecil memakai
kekuatan Iblis........dan apa yang mereka coba lakukan?
“Namun, bahkan dalam kasus itu kamu tak akan kehilangan
memorimu.......”
Akeno-san meletakkan tangannya di dahinya sembari memasang
wajah tak nyaman.
“Ini teknik senjata makan tuan.”
Azazel-sensei mengatakan itu sembari meminum teh.
“Senjata makan tuan?”
Sensei mengangguk oleh pertanyaanku.
“Ya, saat seseorang dengan kekuatan Iblis tinggi memakai
teknik yang tak familiar bagi mereka, kadang kadang mereka membuat kesalahan.
Jadi, teknik berbalik kembali pada mereka.”
“Berarti Buchou gagal memakai teknik itu? Sepertinya mereka
juga kehilangan memori mereka.”
“Sepertinya begitu. Karena teknik berbalik kembali, memori
mereka juga tersegel untuk sementara dan berubah menjadi anak anak. Namun kalau
Iblis seperti Rias membuat kesalahan. Dia mungkin membayangkan hal lain secara
kuat saat mengaktifkan teknik. Yang pasti, untuk membalik mereka menjadi normal
kita entah harus menunggu hingga waktu tertentu atau kita memerlukan seseorang
dengan kekuatan anti-mantra.”
Sampai Buchou gagal dalam memakai teknik..........astaga,
apa yang terjadi?
Bahkan saat aku melihat Buchou-mini yang duduk di
pangkuanku, dia hanya memiringkan kepalanya dengan bingung.
“Iche, wajahmu kelihatan aneh.”
Tapi, dia benar benar imut! Itu artinya dia seperti ini saat
masih anak anak, kan?! Tak mengherankan kakak laki lakinya sangat menyayangi
dia!
“Uu, Asia juga mau dipangku......”
Dari belakangku, Asia-mini dengan mata berair mengatakan itu
sembari memandang Buchou-mini yang duduk di pangkuanku dengan mata iri. Aaaah,
yang satu ini juga imut! Dia begitu polos sampai hasratku sebagai penjaganya
meningkat pesat! Itu aneh. Aku sama sekali tak punya fetish loli......
Apa mungkin ini kecintaan seorang Ayah pada putrinya? Atau
itu Cinta seorang kakak laki laki pada adik perempuannya? Yang pasti,
Buchou-mini dan Asia-mini adalah gadis gadis kecil dengan efek melebihi
bayanganku!
“B-Buchou dan Asia-senpai.........mereka manis
sekali........”
Seorang yang mengatakan itu dengan kikuk adalah Gasper.
“Ya, Gasper. Cobalah buat mereka berdua tertawa.”
Aku mengatakan sesuatu yang seorang senior akan katakan.
Gasper terkejut namun menganggukkan kepalanya perlahan.
Dia kemudian merogoh isi dalam tasnya dan.........dia
mengeluarkan kantong kertas.........aku mendapat firasat buruk tentang ini.
ZUN!
Gasper, yang membuat lubang di kantong kertas memakai jari
telunjuk dan jari tengahnya.......
PUT!
Dia kemudian mengenakannya di kepalanya! Sudah kuduga!
“Lihat, Buchou, Asia-senpai. Ini kantong kertas~. Kalian
akan seratus kali lebih berani saat mengenakan ini.”
Dua mata berbinar yang muncul dari lubang di kantong kertas
diarahkan secara langsung pada kedua gadis kecil.
“........Fue.”
“.........Iya.”
Buchou-mini dan Asia-mini langsung memelukku, dan mereka
gemetar! Sudah kuduga! Mereka ketakutan! ‘Gasper-kantong-kertas’ itu tidak
boleh!
Ngomong ngomong “Gasper kantong-kertas” adalah wujud
power-up yang kuberikan pada vampir-hikikomori dengan fobia terhadap orang
lain. Dengan mengenakan kantong kertas, hatinya menjadi lebih kuat jadi dia
bisa menghadapi orang lain!
Namun penampilannya akan berubah layaknya seorang mesum, dan
dia menjadi monster yang menimbulkan ketakutan dahsyat pada orang lain! Itulah
akhir dari penjelasanku!
“Heeeeeeeeeeeeeeeei! Kamu! Gaspeeeeeeeeeeeeeer!”
Aku mendorong si mesum kantong-kertas menjauh! Tentu saja!
Apa yang kamu lakukan!?
“A-A-A-A-A-Apa yang kamu lakukan...........!?”
Gasper memprotes seolah dia tak paham.
“Bukan “Apa yang kamu lakukan!” Apa yang ingin kamu lakukan
dengan mendekati Buchou dan Asia dengan berubah ke wujud kantong kertas!?
Mereka akan ketakutan! Kamu terlalu menyeramkan!”
“T-Tidak........aku hanya ingin memberitahu mereka kalau
dengan mengenakan kantong kertas kamu akan mendapatkan keberanian.”
“Tak akan! Dari sudut pandang orang lain, kamu terlihat
seperti orang mesum yang mendekati gadis kecil! Sial! Aku benar benar bodoh
karena memintamu!”
“........uu, itu seram sekali.”
“Aku tidak takut! Rias tak pernah menangis!”
Asia yang tengah gemetar, dan Buchou yang bersikap kuat
sembari memelukku. Mereka imut sekali!
“Oh, tak apa apa. Sudah tak apa apa sekarang, karena aku
sudah menjatuhkan Gasper~”
Aku membelai kepala mereka berdua dengan lembut.
“Uu, senpai kejam sekali. Aku akan bersembunyi lagi!”
‘Vampir Kardus’ adalah mode stasioner Gasper. Saat anak
crossdress dengan hati murni yang memiliki fobia terhadap orang lain ini
terjadi sesuatu padanya, dia kabur ke dalam kardus di ruangan ini, dan dia
menutup dirinya di dunianya sendiri! Jangan tiru dia semuanya! Kalian bisa bisa
diekspor tanpa sengaja!
“Namun, Buchou dan Asia manis sekali. Mungkin tak apa apa
kalau Ise-kun dan aku membesarkan mereka seperti ini.”
Akeno-san mengatakan itu dengan senang.
“Aku dan Akeno-san?”
“Ya. Ise-kun akan jadi Ayah dan aku akan jadi Ibu mereka.
Itu artinya kita jadi suami dan istri.”
“Suami dan istri?”
Mendengar kata kunci itu, aku mulai membayangkan adegan
tertentu di dalam otakku.
[Aku pulang.]
Aku baru pulang dari kerja.
[Ara ara, selamat datang, sayang.]
Seorang yang muncul di pintu masuk adalah Akeno-san dalam
apron!
[Papa! Selamat datang!]
[Papa, ayo main bersamaku!]
Yang menyambutku berikutnya adalah Buchou-mini dan
Asia-mini.
[Hei, kalian berdua. Papa masih capek dari bekerja, jadi
kalian tak boleh nakal, oke?]
[Tidak~! Aku mau bermain bareng Papa!]
[Asia sedang menunggu seperti gadis baik!]
[Akeno, tak apa apa. Jadi, putriku, mari kita bermain
bersama. Hahahaha.]
[Mou, kamu terlalu lembut pada mereka berdua.]
........Menakjubkan. Luar biasa menakjubkan. Aku akan
mengagumi situasi itu. Gaya hidup seperti itu pasti akan sangat bagus!
“.......Ise-senpai, kamu ngiler dan memasang wajah
cabul...........sepertinya dia nyasar ke dunianya sendiri.”
“Hahahaha, dia pasti sedang mengalami gaya hidup itu dalam
kepalanya. Ise-kun kadang kadang pergi dari dunia nyata.”
Koneko-chan dan Kiba berbicara seperti itu. Ah, meski hanya
sementara, aku membayangkan gaya hidup yang menakjubkan.
Sembari melakukan hal seperti itu, Azazel-sensei berdiri
lalu mengatakannya.
“Oke, aku akan mencari cara memulihkan mereka. Kalian juga
cobalah cari cara. Kalian akan kena masalah kalau terus seperti ini, kan? Mari
panggil satu sama lain saat kita menemukan sesuatu, jadi kita akan berpencar
untuk sementara.”
[PAHAM]
Semua anggota klub selain aku merespon Sensei.
Ara? Kita berpencar untuk sementara? Jadi kita tak ada
solusi saat ini?
“Aku akan memulai dengan melacak jejak jejak kekuatan Iblis
Rias. Aku akan mengecek kamar Ise-kun yang menjadi tempat teknik itu
diaktifkan.”
Akeno-san menuju ke kamarku setelah mengatakan itu.
“Kalau begitu, bagaimana kalau aku dan Koneko-chan mulai
mencari di tempat yang lain?”
“Ya.”
Kiba dan Koneko-chan juga meninggalkan ruangan!
“Fumu. Aku tak paham apa apa tentang kekuatan Iblis. Kalau
begitu, aku akan melatih Gasper. Hei, Vampir. Keluarlah dari kardus. Kalau
tidak, aku akan memotongmu.”
“Hiiiiiiiiiiiiiii! Xenovia-senpai menggangguku!”
Xenovia keluar dari ruangan sambil membawa kardus yang
berteriak.
“Kalau begitu, aku serahkan mereka berdua padamu, Ise.”
Sensei juga pergi! Aku ditinggalkan sendiri di ruang tamu
bersama dua gadis cilik!
“............Berarti aku baby-sitter huh.”
“Iche, ayo main denganku.”
“......Gendong aku.”
Aku menggendong mereka berdua, dan kebingungan dengan
situasi ini.
Bagian 3
“Kucing!”
“Manisnya!”
“Ya, dia memang manis!”
Aku berada diluar sembari menggandeng tangan mereka. Mereka
tertarik pada apa saja yang muncul di hadapan kami, dan mereka menarikku kemana
mana.
Aku didesak oleh mereka saat mereka berkata “Ayo pergi
keluar”!, jadi aku membawa mereka keluar.........lalu apa yang sebenarnya
mereka berdua inginkan.............?
Untuk sekarang, tujuan kami adalah supermarket di dekat
rumah. Mungkin mereka akan senang kalau aku belikan es krim.
Namun, bahkan Buchou yang merupakan Onee-sama anggun
sekarang hanya gadis kecil normal. Bahkan Asia yang pendiam nampak manja dan
riang.
Namun karena mereka imut jadi tak apa apa..........Tapi aku
jadi berpikir kalau membesarkan anak itu sulit.
“Ah! Itu Ise!”
Aku mendengar suara familiar dari arah berbeda. Saat aku
melihat, aku menyaksikan kedua sobatku Matsuda dan Motohama.
Ini liburan musim panas, jadi mereka menuju ke rumahku dari
siang bolong? Tak kusangka akan menemui orang orang menyebalkan ini.......
“Apa yang kamu lakukan..... ~Tunggu, anak anak!?”
“Hei, hei, hei, siapa gadis gadis kecil itu?”
Mereka berdua terkejut setelah melihat Buchou dan Asia. Yah,
itu sudah jelas.
“Ja-Jangan jangan, mereka anak anaknya Ise!?”
“Menilai dari warna rambut mereka, mereka dari Rias-senpai
dan Asia-chan.......?”
Mereka mulai menebak nebak sesuatu! Mereka mengambil
keputusan kalau keduanya adalah anak anakku!
“Mana mungkin aku punya anak!”
Aku tak mau punya anak saat aku bahkan tak membuat bayi! Aku
ingin mengatakan itu, namun berhenti. Karena aku tinggal bersama para bishojo,
aku ingin menjadi perwujudan kecemburuan mereka!
Aku mencoba membuat alasan, namun mereka terus membuat
dugaan aneh.
“Dari penampilan mereka, mereka sekitar 3 atau 4
tahun.........Ise usianya 17 tahun sekarang kan?.......Berarti itu mungkin
saja?”
“Apa kamu serius!? P-Pria itu bersikap seolah dia tak punya
pengalaman, dan kau bilang dia tengah mentertawakan kita di belakang punggung
kita........?”
Matsuda dan Motohama memandangku sembari memasang ekspresi
serius yang tak bisa kudeskripsikan.
“Tu-tunggu sebentar! K-Kalian, apa yang kalian hitung!? Apa
yang kalian berdua bayangkan!?”
“Ini pertemuan darurat! Ini aku! [Kasus D] terjadi! Ini
[Kasus D]!”
Matsuda memanggil entah kemana setelah memanggil entah
kemana! Ke-Kemana kamu memanggil!? Lalu apa itu [Kasus D]!?
FLASH!
Motohama mengambil foto Buchou-mini dan Asia-mini! Heeeei!
Apa yang kalian ambil!?
“Matsuda! Kita punya bukti! Sekarang, mari menuju aula
[Komite Pemusnahan Ise]!”
“Oke! Ise! Siapkan dirimu setelah pertemuan itu berakhir!
Kami selalu mengharapkan kesialanmu!”
Sobat sobatku meninggalkan tempat ini dengan cepat sekali!
Aku mencoba memanggil mereka kembali!
“Hei! Apa maksud kalian dengan Komite pemusnahan dan
mengharapkan kesialanku!? Tunggu! Kemana kalian mau pergi setelah meninggalkan
sobat terbaik kalian disini!?”
[MATI SANA!]
Yang kudengar dari kejauhan adalah kata kata kejam.
Bagian 4
........Kupikir, aku sedikit kelelahan. Aku lelah setengah
mati di dalam ruang tamu setelah kembali dari supermarket.
“Dingin.”
“Enak.”
Buchou-mini dan Asia-mini sedang memakan es krim mereka
dengan lahap. Namun, ini masalah. Aku takut kalau rumor aneh lain tentang
diriku mungkin menyebar di kelasku setelah liburan musim panas selesai!
Aku tengah memegangi kepalaku kebawah dan Azazel-sensei
muncul di depanku.
“Aku menemukan cara memulihkan mereka.”
Sensei mengenakan busana petualang. Dia memberiku pedang
gaya-barat dan perisai baja. Hah? Buat apa ini!?
“Kita akan kumpulkan bahan bahan dengan kekuatan kegelapan
di dalam mereka. Ada obat yang bisa menetralkan mantra dengan mencampur bahan
bahan itu. karena itu, Ise, ayo pergi!”
Azazel-sensei menunjuk ke arah tertentu dengan sukaria.
“Hah? Pergi? Kemana?”
Aku merasa sangat curiga, dan Kiba datang dan menjelaskan.
“Kami menemukan cara untuk mengembalikan Buchou dan
Asia-chan ke normal. Pertama kami menemukan mantra sihir yang digunakan dari
jejak kekuatan Iblis di kamarmu, dan kami saat ini sedang mencari cara untuk
menetralkannya dengan membaca mantra secara terbalik. Ini juga disebutkan dalam
salah satu dokumen yang Sensei bawa, jadi takkan apa apa selama Akeno-san atau
aku ada. Ini hanya masalah waktu.”
Hmm, begitu. Jadi mantra yang digunakan oleh Buchou bisa
dipecahkan huh.
Sensei kemudian memberi penjelasan tambahan.
“Itu sendiri akan cukup, tapi kami memutuskan membuat obat
untuk menetralkan mantra itu. namun untuk itu kita memerlukan bahan bahan yang
diperlukan jadi kamu dan aku yang akan mengumpulkannya.”
“Anda bilang mengumpulkan bahan bahan tapi kemana kita harus
pergi?”
“Ke sejumlah lokasi. Akeno, kamu juga ikut. Kalau kamu dan
aku ikut, kita bisa mensupport Ise.”
Akeno-san memasang wajah tak senang setelah dipanggil oleh
Sensei. Akeno-san sepertinya tak terlalu rukun dengan Sensei.
“........Aku tak merasa puas kalau anda mengatakan itu
padaku, tapi ini semua demi Buchou, Asia-chan, dan Ise-kun, jadi aku akan
ikut.”
Akeno-san menyetujui dengan menyilangkan tangannya. Oh,
sikutnya menyentuh payudaranya!
“Sensei, bagaimana dengan aku?”
Xenovia bertanya sambil menyeret Gasper. Gasper........jadi
kamu sedang dilatih olehnya huh.
“Kamu latihlah Gasper.”
“Paham. Mari kita pergi, Gasper. Selanjutnya kita akan
berlatih cara menghindari gelombang pedang suci Durandal.”
“Hiiiiiiiii! Aku akan benar benar dibunuh kali ini!”
Xenovia pergi sambil menyeret Gasper yang wajahnya putih
pucat. Xenovia, kamu nampaknya sangat menikmati itu. Gasper, jadilah lebih
kuat.
“Iche, kemana kita akan pergi?”
“.......Jangan tinggalkan kami.”
Buchou dan Asia menarik narik celana panjangku. Hmm, apa
yang harus kulakukan........
“Oke, kita akan bawa mereka bersama kita. Aku juga akan
ikut, jadi kita tak akan masuk dalam situasi berbahaya.”
Tentu, ditemani oleh Gubernur-sama tak terkalahkan akan
menjamin keselamatan kami......
Seperti ini, kami mulai mengumpulkan bahan bahan dengan
memakai lingkaran sihir transportasi gaya Malaikat Jatuh untuk tujuan bepergian
jarak jauh.
Sudah dimulai, namun........
“GAOOOOOOOOOOO!”
Raungan berbahaya tengah diarahkan padaku!
Di pelosok gunung di negara tertentu, aku tengah menghadapi
monster raksasa sembari memegang pedang dan perisai!
Musuh bernama Minotaur dan merupakan monster tipe humanoid
dengan kepala banteng! Tingginya sekitar 4 atau 5 meter dan dia sangat besar!
Dia memiliki lengan dan dada tebal! Dia memiliki kepala banteng namun memiliki
taring! Dia bukan herbivora! Dia jelas jelas banteng karnivora!
Akulah satu satunya yang sedang mengalami situasi berbahaya
seperti itu!
SWING!
Suara yang menggetarkan udara! Kapak tempur milik Minotaur
itu jauh lebih besar dariku! Dan dia baru mengayunkan itu ke arahku! Aku akan
terbunuh! Kalau aku sampai kena itu, tubuhku akan terpotong menjadi dua hanya
dengan satu ayunan!
Bahan pertama. Katanya adalah hati Minotaur! Namun nampaknya
hatikulah yang sedang diburu disini!
“Hei, Ise, maju sana!”
Seorang yang mengatakan itu adalah Sensei yang sedang
menyiapkan nabe (pot Jepang).
“Sensei! Aku akan dibunuh! Mana mungkin aku bisa melawan
makhluk ini!”
Aku berteriak dan meminta bantuan! Tentu saja! Mana bisa aku
mengalahkan monster banteng dengan pedang seperti iniiiiiii!
“Bicara apa kamu? Tunjukkan rasa cintamu pada Rias dan
Asia~. Aku hanya tinggal menontonmu dengan mata hangat dari sini.”
Sang Gubernur-sama mengatakan itu sambil mengecek dashi
(kuah Jepang yang dibuat dari kaldu ikan dan rumput laut) untuk pot! Apa yang
anda sedang lakukan! Anda bahkan mengeluarkan meja dan seperangkat kompor!
“Azazel-sensei, aku sudah memotong bahan bahannya.”
“Oh, Akeno, makasih. Kita sekarang hanya perlu menunggu si
idiot itu mengalahkan si banteng. Tak masalah selama dia mendapatkan hatinya.
Mari makan bagian yang lainnya.”
“Aku belum pernah makan daging minotaur sebelumnya.”
“Minotaur dari sini punya rasa lezat. Sekali kamu
memakannya, kamu akan ketagihan. Aku bahkan menganggapnya sama dengan daging
matsusaka. Hei, Rias dan Asia, ini piring kalian.”
“Daging.”
“Banteng-san.”
“OOOOOOO! Kenapa kalian melakukan situasi seperti keluarga
saat aku sedang dalam situasi hidup dan mati tepat di depan kalian!? Aku hampir
dibunuh oleh yang kalian sebut banteng matsusaka ini!”
Aku tengah sengsara sendiri sembari menghindari serangan
dari minotaur!
“Rias, Asia, tukang daging akan membawakan daging sebentar
lagi. Sabar ya~”
“Sensei! Yang anda sebut tukang daging itu akan dibunuh! Aku
akan dibunuh oleh banteng ini! Banteng ini terlalu kuat! Aku akan terbunuh
sebelum aku mengantarkan daging!”
Uwa! Kapak tempur yang mengayun kebawah menciptakan kawah
besar di tanah! Aku bahkan tak bisa menghentikan satupun serangan seperti itu!
“Bantu aku sedikit! Anda adalah “Gubernur Malaikat Jatuh”,
jadi bukankah anda seorang seperti Boss-Akhir dalam film dan semacamnya!?”
“Iya, aku ini kuat. Kalau itu Game RPG, maka aku adalah Boss-tersembunyi
yang muncul setelah kamu mengalahkan Game. Dan seseorang seperti itu menjadi
sekutu kalian, kalian sudah beruntung.”
“Kalau begitu bantu aku! Aku akan dibunuh kalau harus
melawan monster ini sendiri!”
“Nanti jadi membosankan~. Kalau aku menembakkan beam dari
tanganku dan kalahkan monster itu, maka monster itu akan kalah dalam beberapa
kalimat dalam novel, tahu?”
Azazel-sensei melepaskan cahaya dari tangannya.
Si banteng tewas.
Item diterima.
“Lihat, selesai dalam beberapa kalimat. Membosankan.”
“Membosankan juga tak apa apa! Gubernur-sama yang jutaan
kali lebih kuat dari aku! Ampuni akuuuuu!”
Sembari kami mengobrol seperti itu, aku bisa mendengar suara
gemuruh dari kejauhan!
Saat aku melihat........sekelompok Minotaur tengah bergerak
ke arah sini!
Gyaaaaaaaaaaaaaaaa!
Sekelompok daging matsusaka tengah bergerak kemari! Apa
mereka datang untuk membantu sesama mereka setelah menyadari ia bertarung!? Aku
akan benar benar terbunuh kali ini! Aku akan dimakan oleh para banteng!
“Ara ara, mereka datang berkelompok.”
Akeno-san memasang wajah tak nyaman! Di sampingnya, Sensei
memasang ekspresi tak enak!
“Chi, berisik sekali.”
Dia mengacungkan jarinya ke arah kawanan banteng........
PI!
Kilatan cahaya muncul dari jarinya dan.......
DOOOOOOOOOOOOOOOOOOON!
Sembari menciptakan ledakan super kuat, kelompok Minotaur
dan sekeliling mereka hancur tak berbekas!
Gila sekali! Itu jelas jelas serangan dari boss akhir!
“Hmph. Pengganggu sudah lenyap, Ise. Bertarunglah sepuas
hatimu sekarang.”
Sensei mengacungkan jempolnya! Bukan itu! Bukan itu
maksudku! Kalau jumlah mereka ada banyak, anda bisa mendapat hati sebanyak yang
anda mau! Dia mengubah mereka semua menjadi abu! Dia benar benar
menyelesaikannya dalam beberapa kalimat!
“Beam yang barusan, bisakah anda setidaknya menembakkan satu
dengan cara ini!? Pertarungan akan berakhir dengan itu! juga, diantara kawanan
barusan ada yang jauh lebih besar dari yang kulawan sebelumnya!”
“Bertarung saja sana. Boss-Akhir-sensei!”
Aku mungkin beruntung atau sial. Minotaur menjadi ketakutan
dari serangan barusan! Aku tahu bagaimana perasaanmu! Menakutkan bukan!? Pasti
akan menakutkan kalau seseorang seperti Boss-akhir berada diantara musuhmu!
Namun aku menahan simpati dalam diriku dan melaju menebasnya
saat ada kesempatan.
Bagian 5
Aku entah bagaimana mendapatkan hati Minotaur dan kami tiba
di negara berbeda.
Di hadapan kami terdapat Akeno-san yang mengenakan pakaian
tipis.
“Apa ini bisa?”
Tubuh mempesonanya membuatku terangsang! Aaah, sudah kuduga
oppai Akeno-san memang besar! Paha putih yang nampak dari belahan! Kaki
indahnya sungguh menakjubkan!
“Ya, Unicorn hanya terbuka pada perawan murni.”
Seperti yang Sensei katakan, kami kemari untuk mencari
tanduk Unicorn kali ini. Kami berada di dalam hutan. Kami berada di depan danau
yang indah. Katanya Unicorn muncul di depan gadis gadis murni tanpa sedikitpun
cela.
Seperti itu Akeno-san dipilih untuk peran ini, dan kami
sedang bersembunyi dibalik bayangan sambil menutupi nafas kami sembari menanti
Unicorn itu muncul. Katanya pakaian tipis itu adalah sesuatu yang menekan
kekuatan Iblis dari Iblis. Itu dipersiapkan oleh Azazel-sensei karena dia
berpikir kalau Unicorn mungkin tak akan mendekati wanita Iblis. Akeno-san duduk
di depan danau, dan kami melihatnya dari bayangan. Buchou dan Asia tengah duduk
di pangkuanku dengan tenang. Ya, kalian berdua adalah anak baik.
Sensei kemudian mengatakannya dengan tenang.
“Hmm, mungkin aneh kalau ini datang dari aku, tapi aku
berpikir kalau Akeno punya tubuh yang sangat erotis.”
Sensei mengatakan itu sembari menatap Akeno-san dengan
serius. Ketimbang menatapnya dengan mata mesum, itu adalah tatapan seperti
keluarga seolah dia senang melihat pertumbuhan putri atau saudara perempuannya.
“Aku setuju. Kenapa dia memiliki tubuh erotis seperti itu?”
“Akeno juga membawa darah Malaikat Jatuh. Ada banyak wanita
Malaikat Jatuh yang erotis.”
“Masa sih?”
Memang benar kalau para wanita Malaikat Jatuh yang kutemui
sebelumnya punya tubuh erotis.
“Ya, itu adalah tugas mereka untuk merayu laki laki dari
jenis berbeda. Tubuh mereka menjadi sesuatu yang akan sangat diinginkan oleh
laki laki. Namun, biarpun kamu membandingkan mereka, Akeno jauh lebih bagus.
Kamu, kalau kamu bisa mendapatkan dia, maka ambillah dia.”
“Y-Yaa, kalau aku bisa, maka aku pasti......”
“Ya. Biarpun aku seperti ini, aku juga punya peran untuk
mengawasinya. Aku merasa lega setelah mendengarmu mengatakan itu.”
Sensei mulai mengangguk pada dirinya sendiri. Apa yang
terjadi.......
“? H-Haa, apa iya......”
“Iche, wajahmu kelihatan mesum~”
“Mecum~”
Pipiku ditarik oleh kedua gadis cilik. Sepertinya mereka
kesal. Apa yang terjadi pada kedua gadis ini.........
“Uu, tolong jangan tarik tarik.”
“Sepertinya kamu akan mendapat banyak kesulitan.—Oh, dia
muncul juga.”
Saat aku melihat, seekor kuda putih muncul di dekat danau!
Dia ternyata memang punya tanduk di atas kepalanya!
“Sejak zaman kuno, tanduk unicorn sangat dihargai sebagai
obat untuk menyembuhkan segalanya. Ia juga memiliki efek menetralkan mantra.
Karena itu kita akan mengambilnya.”
“Apa tak apa apa? Akankah tanduknya tumbuh lagi?”
“Tak akan masalah karena kita akan beri dia obat sehingga
tanduknya bisa tumbuh lagi.”
Ah, jadi pasca-perawatan juga dilakukan dengan baik.
Unicorn mendekati Akeno-san. Momen tangan Akeno-san
menyentuhnya........
“Ha!”
Karate Akeno-san menghajar leher Unicorn! Karena Unicorn itu
sedang lengah, dia jatuh di tempatnya berdiri!
Setelah mengkonfirmasinya, kami keluar dari bayangan.
Maafkan aku Unicorn.
Biarpun dia terlihat seperti ini, Akeno-san adalah Iblis.
Pertama banteng, dan sekarang kuda. Mungkin target
berikutnya adalah babi.
Waktu itu, aku sungguh........bodoh.
Bagian 6
Bahan yang berikutnya.........adalah yang terburuk!
GOBAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!
Tepat di depanku, monster yang panjangnya melebihi 15 meter
mengaum keras. Monster bersisik merah dengan sayap membentang
lebar.......seekor Naga!
“Ini adalah Naga-Api. Naga yang mewakili api. Sisik yang
tumbuh di punggungnya adalah bahan terakhir yang kita cari.”
Sensei menjelaskannya dengan kalem!
Mustahil! Ini mustahil! Tak peduli bagaimana kalian
melihatnya, ini adalah monster! Uwaaaah! Apa Naga dewasa sebesar ini!? Aku
pernah melihat bayi Naga sebelumnya! Familiar Asia adalah Naga-mini. Dia sangat
kecil sampai kalian bisa membawanya. Dan makhluk yang disini adalah sesuatu
yang tak mungkin kalian bawa!
Pedang seperti ini tak ada bedanya dengan tusuk gigi
baginya!
“.......S-Sensei........ini terlalu.......”
“Naga yang bersemayam di dalam dirimu jauh lebih kuat dari
yang satu ini. Tunjukkan padaku apa yang bisa kamu lakukan dengan itu.”
Di dalam diriku, aku punya Naga Legendaris.......kekuatan
Sekiryuutei bersemayam di dalamku. Itu memang benar! Tapi aku masih belum bisa
memakai kekuatannya secara benar, dan akan mustahil bagiku untuk mengalahkan
makhluk ini!
GOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO!
Si Naga melepaskan api dalam jumlah mengerikan dari mulut
raksasanya!
“Uwaaaaaaaaaaaaaaaah!”
Aku hanya bisa berlari kesana kemari sambil menangis! Aku
akan hitam gosong kalau sampai kena serangan itu!
Itu pasti panas! Amat sangat panas! Selain itu, kenapa aku
mendapat banyak pengalaman mematikan hari ini!?
“Hei, Sensei! Kalau kupikir pikir lagi, anda dan Akeno-san
datang kemari untuk mensupportku, kan!?”
Aku yakin dia mengatakan itu sebelum kita bepergian ke
tempat tempat berbeda! Namun sampai saat ini aku belum mendapatkan satupun
support!
“Sebelumnya, kamu melihat penampilan erotis Akeno, kan?”
“Ya!”
Tentu saja, aku sudah menyimpannya dalam otakku!
“Dengan itu, pekerjaan kami selesai.”
“Seriusssssssssss!?”
Mataku hampir menyembul keluar karena kata kata tersebut!
Masa sih!? Itu saja!? Aku senang, dan itu memang menakjubkan! Tapi!
“Sensei, itu terlalu kejam tak peduli bagaimana aku
memikirkannya!”
Akeno-san memprotes! Aah, itu baru Akeno-san! Dia sungguh
baik hati!
“Siapa peduli. Kamu juga ingin melihat sisi keren Ise kan?”
“.............I-Itu memang benar, namun.........”
Hah? Akeno-san terbujuk hanya dengan itu!?
Aku tengah mengelak dari nafas api dan cambuk ekor sembari
terkejut dengan hal itu! Tapi mengelak saja sudah memakan banyak tenaga! Sial,
aku kehilangan nafasku!
“Sensei! Aku akan terbunuh! Staminaku takkan bertahan
lamaaaaaaaaaaa!”
Mungkin ucapan mati matianku mencapainya, sehingga Sensei
berkata “Oke oke” sembari menggeleng kepalanya ke sisi.
“Apa boleh buat! Ayo keluaaaaaaar!”
Azazel-sensei menjentikkan jarinya, dan lingkaran sihir
raksasa muncul di tanah. Sesuatu yang sangat besar muncul dari dalamnya sembari
mengeluarkan aura hitam!
“Apa apaan ituuuuuuuuuuuuuu!”
Yang muncul dari lingkaran sihir itu adalah super robot
tipe-humanoid yang seukuran dengan Naga itu!
Tunggu, robot!? Pandanganku tentang dunia berubah!
“Dari mana dia datang!? luar angkasa!?”
“Dari basemen rahasia yang terletak dibawah kolam renang
Akademi Kuou! Itu setting yang menjanjikan, kan!?”
Sensei mengatakan itu sambil mengedipkan matanya!
“Jangan obrak abrik sekolah kami semaumu!”
Jadi dia membuat benda seperti itu dibawah kolam tempat kami
berenang! Kalau Buchou yang merupakan penguasa bayangan sekolah mengetahuinya,
dia akan mengamuk!
“Ini adalah robot pembantu Iblis yang kubuat memakai
teknologi Malaikat jatuh! Dia adalah Maouga! Aku diminta oleh Sirzechs! Bahan
bakarnya adalah kebencian manusia yang mengalir di seluruh dunia! Kebencian tak
menimbulkan polusi, jadi ini ramah lingkungan!”
Sensei yang berdiri di atas bahu robot memberi penjelasan
seperti itu.
“Ma-Maougaaaaaaaaaaaaaaa! Itu jelas jelas dari serial
berbeda! Dia keluar di cerita yang salah! Selain itu, apa maksudnya dengan
kebencian sebagai energi utamanya!? Itu kejahatan! Tak peduli bagaimana
memikirkannya, itu senjata yang dipakai para penjahat! Kenapa Sirzechs-sama
meminta membuatkan benda seperti itu!? Dari semua orang, kenapa dia meminta
Gubernur jahat ini!?”
“Rincian kecil seperti itu tidak penting. Yang penting itu proses
dan bagaimana kamu melakukannya. Maju, Maouga! Seraplah kebencian manusia! Kau
adalah mahakarya yang diciptakan oleh dunia kegelapan ini!”
Maouga mengarahkan lengannya pada Naga. Sudah kuduga,
imajinasimu memang jahat, Sensei!
“Rasakan ini! Tinju roket!”
Saat Sensei berteriak........
BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANG!
Lengannya mengeluarkan api, dan meluncur ke depan! Itu
memang tinju roket!
GOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO............
Tinju roket yang meluncur sangat cepat dielakkan dengan
mudah oleh Naga, dan menghilang ke langit yang jauh.
..................................
Hah? Cuma begini saja? Selain itu.........
“Sensei, U-Umm, aku hanya ingin menanyaimu sesuatu........”
“Apa?”
“Tinju roket yang terbang meluncur itu, apa dia tak akan
kembali?”
Sensei menutup matanya sejenak oleh pertanyaanku.
“..........Seperti ini, kebencian di seluruh dunia telah
menghilang.”
Dia membalas ucapanku dengan senyum menyegarkan!
“Aku tak paham apa maksudmu! Tunggu, tinju roket itu masih
terus terbang!? Itu bukan ramah lingkungan!”
Kemana tinju roket itu terbang!? Jangan jangan ia menghantam
negara antah berantah entah dimana!? Aaaaah, untuk orang orang yang tinggal di
negara itu! Maafkan aku kalau ada tinju raksasa tiba tiba jatuh menghantam
kalian!
“Menyedihkan. Toh robot itu hanya senjata........Sirzechs,
bisakah kau mendengarku? Berapa kali lagi kita harus mengotori tangan kita
dalam kejahatan untuk kabur dalam cara hidup ini........?”
“Jangan katakan hal seperti itu dengan ekspresi sedih!
Ngomong ngomong aku mau menanyaimu buat jaga jaga, tapi mana yang lebih kuat
diantara Maouga dan Sensei!?”
“Tentu saja aku!”
Sensei menunjuk dirinya sendiri dengan percaya diri.
“Ya jangan membuat robot itu! itu buang buang uang! Anda
sendiri sudah cukup kuat hanya dengan menembakkan beam!”
“Bahkan ada hari hari dimana aku tak bisa memakai beam.”
“Anda baru memakainya sebelumnya!”
Sembari Sensei dan aku tengah berdebat, Naga mencoba
menyerang kami sambil mengaum “Gaaaaooooo”!
“Berisik!”
PIII!
Cahaya meluncur dari tangan Sensei yang kesal!
DOOOOOOOOOON!
Naga monster itu jatuh ke tanah hanya karena satu serangan!
Lihat! Ternyata aku memang tak diperlukan! Maouga juga tak dibutuhkan!
“Hmph. Mana mungkin Naga biasa seperti itu bisa
menyentuhku.”
Seperti ini, berkat kami.......bukan, berkat Sensei semua
bahan telah terkumpul.
Yang benar saja, bukankah sudah cukup kalau Sensei yang
pergi sendiri, tapi kenapa aku sampai harus susah payah begini..........!?
Bagian 7
Aku entah bagaimana bisa pulang ke rumah.
Kami telah mengumpulkan bahan bahan. Aku lelah. Baik jiwa
dan raga.
Berapa kali aku berpikir kalau aku akan mati hari
ini..........?
Dari yang aku dengar, Buchou dan Asia melakukan upacara
tertentu di kamarku dan gagal melakukannya, dan sebagai hasilnya mereka berubah
menjadi gadis kecil.
Kali ini, untuk melakukan sesuatu yang berkebalikan dari
upacara itu, diputuskan untuk melakukan mantra di tempat dimana mantra yang
mereka gunakan diaktifkan.
“Pahit~.”
“Ueeen~”
Mereka berdua meminum cairan dengan mata berair,
“Sekarang, aku tinggal mengaktifkan mantra, dan
mengembalikan mereka berdua menjadi normal.”
Akeno-san mengirim kekuatan Iblisnya ke lingkaran sihir, dan
lingkaran sihir bersinar.
Oh, jadi dengan ini Buchou dan Asia akan kembali jadi
normal. Semua ini terasa lama sekali.......
Aku menarik nafas, dan Sensei berbicara padaku.
“Hei, Ise.”
“Ya?”
“Dengan semua obat dan solusi ini, untuk mengembalikan
mereka, apa yang akan kamu lakukan kalau hanya salah satu dari mereka yang
kembali menjadi normal?”
Dia mempertanyakanku. Aku tak memikirkan apapun dan segera
menjawabnya.
“Aku akan menggandakannya dengan Boosted Gear, dan
membuatnya dua kali lebih kuat untuk mereka berdua!”
Mendengar itu, Sensei tertawa.
“Hahaha! Jadi kamu menjawab seperti itu tanpa berpikir!
Jawaban bagus! Ya, itu sangat benar. Kamu mampu melakukan itu. kalau kamu
adalah Naga Legendaris, maka kamu bisa menyelamatkan mereka berdua.”
“?”
Aku kebingungan, namun memang benar kalau aku akan
menyelamatkan mereka berdua apapun yang terjadi.
“Hiiiiiiiiiiii! Ise-senpaaaaaaai! Selamatkan akuuuuuuuuuuu!
Aku akan dibunuh oleh Xenovia-senpai~!”
Seorang yang tiba tiba memasuki ruangan adalah Gasper.
Sepertinya dia sedang diuber uber oleh Xenovia.
“Mu! Jangan kabur! Aku hanya menyuruhmu meminum jus nutrisi
dengan banyak kandungan bawang putih!”
Xenovia muncul mengejar ngejar Gasper sembari memegang
secangkir jus berwarna aneh.
-Tunggu! Gasper berlari ke arah sini!
Di-dia akan menabrakku.........
DON!
Aku terdorong mundur ke arah lingkaran sihir oleh tabrakan
dengan Gasper dan Xenovia!
FLASH!
Lingkaran sihir bersinar, dan melepaskan sebuah kilatan.
Setelah itu, seorang yang muncul di pusat lingkaran sihir
adalah Buchou dan Asia semula.
“........Sepertinya kita bisa kembali menjadi normal.”
“Auuuu. Aku kembali jadi normal.”
Aku senang! Mereka berdua kembali seperti semula! Buchou
dengan oppai besar dan Asia yang manis!
“Jadi, kenapa ini terjadi?”
Sensei menanyai mereka. Buchou dan Asia memandang satu sama
lain dengan malu malu, dan kemudian memberitahu kami.
“.......Beberapa waktu ini, Asia dan aku sangat tertarik
pada Ise saat dia masih anak kecil. Dan ada mantra yang bisa mengubah seseorang
menjadi anak kecil untuk sementara...........”
“Kalian mencobanya, dan mantra malah berbalik, huh. Astaga.”
Sensei mendesah seolah dia tak percaya. Buchou dan Asia
memasang ekspresi menyesal.
Tunggu, jadi mereka mencoba mengubahku jadi anak kecil, huh?
Ah, kalau kuingat ingat mereka berdua sempat menggila saat melihat foto album
masa kecilku. Jadi begitu rupanya.
“Maaf.”
“Maaf.”
Mereka berdua membungkukkan kepala mereka.
“Tak masalah. Aku senang kalian berdua kembali.”
Aku membalas dengan senyum.
“Ise..........kami masih memiliki memori saat kami berubah
jadi kecil.”
“Ya. Ise-san memperlakukan kami dengan sangat baik.”
“Kamu berusaha keras untuk kami sampai kamu harus babak
belur seperti itu.........”
“Aku sangat senang............”
Arara, nampaknya mereka memandangku dengan mata berkabut?
Kalau mereka bersikap seperti itu, justru aku yang merasa malu.
Hah? Apa hanya perasaanku atau Buchou dan Asia nampak lebih
besar?
Dan sekelilingku nampak lebih besar.........Apa semua orang
sebesar ini? Aku bingung bagaimana harus bereaksi, dan Sensei mengatakan itu
padaku sambil tersenyum.
“Jadi, kali ini giliranmu huh. Hahahaha, kamu jadi kecil!”
“Hah?”
Aku membuat suara bodoh. Aku mulai merasa resah dan
memandang tanganku........menjadi kecil!?
Aku menatap cermin di dalam kamar, dan yang terpantul adalah
sosok kecil diriku!
“Apaaaaaaaaaa iniiiiiiiiiiii!”
Aku berteriak dan Sensei mengatakan itu dengan senyum mesum.
“Barusan, saat kamu terdorong ke lingkaran sihir, sepertinya
mantra aneh diaktifkan.”
“Eeeeeeeeeeeeeeeeeeh!? Jadi kali ini aku!? Tapi aku masih
punya memoriku!?”
“Sepertinya mantra berjalan lancar padamu. Kalian beruntung,
Rias, Asia.”
Semua anggota klub memasang ekspresi senang saat mereka
mendengar Sensei!
“Iyaaan! Ise! Kamu sangat manis seperti dugaanku!”
Buchou memelukku erat erat! Aku bukan boneka jadi kamu tak
seharusnya berkata “Iyaaaaan”!
“Bu.....Buchou! Tolong izinkan aku memeluknya juga!”
“Ara ara, kalau begitu giliranku setelah Asia-chan.”
Sepertinya Asia dan Akeno-san juga sangat emosional
melihatku? Mata mereka berbinar!
“Ise, kupikir kamu juga manis.”
“A.....Aku juga berpikiran sama.”
Xenovia dan Gasper yang merupakan tersangka mengatakan itu
dengan kikuk sambil mengangkat tangan mereka! Ayo minta maaf! Minta maaf padaku
saat ini juga! kalau aku sekecil ini, maka aku takkan bisa pergi keluar! Mana
bisa aku menampakkan diriku di depan Ayah dan Ibu! Ini masalah besar!
“Kalau begitu, kamu seharusnya takkan apa apa dalam situasi
itu untuk sementara waktu. Sepertinya Rias, Asia, dan Akeno juga senang. Tak
ada yang dirugikan dalam hal ini.”
Sensei mengatakan hal kejam! Sepertinya aku sangat dirugikan
disini!
“Tunggu! Bagaimana dengan bahan bahan itu!?”
“Tak ada yang tersisa.”
Sensei menjawab dengan senyum cabul! Apa! Kenapa anda bisa
begitu tak berhati!?
“Sensei! Tolong carikan bahan bahannya lagi! Anda bisa
lakukan itu dengan cepat dengan kekuatanmu, kan!?”
“Ogah. Aku sudah cukup senang senang hari ini. Kamu bersabar
saja dalam kondisi itu untuk sementara waktu. Aku pergi dulu.”
Sensei benar benar kejam! Dia berarti sejak tadi hanya
bermain main! Dan kenapa aku yang berakhir sial hari ini!?
“Kalau begitu, aku pergi dulu.”
“........Aku juga ada proyek penelitian jadi aku juga mau
pergi.”
Kiba dan Koneko-chan juga mau pulang!? Apa apaan ini!? Ini
jadi berakhir seperti kisah sedih bagiku!
“Tidak, aku tak menginginkan ini! Seseorang tolong
akuuuuuuuuuuu!”
Libur musim panas kami baru dimulai. Namun terasa menakutkan
karena sepertinya hanya aku seorang yang akan menjadi sial disini!
Life 6 : 300 Ise
Bagian 1
Saat ini, aku berada dalam kapsul misterius!
“Hahaha, serius, kamu datang di saat yang tepat, Ise!”
Saat aku membawakan teh ke laboratorium Sensei, aku
dimasukkan kesini saat dia berkata “Oh, waktu yang tepat!” Aku tak paham!
BANG BANG!
Biarpun aku memukul mukul dari dalam kapsul, tak bergeming
sama sekali!
“Apa yang anda ingin lakukan, Sensei!?”
“Yah, ada sesuatu yang mau kuujicoba, dan aku kerepotan
karena tak mendapatkan subjek tes. Dan kamu kebetulan datang membawakan teh,
jadi aku pakai kamu saja.”
“’Pakai saja’!? jadi anda mengurung siswa anda sendiri
karena anda ingin ‘memakainya’!?”
“Semua hal memerlukan pengorbanan.”
“Eh!? Maksudnya aku yang jadi pengorbanan disini!? Tidak,
keluarkan aku! Tidaaaaak!”
Aku memohon bantuan, tapi perangkat ini sudah diaktifkan!
Ada kapsul yang sama persis di samping yang satu ini! Namun tak ada apa apa di
dalamnya. Jadi aku satu satunya di dalam kapsul ini!?
“Tunggu, eksperimen macam apa ini!?”
Saat Sensei menoleh oleh pertanyaanku dan mencoba
menjawab........
FLASH! DOOOOOOOOON!
Sebuah kilatan dan ledakan terjadi.
Uhuk! Uhuk!
.......Uu, banyak sekali asapnya. Aku dilepaskan dari kapsul
tanpa aku menyadarinya.
Saat aku melihat, kapsul tempatku berada tadi sudah hancur.
Apa meledak karena eksperimen gagal!?
Ruangan menjadi berantakan karena ledakan itu. Banyak sekali
benda yang hancur, dan terlihat acak acakan. Saat aku melihat sekeliling
ruangan, Sensei tak kelihatan dimana mana. Dia pasti kebosanan karena
eksperimennya gagal.
Aku ingin komplain padanya. Dia benar benar Guru tercela
karena memakai muridnya sendiri sebagai subjek tes! Dia memang boss dari
Malaikat Jatuh! Dia punya cara berpikir yang jahat!
“Astaga, Azazel-sensei itu. Dia meninggalkanku begitu saja
setelah eksperimennya gagal.”
Aku meninggalkan laboratorium Sensei setelah mengucapkan
itu.
Tempatku berada saat ini adalah gedung sekolah lama di
Akademi Kuou.
Sembari menuju ke ruang klub........
“Kyaa!”
Suara seorang gadis! Ini suara Asia!
Saat aku menuju ke arah teriakan itu berasal.........ada
Asia yang telanjang bulat!
BUU!
Mimisanku mengucur deras! Hmm! Sudah kuduga, Asia-chan
tumbuh cukup pesat sejak aku pertama bertemu dengannya! Onii-chan sangat
senang!
“Ka-kamu kejam, Ise-san. Sampai kamu tiba tiba merobek
pakaianku.........”
Asia komplain padaku dengan mata berair.
Eh.........? Aku sama sekali tak paham apa yang Asia
ucapkan. Aku memang punya jurus yang bisa memusnahkan pakaian gadis gadis yang
kusentuh bernama Dress Break.
Tapi mana mungkin aku akan memakai jurus itu pada Asia, dan
aku tak ingat memakainya barusan.
“Hei, berhenti disana, Ise!”
Kali ini suara Xenovia yang sepertinya sedang mengejar
seseorang!
Aku melihatnya dengan keheranan apa yang sedang
terjadi..........aku melihat diriku sendiri datang dari sudut gedung! Tunggu,
kenapa ada aku di depanku!?
Orang yang terlihat mirip denganku memasang wajah cabul
sambil mimisan deras, dan dia menghilang entah kemana setelah melewati aku dan
Asia.
Xenovia kemudian muncul di depanku.—Tunggu, Xenovia juga
telanjang bulat!
Dia tengah memegang senjata di tangannya. Setelah melihat
lebih seksama, dia menuju ke arahku dengan tatapan tajam dan mendekat dengan
oppainya berguncang guncang.—Sembari memegang Pedang Suci di tangannya!
Iblis akan mati kalau disabet oleh pedang suci!
“-Apa artinya tak melakukan apapun padaku saat kamu
menelanjangiku!”
Kamu marah karena alasan itu!? Xenovia yang tak pernah bisa
kupahami menyerbu ke arahku!
“Berhenti disana, kalian berdua!”
Suara tiba tiba. Xenovia menghentikan tangannya dan Pedang
Sucinya berhenti tepat di depanku.
Saat aku menoleh, Akeno-san tengah berdiri disana. Dia
datang membawa Azazel-sensei dan seseorang yang nampak seperti aku!
Bagian 2
“Seluruh Akademi terisi dengan Ise!”
Pertemuan darurat Klub Penelitian Ilmu Gaib. Buchou
meletakkan tangannya di dahinya dan mengatakannya sambil mendesah.
Semua anggota klub duduk di sisi jendela, dan kami tengah
memandang situasi gedung sekolah baru melalui teropong.
-Ada begitu banyak diriku!
Ada aku di sepanjang sekolah dan mereka tengah mengejar para
gadis yang masih berada di sekolah bahkan setelah sekolah berakhir, dan mereka
menggunakan Dress Break pada para gadis!
“Kelompok Ise tengah berlarian kemana mana sambil
menelanjangi semua gadis di sekolah ini.”
Buchou yang berada di sampingku memasang wajah gelisah.
Koneko-chan nampak kesal dan meremukkan teropong di
tangannya.
“.......Aku diserang oleh mereka saat sedang berjalan
kemari. Aku tak paham situasi saat itu, tapi aku menghajarnya habis habisan.”
Hiiiiiiiii! Seram! Koneko-sama sedang kesal! Tapi aku tak
ingat melakukan itu! Yang pasti, siapa orang orang yang mirip ‘aku’ itu!?
“Apa yang harus kita lakukan pada satu ini yang kita tangkap
tadi?”
Ada sebuah kurungan, dan ada seseorang yang mirip denganku
berada di dalamnya!
“Yang satu ini adalah yang membuat Asia-chan dan
Xenovia-chan telanjang.”
Akeno-san mencoba menyentuh tiruan diriku yang berada di
dalam kurungan.......
“Tolong tunjukkan oppaimu padaku! Oppai!”
Dia mengatakan itu sambil memasang wajah cabul, sambil
mencoba menyerang Akeno-san! Wow, mereka berbahaya!
“Hati hatilah, kalian semua. Khusunya para gadis. Tiruan Ise
memiliki hasrat seksual lebih tinggi dari yang asli.”
Azazel-sensei mengatakan itu.
“Be-Berarti Ise-san yang ini yang memusnahkan pakaian kami?”
“Begitu, dia memang punya wajah lebih cabul dari yang
biasanya.”
Asia dan Xenovia yang berganti ke seragam baru tengah
menatap tiruanku dengan mata bingung. Aku senang kesalahpahaman aku menelanjangi
mereka sudah terselesaikan. Aku takkan berani memakai Dress Break pada Asia
yang kusayangi sebagai adik perempuanku dan Xenovia yang sama sekali tak bisa
kupahami.
Y-Yaa, memang ada saat saat dimana aku memusnahkan pakaian
Asia di masa lalu.
“Hei, Azazel. Apa yang anda coba lakukan dalam eksperimen
itu?”
Buchou menanyai Azazel-sensei.
“Anu~, doppelgänger menggila saat aku sedang bereksperimen
dengannya. Jadi tiruan Ise bertambah. Meski aku mengaktifkan perisai di
sekeliling Akademi dengan segera, jadi doppelgänger Ise tak akan bisa keluar
dari sekolah. Aku memastikan kalau tingkat kerusakan bisa diminimalkan.”
Sensei yang tengah duduk di sofa mengatakan itu!
“Eh--!? Anda melakukan hal seperti itu untuk eksperimen!?
Yang jelas, apa itu doppelgänger?”
Akeno-san menjawab pertanyaanku.
“Doppelgänger memiliki arti “Tiruan dari orang hidup”, dan
itu adalah fenomena dimana tiruan dirimu muncul di hadapanmu.”
Berarti, mereka semua adalah tiruanku!? Aku menjadi berlipat
ganda sepanjang eksperimen!?
“Hahaha, Ise datang ke ruanganku di waktu yang tepat, jadi
kupakai saja dia. Sebenarnya niatku hanya membuat satu tiruan dirinya, tapi aku
kebetulan membuat kesalahan. Kemudian, doppelgänger Ise dengan hasrat seksual
lebih tinggi terproduksi secara tak terkendali. Hahaha! Astaga, aku benar benar
takut waktu itu!”
“Jadi, maksud anda jumlah Ise bertambah tapi sebenarnya ada
berapa banyak mereka?”
Buchou menanyai Sensei sembari meletakkan tangannya di
dahinya dan mendesah.
“Kira kira 300.”
[300!?]
Semua orang menjadi terkejut oleh pengakuan Sensei! Tentu
saja! Aku kaget karena ada 300 orang tiruanku!
“Tidak........Azazel-sensei! Apa anda paham apa yang sudah
anda lakukan!? Apa anda mencoba membawa Akademi ini menuju kegelapan!? Ise-kun
bukan hentai biasa, tahu!?”
Kiba nampak kesal dan jarang kalian melihat dia seperti itu.
Ya, kupikir dia baru mengatakan hal tak mengenakkan tentang aku.
“.......Mimpi buruk kalau jumlah super-cabul bertambah.”
Koneko-chan juga mengatakan itu sambil bergetar dalam
amarah! Aku juga bisa merasakan hasrat pembunuh diarahkan padaku! Eh!? Itu
salahku!?
“Hiiiiiiiiii! Sampai ada 300 Ise-senpai........A-A-Aku akan
ditelanjangi--!”
Gasper berteriak dari dalam kotak kardus! Persetan! Mana mau
aku menelanjangi laki laki!
“Setidaknya aku ingin memiliki salah satu dari mereka, tapi
tak akan bagus kalau itu Ise-kun yang hanya memiliki sifat mesumnya. Sudah
kuduga, yang asli memang yang terbaik.”
Akeno-san memelukku! Sensasi oppai besarnya sungguh hebat!
Benar benar Akeno-san! Dia benar benar memahamiku!
“Kamu benar. Yang pasti, kita harus lakukan sesuatu tentang
itu.”
Buchou mengatakan itu sambil mencubit pipiku. Itu sakit,
Onee-sama.......
Kiba kemudian memberitahu kami setelah dia berbicara pada
seseorang melalui ponselnya.
“Akademi mendapatkan musibah serius. Sebagian besar gadis
yang masih berada di Akademi telah menerima Dress Break, dan pakaian mereka
dimusnahkan. OSIS, kelompok Sitri, juga berusaha mengenyahkan Ise-kun tapi
sebagian besar anggota OSIS adalah wanita jadi mereka sangat kesulitan
melakukannya.”
OSIS juga Iblis seperti kami. Jadi mereka baru berkomunikasi
dengan Kiba huh. lebih dari itu, maafkan aku karena sudah membuat masalah!
Sona-Kaichou, Saji, maafkan aku!
BIN!
Azazel-sensei menciptakan lingkaran sihir kecil di depannya,
dan dia menggerakkan jarinya seolah dia memakai layar sentuh.
Kemudian......
FLASH!
Aku merasa seolah ada kilatan menyilaukan menutupi seluruh
Akademi.
Sensei kemudian mengatakannya setelah cahaya berhenti.
“Pokoknya, aku sudah membuat para siswa yang tersisa
tertidur dengan paksa jadi korban jiwa tak akan bertambah lebih dari ini.
Selain itu, aku meletakkan perisai pada tiap tiap gadis jadi Ise tak akan bisa
mendekati mereka. Jadi dengan ini, Ise tak akan bisa melakukan hal hal mesum
pada gadis gadis yang tertidur.”
Serius? Hebat, dia melakukan itu semua hanya dengan satu
kilatan menyilaukan. Kekuatan Gubernur Malaikat Jatuh benar benar tak punya
batas.
[Dasar jahat.]
Sensei menerima tepuk tangan dan protes dari para gadis.
............Perasaan aneh apa yang kurasakan ini. Ini bukan
tentang aku, namun rasanya seolah aku yang disalahkan untuk semua ini!
Sensei bangun dan memberitahu semuanya.
“Yang tersisa adalah melenyapkan Ise. Mereka akan lenyap
seperti asap kalau menerima serangan.”
Aku tahu dia tak mengatakan hal itu padaku, tapi rasanya aku
dianggap sebagai hama saat dia berkata “melenyapkan”.......
“Yah, 300 Ise sama saja dengan hama. Kita harus melenyapkan
mereka.”
“Anda mengatakan hal dalam pikiranku! Anda sungguh kejam,
Sensei!”
Selain itu, andalah penyebab semua ini!
“Satu Ise saja sudah cukup.”
“Ya, Buchou. Akan jadi bencana kalau jumlah mereka ada
banyak. Mari jatuhkan mereka semua.”
Buchou dan Kiba sangat serius melakukan ini!
“.........Benar benar musuh wanita. Fenomena terburuk yang
kalian bisa bayangkan. Kita harus habisi mereka semua.”
BUN!
Koneko-chan sangat termotivasi melakukan ini dan dia
mengacungkan tinjunya ke depan! Gadis super-human yang biasanya tanpa emosi
sangat serius untuk melakukan ini!
Semua orang nampaknya tak peduli pada apa yang Sensei telah
lakukan, dan mereka lebih berfokus untuk menghabisi tiruanku.
Kalian semua sungguh kejam! Akulah yang menjadi korban dalam
kekacauan ini! Aku mau menangis!
“Oke, kalian semua. Kita akan buat rencana. Jangan remehkan
teknologi para Malaikat Jatuh.”
[Ya!]
Seperti ini, rencana untuk menghabisi doppelgängerku
dimulai.
Bagian 3
Memakai doppelgänger yang kami tangkap sebelumnya, sebuah
strategi dibuat.
Si Doppelgänger berkata.
“Aku merasa tenang, saat aku melihat o-oppai..........Beri
aku o-oppai.”
Dia mengatakan sesuatu seperti zombie yang muncul di film
zombie yang Ayah tunjukkan padaku dulu sekali.......namun ini lebih buruk dari
dugaanku. Apa jangan jangan orang orang ini punya penyakit kecanduan oppai atau
semacamnya? Seperti itu sebuah strategi dibuat.
Strateg1 1 - Memancing
“Pertama, kalian harus siapkan kail pancing. Dan itu akan
sempurna kalau kalian memakai majalah porno sebagai umpan.”
Azazel-sensei menyerahkan kail pancing yang dicantoli
majalah porno sebagai umpan.
Katanya kita harus mengulurnya keluar dari jendela ruang
klub, dan menunggu sampai kami menangkap doppelgängerku.
Tim serangan yang akan melenyapkan doppelgängerku yang
tertangkap ditempatka dibawah. Aku juga salah satu dari mereka dan........
T-Tidak, tak apa apakah dengan strategi sesimpel ini!? Aku
menjadi ragu. Tunggu, ini kekuatan teknologi Malakat Jatuh!? Ini sesuatu yang
tidak hanya siswa SMP bisa lakukan namun juga anak anak TK!
“Tak peduli seberapa mesumnya aku, aku tak akan bisa
terpancing oleh hal seberbahaya itu—“
“ “ “ “ “ “ “ “ “ “ Porno!” ” ” ” ” ” ” ” ” ”
“Majalah porno!”
“Biarkan aku membacanya!”
“Itu punyaku!”
Ada begitu banyak doppelgänger yang tertangkap oleh kail
pancing yang dipakai para anggota klub!? Aku begitu terkejut dengan yang tengah
kusaksikan saat ini sampai mataku serasa mau menyembul keluar! Eeeeeeh!? Apa
ini tak apa apa para doppelgängers!?
“Se-Sensei! Mereka menggigit setiap umpan!”
Kiba yang tengah memancing nampaknya sangat terkejut oleh
keberhasilan strategi ini.
DON! GO!
Koneko-chan tengah menghajar dan melenyapkan setiap
doppelgängers yang tertangkap.
“...........Kita telah menangkap begitu banyak sampai
membuatku takut.”
Ya benar sekali! Aku sendiri juga kaget, Koneko-chan!
“Namun, ada sekelompok Ise-san yang tengah melihat situasi
dari bayangan!”
Gasper menunjuk pada para doppelgängers yang bersembunyi
dibalik bayangan. Jadi ada para tiruanku yang masih bersembunyi.
“Pakai majalah porno ekstrim pada orang orang itu! Mereka
akan keluar!”
Sensei mengubah umpan Gasper. Tidak, kupikir itu tak
akan........namun biarpun aku berpikir seperti itu........
“A-Anda benar! Hebat!”
Asia menarik doppelgänger memakai tipe majalah porno yang
langka!
Asia sepertinya sangat senang biarpun dia nampak terkejut!
Asia-chan, apa kamu menyukai memancing dengan majalah porno sebagai umpan!?
“.........Hentai dilenyapkan.”
DON! GON!
Junior tersayangku terus menghabisi para doppelgängerku
tanpa ampun!
“.......Bahkan disini!”
BUUUN!
Tinju berkekuatan besar dari gadis super itu bahkan datang
menuju ke arahku! Dia tak bisa melihat perbedaan diantara aku dan para
doppelgänger!
GOSU!
Gough!.......Aku menerima pukulan di perutku! Dan itu
pukulan telak!
“.......Ko-Koneko-chan.......aku yang asli........”
“Aku takkan tertipu. Yang asli punya wajah yang lebih mesum
lagi.”
Kenapa bisa begitu!? Biasanya bagaimana dia memandangku!?
“Koneko, sepertinya itu Ise yang asli. Dia tak lenyap
biarpun sudah menerima serangan.”
Koneko-chan menyadarinya setelah Xenovia yang juga berada di
tim serangan mendukung klaimku.
........Uuu, ini benar benar hari sial bagiku.
Karena strategi memancing, setengah dari para doppelgänger
berhasil dihabisi........
Perasaan campur adukku belum lenyap..........
Strategi 2 – Godaan
Itulah yang kami putuskan untuk strategi kedua.
“Sepertinya mereka tak akan tertangkap dengan memancing
lagi. Sepertinya bahkan Ise mulai memakai otaknya.”
Ya. Azazel-sensei baru mengatakan hal yang kejam.
Sensei memanggil Akeno-san.
“Akeno.”
Dipanggil oleh Sensei, Akeno-san yang berwajah ceria
memasang ekspresi tak senang. Itu karena Akeno-san sangat tak akur dengan
Sensei.
“Ada apa?”
“Aku punya rencana. Dan kekuatanmu diperlukan di dalamnya.”
“........Aku merasa tak puas karena itu rencana anda, tapi
aku akan dengarkan apa yang anda ingin ucapkan.”
Sensei berbisik ke telinga Akeno-san. Mendengar itu,
Akeno-san memasang ekspresi rumit.
“.......M-Mungkin itu akan bekerja.”
“Aku ingin memakai Rias, tapi dia akan kupakai sebagai
senjata terakhir. Jadi kamu dulu.”
“......A-Aku paham.”
Akeno-san menyetujui saran Sensei. Huh? Apa yang mereka
bicarakan?
Akeno-san memakai kekuatan dari Iblis, kekuatan Iblis, untuk
membuat sesuatu yang nampak seperti ruang ganti muncul di sudut ruangan, dan
masuk ke dalamnya.
Apa dia akan berganti pakaian? Selagi aku memikirkan
itu..........Akeno-san yang mengenakan bunny suit muncuuuuuuuuuuuuuuul!
Celana ketat yang membalut paha indahnya! Bunny suit erotis
yang menekan payudaranya! Dan semakin sempurna karena dia mengenakan telinga
kelinci! Akeno-san sejak awal sudah memiliki tubuh erotis, dan melihatnya dalam
busana bunny suit memiliki dampak melebihi bayanganku!
“Hei, lihat. Bahkan yang asli bereaksi seperti itu. Berarti
ini akan memiliki efek hebat, tahu?”
Sensei tertawa sambil memandangku karena mataku tertuju pada
Akeno-san! Itu karena akan mustahil bagiku untuk tak bahagia memandang
Akeno-san dalam bunny suit!
Akeno-san kemudian mengatakannya dengan keras setelah
meninggalkan gedung sekolah lama!
“Ise-kun! Oppaimu ada disini!”
Sebuah momen kesunyian. Dan tepat setelah itu—
“ “ “ “ “ “ “ “ “ “ Oppai!” ” ” ” ” ” ” ” ” ”
Para doppelgänger yang tak keluar saat pemancingan keluar
sekaligus! Kalian, dimana saja kalian bersembunyi!?
“Beri aku oppai!”
“Punyaku! Itu oppaiku!”
“Oppai--!”
Mereka semua mengatakan hal hal mesum, namun ekspresi mereka
serius! Seberapa besar hasrat kalian terhadap oppai! Tidak, aku sendiri punya
hasrat besar terhadap oppai sepanjang waktu!
Momen para doppelgänger mencoba menyerang Akeno-san—
FLASH! DOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOON!
Halilintar berkilat, dan menyelimuti para doppelgänger. Oh!
Itu serangan halilintar Akeno-san yang merupakan spesialisasinya! Para
doppelgänger lenyap dalam sekejap!
Efeknya sangat besar. Mereka tak peduli akan dilenyapkan dan
terus mencoba melompat ke oppai Akeno-san.
Melihat situasi dimana mereka melompat untuk menemui
kehancuran mereka, aku yang asli tak bisa berhenti menghentikan tangisanku.
...........Apa yang sebenarnya kalian lakukan............
Strategi bunny Akeno-san sepertinya bekerja baik. Aku
menjadi tak berhati, dan perasaanku terasa kosong. Hei, para doppelgängerku,
apa kalian bahagia? Dengan payudara Akeno-san di hadapan mereka, mereka berlari
dengan segenap kekuatan mereka dengan mempertaruhkan harapan mereka. Dan mereka
dilenyapkan secara sadis.
“Ara ara. Kalau ini Ise-kun yang asli, aku akan sangat
senang........aku pasti akan memberikan service dalam kostum bunny ini. Maafkan
aku, para doppelgänger Ise-kun.”
Bahkan aku tersentuh oleh kata kata menggoda Akeno-san
sampai aku ingin melompat ke lengannya, tapi aku mengendalikan diriku.
Sensei berjalan di sampingku sambil menganggukkan kepalanya,
dan meletakkan tangannya di bahuku. Ekspresinya nampak sedih. Namun dia membawa
kamera handycam.
“Bisakah aku mengirim video ini pada para bawahanku nanti?
Ini, sayang sekali untuk dilewatkan.”
“Kupikir aku takkan disalahkan biarpun aku menghajar anda.”
Sensei dan aku mulai memukul satu sama lain di tempat kami
berdiri.
Aku membuat sebuah frase.
-Diriku melompat ke dalam hembusan halilintar menyilaukan.
Oleh Hyodou Issei.
Strategi 3 – Ancaman Gubernur Malaikat Jatuh
Terdapat setengah dari jumlah doppelgängers tersisa sebelum
strategi kostum bunny Akeno-san, namun jumlah mereka berkurang semakin drastis
dan sekarang hanya belasan dari mereka yang tersisa.
Maka, strategi berpindah ke fase terakhir.
“Fuhaha! Ise tolol!”
Azazel-sensei tengah berdiri di atas atap gedung sekolah
lama! Dia mengenakan kostum yang dikenakan oleh boss dari organisasi penjahat.
Dia membentangkan dua belas sayap hitam Malaikat Jatuh dari punggungnya, dan
dia terlihat sangat mirip seperti boss musuh.
Dia kemudian berteriak pada para doppelgänger yang masih
bersembunyi.
“Lihat ini!”
Buchou yang mengenakan gaun muncul di samping Sensei! Dia
adalah Tuan Putri dalam mode sandera. Yah, kamu memang seorang Tuan Putri, jadi
kamu kelihatan sangat cantik dalam gaun!
Ini adalah strategi terakhir. Memakai Buchou yang merupakan
majikanku sebagai sandera untuk memancing keluar para doppelgänger.
Kalau Buchou diculik oleh boss musuh, maka aku akan
menyelamatkannya dengan nyawaku! Dia adalah majikanku, dan lebih dari itu dia
adalah wanita yang kucintai!
Yang pasti, itu adalah rencana Sensei untuk memakai
kecintaanku terhadap majikanku. Jahat sekali! Dia memang boss dari organisasi
Malaikat Jatuh!
“Kya~. Ise, tolong aku~”
Namun Buchou sepertinya agak ogah ogahan melakukan ini.
Bahkan cara bicaranya terlalu jelas. Yah, aku sendiri juga menganggap ini cara
bodoh.
Melihat itu, Sensei mendesah.
“Hei, Rias. Berteriaklah dengan lebih menjiwai. Kamu
kelihatan jelas seperti sedang berakting sampai aku ogah ogahan untuk
melanjutkan ini.”
“Biarpun anda berkata begitu.......sejak awal, akankah para
doppelgänger keluar dengan hal seperti ini?”
Seperti yang Buchou katakan, dan para doppelgänger tersisa
takkan menunjukkan tanda gerakan apapun.
“Kamu benar. Kalau terus begini mereka takkan keluar, jadi
aku punya ide bagus.”
Sensei menarik nafas panjang.
“Dengarkan! Aku akan meremas payudara Rias sekaraaaaang!
Kalau kalian tak menginginkan itu, maka keluarlah sekarang dan selamatkan dia!
Fuhahahahahaha!”
Dia meneriakkan hal idiot seperti itu!
Heeeeeeeei! Meremas oppai Buchou katamu!? Tak kusangka dia
akan berbuat sejauh itu untuk rencana ini! Bukan, itu pasti hanya akting, namun
ada hal hal yang tak boleh anda lakukan!
“.........Ku! Sungguh rencana jahat! Sampai memakai oppai
Buchou sebagai sandera!”
Aku mengangkat tinjuku tinggi tinggi dalam kemarahan, dan
Koneko-chan di sampingku mendesah.
“.......Sungguh strategi rendahan.”
Seperti yang kamu katakan, Koneko-sama!
Sensei kemudian terus memberitahu para doppelgänger.
“Kalau kalian tak keluar sebelum aku hitung sampai sepuluh,
maka aku akan meremas payudara Rias! Kalian dengar!? Meremasnya! Aku akan
lakukan sesuatu di depan kalian yang bahkan belum kalian lakukan!”
Dia menggerakkan kelima jarinya dengan cabul!
“.......Anda terlalu bersemangat.”
Buchou mendesah dengan mata setengah terbuka.
“Hahaha, posisiku sebagai boss-akhir bukan sekedar untuk
tontonan. Serahkan hal hal seperti ini padaku!”
“Oke. Kalau begitu aku juga harus berakting lebih serius
lagi.......”
Buchou membuat satu desahan keyakinan.
“Kyaa! Ise! Tolong aku!”
Dia meminta bantuan dengan suara manis! Jantungku berdegup
kencang dari cara Buchou meneriakkan “Kyaa!”
“ “ “ “ Buchou! “ “ “ “
Mendengar suara itu, para doppelgängerku menampakkan diri
mereka dari balik bayangan.
Oh! Para doppelgänger memasang ekspresi serius! Biarpun
mereka doppelgänger yang hanya memiliki hasrat seksual serius, sepertinya
kecintaan mereka pada Buchou juga sangat kuat! Aku sangat tersentuh secara
emosional setelah menyadari hal itu.
“Lihat! Para idiot yang tersisa mulai bermunculan! Rencanaku
berhasil kan!? kalian melihat itu, kan!? inilah kekuatan dari sains Malaikat
Jatuh!”
Apanya yang kekuatan sains!?
Namun apakah alasan kenapa itu terdengar begitu meyakinkan
karena Sensei adalah orang hebat!?
PII!
Sensei melepaskan beam dari jarinya tanpa ampun, dan mulai
menyerang para doppelgängerku!
DOOOOOOOOOOOOOOOOON!
Menciptakan ledakan dahsyat, beberapa doppelgänger musnah!
Seperti biasa, dia memiliki kekuatan yang gila! Itu membuatku takut karena dia
bisa sekuat itu meski dia masih menahan dirinya!
Dia terus menembakkan cahayanya ke arah para doppelgänger
yang mencoba menyerbunya.
.......Aku merasa bergidik saat aku berpikir kalau aku
berada dalam situasi itu, namun Sensei tertawa ceria.
“Lihat baik baik! Para Ise nampak seperti sampah sekarang!”
Dia nampak sangat menikmatinya!
“Hei, Azazel. Tahan dirimu sedikit. Anda paham kalau kamilah
yang harus memperbaiki kerusakan, kan? Mungkin aku harus meminta para Malaikat
Jatuh untuk membayarnya......”
Buchou juga memasang wajah tak percaya.
“Hahahaha. Jangan bilang begitu, Rias. Ini menyenangkan.”
Sembari mereka bercakap cakap seperti itu, para doppelgänger
yang tersisa mencoba berdiri dengan tubuh terluka setelah terhempas jauh oleh
ledakan, dan menyerbu ke arah Sensei.
“..........Sepertinya para doppelgänger tengah berusaha mati
matian.”
Asia yang duduk di sampingku mengatakan itu dengan nada
cemas.
.......Se-Sepertinya itu bukan sesuatu yang bisa kami
abaikan begitu saja.
Para doppelgänger berteriak dalam kondisi terluka.
“Aku akan menyelamatkan Buchou!”
Hatiku tersentuh mendengar ucapannya.........Ya. Kau benar!
Ketika aku menyadarinya, aku telah mengambil tangan
doppelgänger itu. Si doppelgänger kemudian memandangku dengan curiga.
“Ayo maju! Sejak awal, ini semua kesalahan Sensei! Kita akan
selamatkan Buchou bersama!”
Ya, semua ini gara gara Sensei. Aku hampir melupakan sesuatu
yang seharusnya tak kulupakan.
Si doppelgänger dan aku berjabat tangan, dan kami terhubung.
Hehehe, kami benar benar sehati.
“Ayo majuuuuuuuuu!”
“Yaaaaaaaaaaaaa!”
Si doppelgänger dan aku berlari ke arah Sensei! Ya! Sumber
semua kekisruhan ini adalah Malaikat Jatuh disana itu! kalau kita tak
mengalahkannya, maka Akademi ini takkan menjadi damai! Aku......Kami akhirnya
menyadari itu!
“Arere? Orang orang itu tiba tiba bekerjasama. Astaga, apa
boleh buat deh.”
PII-!
Sensei melepaskan cahaya dari jarinya tanpa ampun!
DOOOOOOOOOOOOOOOOOON!
Si doppelgänger dan aku nyaris tak bisa menghindarinya! Kami
tak bisa berhenti di tempat seperti ini! Orang itu! kami harus melenyapkan “Boss-Akhir-Sensei”
itu!
“Mu! Kalian bisa mengelak ya! Bagaimana dengan yang ini!?”
PII-! PII-! PII-! PII-!
Tembakan cahaya beruntun! Ledakan terjadi dimana mana, dan
kami masih terus menyerbu ke depan ke arah boss-jahat sembari dikelilingi oleh
ledakan seperti pahlawan tokusatsu.
Terkadang yang satu akan jatuh, jadi yang lain akan
membantunya, dan berdiri dan menyerbu ke depan sekali lagi!
Namun dia menembakkan laser cahayanya tanpa ampun!
GA!
Namun laser cahaya ditangkis tepat di depanku, dan terlempar
ke tempat lain. Seorang yang menangkis laser cahaya adalah..........Kiba dan
Xenovia yang memegang pedang mereka.
Mereka berdua kemudian mengatakannya sambil tersenyum.
“..........Aku tak tahu kenapa, tapi tubuhku bergerak
sendiri.”
“Ya. Seperti Kiba, itu juga terjadi padaku. Kupikir aku
harus beraksi saat melihat kalian.”
PAAAA!
Cahaya hijau lembut menyelimuti aku dan si doppelgänger.
Lukaku sembuh dalam sekejap, dan tubuhku terasa lebih ringan.—Itu Asia. Asia
yang memiliki kemampuan penyembuh menyembuhkanku dan si doppelgänger.
“........Saat aku menyaksikan kalian berdua, aku merasakan
sesuatu yang hangat mengalir dalam diriku.”
Asia mengatakan itu. Ya, kalau Asia bersama kami, aku
memiliki keberanian 100 kali lebih kuat dari sebelumnya!
“Ya. kalau dipikir pikir lagi, Azazel-sensei adalah penyebab
utama hal ini tak peduli bagaimana aku memikirkannya.”
Akeno-san juga datang membantu kami!
“.......Kupikir akan sangat bagus kalau Sensei sesekali
mendapatkan hukuman.”
“Aku tak tahu apa yang sedang terjadi, tapi aku juga akan
bekerjasama.”
Koneko-chan dan Gasper juga datang ke pihak kami!
Sepertinya aku dan si doppelgänger telah menyalakan api di
dalam hati mereka semua.
.........Hehehe, ini dia. Astaga........mereka semua sangat
baik hati.
Apa boleh buat, bagaimanapun juga kita adalah rekan.
“Sekarang, mari kita maju dan kalahkan Sensei!”
[Ya!]
Kami menyadari siapa penjahat sejati disini, dan kami
memulihkan ikatan kami sekali lagi!
Dan kemudian berlari ke arah Sensei.......Tidak! Ke arah
Gubernur Jahat Azazel!
Kaulah orang yang paling jahat disini!
Melihat itu, Sensei menjadi sangat terkejut sampai matanya
nyaris menyembul keluar.
“Arara!? Mereka bekerjasama!?”
“Yah, mungkin akan bagus kalau anda sesekali menerima
hukuman. Toh yang anda lakukan itu perbuatan jahat.”
Buchou juga menganggukkan kepalanya.
“A-Absurd!?”
Sensei menjadi sangat tercengang karena hal yang tak ia
antisipasi tengah terjadi.
Dia membentangkan sayap hitamnya, namun kami sudah tiba di
puncak atap dan memegang kakinya sebelum dia mencoba kabur.
“Dari semua orang, aku......! Di tempat seperti ini!
Gyaaaaaaa!”
Teriakan yang terdengar berasal dari boss akhir yang menemui
kekalahannya. Kami berhasil menangkap Sensei.
“Chi. Kalian semua bersatu untuk mengeroyokku.”
Sensei dengan banyak perban di wajahnya mengatakan itu
dengan mata setengah terbuka dan air mata mengalir dari kedua matanya.
“Bicara apa anda!? Anda sadar kalau ini semua kesalahanmu,
kan!?”
Akeno-san juga membuat senyum pahit.
“Tepat sekali. Anda harus sedikit bercermin pada tindakan
anda, oke Sensei?”
“Ngggh........”
Dinasehati habis habisan oleh Buchou, Sensei sepertinya tak
bisa berbicara balik.
Setelah dia tertangkap, dia menerima hukuman dari kami. Yah,
kupikir melakukan ini sesekali sangat bagus. Apalagi semua insiden ini bermula
karena ulah Sensei.
“Ah, sepertinya doppelgänger Sensei sudah hampir lenyap.”
Aku menoleh ke arah doppelgänger setelah mendengar suara
Gasper dan........aku melihat tiruanku yang baru saja bertarung di sisiku
hendak menghilang.
Aku dengan sunyi memberinya ucapan salut. Dia juga merespon
dan memberi ucapan salut kembali padaku.
Kami belum lama bertarung bersama, namun kami jelas adalah
rekan baik.
Dan kemudian doppelgängerku menghilang. Ekspresinya nampak
puas karena sukses menangkap Sensei. Aku juga berpikir kalau dia sudah
melakukan perbuatan baik di saat saat terakhirnya.
Dan sudah diputuskan kalau para gadis yang ditelanjangi oleh
doppelgängerku akan dihapus memorinya dengan memakai kekuatan Azazel-sensei.
Itu bagus. Dengan ini, rumor tentang aku menelanjangi para
gadis akan lenya—
“Tidak. Kalau aku menghapus secara keseluruhan itu akan menyisakan efek buruk pada memori mereka, jadi aku hanya menghapus fakta tentang doppelgänger. Dengan kata lain, memori saat pakaian mereka dimusnahkan oleh Ise masih tersisa.”
Ujar Sensei.
.........Ha? Apa maksudmu dengan itu......?
Aku tengah dalam keraguan dan Kiba menunjuk jarinya ke
bawah.
“Ini gawat. Banyak gadis tengah bergerak menuju gedung
sekolah lama.”
“A-Apaaaaaaaaaaaa!?”
Aku mengintip kebawah dari lantai atap gedung sekolah lama
dengan segera. Dan kemudian.......
“Ah! Itu Hyodou!”
“Hei, hentai! Berani sekali kamu menelanjangi kami!”
“Turun kesini! Aku akan membunuhmu!”
“Sampai dicemari olehmu, aku akan menghajarmu habis
habisan!”
Jadi semua orang terbangun karena jurus Sensei sudah habis!
Kerumunan gadis dengan pakaian yang sudah dimusnahkan, mata mereka memancarkan
hasrat membunuh!
Aku akan dibunuh!
“Hahaha! Maaf, Ise. Aku akan mentraktirmu makanan lain kali,
jadi cobalah tangani situasi ini.”
Sensei pergi setelah tertawa kecil! D-Dia kabur! Sensei
Malaikat Jatuh brengsek sialan itu!
ANGKAT!
Aku merasa tubuhku jadi aneh! Tunggu, aku sedang diangkat
oleh Koneko-chan!
“........Kalau terus begini nanti kami semua bisa repot,
jadi selesaikanlah masalah ini dengan tubuhmu.”
LEMPAR!
Aku dilempar ke arah kerumunan gadis dengan hasrat membunuh
oleh junior manisku!
TANGKAP!
Aku ditangkap oleh beberapa gadis atletik dan dijatuhkan di
tengah tengah kerumunan.
“.....................”
Aku, tengah dikelilingi para gadis. Kalau kupikir pikir, ini
adalah harem. Namun tak ada atmosfir indah seperti itu terjadi disini.
Aku dipelototi oleh semuanya. Intensitas dalam kesunyian.
Semua orang memberiku hasrat permusuhan dan membunuh.........
Aku mencoba kabur secepat mungkin. Aku benar benar akan dibunuh!
[Jangan kabur! Hyodoooouuuuu!]
Para gadis berlari mengejarku sekaligus!
“Uwaaaaaaaaaaaaaaaaah! Senseeeeeeeeeeeeeeeeei! Dimana kau
berada! Sial! Aku takkan puas kecuali menjatuhkanmu bersamakuuuuuuuuu!”
Aku mencari Sensei sembari menangis keras keras.
Extra Life : Keluarga Gremory yang Menyenangkan
Bagian 1
Di hari libur tertentu. Sejak pagi hari, Buchou memasang
ekspresi kaku.
“Ini gawat.”
Tak seperti biasanya Buchou tengah panik. Dia tengah
berjalan dari kamarku ke lantai pertama dan terus berjalan kembali.
“Rias-oneesama bersikap sangat aneh.”
Asia yang duduk di sampingku tengah memandang Buchou dengan
wajah cemas. Seperti yang Asia ucapkan, Buchou bersikap aneh. Dia tiba tiba
mulai membersihkan rumah dan terus memperbaiki penampilannya setiap 10 menit.
Kami baru menyelesaikan pertarungan dahsyat dengan Dewa-Jahat Loki. Kami, siswa
kelas 2, hendak pergi berpiknik ke Kyoto. Sudah waktunya bagi kami, siswa kelas
2, harus pergi ke supermarket terdekat untuk berbelanja. Namun saat ini aku
sangat mencemaskan Buchou.
“Buchou, apa sesuatu terjadi?”
Saat aku menanyainya dengan suara ragu, dia menjawabku
dengan wajah serius.
“Onee-sama akan datang.”
“Onee-sama? Oh, maksudmu Grayfia-san?”
Dia mengangguk dengan tenang saat aku mengatakan itu.
Grayfia-san. Maid dari keluarga Gremory. Dia berkaitan erat dengan urusan
keuangan dan hal hal lain dari keluarga Gremory, yang merupakan keluarga
bangsawan dari para Iblis Kelas Tinggi. Dan dia adalah budak dari Maou dan juga
istri kakak laki laki Buchou. Dengan kata lain dia adalah kakak ipar Buchou.
Namun Buchou terus memanggil Grayfia-san “Grayfia”. Namun kenapa dia tiba tiba
memanggilnya “Onee-sama” hari ini? Aku tengah merasa ragu, dan Akeno-san memberitahuku.
“Hari ini Grayfia-san sedang libur.”
“Hmm, sedang libur. Jadi dia punya hari libur sebagai maid?”
“Ya. Biasanya dia adalah maid yang melayani keluarga
Gremory. Dia memiliki hubungan pelayan dan majikan dengan Rias yang merupakan
putri dari keluarga Gremory. Namun lain ceritanya kalau dia sedang libur. Hanya
pada saat itu saja, dia menjadi kakak ipar Rias.”
“......Buchou takut pada Grayfia-san yang menjadi kakak
iparnya........sepertinya dia sangat tegas.”
Ujar Koneko-chan.
Begitu.
“Jadi Buchou juga punya seseorang yang membuatnya lemah.”
Xenovia mengangguk dengan konfirmasi.
Meskipun Buchou adalah pewaris berikutnya dari keluarga
bangsawan Gremory, dia tetaplah seorang gadis. Jadi Grayfia-san yang tak
menjadi maid memasuki mode “Kakak perempuan”? Aku ingin melihat adegan dimana
Buchou dan Grayfia-san bersikap layaknya kakak beradik. Percakapan diantara dua
wanita cantik akan terlihat indah biarpun aku melihat mereka dari
sisi.......Namun aku berpikir sesuatu akan terjadi dengan melihat bagaimana
Buchou bersikap gugup.
“Jadi dia memutuskan mengunjungi rumahku saat sedang libur?”
Akeno-san membuat tawa kecil pada kata kataku dan
menjawabku.
“Ya. Sepertinya ada sesuatu yang dia ingin bicarakan pada
Rias sebagai kakak perempuannya.”
Buchou yang berada di sampingku dan Akeno-san yang tengah
berbincang satu sama lain tengah mengecek ruangan. Buchou, biarpun kamu bersih
bersih lebih dari ini, tak ada apapun yang akan keluar.
“A.....Aku juga harus persiapkan teh. Ise. Aku ingin kamu
berpakaian yang rapi juga. Dia mungkin akan mengecekmu juga.”
Buchou menata kerah bajuku. Dia juga merapikan rambutku.
“Aku juga dicek? Umm, kenapa harus begitu.......?”
“Kamu......”
Dia berhenti disana dan wajahnya menjadi sangat merah.
“......Ka....Karena.......kamu istimewa.......”
Aku istimewa.......? Aku tak yakin, tapi apakah karena aku
tuan rumah dari rumah yang dia tinggali saat ini? Atau karena aku melakukan
banyak latihan saat pergi ke Dunia Bawah di musim panas? Kami pergi ke kampung
halaman para Iblis di musim panas dan menginap di rumah Buchou. Khususnya aku
melakukan hal hal lain dari para anggota lain seperti belajar cara berdansa dan
belajar sejarah di keluarga Buchou. Bahkan sekarang masih misteri kenapa aku
melakukan semua hal itu. Bahkan semua pelayan di keluarga Gremory memanggilku
“Waka” (Tuan muda dalam bahasa Jepang)........hal itu terjadi saat aku sedang
memiringkan leherku.
PING PONG.
Lonceng berbunyi. Dengan melihat sikap Buchou, aku bisa
membayangkan siapa tamu itu. Buchou turun dengan cepat dan menuju ke pintu
masuk. Kami juga memandang satu sama lain dan berjalan ke arah pintu masuk.
Seorang yang muncul dari pintu masuk adalah wanita cantik berambut perak dengan
pakaian seperti selebritas. Aku mengenali dia. Pakaian dan gaya rambutnya
berbeda dari biasanya namun.........itu Grayfia-san, sang maid! Dia terlihat
cantik hari ini karena dia mengenakan pakaian yang terlihat dari merk mahal dan
rambutnya ditata rapi. Uwaaa.......Grayfia-san yang biasanya dalam busana maid
saja sudah cantik tapi Grayfia-san hari ini memiliki pesona orang dewasa!
Biasanya Grayfia-san muncul di hadapan kami memakai lingkaran sihir, namun hari
ini dia datang dari pintu masuk. Jadi dia pasti ingin berkunjung kemari secara
baik baik sebagai kakak ipar. Aku bisa melihat limusin mewah diparkir diluar!
Wow! Benar benar istri dari Maou! Grayfia-san melihat kami kemudian menyapa
kami dengan senyum elegan.
“Bagaimana kabar kalian semua?”
Kemudian Grayfia-san melihat Buchou. Grayfia-san kemudian
menyapa Buchou dengan senyum ceria.
“Bagaimana kabarmu Rias?”
“Hallo Onee-sama.”
Buchou membalas dengan senyum tapi aku bisa melihat kalau
dia gugup.
“Lama tak jumpa Hime-sama.”
Suara yang lain. Saat aku melihat dari mana suara itu
berasal terdapat seekor makhluk aneh! Wajahnya terlihat seperti Naga Asia!
Sepertinya dia adalah Naga dan terdapat sisik di sekujur tubuhnya. Namun
tubuhnya terlihat seperti kuda atau rusa. Ukurannya sekitar 2 meter kupikir.
Yang pasti ini makhluk yang kulihat untuk yang pertama kalinya. Maksudku, apa
dia baru saja berbicara? Sepertinya dia menyadari kalau aku sedang memandangnya
dan makhluk itu membungkukkan kepalanya padaku.
“Oh ternyata Sekiryuutei-dono. Ini pertemuan pertama kita.
Aku adalah [Pion] yang melayani Sirzechs-sama, dan namaku Enku. Senang
berkenalan denganmu.”
Dia berbicara! Dan cara bicaranya dalam menyapaku sangat
sopan!
“Ha, iya. Senang bertemu denganmu juga!”
Aku juga menyapanya. Berarti suara yang tadi.......memang
berasal dari makhluk Enku ini! Tunggu, dia melayani Sirzechs-sama?
Berarti.......
“Ise. Dia Enku. Dia adalah Kirin, yakni makhluk legendaris
dan merupakan budak Onii-sama. Lama tak jumpa Enku. Aku senang kamu sehat sehat
saja.”
Buchou menepuk nepuk Enku.......leher Kirin dengan
tangannya. Jadi dia Kirin yang tak punya leher panjang (Di Jepang Kirin juga
disebut Jerapah). Bahkan aku tahu nama itu. Aku tak tahu rincian tentangnya
namun dia sering muncul dalam dongeng China. Namun Sirzechs-sama memiliki
makhluk legendaris sebagai budaknya......dia berkata kalau dia adalah [Pion]
tapi dia pasti tak sekedar bernilai 1 atau 2 bidak. Biarpun dia [Pion] yang
sama denganku, dia sepertinya berada di level berbeda dariku.......Kirin,
Enku-san, kemudian mengatakannya pada Grayfia-san.
“Kalau begitu Grayfia-sama. Saya akan kembali ke tempat
semula saya.”
“Ya. Terima kasih sudah mengantarku kemari, Enku. Sebenarnya
aku sendiri tak apa apa kok......”
“Apa yang anda katakan. [Ratu] terhebat kami yang merupakan
istri majikan kami. Kalau anda pergi dan mengunjungi seseorang secara resmi
tanpa pengawal.........Yah, biarpun saya berkata begitu, saya bahkan tak
berpikir Grayfia-sama akan berada dalam bahaya bahkan tanpa pengawalan saya. Saya
berpikir untuk membawa ‘keberuntungan’ ke kediaman Sekiryuutei-dono dengan
datang bersama anda. Lebih dari itu saya senang bisa melihat wajah Hime-sama
dan Sekiryuutei-dono yang merupakan Waka (Tuan Muda).”
Begitu. Berkunjung secara resmi kemari sebagai istri
Sirzechs-sama dan kakak ipar Buchou adalah perkara serius. Tunggu, “Waka” lagi.
memangnya apa posisiku? Tapi apa yang dia maksudkan dengan ‘keberuntungan’? Aku
tengah ragu kemudian Akeno-san berbisik ke telingaku.
“Kirin dikatakan bisa membawa keberuntungan. Dikatakan kalau
dia mengunjungi sebuah rumah, maka hal bagus akan terjadi pada rumah itu.”
Hmm. Itu bagus. Aku bersyukur. Kuharap hal bagus terjadi
pada rumahku.
“Ngomong ngomong, Sirzechs-sama adalah satu satunya orang
diantara para Iblis yang mampu membuat makhluk suci menjadi budaknya. Pada
dasarnya kedua pihak memiliki hubungan timbal balik yang eksklusif. Menjadikan
itu mungkin membuat Sirzechs-sama termasuk dalam level berbeda dibandingkan
yang lain.”
Akeno-san memberikan informasi tambahan. Apa kamu serius!
Sirzechs-sama berada pada level berbeda, seperti yang kuduga........
“Enku. Kamu bisa berkunjung sebentar.”
Buchou sepertinya sedih.
“Hahaha. Kata kata itu saja sudah cukup untuk Enku ini.
Bahkan saya punya banyak tugas sebagai budak Sirzehcs-sama. saya harus
menyelesaikan itu saat kembali ke Dunia Bawah. Namun Hime-sama, saya ingin
berjalan jalan di gunung lagi sembari membawa anda di punggung saya seperti
sebelumnya. Sekarang, saya mohon diri. Semoga bisa menemui kalian lagi.”
Enku-san berubah menjadi kabut merah dan menghilang setelah
mengucapkan itu.
“Saat aku masih hidup di Dunia Bawah, Enku menjadi satu
satunya yang bisa kuajak bicara. Dia sering membawaku di punggungnya.”
Buchou mengatakan itu padaku sambil tersenyum. Begitu.
Enku-san juga satu dari orang orang yang menyaksikan pertumbuhan Buchou. Buchou
tengah terkenang dalam memorinya, namun Grayfia-san terbatuk batuk kecil.
Buchou kemudian memasang wajah gugup lagi. Mengkonfirmasi itu, Grayfia-san
bertanya.
“Sekarang, mari kita sudahi sapaan ini. Boleh aku masuk ke
dalam rumah?”
Seperti ini Grayfia-san datang berkunjung ke rumahku sebagai
kakak ipar Buchou.
“Begitu. Aku lega Rias tak menimbulkan masalah.”
“Aku disini seperti ini berkat Rias-oneesama.”
Percakapan diantara Asia dan Grayfia-san. Grayfia-san sedang
mengobrol dengan akrab dengan para anggota yang tinggal di rumahku di ruang
tamu. Buchou yang duduk di sampingku tersenyum namun nampak kaku. Beberapa
orang yang tinggal di rumah ini tengah berkumpul. Asia, Akeno-san, Koneko-chan,
Xenovia, dan Irina tengah duduk disekitar meja. Ngomong ngomong orang tuaku
sedang pergi hari ini karena mereka ada keperluan.
“Rias itu sedikit egois jadi aku cemas kalau dia membuat
masalah bagi semua orang dalam kelompok.”
“Itu sama sekali tidak benar. Rias bertindak sebagai
pemimpin kami di rumah ini, dan memperhatikan kami dengan sangat baik.”
Akeno-san tersenyum dengan mengangkat posisi Buchou. Dia
benar benar teman terbaiknya!
Grayfia-san tersenyum. Senyum itu memperlihatkan kalau dia
sangat senang. Namun dia kemudian memasang wajah tegas dan memandang
Buchou..........lalu aku. Ke....kenapa aku?
“Yang tersisa adalah............laki laki.”
PIRI
Setelah Grayfia-san mengatakan itu, suasana dalam ruangan
mendadak terasa beku.
“A.....Apa mungkin........apa ini tentang hal itu........?”
Asia yang tersenyum sampai barusan sekarang memasang wajah
gugup.
“........Pasti begitu. Karena Grayfia-san datang kemari
secara resmi, pasti memang itu.”
Akeno-san juga memasang wajah senyum tertekan!
“.....Aku sudah berpikir kalau hari ini pasti akan datang.”
Si loli-loli Koneko-chan yang biasanya tanpa ekspresi saat
ini wajahnya nampak kaku. Xenovia dan Irina kelihatan tak paham apa yang sedang
terjadi.......jujur saja aku juga tak paham apa yang sedang terjadi. Kenapa
atmosfir para gadis berubah oleh kata kata Grayfia-san........? Hati wanita
yang rumit? Aku tak paham! Kiba dan Gasper tak datang kemari hari ini. Buchou
memberitahu mereka kalau anggota disini saja sudah cukup. Rossweisse-san pergi
sejak pagi pagi sekali untuk membeli furnitur dan semacamnya sehingga dia bisa
mulai tinggal di rumahku. Sepertinya orang itu adalah tipe yang membelanjakan
uangnya dengan hati hati. Kemudian Buchou berkata pada Grayfia-san sembari
memasang wajah merah.
“O.....Onee-sama! Apa kamu datang kemari karena hal itu?
kupikir kamu sudah menyerahkan hal itu padaku sehingga aku bisa membuatnya
mengalir secara alami!”
“Ara, Rias. Apa Okaa-sama dan aku pernah mengatakan hal itu
meski hanya sekali? Kamu mematahkannya sebelumnya, jadi bukankah tugasmu
sebagai pewaris berikutnya untuk membuat kami merasa lega?”
Sepertinya Buchou tak bisa berkata balik pada Grayfia-san
yang sekedar berbicara. Dia mungkin berpikir kalau dia tak boleh membuat marah
Grayfia-san yang datang kemari sebagai kakaknya. Namun mematahkannya.......Apa
maksudnya mematahkan pertunangan dengan mantan tunangannya, Raiser? Itu menjadi
insiden serius bagi keluarga Gremory dan orang orang lain dari keluarga yang
lain mulai menggosipkan hal itu di belakang punggung mereka........
[Tuan Putri egois dari keluarga Gremory membatalkan
pertunangan.]
Bagi para Iblis dari masyarakat kelas atas yang sangat
peduli pada status dan garis darah, pertunangan diantara keluarga sangatlah
penting. Sepertinya kebebasan dalam cinta adalah hal yang sangat ketat bagi
anak anak dari Iblis Kelas Tinggi. Masyarakat kelas tinggi benar benar rumit.
Pada akhirnya aku menghancurkan pesta pertunangan dengan menghajar Raiser dan
membawa Buchou bersamaku. Meskipun begitu, orang tua Buchou memaafkanku tentang
memutuskan pertunangan.
“Para Iblis dikatakan memiliki angka kelahiran berbahaya.
Selain itu kami tak bisa memotong garis darah dari keluarga bangsawan. Suatu
hari kami ingin kamu menjadi orang tua dari anak dari generasi berikutnya.
Itulah yang Otou-sama, Okaa-sama, aku dan orang itu harapkan.”
Grayfia-san mengatakan itu pada Buchou dengan wajah serius.
Kemudian Grayfia-san melunakkan ekspresinya dan memasang senyum pahit.
“Meski aku mengatakan itu, aku juga terlibat dalam insiden
itu. Aku membantumu. Bahkan sebelum itu.......Orang itu dan aku juga mengalami
masa percintaan yang bebas. Waktu itu, kami berada dalam situasi yang bahkan
lebih rumit dari kalian.”
“Kisah percintaan diantara kalian berdua seperti legenda
bagi para Iblis wanita.”
Akeno-san mengatakan itu dengan pipi bersemu merah. Hmm. Aku
tak yakin tapi nampaknya Grayfia-san juga pernah mengalami masa percintaan yang
hebat. Hal itu sudah jelas karena kekasihnya adalah seorang Maou.
“.......Itu juga diubah menjadi sebuah permainan!”
Ujar Koneko-chan. Permainan! Wow!
“Aku jadi tertarik!”
Asia juga sepertinya sangat tertarik! Gadis gadis sangat
menyukai kisah percintaan. Grayfia-san terbatuk sekali sembari terlihat agak
malu dan mengubah ekspresinya.
“*Uhuk* Karena ada insiden dengan kami, aku akhirnya malah
berpihak padamu. Aku ingin kamu menjadi wanita Iblis Kelas Tinggi yang
terhormat. Aku ingin kamu memiliki kesadaran diri yang kuat sebagai pewaris
berikutnya. Untuk hal itu ada banyak hal yang harus diperbaiki. Bagian dimana
kamu berpikir kamu bisa menyelesaikan keegoisanmu dengan uang. Bagian dimana
kamu sering bertindak tanpa pikir panjang. Kupikir bagian itu darimu sudah
sedikit melunak. Meskipun begitu masih disesalkan karena kamu tak bisa
bertindak saat kamu harus. Saat itu adalah aku dan orang itu, kami melaluinya
dengan cara yang lurus. Ada gadis gadis seusiamu yang sudah menikah, jadi
camkan itu baik baik. Setelah kamu lulus dari SMA, kamu akan lebih sering
diundang ke pesta pesta Iblis Kelas Tinggi. Kalau kamu dianggap sebagai gadis
egois bahkan di masa depan, itu akan sangat memalukan bagi keluarga Gremory.
Berkat pengaruh program TV itu, kamu mendapat banyak support dari para
Iblis......yang pasti, kita harus melatih pasanganmu lebih jauh lagi mulai dari
sekarang. Setelah kamu menjadi mahasiswi, kita harus mempersiapkan pesta pernikahan
dengan cepat, tahu? Kamu harus segera mengambil suami saat kamu menjadi pewaris
setelah lulus dari universitas. Sampai saat itu kamu akan mengambil posisi
Otou-sama secara bertahap. Kamu paham kan? Aku secara pribadi tak masalah
membiarkanmu tetap seperti ini untuk sekarang. Rating Game itu penting, tapi
hanya berfokus pada hal itu akan membuat pesonamu sebagai wanita memburuk. Dan
kamu.........”
Aaah. Grayfia-san mulai menasehati Buchou habis habisan
seperti senapan mesin.......Buchou juga tak bisa berbicara balik dan memasang
wajah merah sembari mendengarkan nasehatnya. Biasanya Buchou bersikap elegan
namun melihat dia sekarang dia bersikap layaknya gadis seusianya saat dia
sedang diomeli seperti ini. Mungkin dia tetaplah seorang anak yang keluarganya
tak bisa tinggalkan sendiri. Namun Grayfia-san saat ini sepertinya tengah
mengeluarkan semua hal yang terus dia pikirkan sembari dia melakukan
pekerjaannya sebagai maid juga. Omelannya tak ada habis habisnya.
“Sudah, sudah, Grayfia. Rias sudah berusaha dengan baik.”
......! Suara tiba tiba. Aku kenal suara ini. Semua orang
melihat ke arah ujung meja. Terdapat seorang lelaki berambut crimson! Buchou
berdiri dan terkejut usai melihat lelaki itu.
“Onii-sama!”
Ya! Lelaki berambut crimson itu adalah.......Maou Sirzechs
Lucifer-sama! Maou yang asli baru saja datang, semuanya! Namun kapan dia
datang? Aku tak bisa merasakan kehadirannya sama sekali. Sejak kapan dia masuk
ke ruang tamu di rumah ini di dunia manusia!?
“Hei Rias, bagaimana kabarmu? Aku senang kamu baik baik
saja. Sepertinya semua orang dalam grup juga sama.”
Sirzechs-sama tersenyum dengan menawan. Orang ini memiliki
pekerjaan sebagai Maou yang membuat dia terasa menakutkan. Namun dia sebenarnya
tipe yang ramah tamah dan santai.
“Aku bawa beberapa hadiah. Ini kumpulan foto foto Rias yang
kuhasilkan. Titelnya adalah “Gadis bernama Switch Princess – Kompilasi
pertumbuhan Ria-tan”. Ini adalah catatan pertumbuhan dari saat dia masih anak
anak sampai masuk SMA di Jepang.”
Dia mengeluarkan kompilasi foto dan mulai membagikannya pada
kami. Oh, bahkan foto saat dia masih di SMP! Jadi oppai Buchou sudah besar
sejak saat itu! Aaah, aku ingin menemui Buchou dari waktu itu......Buchou di
sisi lain wajahnya memerah dan menyita buku dari kami dengan berkata “Jangan
lihat! Jangan dilihat!”. Terima kasih untuk reaksi manismu!
“Sirzechs. Kamu seharusnya ada pertemuan penting hari ini
dengan hanya Yondai-Maou kan? Jangan jangan kamu meninggalkannya?”
Mata Grayfia-san bersinar dengan tajam. Sirzehcs-sama tetap
bersikap biasa dan menjawab dengan normal.
“Hahaha! Aku berpikir untuk mengikuti pertemuan dari sini.
Kalau aku bisa mengirim imejku dari sini, maka pertemuan akan......Ouw, ouw,
ouw, itu sakit Grayfia!”
Grayfia-san mencubit pipi Sirzechs-sama sangat keras!
Sirzechs-sama tengah tersenyum namun ada sedikit air di matanya.
“........Kenapa kamu selalu seperti ini saat aku sedang
libur..........Mungkin aku seharusnya tak mengambil libur hari ini. Mungkin aku
harus kembali menjadi maid sekarang.”
Grayfia-san memarahinya dengan wajah tak senang. Uwaa, dia
benar benar kesal.......aku bisa merasakan kekuatan Iblis menegangkan dengan
kulitku hanya karena dia sedang kesal. Tekanan yang hebat.......pantas saja
Buchou sangat takut padanya.
KA.
Tiga lingkaran sihir muncul di meja dengan memancarkan
cahaya menyilaukan.
ZA..........ZAZAZAZAZAZA...........
Ara? Sesuatu yang nampak seperti imej 3D mulai muncul dari
tiap tiap lingkaran sihir. Imej yang bercampur kebisingan mulai menjadi normal
sedikit demi sedikit. Kemudian tiga wajah muncul dari sana.
[Sir........zec..........hs.............Sirzechs-chan..........Bisakah
kamu mendengarku? Heeeeeey. Sirzehcs.....chan........]
Masih bercampur dengan kebisingan namun aku kenal dengan
cara berbicara nyentrik ini! Kemudian wajah dan suaranya menjadi jelas!
[Sirzechs-chan! Mou, kamu pergi ke dunia manusia sendiri!
Aku juga mau pergi ke dunia manusia!]
Mahou Shojou..........Bukan. Itu Maou-Shojo, Serafall
Leviathan-sama!
“Hei, Serafall. Maafkan aku. Aku sedang di rumah Hyodou
Issei.”
[Ara ara. Kamu benar. Yahou! Sekiryuutei-kun! Apa Rias-chan
juga ada disana?]
“Bagaimana kabar anda Serafall-sama?”
Buchou juga menyapanya.
[Ya. Bagaimana kabarmu Rias-chan? Mou Sirzechs-chan. Kalau
kamu mau pergi kesana, beritahu aku dulu dong. Ajuka-chan dan Falibi-chan juga
penasaran karena Sirzechs-chan yang selalu tepat waktu tak ada disini!]
Bahkan Serafall-sama kesal. Namun wajah marahnya nampak
manis, jadi aku merasa damai. Serafall-sama memang seperti seorang Maou-Shojo.
........Tunggu. Ajuka-chan.........dan Falbi........?
Kupikir aku pernah mendengar nama orang orang yang Serafall-sama baru sebut.
Wajah dua orang yang muncul di samping Serafall-sama adalah........
[Sirzechs. Berani betul kau meninggalkan pertemuan dan pergi
ke dunia manusia. Entah ada insiden terjadi atau ada hal menarik akan terjadi.
Pasti yang kedua kan?]
Laki laki super tampan dengan wajah mempesona mengatakan itu
dengan senyum misterius.
[......Ehh......Aku tak mau hal hal merepotkan. Aku tak mau
bekerja.........]
Yang satunya adalah lelaki dengan wajah kantuk yang
bersandar di pipinya. Aku kenal mereka berdua......Saat aku pergi ke Dunia
Bawah, Yondai-Maou berkumpul di pertemuan para Iblis muda termasuk Buchou dari
enam keluarga. Aku hanya bertemu Sirzechs-sama dan Serafall-sama jadi ini kali
pertama aku melihat mereka jadi aku tidak salah! Mereka berdua juga Maou!
Uwaaaaa! Hal gila akan segera terjadi! Ada empat Maou di meja di rumahku! Lebih
seperti perkumpulan seluruh Yondai-Maou! Ini serius! Aku menjadi takut dan
Sirzechs-sama menyadariku.
“Aaah, aku masih belum memperkenalkanmu pada mereka Ise-kun.
lelaki dengan atmosfir misterius adalah Ajuka Beelzebub. Dia adalah ketua
pembina untuk departemen teknologi termasuk Program Persamaan Teknikal.”
Ajuka Beelzebub-sama kemudian mengalihkan pandangannya
padaku.
[Memiliki atmosfir misterius itu bagus karena kelihatan
seperti Iblis. Oh, maaf, senang bertemu denganmu, Sekiryuutei-dono. Aku sudah
mendengar rumor tentangmu.]
“Ah........senang bertemu anda juga! Namaku Hyodou Issei!”
Ooou! Aku jadi gugup! Karena seorang yang kuajak bicara
adalah Maou! Jadi orang ini adalah Maou-sama yang ambil bagian dalam penciptaan
“Evil Piece”.........Sirzechs-sama kemudian memperkenalkan Maou-sama yang
terakhir.
“Dan orang disana yang sepertinya tak suka diberi hal hal
merepotkan adalah Falbium Asmodeus. Dialah yang mengendalikan urusan militer.”
[..........Hallo. Aku Falbium.]
Suaranya tak bergairah sama sekali........Apa dia memang
Maou? Urusan militer........Tak apa apakah posisi itu ditangani Maou-sama tak
bersemangat seperti itu? Aku membuat kecemasan tak perlu.....
“Bagaimana kabar anda Beelzebub-sama, Asmodeus-sama” (x6)
Para anggota kelompok yang lain juga menyapa mereka.
[Hei Falbi! Kamu harus memberi mereka sapaan yang benar
karena mereka adalah budak Rias-chan dan Sekiryuutei-chan!]
Ah, dia dimarahi oleh Leviathan-sama. jadi Asmodeus-sama
dipanggil “Falbi” oleh Leviathan-sama. Asmodeus-sama di sisi lain tak mencoba
memperbaiki ekspresi lesunya. Dia bahkan membuat desahan.
[......Serafall dan Sirzechs bekerja terlalu keras. Aku
hidup dengan prinsip “Bekerja berarti kekalahan”. Selain tugas tugas penting,
aku tinggal serahkan semuanya pada para budakku tahu? Untuk saat saat seperti
ini kalian harus kumpulkan budak yang bagus dan buat mereka yang
bekerja........Aaah aku lelah.......]
......I.....Ini.....kalau kuingat ingat Asmodeus masa kini
berasal dari keluarga Glasya Labolas kan? Dia memiliki kepribadian sangat
berlawanan dari pria yankee itu yang merupakan kandidat dari pewaris Glasya
Labolas berikutnya!
“.......Asmodeus-sama menghabiskan sebagian besar kehendak
seumur hidupnya untuk melakukan hal hal saat dia mengumpulkan para budaknya,
dan mengumpulkan orang orang berbakat. Dan setelah kudengar kalau dia
memerintahkan para budaknya dan menyerahkan semua pekerjaaannya pada mereka,
dengan kata lain dia adalah tipe yang melakukan pekerjaannya di hari pertama
dan memakai hari hari yang tersisa untuk beristirahat. Dia disebut sebagai ahli
strategi dan taktik terbaik di Dunia Bawah.......”
Buchou memberitahuku dengan tenang. Juga terima kasih sudah
memberiku contoh mudah. Begitu. Dia berusaha yang terbaik di hari pertama lalu
menyerahkan pekerjaan pada para budak berpengalamannya setelah itu. kau bisa
melakukan itu.......? Imej seorang Maou di dalam pikiranku baru saja
remuk.........Tidak. Sejak waktu aku menemui Serafall-sama, aku entah bagaimana
membayangkan kalau mereka berada di luar imajinasiku!
“Ngomong ngomong Serafall-sama adalah yang menangani urusan
luar negeri.”
“V! Serahkan negosiasi dengan bangsa lain (mitologi dan
religi) padaku” Serafall-sama berkedip dengan tanda peace. Dia manis, tapi tak
apa apakah menyerahkan urusan luar negeri padanya? kupikir dia mencoba
menyerang Surga karena dia terkejut setelah tak diundang di hari observasi
sekolah.......Juga aku merasa kalau Sirzechs-sama lah yang menyelesaikan
pekerjaan mereka bertiga. Dengan kata lain Dunia Bawah berada dalam kedamaian
karena Sirzechs-sama adalah orang serius? Hmmm, aku tak bisa memahami bagaimana
Dunia Iblis bekerja.
[Jadi Sirzechs. Apa yang akan terjadi?]
Beelzebub-sama menanyai Sirzechs-sama dengan nada tertarik.
Setelah tersenyum, Sirzechs-sama memandang Buchou.......kemudian aku? Dia
memandang kami berdua. Dia kemudian berbicara.
“Jujur saja aku ingin membuat Rias mengambil upacara “itu”
di reruntuhan dari “Koneksi”.”
[Oou] (x3)
Mendengar ucapan Sirzechs-sama, mereka bertiga
tersenyum........Eh? Ada apa ini? Seorang yang tengah dalam keraguan bukan saja
aku tapi juga Buchou. Alisnya terangkat tinggi.
“Onii-sama. Bukan. Lucifer-sama. Apa artinya ini? Apa
maksudnya adalah tempat itu yang merupakan reruntuhan penting yang telah
diwarisi dari para leluhur kita?”
Sirzechs-sama mengangguk pada pertanyaan Buchou.
“Ya. Mereka dari Gremory melakukan upacara ritual di
reruntuhan itu saat mereka mencapai umur tertentu. Dengan seorang yang sangat
mereka “sayangi”. Kamu paham apa maksudku kan, Rias?”
Mendengar itu wajah Buchou menjadi sangat merah dimana belum
pernah aku melihat dia seperti itu.........Arara. Apa yang terjadi, Buchou?
[Itu menarik. Itu lebih penting daripada pertemuan.]
[Sudah lama tak dilakukan sejak Sirzechs saat itu.]
[Ah, selamat. Aku akan memberi ucapan selamat pada kalian
lebih dulu.]
Arara. Nampaknya Beelzebub-sama, Leviathan-sama, dan
Asmodeus-sama tahu tentang itu. Dan mereka nampaknya sangat senang saat
mendengar tentang hal itu! Apa yang sedang terjadi? Grayfia-san berdiri dan
memberitahu Buchou.
“Jadi begitulah, Rias. Itulah instruksi dari Otou-sama dan
Okaa-sama. Yang kami maksudkan dengan membuat kami lega adalah melakukan ritual
itu. Kami takkan mengizinkanmu menolak. Kamu setidaknya harus memberi sedikit
jaminan pada kami. Meski suamiku malah membawa orang orang tak perlu ke
dalamnya. Sirzechs, kamu paham kan? Mari kita bahas ini baik baik saat pulang
nanti.”
Grayfia-san memandang Sirzechs-sama dengan tatapan dingin
sembari mencubit pipinya keras keras! Uwaaaa, dia menyeramkan!
“Hahaha. Jadi begitulah Ria-tan. Berjuanglah bersama
Ise-kun........Itu sakit, itu sakit Grayfia!”
Sirzechs-sama tak kehilangan senyumnya biarpun pipinya
sedang dicubit! Namun ada banyak air mata mengalir di matanya! Jadi orang
terkuat adalah istri Maou-sama! Tunggu......aku!? Apa aku ikut serta dalam
ritual itu? kenapa!? Kemudian mataku bertemu dengan mata Buchou......
“Hauuuuu. Ise.....A.....Apa yang harus aku
lakukan.........?”
....! I...Itu curang! Buchou! Kalau kamu memasang wajah
manis dan resah seperti Asia! Dia benar benar berubah dari mode Onee-sama ke
mode gadis normal! Kunjungan Grayfia-san. Sapaan dengan Yondai-Maou. Dan ritual
misterius. Hal hal membingungkan terjadi secara terus menerus........Namun
nampaknya aku harus ikut serta dalam ritual itu juga. Yang benar saja. Kenapa
aku terus terlibat dengan hal hal begini? Apa karena aku adalah Sekiryuutei?
Hmmm........
“Lihat ini! Aku membeli barang barang murah dengan harga 100
yen! Ada toko yang menjual barang serba 100 yen jadi itu sangat menakjubkan!
Murah adalah yang terbaik, kan!?”
Rossweisse-san yang pulang dari berbelanja untuk 100 yen
kembali setelah suami istri Maou pergi.
Bagian 2
Dan beberapa hari telah berlalu semenjak hari itu. Buchou
dan aku datang ke reruntuhan di wilayah gunung yang terletak di wilayah milik
Gremory di Dunia Bawah. Meski pakaian kami belum berganti dan kami tengah
mengenakan seragam Akademi Kuou. Semua orang dalam grup masih berada di rumah.
Yang lain ingin datang, tapi mereka tak bisa karena tempat ini sangat penting
bagi Gremory dan orang orang tak berkepentingan dilarang masuk. Pertanyaannya
adalah kenapa aku diizinkan.....? Di depanku terdapat permukaan berbatu dan
terdapat pintu masuk besar ke reruntuhan yang dibangun dari bebatuan keras.
Terdapat pilar yang tersusun dari bebatuan sepanjang sisi. Ada juga patung
orang orang dari tiap tiap generasi Gremory diantara pilar pilar.
Sigh.......bangunan ini terlalu megah. Sepertinya tak ada kerusakan yang nampak
sama sekali.
“Fu.....Apa yang harus kulakukan kalau dia membenciku karena
terlalu terburu buru.......”
Buchou yang berada di sampingku mendesah panjang. Aku tak
tahu harus berkata apa padanya, namun mari selesaikan ini dengan cepat dan
pulang ke rumah.
“Tak apa apa Buchou. Aku bersamamu. Serahkan saja
padaku.......”
Hal itu terjadi saat aku mencoba tampil keren di depannya.
“Tou!”
Suara misterius! Saat aku melihat ke atas.......Terdapat
sesuatu di langit yang berkelap kelip. Seseorang tengah turun kebawah! Musuh!?
Aku mengambil posisi dan muncul sejumlah orang orang bertopeng dalam busana
Tokusatsu yang turun tepat di depanku! Satu, dua, tiga, empat......lima orang!
Maksudku lihat apa yang mereka kenakan! Mereka terlihat seperti para superhero
dari skuadron pahlawan Jepang (Power Rangers!) Merah, biru, kuning, hijau, dan
pink! Dari postur tubuh mereka Merah, hijau, dan biru adalah laki laki. Kuning
dan pink adalah wanita. Setelah mereka mendarat, mereka mulai memasang pose!
DOOOOOOOOOOOOOOON! Di belakang mereka, ledakan misterius dan
mencolok terjadi disertai dengan asap tebal! Apa apaan ini!?
“Si.....Siapa mereka?”
Buchou juga penasaran. Tentu saja dia akan penasaran! Tak
peduli bagaimana kalian melihatnya, mereka terlihat seperti orang orang
mencurigakan! Orang di tengah yang mengenakan pakaian merah memasang pose dan
berteriak!
“Fuhahaha! Kami adalah Maou misterius.........”
SPANK!
Orang dalam pakaian kuning memukul si orang merah dengan
keras. Tunggu......suara orang merah itu.......
“Maaf, maaf, Uhuk. Mulai lagi dari awal! Kami adalah
skuadron Maou, Maou Rangers! Aku adalah pemimpin mereka, Maou-Red!”
“Satan-Blue!”
“Aku tak mau repot tapi aku Satan-Green!”
“Levi-ta....maksudku, aku Satan Pink☆”
“.......Ha. Ummmmm, Aku Satan-Yellow!”
...........Buchou dan aku berada dalam kondisi dimana kami
tak bisa menutup mulut kami.
......Tidak tidak! Maksudku! Kalian! Apa apaan itu Skuadron
Maou! Mereka adalah Yondai Maou-samaaaaaaaaaaaaaaaaa! Tak peduli bagaimana
kalian melihatnya, Merah adalah Sirzechs-sama, Biru adalah Beelzebub-sama,
Hijau adalah Asmodeus-sama, dan Pink adalah Leviathan-sama! barusan
Leviathan-sama nyaris menyebutkan namanya sendiri! Berarti......Kuning adalah
Grayfia-san!? Aku menyadari hal itu karena dia memukul Merah, yang merupakan
Sirzechs-sama. Dia sepertinya malu jadi dia pasti Grayfia-san. Uwaaa. Hanya
dengan melihat Sirzechs-sama dan Leviathan-sama, kalian akan tahu kalau mereka
sangat menikmati hal ini. Karena pose mereka nampak paling meyakinkan.
“Bagaimana? Pose yang bagus, kan? Aku melatihnya dengan
putraku tadi malam.”
“Apa! Bahkan aku juga memikirkan banyak pose yang imut☆”
Aku pusing tujuh keliling dan jatuh di atas lututku. Dunia
Bawah sungguh damai! Begitu damainya sampai aku mau menangis! Tak heran show
Oppai Dragon sangat populer disini! Karena orang orang aneh seperti ini menjadi
pemimpin mereka. Aaah. Apa Sairaorg-san ingin menjadi Maou-sama karena
menyadari hal ini? Dia mungkin menginginkannya untuk menjadi sebuah Dunia Bawah
yang lebih kacau. Ehehehe. Aku tahu harus berbuat apa lagi.
“Bu.....Buchou. Apa yang harus kita lakukan?”
Aku menanyai Buchou. Karena ini ulah kakaknya, maka Buchou pasti
akan........
“Si.....siapa mereka......? Aku bisa merasakan kekuatan
Iblis hebat dari mereka. Skuadron Maou......Apa maksudnya mereka adalah
perkumpulan orang orang dengan kekuatan level Maou?”
......! Dia belum menyadarinyaaaaaaaaaa! Itu tidak bagus!
Itu fatal! Tolong sadarilah! Itu adalah kakakmu! Onii-san Buchou! Biarpun
kostum dan posenya aneh, dia adalah Maou! Lebih tepatnya semua orang di hadapan
kita adalah para Maou-sama dan [Ratu] terkuat! Ini adalah perkumpulan orang
orang tertangguh dari Dunia bawah! Sebagai peniru skuadron superhero! Melihat
wajah bingung Buchou, Sirzechs-sama.......bukan Satan-Red berujar. Biar aku
memanggilmu Satan-Red saja. Sepertinya itu nama yang cocok untuknya.
“Kami disewa oleh keluarga Gremory. Ada tiga tantangan yang
menanti kalian berdua dalam ritual ini. Aku ingin kalian berdua berhasil
melewati semua tantangan dengan hanya kekuatan kalian. Yang terpenting disini
adalah kerjasama tim!”
Red menjelaskannya pada kami. Kemudian Pink menunjuk pada
arah tertentu.
“Ha! Objek terbang misterius ditemukan!”
“Apa!? Semuanya! Serang sekaligus! [Ruin the Extinct]!”
“[Kankara Formula]! Karama-Equation!”
“Ey. [Celcius Cross Trigger]!”
“.......Torya. Jurus yang sering dipakai Asmodeus.......”
“Umm. Aku sebut Yellow-Shot saja.”
BAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAANG!
...........Ledakan luar biasa yang belum pernah kulihat
sebelumnya terjadi di angkasa. Lima orang yang merupakan kelas Maou menyerang
ke langit di saat yang sama. Gelombang kejut yang tercipta tak hanya
mengguncang kami, namun area seluruh gunung disekitar sini dan udara dengan
keras. Hewan hewan di hutan dibawah kami berteriak dan kabur......Langit
membelah dan menciptakan celah dimensional menakutkan yang belum pernah kulihat
sebelumnya tengah menyebar. Dan partikel cahaya menyilaukan mengelilingi gunung
ini. Juga fenomena yang nampak seperto aurora tengah tercipta........semua
fenomena langka ini terjadi secara berturut turut di hadapan kami......
“Itu hanya Roh Jahat. Jangan takuti kami seperti itu, Pink.”
“Tehe☆”
Semua Maou baru menyerang Roh Jahat dan membunuhnya
sekaligus!? Seorang Roh Jahat yang menerima serangan dari seluruh
Maou.......seberapa jahat sebenarnya Roh itu!? Astaga! Aku muak dengan orang
orang ini! Seharusnya kalian yang mengalahkan Loki pada saat itu!
“Jadi apa tantangannya?”
Buchou berbicara seolah tak ada apapun terjadi!?
“Bu....Buchou, kamu tak melihat itu.......? Sepertinya orang
orang level Maou itu menyerang Roh Jahat sekaligus!?”
“Tenanglah Ise. Roh Jahat itu tidak baik jadi mereka layak
dimusnahkan.”
“Bukan itu maksudku! Aaaah, lupakan saja soal itu!”
Aku paham! Aku tinggal ikuti suasana saja! Aku membulatkan
tekadku kalau aku akan melalui semua ini, biarpun apa saja terjadi! Maksudku
para Maou nampak sangat bersemangat!
“Kami akan menanti di tiap tiap tantangan! Dua orang muda
yang akan memikul keluarga Gremory! Hadapilah ketiga tantangan dengan sukses
dan capailah bagian akhir reruntuhan! Baiklah! Masing masing dari kami akan
menanti di bagian bagian tertentu dari tantangan! Fuhahahahaha!”
Merah masuk ke dalam reruntuhan melalui pintu masuk dengan
cepat! Empat yang lain segera mengikutinya!.......Buchou dan aku ditinggal
disini.......Hal tak terduga telah terjadi.......Aku tak paham apa niat mereka
tapi sampai tiap tiap Maou akan menanti di reruntuhan.......
“Sekarang, Ise! Ayo kita masuk! Karena kita sudah datang
sampai sejauh ini, aku tak akan ragu lagi! Mari tunjukkan pada mereka betapa
dalamnya hubungan diantara kita!”
Buchou nampaknya bersemangat tinggi! Karena sudah begini, kami
tak bisa mundur! Aku memutuskan kalau aku akan melewati semua tantangan bersama
dengan Buchou!
Saat kami melalui lorong berdinding batu, kami mencapai
sebuah ruangan. Dan Pink berada disana!.......namun itu Leviathan-sama, kan!?
Pink membuat tanda peace setelah melihat kami.
“Baiklah, kalian berdua ☆ Ini
tantangan pertama!”
Glek.......Dia akan membuat kami melakukan apa? Aku hanya
tak ingin bertarung. Lawannya adalah Maou dan kurasa aku takkan bisa menang
melawannya. Lebih dari itu, aku tak mau berhadapan dengan Leviathan-sama yang
manis.
“Untuk tantangan pertama...........kalian harus berdansa!”
..............Ha? Aku memasang wajah bodoh setelah mendengar
tantangan tak terduga itu. Buchou di sisi lain.......Dia sepertinya sudah
menduga hal ini akan terjadi dan menganggukkan kepalanya.
Eeeeeeeeh........I....Ini......ritual macam apa ini?
“Aku ingin kalian berdua tunjukkan dansa kalian! Kalau
kalian menampilkan dansa yang bagus, maka kalian akan berhasil melalui
tantangan ini ☆Ayo berdansa, dansa! Karena kalian
berdua akan ikut serta dalam pesta masyarakat kelas tinggi, mengetahui cara
berdansa itu sangat penting!”
Saat Pink menjentikkan jarinya, sebuah sistem audio muncul.
Ia mulai memainkan musik klasik dan elegan. Dansa!? Apa kau serius!?
“Ayo Ise! Kita mulai!”
Buchou memberiku tangannya. Oh, aku mempelajari ini dari Ibu
Buchou di Dunia Bawah. Buchou mengambil tanganku dan membungkuk padaku. Kami
kemudian mulai berdansa seirama dengan musik.
.......Ini sesuatu yang kupelajari di Dunia bawah jadi aku
bisa melakukannya dengan mulus. Buchou juga berdansa dengan indah dan terkadang
dia menuntun bagian yang masih tak kupahami. Kupikir aku dipanggil kemari
sebagai support Buchou.......Apa aku dipanggil kemari sebagai pasangan
berdansa? Aku berdansa sembari memikirkan itu. Kemudian mataku bertemu dengan
mata Buchou. Pipi Buchou sedikit merah......Arara. Ada apa dengan reaksi itu?
“Ise. Kamu sudah berusaha baik. Sepertinya pelajaran dari
Okaa-sama bekerja baik.......aku senang. Dengan ini, bahkan di saat.........”
.........Ummmm. Mata Buchou nampak berair. Dan musik
berhenti. Buchou dan aku membungkuk satu sama lain setelah menyelesaikan dansa.
PLOK PLOK PLOK PLOK
Kami menerima tepuk tangan dari Pink.
“Ufufu. Sepertinya aku tak perlu mencemaskannya ☆Kalian berdua sangat bagus!”
Disertai pemberian pujian, pintu yang terbuat dari batu
terbuka di depan kami sambil membuat suara.
“Kalau begitu, pergilah kalian berdua! Pergilah ke tantangan
kedua!”
Seperti ini, Buchou dan aku menyelesaikan tantangan pertama
seolah tak ada apapun terjadi.
Aku masih kebingungan namun kami mencapai ruangan yang luas
lagi.
“.......Ya. Selamat datang.”
Green. Sepertinya Asmodeus-sama yang menangani tantangan
kedua. Dia sepertinya tak terlalu bergairah melakukan ini. Ah. Kalau kulihat
dengan seksama, dua wanita yang sepertinya adalah pelayannya tengah standby.
Mereka mengenakan busana maid. Kalau kulihat ada kursi dan meja di dalam
ruangan........Selain itu di meja terdapat piring dan sejumlah garpu dan pisau
yang ditata rapi.
“Umm, tantangan kedua adalah tata krama meja. Aku akan
mengawasi dari sini, jadi nikmatilah hidangan sembari tata krama kalian dinilai
oleh kedua maid........ini memakai sistem pengurangan poin, jadi kalian akan
gagal kalau sampai mencapai poin nol.”
......Tata krama meja? Sekarang aku sama sekali tak paham
apa yang terjadi. Ritual macam apa yang diadakan di reruntuhan ini.......?
Sepertinya mereka menilai pembelajaran masyarakat bangsawan mulai dari nol. Apa
ritual ini ditujukan agar Buchou terus mengingat masyarakat kelas atas? Buchou
memang pewaris berikutnya. Tapi kenapa aku? Aku dipenuhi keraguan. Yang pasti,
aku akan duduk di kursi dan membuka serbet.......seperti ini aku dan Buchou
mulai makan. Aku mulai menangani gerakan garpu dan pisau, dan juga sendok untuk
sup dengan elegan. Aku diajari hal ini oleh Ibu Buchou dan para maid. Bahkan di
rumah, Buchou sering mengajariku. Semua hidangan ini lezat. Aku tak bisa
merasakannya dengan keronkonganku karena aku merasa gugup. Buchou tengah makan
dengan elegan di sampingku. Dia menjadi contoh yang baik. Itu baru seorang Tuan
Putri! Aku juga akan menyelesaikan ini tanpa mempermalukan orang ini! Dan
kemudian........
“Dengan itu, makan sudah selesai. Itu adalah akhir dari
tantangan kedua, tata krama meja.”
Si maid mengatakan itu sambil membungkuk pada kami. Aku
gugup. Tata krama meja itu lebih susah daripada berdansa. Karena aku berasal
dari rakyat jelata, aku tak pernah diajari makan secara elegan. Aku tak akan
paham apa apa kalau Ibu Buchou tak mengajariku waktu itu.
“Rias-sama lulus dengan sempurna.”
Oou! Buchou memang hebat! Kemudian si maid memandangku!
Jantungku berdegup kencang!
“........Ada beberapa pengurangan poin........Namun anda
lulus dengan poin tinggi. Selamat.”
.....! Aku membuat pose sukses karena kebahagiaan!
“Yaaaaaaah! Aku sedikit gugup saat aku membuat suara memakai
garpu dan pisau! Ternyata aku bisa berhasil!”
“Kamu sudah berusaha bagus Ise!”
SENTUH.
Buchou memelukku karena kelewat gembira! Sensasi oppainya
adalah yang terbaik! Buchou........sangat senang. Ada sedikit air mata di
matanya dan pipinya menjadi lebih merah.
“Itulah yang kuharapkan dari Ise! Laki laki yang kupilih.
Aku sangat senang..........dengan ini, kita pasti bisa menyelesaikan sisanya.”
Wow. Dia sepertinya sangat tersentuh.
“Fuaaaaaaaaaaaaa. Kalian boleh pergi sekarang. Selamat.”
Green membuat desahan ringan dan membuka pintu menuju
tantangan berikutnya. Apa yang akan terjadi pada Buchou dan aku saat kami
menyelesaikan semua ini..........
Bagian 3
Aku menanyai Buchou saat berjalan melalui lorong yang menuju
ke tantangan berikutnya.
“Anu, Buchou.”
“Ada apa?”
“Kisah percintaan diantara Sirzechs-sama dan Grayfia-san
menjadi topik di rumahku tapi apa sesuatu terjadi pada mereka?”
Hanya itu pertanyaanku. Sejak tadi aku terus kepikiran
tentang hal itu. Tentang percintaan mereka. Kalau itu sesuatu yang tak boleh
kutanyakan, maka aku takkan bertanya lagi. Namun Buchou menjawabku.
“.......Ya. Kamu punya hak mengetahuinya sebagai anggota
keluarga Gremory. Nama keluarga Onee-sama adalah Lucifugus. Grayfia Lucifugus.
Putri dari keluarga bangsawan yang telah melayani Maou Lucifer selama beberapa
generasi.”
“Jadi maksudnya........dia berasal dari keluarga yang dekat
dengan Maou?”
Buchou mengangguk pada pertanyaanku.
“Mungkin kamu sudah tahu, di masa lalu terdapat perselisihan
diantara golongan-Maou, yang ingin melanjutkan perang melawan Malaikat dan
Malaikat Jatuh, dan golongan anti-Maou. Keluarga Lucifugus melayani dibawah
Maou Lucifer-lama. Namun putra tertua dari keluarga bangsawan tertentu jatuh
cinta dengan putri satu satunya dari keluarga Lucifugus.”
Ya. Perang Besar yang terjadi di Surga dan Dunia bawah
menyebabkan keduanya kehilangan baik Maou dan Tuhan. Ketiga pihak Iblis,
Malaikat, dan Malaikat Jatuh memasuki kondisi susah payah dan mereka berada
dalam krisis untuk melanjutkan spesies mereka. Meskipun demikian golongan-Maou
yang ingin melanjutkan peperangan terlibat perselisihan dengan golongan
anti-Maou. Berdampak pada kaburnya golongan Maou-lama ke ujung Dunia Bawah, dan
seperti itulah masyarakat Iblis saat ini tercipta. Bahkan sampai saat ini masih
ada masalah dendam masa lalu. Namun bagaimana bisa.........mereka jatuh cinta
sepanjang perselisihan.........
“Itu artinya.......”
Buchou melanjutkan dari ucapanku.
“Ya. Onii-sama dan Onee-sama. Waktu itu Onii-sama adalah as
dari golongan anti-Maou. Dia bahkan disebut sebagai Pahlawan. Dan Onee-sama
adalah orang dari mantan pihak Maou. Dia juga berdiri di garis depan sebagai
Iblis yang kuat. Kudengar dia berkompetisi dengan Leviathan-sama untuk
memperebutkan posisi “Iblis wanita terkuat”.”
.......Jadi hal seperti itu terjadi. Mereka jatuh cinta
bahkan saat mereka adalah musuh. Sepertinya ada sejumlah event rumit
berlangsung di dalamnya tapi mereka tak memikirkan hal itu.
“Onii-sama dan Onee-sama jatuh cinta sepanjang pertarungan
biarpun mereka berasal dari pihak berbeda. Dan setelah pertempuran usai cinta
mereka semakin dalam. Luar biasa kan? Aku juga mengagumi mereka. Ada orang
orang yang biasanya menganggap kalau Onee-sama adalah maid Onii-sama sebagai
bentuk loyalitas terhadap Onii-sama dan golongan Maou saat ini. Namun dia hanya
menyukai pekerjaan rumah tangga dan tugas tugas kecil lain. Sepertinya lebih
mudah untuk bergerak kemana mana sambil melakukan tugas tugas simpel sebagai
maid ketimbang sebagai istri Maou. Saat dia sebagai maid, dia ingin
melakukannya dengan sempurna jadi dia mulai membangun hubungan sebagai maid
pada kami juga.”
Hee. Percintaan diantara pria dan wanita sepanjang
pertarungan memang terlihat seperti situasi yang akan para wanita kagumi.
Kemudian ada sesuatu dalam pikiranku. Mirkyasu-sama yang terlahir diantara dua
orang hebat itu.........dari segi bakat bukankah dia putra kelas-tertinggi?
“......Selain mengagumi mereka, aku menyayangi dan menghormati
mereka. Tapi kamu tahu Ise? Aku juga merasa cemas di saat yang sama.
Dibandingkan dengan mereka yang hebat, kupikir aku hanya adik perempuan yang
payah. Ada saat saat dimana aku berpikir tak apa apakah bagiku untuk menjadi
pewaris berikutnya.”
Buchou memasang ekspresi lesu. Begitu. Buchou terus
membandingkan dirinya dengan mereka berdua sepanjang waktu. Dia mungkin merasa
rendah diri pada mereka berdua karena kakak laki laki dan kakak iparnya terlalu
unggul. Kalian pasti akan membandingkan diri kalian entah suka atau tidak kalau
kakak laki lakimu adalah Maou dan kakak iparmu adalah “Ratu-Terkuat”. Setelah
mendengar kecemasan Buchou, aku merasakan hal itu untuk yang pertamakalinya.
Bahwa semua orang menyimpan kecemasan dalam diri mereka. Bahkan Buchou yang
dikagumi oleh semua orang dan merupakan satu dari “Dua Onee-sama Agung” juga
memiliki kecemasan. Buchou juga seorang gadis. Terkadang aku teringat akan hal
itu. Aku tahu kalau Buchou hanyalah seorang gadis. Tapi aku tak tahu dia
memiliki kecemasan seperti itu. Aku tak bisa menyadarinya. Aku memeluk Buchou
dari belakangnya.
“.......Ise?”
“Kecemasan Buchou adalah sesuatu yang tak bisa aku
bayangkan. Namun tak sekalipun aku pernah menganggapmu tak berguna. Kalau
Buchou tak ada disini, aku takkan bisa mengalami hidup yang bahagia seperti
ini. Kamu akan selalu.........menjadi wanita terbaik bagiku. Itulah yang
kupikirkan biarpun aku memahami semua hal tentangmu. Aku akan selalu mengikuti
Buchou seumur hidupku. Karena itu mari kita lewati semua rintangan ini
bersama!”
Itulah hal terbaik yang bisa kukatakan. Itu bukan sesuatu
yang bisa kuanggap pemberi semangat. Tapi aku ingin menjadi kekuatannya, meski
hanya sedikit. Buchou menggenggam tanganku.
“.......Kamu selalu memperhatikanku. Ya. Kamu benar. Aku
merasa bisa melewati segalanya kalau kamu ada di sisiku. Itu artinya aku
menggilai dirimu. Ya, mari lewati semua ini. Bersama. Selamanya.”
Dia tersenyum saat menoleh padaku. Aaah, senyum ini juga salah
satu poin terbaik dari Buchou! Aku bisa terus bergerak maju karena aku
mengetahui bagaimana orang ini, Rias Gremory tersenyum.
“........Tapi aku masih dipanggil Buchou........”
“Apa kamu berkata sesuatu?”
“.......Tidak. Bukan apa apa. Ayo pergi! Mari selesaikan
tantangan terakhir!”
“Y.....Ya!”
Aku mengikuti Buchou yang terus berjalan ke depan. Hal yang
tadi Buchou katakan. Aku tak bisa mendengar apa yang ia ucapkan........Kami
berjalan sepanjang lorong setelah menyegarkan perasaan kami. Hanya ada satu
tantangan tersisa untuk yang disebut ritual ini!
“Hallo.”
Buchou dan aku tiba di tempat tantangan dimana Blue,
Beelzebub-sama tengah menanti. Yang ditata dengan rapi adalah meja dan kursi.
Alat alat tulis dan sepasang lembaran kertas berada di atas meja.
“Tantangan terakhir adalah ujian tertulis. Ini adalah tes
bergaya ujian yang menutupi sejarah keluarga Gremory dan pengetahuan umum dari
Dunia bawah.”
Tes!? Uwa!? Kami datang jauh jauh kemari dan hal terakhir
adalah sesuatu yang aku paling tak bisa! Aku menjadi pucat dalam sekejap!
“Karena itu mohon segera duduk.”
Buchou dan aku duduk di kursi. Blue membuat jam pasir besar
muncul memakai kekuatan Iblisnya.
“Batas waktunya adalah satu jam. Tes.....mulai.”
Jam pasir dibalik dan tes dimulai! Uo! Sudah dimulai! Aku
memandang kertas tes yang memiliki beberapa halaman..........Unnn! Aku
memandang kertas tes dan keringat dingin muncul di dahiku. Semua ini pertanyaan
yang sulit!
......Ada hal hal tentang kenaikan pangkat, dan juga tentang
Iblis kelas tinggi, kelas menengah, dan kelas rendah di dalamnya.......Maou,
Great-King, dan Arch-Duke sangatlah penting........Untuk Iblis Kelas Tinggi
terdapat beberapa pangkat diantaranya Duke, Pangeran, Marquess, Count,
Viscount, dan Baron. Kemudian untuk Iblis kelas menengah terdapat Barnet dan
Ksatria......? Ini mirip dengan perpangkatan manusia namun terdapat makna Iblis
di dalamnya......Nu, Nuuuu.......pertanyaan yang ditulis disini sangat
rumit........level tes adalah level yang tepat untukku karena semua pertanyaan
entah adalah soal yang bisa kujawab atau soal yang tak bisa kujawab. Buchou
tengah menjawab pertanyaan dengan mulus di sampingku! Itulah yang kalian sebut
gadis berbakat! Jadi soal soal seperti ini sangatlah enteng baginya! Aku dalam
masalah. Kalau aku gagal dalam tes, maka aku takkan bisa menghadap Buchou dan
orang tuanya! Aku memakai otakku secara penuh dan mulai memelototi kertas
ujian.
“Sekarang berhenti.”
Tes mencapai akhir dengan kata kata Blue. Pasir di dalam jam
pasir semuanya sudah jatuh ke bawah.
.......Aku memakai otakku sekuat tenaga selama 1 jam dan
berbaring di meja setelah menghabiskan tenaga otakku. Aku menjawab semua
pertanyaanku.........sekarang aku harus menunggu nilaiku dan mengetahui nilai
untuk lulus. Blue mulai menandai kertas ujian dengan pena merah. Saat dia
mengoreksi lembar Buchou, gerakan pennya mengindikasikan kalau ada banyak
jawaban benar. Meski saat dia mengoreksi lembaranku, terdapat gerakan aneh dari
pennya beberapa kali.......Aku tak pernah berpikir kalau aku akan merasa begitu
gugup saat lembar ujianku dikoreksi di depanku........Buchou nampak tenang. Dia
benar benar penuh percaya diri. Dia pasti berpikir kalau tak mungkin dia akan
gagal. Aku merasa mau mati.
“Baiklah.”
Blue menyelesaikan koreksi dengan menusukkan pucuk pennya ke
meja. Sepertinya dia selesai mengkoreksi. Glek......aku menelan ludahku........
“Rias Gremory lulus tanpa masalah. Dan Sekiryuutei, Hyodou
Issei-kun telah..........”
Kenapa kau berhenti disana Blue-san!?
“Lulus, tapi itu pertanyaan tiba tiba! Kamu selesai tak lama
setelah membuat kesalahan! Jadi aku akan membuat Hyodou Issei-kun menjawab!”
Apaaaaaa Apaan ituuuuuuuu! Aku tak tahu apa maksudnya!?
Mohon ampuni aku Beelzebub-sama!
“Bagi kami Iblis, ada hal bernama 72 pillar yang sudah eksis
sejak dulu sekali. Aku ingin kamu menyebut nama mereka dari 1 sampai 72 secara
berurutan.”
Apa!? Kau menjadikan itu pertanyaan!? Itu urutan Iblis Kelas
Tinggi sejak zaman dulu kala, kan? Saat aku tinggal di Dunia Bawah, Ibu Buchou
memberitahuku tentang hal itu jadi itu sudah terpaku dalam otakku! Aku kemudian
mulai menjawabnya.
“Bael, Agares, Vassago, Samigina, Marbas, Valefor, Amon,
Barbatos, Paimon, Buer, Gusion, Sitri, Beleth, Leraje, Eligos, Zepar, Botis,
Bathin, Sallos, Purson, Marax, Ipos, Aim, Naberius, Glaysa-Labolas, Bune,
Ronove, Berith, Astaroth, Forneus, Foras, Asmoday, Gaap, Furfur, Marchosias,
Stolas, Phenex, Halphas, Malphas, Raum, Focalor, Vepar, Sabnock, Shax, Vine,
Bifrons, Vual, Haagenti, Crocell, Furcas, Balam, Alloces, Caim, Murmur, Orobas,
Gremory, Ose, Amy, Orias, Vapula, Zagan, Valac, Andras, Haures, Andrealphus,
Cimeies, Amdusias, Belial, Decarabia, Seere, Dantalion and Andromalius!
Bagaimana!?”
Haha.......Aku mengucapkan semuanya. Aku diberitahu oleh
Okaa-sama Buchou kalau aku harus mengingat urutan ini sehingga dia membuatku
mempelajarinya sampai semuanya tersangkut dalam kepalaku. Biarpun aku tak bisa
mengingat semuanya saat aku tinggal di Dunia Bawah, aku mengingat semua itu
dengan berlatih mengatakannya setelah itu! meski ada para Iblis Kelas Tinggi
yang tak termasuk dalam 72 pillar. Kupikir keluarga Lucifugus dimana
Grayfia-san berasal juga termasuk disana. Kudengar keluarga seperti itu disebut
dengan “Iblis Ekstra”.
“Hebat. Lalu keluarga mana saja diantara mereka yang sudah
punah?”
“Marbas, Valefor, Buer, Gusion, Leraje, Eligos, Botis,
Bathin, Marax, Ipos, Aim, Bune, Ronove, Forneus, Gaap, Marchosias, Halphas,
Raum, Vepar, Sabnock, Vine, Bifrons, Haagenti, Alloces, Caim, Murmur, Orobas,
Ose, Amy, Zagan, Valac, Andras, Haures, Andrealphus, Cimeies, Amdusias,
Decarabia, Seere, and Andromalius! Ba-Bagaimana!?”
Kali ini aku tak sepercaya diri sebelumnya! Namun
Beelzebub-sama mengangguk.
“Benar. Kamu sudah berjuang baik. Kupikir kamu takkan tahu tentang
hal itu karena kamu menjadi Iblis tereinkarnasi baru baru ini. Seharusnya itu
soal yang rumit tapi.......aku akan meluluskanmu.”
Blue memberiku tepuk tangan. Pertanyaan sulit Beelzebub-sama
memang membuatku kesulitan. Astaga, tadi aku merasa gugup sekali.......jujur
saja, kupikir aku sudah habis.......Blue kemudian mengumumkan dengan suara
keras!
“Dengan ini ritual, tantangan untuk pria dan wanita dari
keluarga Gremory telah selesai. Selamat!”
“Yay!”
Buchou dan aku saling berpelukan dengan sangat gembira
setelah menerima pengumuman di akhir ritual!
“Buchooooou! Kita menyelesaikannya dengan aman!”
“Ya! Kamu sudah berjuang baik, Ise! Dengan ini takkan ada
seorangpun yang curiga dengan kita! Aaah! Kamu dan aku memang pasangan
terbaik!”
Aku tak terlalu paham hal itu tapi aku juga berpikiran sama!
CHU CHU!
Uoooooo! Buchou mulai memberiku banyak kecupan di pipiku!
Hanya dengan ini, semua usaha kerasku terbayar sudah!
GOGOGOGO.
Yang sepertinya adalah pintu terakhir terbuka. Blue kemudian
menunjuk ke arahnya.
“Sekarang. Red sedang menanti. Kalian harus pergi dan
laporkan kelulusan ritual kalian.”
Baik Buchou dan aku mengangguk, dan kami berjalan melewati
pintu terakhir.
Bagian 4
Terdapat cahaya yang datang dari depan saat kami berjalan
sepanjang lorong. Saat kami keluar darinya, langit langit menghilang dan
terdapat langit di Dunia Bawah.......sepertinya ini ujung reruntuhan dan sangat
luas karena tak ada langit langit sehingga aku merasa terkejut. Apa ini sesuatu
yang kalian sebut colosseum? Strukturnya melingkar dan memiliki bangku penonton
dan panggung tempur. Buchou dan aku keluar dari salah satu sudut bangku
penonton. Red dan Yellow tengah berdiri di pusat medan tempur. Dengan kata lain
Sirzechs-sama dan Grayfia-san. Kami berjalan turun setelah kami menemukan
tangga turun ke arah panggung.
“Selamat, kalian berdua.”
Yellow dengan hangat menyambut kami. Aaah, jadi ini sudah
berakhir ya. Momen aku memikirkan itu, Red melangkah ke depan dan berteriak
dengan keras.
“Yosh! Jadi kalian sudah mencapai kemari! Namun! Tantangan
dari keluarga Gremory tak bisa selesai semudah itu disini! Aku akan meminta
Hyodou Issei-kun melawanku, Satan Red, sebagai tantangan akhir! Ayo kalahkan
aku disini!”
Red yang memasang posisi memancarkan aura merah
disekitarnya! Apaaaaa! Aku menjadi begitu kaget sampai mataku hampir menyembul
keluar karena fakta mengerikan ini! Sudah jelas! Ini......! Apa maksudnya aku
harus melawan Red.......Sirzechs-sama!?
“Sebagai pemimpin dari Skuadron Maou, Satan Ranger, aku
ingin melawan Oppai Dragon setidaknya sekali! Fufufu! Mari putuskan siapa
Pahlawan sejati dari Dunia Bawah!”
Satan Red.......Bukan. Sirzechs-sama mengatakan hal gila
secara tak kuduga! Mana mungkin aku melakukan hal sembrono seperti menghadapi
Maou-sama!
“Fufufu! Satan Red! Aku tak tahu siapa dirimu, tapi Ise ku
adalah Naga Legendaris, Sekiryuutei! Berani betul kau menantang Naga yang
mengalahkan Dewa Jahat Norse Loki!”
Buchou! Orang di depan kita adalah Maou! Aku memang
mengalahkan Dewa dari Eropa Utara itu tapi itu karena senjata legendaris dan
rekan rekan sekolah membantuku. Kalau itu hanya aku sendiri, maka itu bukan
pertarungan lagi namanya. Mana bisa aku menghadapi Maou terkuat seorang diri! Red
mulai memancarkan [Power of Destruction] dalam jumlah besar padaku yang tengah
panik dalam situasi ini!
“Lawan adalah Sekiryuutei yang sudah mengalahkan Loki! Aku
jadi gugup! Sudah lama aku tak mendapat antisipasi seperti ini!”
Lagi lagi dia berbicara edan! Aku harus meminta Grayfia-san
menangani situasi ini!
“.......Tolong jangan berlebihan melakukannya.”
Haaaaah!? Anda tak keberatan dengan itu!? Suamimu sedang
mencoba melawan seorang Iblis dengan kekuatan penuhnya!?
“Tou!”
BUOOOOOOOOOOON!
“Gyaaaaaaaaah!”
Sirzechs-sama menembakkan [Power of Destruction] tanpa
menahan diri! Aku berhasil menghindarinya namun.......
BAAAAAANG!
Tembakan yang melewatiku menghancurkan sebagian besar
colosseum! Ini gawat! Aku sudah melihat [Power of Destruction] Buchou berkali
kali, namun ini kali pertama melihatnya menghancurkan sesuatu tanpa sisa! Dan
tak apa apakah untuk menghancurkan reruntuhan ini!? Kalau sampai kena, aku akan
benar benar musnah! Aku menyadari bahaya yang kualami dan membuat gauntletku
muncul dan berteriak pada Ddraig!
“Ddraig! Balance Breaker!”
[Ya! Aku sudah menunggu hal itu!”
Penghitungan dimulai dan sembari perhitungan terjadi
Sirzechs-sama terus menunjukkanku pose pose aneh. Apa karena dia percaya diri
atau karena dia memang suka berpose?
“Ada aturan kalau kalian tak boleh menyerang saat lawan
sedang bertransformasi.”
Oh, jadi anda akan mengikuti aturan sebagaimana Pahlawan.
Terima kasih banyak.
[Welsh Dragon Balance Breaker!!!!!]
Suara menggema dan aura merah yang menyelimutiku berubah menjadi
armor!
“Balance Breaker Boosted Gear Scale Mail! Satan Red! Karena
sudah begini, aku tak akan menahan diri!”
“Fufufu! Maju!”
Seperti itu aku akhirnya menghadapi Maou, Sirzechs
Lucifer-sama.
Sekitar 10 menit telah berlalu sejak pertarungan dimulai.
“Puff......Puff.....”
Seorang yang sedang tersengal sengal sudah jelas adalah aku.
“Ada apa Hyodou Issei-kun!? Apa ini saja!? Apa perasaanmu
terhadap Rias sekecil ini!?”
Satan-Red memasang pose penuh percaya diri.
.......Sial. Aku tahu dia jauh lebih kuat tapi......ini
gila! Aku bahkan tak bisa menyerangnya satu kalipun! Semua Dragon Shotku
dijatuhkan! Aku menembakkannya dengan mencampur yang besar dengan yang kecil
namun [Power of Destruction] Sirzechs-sama menyapu semua itu! tak satupun
seranganku mengenainya! Biarpun aku menembakkannya dengan acak, semuanya lenyap
menjadi ketiadaan oleh hembusan [Power of Destruction]! Ukurannya kecil namun
punya kekuatan luar biasa! Sekedar menyentuhnya melenyapkan seranganku. Aku
membentangkan sayap Nagaku dan maju menyerbu untuk bertarung jarak dekat, namun
dia menghindariku dengan mudah. Sirzechs-sama juga sangat kuat dalam
pertarungan fisik. Tinju yang dilapisi [Power of Destruction] di tangannya
meremuk armorku dengan mudah. Dengan kata lain aku sama sekali bukan
tandingannya karena perbedaan kekuatan yang lebar diantara kami. Hehehe.
Kupikir aku mendapatkan kekuatan biarpun aku seperti ini. Sepertinya masih
sulit bagiku untuk menghadapi Sirzechs-sama.
“Sekiryuutei-kun! Berjuanglah☆!”
“Teruslah berjuang. Bertarung lebih dari 10 menit pada
levelmu saat ini melawan Sirzechs membuktikan kalau kamu punya masa depan
menjanjikan. Jujur saja, aku tak menduga kamu akan sebaik ini. Kamu Sekiryuutei
yang lebih baik dari dugaanku.”
“.............zzzzzzzzzzzzzzz..............”
Para Maou-sama yang lain tengah mendukungku dari bangku
penonton. Sepertinya kalian menikmati penderitaanku disini! Dan semua orang
selain Sirzechs-sama sudah melepas topeng mereka dan menampakkan wajah mereka!
Sial! Dan Asmodeus-sama hanya tertidur! Orang orang ini pasti sangat menikmati
kesusahanku!
“.......[Power of Destruction]! Jangan jangan........”
Sepertinya Buchou yang tengah berpikir sembari meletakkan
tangan di dagunya menyadari sesuatu! akhirnya kamu menyadarinya! Itu dia! Orang
itu adalah........
“Kamu berasal dari keluarga Bael!”
Jadi dia belum sadar!? Yah, dia takkan pernah menduga
kakaknya bermain sebagai superhero.......Red kemudian menunjukku dengan
jarinya.
“Kau menyukai Rias, bukan!? Tak apa apakah seperti ini!?
Kalau kau tak menunjukkan semangat kuat untuk mengalahkanku, maka aku takkan
membiarkanmu mengambil Rias!”
Kau benar! Tapi pertanyaannya adalah berapa banyak orang di
dunia ini yang bisa mengalahkanmu!? Apa boleh buat! Aku akan memakainya Paman
Tannin!
Aku menghisap banyak udara dan mengisi perutku dengan banyak
oksigen. Aku kemudian membayangkan pusara api di dalam perutku. Aku akan
membuat api dalam perutku dengan kekuatan Iblis! Api terbesar dari kekuatan
Iblis yang bisa kuciptakan! Akan kutunjukkan padamu teknik yang kupelajari di
liburan musim panas! Kekuatan super Naga.......
[Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!
Boost! Boost! Boost! Boost! Boost! Boost!]
[Transfer!!]
Aku mentransfer kekuatan ke api di dalam perutku dan
menghembuskannya keluar sekaligus dari mulutku! Aku membuka bagian mulut dari
topengku!
BOOOOOOOOOOOOOOON!
Aku menghembuskan nafas api raksasa ke arah Sirzechs-sama!
Katakan saja ini kekuatan Naga spesial yang kudapatkan pada latihan itu. Nafas
api! Memang tak sekuat atau semencolok milik paman, tapi tak seperti
Dragon-Shot ini memiliki jarak lebih luas! Aku akan membakar Sirzechs-sama
dengan ini! Ngomong ngomong, nama jurus ini mirip dengan kelihatannya dan
disebut “Flame Blaze”!
“Nafas Naga yang hebat, tapi..........”
Setelah menganggukkan kepalanya, Sirzechs-sama mengibaskan
lengannya ke samping. Gelombang [Power of Destruction] bergerak dan menyerbu ke
arah api.......kemudian tiba tiba menjadi lebih besar!
KYUUUUUUUUUUBAAAAAAAAAAAAAAN!
Gelombang [Power of Destruction] yang menyebar itu
menghantam dan memusnahkan api di dalam jarak serangnya. Gelombang itu bisa
jadi sebesar ini!? Semua api yang kuhembuskan dilenyapkan dan yang tersisa
menghilang begitu saja.
[Partner. Bertarung dalam jangka panjang akan merugikan
buatmu. Kalau kau mau menjatuhkannya, maka lebih baik melakukannya secara
sekaligus.]
Biarpun kau mengatakan itu Ddraig, adakah peluang
kemenangan?
[......Itu akan sangat sulit. Jujur saja, aku tak menduga
dia akan sekuat ini. Mungkin dia lebih kuat dari Lucifer lama? Kekuatan dan
daya penghancurnya sangat luar biasa, namun [Power of Destruction] itu berada
pada level yang sama sekali berbeda. Dia memfokuskan bakat dan kerja kerasnya
pada konsep “Melenyapkan” mungkin tak ada yang tak bisa dia hancurkan dengan
itu.]
Aku tak mau mendengar informasi itu! Dalam situasi mati
matian ini, Yellow.......dengan kata lain Grayfia-san, memanggilku untuk
menghampirinya. Ada apa!? Dan Buchou berdiri di sampingnya. Aku berlari ke arah
Grayfia-san sembari tak melepaskan Sirzechs-sama dari pandanganku.
“A.....Ada apa!?”
Aku mengatakannya sambil membuka bagian mulut dari topengku.
Grayfia-san kemudian berbicara.
“Ise-san. Sentuhlah payudara Rias.”
..........!
Aku mulai menyemburkan darah dari hidungku oleh kata kata
mengejutkan itu dan wajah Buchou menjadi sangat merah! Kalau anda tiba tiba
mengatakan itu, aku dan Buchou akan belingsatan! Yellow menciptakan ruang ganti
pakaian dengan kekuatan Iblisnya dan melempar kami ke dalam! Yellow kemudian
mengatakannya pada Buchou seolah membujuknya.
“Dengarkan Rias Gremory. Ini adalah nasehatku. Kamu
mempercayai Sekiryuutei lebih dari siapapun benar? Maka kamu harus mengetahui
ciri cirinya. Ya. Dia bisa berubah drastis dengan menyentuh payudaramu.”
Kata kata Grayfia-san terasa menusukku! Anda benar! Aku
adalah oppai Dragon yang berubah dengan payudara (Ise bersikap sarkastis)!
[Ya. Seperti ucapannya......]
Ah, Ddraig mengatakannya dalam suara monoton dan tak ada
emosi dalam ucapannya! Bertahanlah Sekiryuutei! Buchou......mulai berpikir
sejenak sembari menaruh tangan di dagunya. Dia kemudian mengangguk.
“Diberi nasehat olehmu, yang aku tak tahu apakah kau adalah
kawan atau lawan terasa menyebalkan. Namun hanya ini satu satunya cara saat
ini.”
Buchou. Kamu masih belum menyadari kalau Yellow adalah
Grayfia-san........kemudian Buchou mulai melepas seragamnya! Kulit putih dan
oppai besar nan bulatnya mulai menampakkan dirinya!
BACHIN!
Momen dia melepas branya, Oppainya melepaskan dirinya! Tak
peduli berapa kali aku melihatnya, aku tak pernah bosan pada puting pinknya!
Aku kemudian mulai meneteskan air mata syukur! Payudara mentah Buchou memang
luar biasa! Mereka yang terbaik! Buchou kemudian mengatakannya dengan mata
penuh keyakinan!
“Sekarang Ise! Kalau kita bisa melewati tantangan ini, maka
aku akan dengan senang hati meminjamimu payudara ini! Aku ingin melewati
tantangan ini bersamamu, dan membuat semua orang mengakui kita! Ayo Ise!”
Buchoooooooou! Kamu masih memberiku tatapan teguh bahkan
sembari menampakkan payudaramu!.....Aku....aku pasti akan melewati tantangan
ini bersama dengan Buchou!
“Buchou! Rias Gremory-sama! Aku akan menyentuh payudaramu
dan melewati tantangan ini bersamamu dan akan mengalahkan Satan Red!”
Aku membuat armor yang menutupi tanganku menghilang dan
mengarahkannya ke payudara Buchou! Tangan telanjangku! Aku akan meremas
payudara Buchou dengan kelima jariku!
“Aku adalah [Pion]mu dan aku adalah Hyodou Issei, sang
Sekiryuutei! Akan kutunjukkan kekuatan Oppai Dragon pada mereka!”
GROPE!
Kelima jari di kedua tanganku terbenam ke dalam payudara
lembutnya. Aku memastikan untuk merasakannya dengan perlahan! Rasanya kedua
tanganku tengah diselimuti oppai dengan kualitas terbaik! Remas! Remas! Aku
mulai menggerakkan tanganku! Ini sensasi yang hebat!
DRIP!
Hidungku juga mulai meneteskan banyak darah! Aaaaaaaah!
Oppai lembut dan menakjubkannya merangsang otakku! Ini dia! Ini dia! Oppai
Buchou!
“........Iyaaan.”
! Aku mendengar suara pink Buchou yang menjadi serangan
penghabisan bagiku! Buchou membuat rintihan oleh tanganku!
“Uoooooooooooooooooooooooo! Ini dia! Dia datang!”
Kekuatan Naga di dalamku mengalir ke sekujur tubuhku!
GOOOOOOOOOOOOOOOAAAAAAAAN!
Di sejumlah tempat di armorku, aura Naga menyembur keluar!
Berlian juga memancarkan cahaya merah! Aku terisi dengan energi! Kekuatan oppai
Buchou! Ia bisa memberiku tenaga sebesar ini! Mungkin inilah yang kalian sebut
Oppai Dragon dan Switch Princess!
“Kalau kita akan melakukan ini, maka kita akan
menyelesaikannya dalam satu serangan! Ddraig! Aku akan memakai seluruh kekuatan
ini untuk Dragon Shot, dan aku akan menghancurkan Satan Red!”
[Ou! Serahkan padaku!]
Aku mengkonsentrasikan kekuatan ke kedua lenganku! Targetku
adalah Satan Red. Sirzechs-sama!
Sirzechs-sama! Rasakanlah perasaanku dan Buchou!
“Ini dia! Datanglah! Tembakan yang tercipta dari cinta
diantara kau dan Rias! Sebagai kakak! Dan juga sebagai kakak ipar! Aku ingin
menerima itu!”
Gelombang dengan [Power of Destruction] disekitar
Sirzechs-sama juga mulai berkumpul pada satu titik! Dia mencoba menerima
seranganku secara langsung!
“Lakukanlah! Sataaaaan Reeeed! Goooooo! Tembakan yang
tercipta dari aku dan Buchou! Dragon Shot Neo Bust Burssssssst!”
Aku menembakkannya dengan meneriakkan nama yang baru
kuciptakan pada tempatku berdiri.
Bagian 5
“.........Ara?”
Wajah Buchou berada tepat di depanku saat aku terbangun.
Sensasi lembut yang bisa kurasakan di punggung kepalaku.......apa ini paha
Buchou? Begitu. Aku mendapat bantal paha dari Buchou.
“Apa kamu bangun? Ufufufu. Kamu kehilangan kesadaran setelah
itu Ise.”
Buchou tersenyum. Saat aku mengangkat tubuh atasku, aku
berada di tengah koloseum. Saat aku melihat sekeliling, koloseum berada dalam
kondisi sangat buruk!
“Sepertinya arena tempur hancur lebur karena pertarungan Ise
dan Satan Red. Sepertinya kita harus mengirim tim perbaikan setelah ini.”
Ah. Jadi aku juga berperan dalam penghancuran. Aku terlalu
berkonsentrasi pada pertarungan jadi aku tak memikirkan tentang hal itu.
“Ah. Dimana Satan Red?”
“Dia menghilang. Bersama yang lain.”
..........Tak mungkin aku mengalahkannya. Kemudian Ddraig
bersuara di dalam hatiku.
[Partner.]
“Hmm? Ada apa Ddraig?”
[Maou Lucifer itu. Dia memusnahkan Dragon Shot yang kau
tembakkan. Aku berpikir dia punya kekuatan abnormal sebagai Iblis. Tapi kalau dia
sampai sekuat itu........setelah itu, dia undur diri bersama para Maou lain
sepanjang ledakan. Yah. Kalau kau bisa bertarung melawan pria itu sampai tahap
itu artinya kau sudah meningkat pesat. Kalau itu beberapa bulan yang lalu, kau
pasti akan kalah dalam sekejap.]
“!”
Serius!? Aku sudah memusatkan semua tenagaku di dalamnya.
Aku bahkan tak mengurangi latihanku setelah pertarungan melawan Loki. Aku cukup
percaya diri pada Dragon Shot yang tadi kutembakkan......jadi tetap mustahil
bahkan setelah aku memperkuat diri dengan menyentuh payudara Buchou. Tapi
kupikir aku sudah cukup hebat bisa bertarung sejauh itu. Ddraig juga terdengar
puas. Terakhir kali dia berbicara seperti ini adalah sejak bertemu Fenrir. Yah,
itu juga belum lama terjadi. Jadi Sirzechs-sama memang orang yang hebat.
“Kalian berdua sudah berusaha bagus.”
Suara Sirzechs-sama. saat aku menoleh, Sirzechs-sama tengah
berdiri disana. Grayfia-san dalam busana maid juga berada di sampingnya.
“Onii-sama. Apa kamu baru saja datang?”
“Ya. Kupikir itu sudah waktunya kamu menyelesaikan
tantanganmu.”
......Buchou. Serius. Tolong sadarilah. Sirzechs-sama adalah
Red. Sirzechs-sama, beritahukan saja kebenaran padanya! Saat Buchou dan aku
bangun, Sirzechs-sama meletakkan tangannya di bahu kami.
“Kalian sudah berusaha keras. Kalian berdua lulus.”
Buchou dan aku saling memandang setelah mendengar itu dan
tersenyum. Ya! kami sudah melewati semua tantangan, dan berakhir dengan
pertarungan melawan Sirzechs-sama. Namun yang pasti kami sudah lulus!
“Dengan ini, baik Tuan dan Nyonya akan merasa lega.”
Grayfia-san mengucapkan itu. Sepertinya dia benar benar
berada dalam mode maid saat ini.
“Ise-kun. Maaf sudah melibatkanmu dalam semua ini tiba
tiba.”
Sirzechs-sama meminta maaf padaku!
“T-Tidak! Anda tak perlu minta maaf! Itu bisa membuatku
menyentuh payudara Buchou, jadi tak apa apa!”
Itulah pikiran jujurku. Itu sangat menyenangkan. Payudara
Buchou memang hebat!
“Aku merasa lebih baik kalau kamu mengatakan itu. Aku juga
kepikiran dengan masa depanmu dan Rias. Berkat itu, aku bisa melihat secercah
masa depan yang cerah. Akan kuserahkan Rias padamu, Ise-kun.”
“Ya!”
Aku tak paham hal hal rumit, tapi aku akan melindungi Buchou
seumur hidupku! Dialah wanita yang sangat kucintai!
“Selamat Rias-chan.”
Leviathan-sama yang tiba tiba muncul melompat ke Buchou.
Arara. Sejak kapan dia muncul?
“....Ah. Akhirnya selesai juga.”
Seorang yang mengucapkan itu dengan malas adalah
Asmodeus-sama. Kerja bagus sebagai juri tantangan. Tapi tolong lakukan
pekerjaanmu sebagai Maou dengan benar. Saat aku tengah memikirkan itu,
seseorang datang ke arahku. Itu Ajuka Beelzebub. Dia memandangku dengan serius.
Lebih tepatnya dia sedang memandang Sacred Gearku dengan tatapan tertarik.
“Bisakah aku melihat Evil Piece di dalammu sebentar?”
Mengatakan itu, Beelzebub-sama menyentilkan jarinya ke
dadaku dan menciptakan banyak lingkaran sihir. Aksara dan angka angka Iblis
yang tertulis pada lingkaran sihir berputar dengan sangat cepat.
“Hmm. Sepertinya kamu mencoba hal yang menarik. Kamu sudah
masuk ke bagian terdalam Sacred Gearmu kan? Itu hanya dimungkinkan karena ini
adalah tipe Sacred Gear dengan jiwa disegel di dalamnya. Seorang yang
mengusulkan kemungkinan ini pasti Gubernur Malaikat Jatuh, Azazel.....”
Dia tersenyum dan dia kelihatannya sangat senang. Dia bisa
tahu sebanyak itu, hanya dengan melihatnya sejenak!? Kudengar dia seseorang
yang berbakat dalam teknologi, namun ternyata dia sehebat ini! Sensei! Maou ini
bisa menerka hipotesismu dalam sekejap!
“......kekuatan dari bidak catur. Ciri yang digunakan pada
hal lain dan berubah sedikit. Ini fenomena yang menarik. Sepertinya ini
tertulis dalam kode yang tak ada dalam programku. Dari sudut pandangku, itu
pasti karena pengaruh “Juggernaut Drive”.......namun kode yang tertulis nampak
berantakan. Dengan program begini, ia bisa malfungsi dengan mudah......Ya, aku
akan sedikit mengubah evil-piece di dalam dirimu.”
....! Aku terkejut oleh tawaran tiba tibanya!
“Apa tak apa apa? Melakukan hal seperti ini. Bukankah itu
takkan adil dalam Rating Game?”
“Tentu saja akan kupastikan itu takkan bekerja sepanjang
Rating Game. Tapi akan lebih baik kalau kamu bisa memakainya dalam pertempuran
nyata kan? Tidak. Mungkin akan menarik kalau kamu bisa memakainya dalam Rating
Game. Mungkin akan menerima respon baik dari pemirsa yang menyukai fenomena
abnormal. Yah, karena kamu Sekiryuutei kamu akan terus menghadapi banyak musuh.
Akan bagus untuk berada dalam lingkungan dimana kamu bisa memakai ide ide kemampuanmu.
Lebih dari itu, akan menarik bagi mereka yang menontonnya. Juga aku harus
mengucapkan terima kasihku karena sudah menghentikan anggota keluargaku.”
......Anggota keluarga. Dia berbicara tentang Diodora.
Biarpun dia terlibat dalam insiden dengan Asia, aku menghajarnya sampai habis
dan dia pada akhirnya dibunuh oleh salah satu pemimpin golongan Maou-lama.
Beelzebub-sama berasal dari keluarga Astaroth.
“Kamu tak usah cemas soal itu. Kamilah yang bersalah. Justru
aku merasa tak enak karena sudah menyusahkanmu.”
Mengatakan itu, dia menciptakan sejumlah lingkaran sihir
lagi dan nampaknya melanjutkan penyetelan Evil-Piece di dalamku. Dia bersuara
seolah tak tertarik pada insiden itu. Mungkin seorang yang paling tak
terpengaruh oleh insiden itu adalah orang ini. Kemudian aku mengujarkan isi
pikiranku.
“Maaf.......berapa banyak faktor rahasia yang anda masukkan
di dalam Evil Piece?”
“Mana mungkin kuberitahukan padamu. Aku membuatnya supaya
para penggunanya bisa mencari tahu sendiri.”
Dia membalasku seperti itu. Dia memang orang yang sulit
dibaca. Dia menyebut para Iblis, “pengguna”. Aku bisa merasakan tipe
karakteristik unik tertentu dari kata katanya. Sirzechs-sama kemudian
mengatakannya dengan senyum pahit.
“Ajuka adalah orang orang langka diantara para Iblis yang
“menciptakan”. Berkat itu, teknologi di Dunia Bawah meningkat 5 tahap. Namun
dia tak peduli pada tugasnya sebagai Maou.”
“Berkreasi dan bersenang senang lebih cocok untukku.”
Hmm, dia memang tipe Iblis yang unik. Kemudian
Leviathan-sama berbisik ke telingaku.
“Sirzechs-chan dan Ajuka-chan sudah menjadi teman dan rival
sejak dulu sekali. Mereka berdua adalah kandidat untuk menjadi “Lucifer”. Namun
karena Sirzechs-chan lebih berbakat dalam mengumpulkan pengikut, Sirzechs-chan
menjadi “Lucifer” dimana Ajuka-chan menjadi “Beelzebub”.”
Jadi ada masa lalu seperti itu.......rival huh. Berarti
mirip dengan aku dan Vali? Tidak, kami belum saling membuka diri seperti mereka
berdua.........Vali pada dasarnya adalah musuhku.
“Kalian berdua kebanyakan bekerja........mari lakukan dengan
santai........aku tak bisa mengikuti pola kerja kalian........kalian akan
menjadi pecundang kalau bekerja.......”
.......Asmodeus-sama juga tipe Iblis yang unik. Bekerjalah
dengan serius, tolong!
“Ya, ini saja cukup.”
Beelzebub-sama yang nampaknya selesai menyetel membuat
lingkaran sihir menghilang. Aku mulai menyentuh dadaku..........aku tak
merasakan perubahan apa apa di dalamku.........
“........Apa sesuatu berubah?”
“Seorang yang akan mengubahnya dari sekarang adalah dirimu
sendiri. Yang kulakukan hanyalah “permulaan”. Seorang yang akan memilih pintu
dari beragam pintu dan membukanya dengan kunci adalah dirimu.”
........Dengan kata lain aku menerima faktor, namun apa yang
akan terjadi berikutnya bergantung pada diriku sendiri.
“Sepertinya Beelzebub-sama akan bisa akrab dengan
Azazel-sensei.”
Kupikir mereka berdua akan bisa akrab karena mereka berdua
adalah ilmuwan. Namun Beelzebub-sama menggeleng kepalanya.
“Tidak, tidak. Mungkin nampaknya kami mirip namun sebenarnya
tidak. Dia berbakat dalam meneliti dan menciptakan sesuatu yang sudah ada. Aku,
di sisi lain, suka menciptakan sesuatu dari ketiadaan. Itu mungkin terlihat
serupa namun perbedaannya sangat besar.”
Hmm. Jadi begitu. Aku memiringkan leherku. Beelzebub-sama
kemudian berujar.
“Sekarang, aku mau pulang. Aku menciptakan Game tertentu di
Dunia Bawah dan aku yang mengelolanya. Kalau aku tak ada disana, nanti akan ada
masalah.”
“Ajuka. Apa “itu” masalahnya? Atau itu hobimu?”
Beelzebub-sama tersenyum pada pertanyaan Sirzechs-sama.
“Ya. Hobi adalah sesuatu yang ingin aku hargai. Oh iya,
Sekiryuutei-kun. Apa kamu juga ingin ikut serta dalam Gameku? Jangan cemas.
Kamu bisa ikut serta hanya dari sebuah ponsel.”
Dia memintaku seperti itu. Tapi karena terasa mencurigakan
maka aku.......
“M-Maaf. Aku tak bisa ikut.”
Aku menolaknya. Beelzebub-sama kemudian tersenyum pahit.
“Begitu. Sayang sekali ya. Aku akan menantikan pertemuan
kita berikutnya. Teruslah naik ke level baru!”
BOOOOOON!
Beelzebub-sama menciptakan lingkaran sihir dan lenyap ke
dalam cahaya transportasi sembari mengguncang atmosfir. Asmodeus-sama tidak
ada. Nampaknya dia sudah pergi lebih dulu.
“Sekarang. Ada rencana untuk memulai pesta untuk
penyelesaian tantangan. Aku sudah memanggil dan mengumpulkan para budak Rias.”
Sirzechs-sama mengatakan itu. Serius? Jadi semua orang sudah
berada di Dunia Bawah. Dan pesta untuk penyelesaian tantangan untukku dan
Buchou! Aku sangat senang! Aku bisa memakan hidangan lezat! Aku baru makan
sebelumnya, tapi aku lapar karena banyak hal terjadi hari ini! Hmm? Grayfia-san
menciptakan lingkaran sihir. Apa yang dia ingin lakukan? Aku tengah ragu dan
seekor makhluk yang tak bisa dibedakan dari elang atau singa muncul. Seekor
Griffin.
“Ini yang Buchou dan aku kendarai saat kami kabur dari pesta
pertunangan!”
Sirzechs-sama mengangguk pada ucapanku.
“Ya. Kami akan segera pulang dengan lingkaran sihir. Kamu
dan Rias harus pulang dengan ini.”
Kenapa? Kupikir akan lebih cepat memakai lingkaran
sihir.......aku merasa ragu. Kemudian Grayfia-san berbisik ke telingaku.
“Ini hadiah untuk Ojou-sama. Mohon hati hati di jalan,
Ise-sama.”
Ha-Hadiah......? Sesuatu yang tak kupahami tengah terjadi.
“Rias, Ise-kun. Ada satu hal terakhir. Aku akan mengumumkannya
di saat pesta. Tapi akan kuberitahukan pada kalian berdua lebih dulu.
Pertandingan melawan Sairaorg-sama telah ditentukan.”
“......!”
“......!”
Baik aku dan Buchou terkejut oleh ucapan Sirzechs-sama.
Begitu.......akhirnya disini juga......
“Tanggal dan waktunya akan sama dengan festival Akademi
kuou. Kami akan mengurus jadwal lain yang tersisa tapi mohon ingatlah itu baik
baik.”
Festival sekolah diadakan setelah piknik sekolah. Setelah
aku pulang dari piknik, aku akhirnya akan bertarung dengan orang itu.
.........Hehe. Sepertinya akan ada banyak event di semester
kedua. Setelah mengkonfirmasi itu, Buchou dan aku naik ke atas Griffin dan
terbang ke angkasa.
Sekitar 10 menit setelah kami terbang ke angkasa di atas
Griffin. Buchou dan aku tengah melihat pemandangan dibawah sembari menikmati
semilir angin. Ini membuatku terkenang. Waktu sepanjang semester pertama. Aku
menggagalkan pesta pertunangan. Aku kemudian mengalami Balance Breaker untuk
yang pertama kalinya dan mengalahkan Raiser. Aku kemudian membawa Buchou dan
kabur. Buchou yang duduk di belakangku kemudian meletakkan tubuhnya ke
punggungku.
“..........Aku jadi terkenang dengan waktu itu.”
“Aku juga.”
Begitu. Jadi Buchou juga mengingat hal yang sama.
“Apa kamu masih ingat apa yang kamu katakan padaku di atas
Griffin ini?”
“Ya. Aku akan menyelamatkan Buchou apapun yang terjadi.
Karena aku adalah [Pion] Rias Gremory.”
“Ya.”
Buchou melingkarkan tangannya disekitar pinggangku. Dia
melekatkan tubuhnya padaku dan memastikan untuk tak melepasku. Aku sangat
senang.......saat ini aku sangat senang. Aku tengah membubung tinggi di langit
dengan wanita yang kucintai. Tak ada kebahagiaan yang melebihi ini. Oh iya. Ada
kelanjutan hal yang kukatakan pada waktu itu.
“Masih belum berubah kalau aku masih menginginkan
keperawanan Buchou bahkan sekarang!”
Aku mengatakannya dengan suara kuat. Buchou membuat wajah
tercengang dan mendesah.
“........Lihat lihat suasana sedikit dong.”
Aku diomeli. Hmm. Nampaknya aku terlalu jujur pada hasratku.
Aku tengah mengutuk kesalahanku. Kemudian Buchou tertawa kecil dan berkata.
“Kita akan selalu bersama. Ise ku tersayang.”
“Ya, tentu saja.”
Di dalam hatiku, aku berpikir kalau aku ingin memanggilnya
“Rias Tercintaku” suatu hari nanti.
Kata Penutup
Lama tak jumpa. Kumpulan kisah singkat ini ternyata lebih
ditulis secara bebas dari yang saya bayangkan. Di kata penutup dari jilid
sebelumnya saya menyebutkan bahwa kumpulan kisah singkat akan menjadi jilid
7.5, namun karena situasi akhirnya menjadi jilid 8. Maaf. Dan berikut adalah
perkenalan untuk tiap tiap kisah singkat.
[Pekerjaan Iblis] – Waktu : Setelah Jilid 1
Ini cerita yang harus saya rayakan karena merupakan kisah
singkat pertama saya. Saat pertama dipublikasikan, Asia belum dimunculkan. Jadi
saya memformat ini untuk kisah singkat. Ini dipublikasikan dalam Dragon
Magazine yang keluar di bulan yang sama dengan Jilid 1. Biarpun itu adalah
permulaan yang penting dari serial ini, saya sudah melakukan hal menghebohkan
dengan memunculkan busha. Yang saya pikirkan saat itu.......menjadi judul utama
dari jilid 8.
[Perekrutan Familiar] – Waktu : Setelah Jilid 2
Kisah singkat ini ditulis dari saran Miyama-san. Miyama-san
memberi opini pada orang yang pihak penerbit, “Bukankah kisah seperti Pokemon
akan bagus?”, jadi saya menulis kisah ini dengan antusias. Sepanjang kisah
seorang dan serangan seperti itu muncul tapi tolong jangan terlalu dipikirkan.
Tipe Rase adalah tipe Naga/Halilintar. Tunggu, kelompok Gremory adalah Iblis,
jadi mereka semua adalah “Tipe Kegelapan”........jadi mereka lemah menghadapi
“Tipe Tempur”.
[Kenangan tentang Oppai] – Waktu : Setelah Jilid 3
Ini adalah kisah singkat yang ditulis di belakang poster
yang terbit bersama dengan Dragon Magazine. Katakan saja kalau ini adalah kisah
penting yang membentuk Oppai Dragon......Ise. Akan seperti apa Ise jadinya
kalau dia tak menemui lelaki tua yang melakukan acara cerita bergambar
itu.......saya tak bisa membayangkannya.
[Oppai dari Tenis] – Waktu : Setelah Jilid 4
Hasil dari mendiskusikan bagaimana saya ingin bermain tenis
dengan supervisor adalah ini. Ini juga cerita yang mengerikan. Di kata penutup
jilid sebelumnya saya berkata “Yuki Onna akan muncul” jadi bagaimana reaksi
kalian semuanya? Saya juga tak menduga ilustrasi moe-moe gorila, jadi saya
tertawa keras keras saat saya melihat ilustrasi itu. Miyama-san adalah
ilustrator terbaik yang bisa menggambar gadis gadis manis sampai Yuki Onna yang
menggemparkan.
Ngomong ngomong, ini tak ada kaitannya dengan “Prince of
Tennis”.
[Guru Neraka Azazel] – Waktu : Setelah Jilid 4
Ini kisah singkat pertama saat kisah singkat mulai
diserialkan. Saya menulis ini karena saya ingin menunjukkan momen Azazel-sensei
dan juga Rias serta Asia dalam wujud anak mereka. Sepanjang cerita sebuah robot
besar muncul, namun kisah singkat bisa membuat segala hal terjadi melebihi
jilid yang sebenarnya plus itu seperti paralel. Karena pada waktu ini, peran
seduktif Akeno-san dimulai.
Ngomong ngomong, cerita ini tak ada kaitannya dengan “Guru
Neraka Nube”.
[300 Ise] – Waktu : Setelah Jilid 5
Kisah yang dipublikasikan di Dragon Magazine. Saya memakai
nomor tema 300. Saya menulis kisah tragedi dimana jumlah Ise bertambah menjadi
300.
Dan sekali lagi, ini tak ada kaitannya dengan Film “300”
yang berisi orang orang kuat.
[Keluarga Gremory yang Menyenangkan] – Waktu : Setelah
Jilid 7
Ini adalah kisah terbaru yang saya tulis untuk
mempertahankan setting. Saya juga memberi sedikit rincian tentang Sirzechs dan
Grayfia di dalamnya. Orang orang disekitar mereka dan Ise takut pada mereka
dengan berpikir kalau kelompok Sirzechs adalah kumpulan monster, namun saya
berpikir kalau kelompok Rias adalah kumpulan monster dimana Ise berada di garis
terdepan. Benar benar kakak beradik yang mengerikan.
Supervisor memberi saya opini bahwa “Rias belakangan ini tak
mendapat spotlight jadi mari buat cerita tentang dia”, jadi diputuskan kalau
saya akan menulis ini. Dia memang heroine utama, namun dia nampaknya terdesak
oleh serangan agresif Akeno.......popularitas Akeno terlalu tinggi! Tidak,
Buchou juga populer, tahu?
Kali ini, ada beberapa yang muncul untuk yang
pertamakalinya. Orang orang itu adalah para Yondai-Maou lainnya, Ajuka, dan
Falbium yang juga disebut Falbi. Mantan rival Sirzechs dan Maou pemalas. Ajuka
adalah seseorang dengan level kekuatan sama dengan Sirzechs, dan dia adalah
tipe-kreator alami jadi dia melakukan tugas tugas dari balik layar.
Fans lama mungkin menyadarinya, namun kata kata Ajuka
mengindikasikan hal ‘istimewa’ di dalamnya. Jadi.......coba tebak apa yang akan
terjadi di masa depan?
Sekarang beberapa penjelasan tentang setting dibalik layar.
Diantara kelompok Sirzechs terdapat “Kougyou (Ikan Bersinar) dari Laut dalam
Bahamut”, diantara kelompok Serafall terdapat “Raja-Hewan Sihir dari Bumi,
Bahamuth”, diantara kelompok Ajuka terdapat “Raja Ular dari alam Kematian
Falak”, dan diantara kelompok Falbium terdapat “Banteng Biru Suci Kuyutha”.
Mereka semua adalah makhluk legendaris.
Kalau mereka harus muncul sebagai setting........mungkin tak
akan terjadi. Saya hanya mengungkapkannya pada para fans yang menyukai setting
itu.
‘Iblis Ekstra’ adalah para Iblis terkenal yang tak termasuk
dalam 72 pillar. Diantara mereka adalah Mephistopheles, dan para Iblis sangat
tangguh lainnya, dan mereka menyembunyikan diri mereka di bagian terdalam Dunia
Bawah dan menjaga jarak dengan pemerintahan Iblis saat ini. Hanya sedikit
jumlah klan mereka yang masih tersisa. Bahkan status mereka dari keluarga
Grayfia juga tak diketahui selain dirinya. Saat ini ‘Iblis Ekstra’ hanya
sekedar untuk setting.
Arc ketiga adalah tentang Ise menyaksikan dan mengalami Dunia Iblis dari luar maupun dalam. Bagian dalam adalah mengenai masyarakat Iblis. Bagian luar adalah mengenai kontak mereka dengan sejumlah golongan lain. Jadi apa yang Ise akan dapatkan dari hal hal itu? Khaos Brigade akan mulai bergerak sekali lagi.
Namun kalau dia sampai menyerbu maju meski lawannya adalah
Maou......dia memang orang nekat seperti biasanya. Ajuka juga sudah menyetel
sesuatu padanya......jadi apa yang akan terjadi setelah ini?
Jilid berikutnya adalah tentang piknik sekolah. Ise, siswa
kelas 2, akan mengamuk (?) di Kyoto.
Sekarang untuk ucapan terima kasih. Miyama-Zero-sama, Supervisor H-sama, saya bisa meluncurkan jilid 8 dengan aman. Terima kasih banyak! Karena jumlah mereka, saya menyesal karena tak bisa menyertakan seluruh ilustrasi ke dalamnya. Saya sebenarnya menginginkan buku kumpulan ilustrasi untuk DxD. Bahkan saya sendiri, penulis, ingin menerbitkan hal seperti itu.
Saya sampaikan seluruh ucapan terima kasih pada seluruh
fans. Berkat kalian semua, penjualan meningkat pesat! Saya tak tahu berapa lama
ini bisa berlanjut, tapi saya akan berusaha sekeras yang saya bisa. Mohon terus
dukung saya mulai dari sekarang dan seterusnya.
Sebenarnya saya sedang menulis cerita berbeda. Saya berpikir akan sangat bagus kalau itu bisa diterbitkan sembari mengerjakan DxD.
Itu terjadi di dunia yang sama persis dengan DxD, namun saya
harap itu akan jadi sesuatu yang baik fans DxD dan fans baru akan nikmati. Saat
ini, prioritas saya adalah DxD jadi mohon tunggulah dengan sabar.
Kenyataannya terdapat faktor faktor tersembunyi di dalam
kumpulan kisah singkat ini.......Mungkin. Yang pasti mohon teruslah mendukung
saya.
Catatan Penerjemah dan Referensi































Tidak ada komentar:
Posting Komentar